Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Thursday, December 10, 2020

8013. KAFIR MENURUT MANUSIA BERIMAN MENURUT ALLAH

 


KAFIR MENURUT MANUSIA BERIMAN MENURUT ALLAH

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

 

 

Imam Hanafi membagi keimanan dalam 2 aspek, yaitu:

 

1.              Keyakinan iman di dalam hati.

 

2.              Pernyataan iman dengan lisan.

 

 

Pernyataan keimanan dengan lisan hukumnya wajib, karena memperlihatkan keyakinan dalam hatinya.

 

 

 

Tapi dalam kondisi tertentu, pernyataan keimanan dengan lisan hukumnya tidak wajib.

 

 

ORANG BERIMAN MENURUT ALLAH

 

lmam Hanafi berpendapat bahwa orang yang beriman dalam hatinya adalah orang yang beriman menurut Allah.

 

 

Meskipun orang itu tidak beriman menurut pandangan manusia, karena tidak menyatakan imannya dengan lisan.

 

 

ORANG BERIMAN MENURUT MANUSIA

 

Yaitu orang yang menyatakan beriman dengan lisannya.

 

 

Manusia tidak tahu isi hatinya, maka wajib menghukuminya sebagai orang yang beriman

 

 

 

lmam Hanafi berpendapat bahwa beriman adalah mengetahui, membenarkan, dan mengakui lslam.

 

 

Orang beriman dapat dibagi 3 model, yaitu:

 

1.      Orang yang beriman menurut Allah dan menurut manusia.

 

2.      Orang yang beriman menurut Allah, tapi kafir menurut manusia.

 

3.      Orang yang kafir menurut Allah, tapi beriman menurut manusia.

 

 

1.      Orang yang beriman menurut Allah dan menurut manusia.

 

 

Yaitu orang yang beriman dengan hati dan menyatakan imannya dengan lisan.

 

 

2.      Orang yang beriman menurut Allah, tapi kafir menurut manusia.

 

Yaitu orang yang beriman dengan hatinya, tapi tidak menyatakan imannya dengan lisan.

 

 

3.      Orang yang kafir menurut Allah, tapi beriman menurut manusia.

 

Yaitu orang yang tidak beriman dengan hatinya, tapi menyatakan imannya dengan lisan.

 

ORANG MUKMIN

Orang mukmin adalah orang mengakui beriman dengan hatinya dan mengucapkan dengan lisannya.

 

 

ORANG MUNAFIK

Orang munafik tidak mengakui beriman dengan hatinya, tapi dia  mengaku beriman dengan lisannya.

 

 

Dalam memandang iman dan amal dapat dibagi 2 kelompok, yaitu:

 

 

1.      Muktazilah dan Khawarij.

2.      Fuqaha dan Ahli Hadis.

 

 

Kelompok Muktazilah dan Khawarij.

 

Kelompok ini menganggap amal adalah bagian dari iman, sehingga orang yang tidak beramal tidak bisa disebut beriman.

 

 

Kelompok Fuqaha Ahli Hadis.

 

Kelompok ini menganggap orang yang beriman kepada Allah tetap diakui sebagai mukmin meskipun tidak melaksanakan syariat lslam, tapi imannya tidak sempurna.

 

 

 

Daftar Pustaka

1.      Asy-Syinawi, Abdul Aziz. Biografi Empat Mazhab. Penerbit Beirut Publishing. Ummul Qura. Jakarta, 2013. 

2.      Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2

3.      Tafsirq.com online.     

 

 

8012. PEMBAGIAN IMAN OLEH IMAM HANAFI

 


PEMBAGIAN IMAN OLEH IMAM HANAFI

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

 

 

Imam Hanafi membagi keimanan dalam 2 aspek, yaitu:

 

1.              Keyakinan iman di dalam hati.

 

2.              Pernyataan iman dengan lisan.

 

 

Pernyataan keimanan dengan lisan hukumnya wajib, karena memperlihatkan keyakinan dalam hatinya.

 

 

 

Tapi dalam kondisi tertentu, pernyataan keimanan dengan lisan hukumnya tidak wajib.

 

 

ORANG BERIMAN MENURUT ALLAH

 

lmam Hanafi berpendapat bahwa orang yang beriman dalam hatinya adalah orang yang beriman menurut Allah.

 

 

Meskipun orang itu tidak beriman menurut pandangan manusia, karena tidak menyatakan imannya dengan lisan.

 

 

ORANG BERIMAN MENURUT MANUSIA

 

Yaitu orang yang menyatakan beriman dengan lisannya.

 

 

Manusia tidak tahu isi hatinya, maka wajib menghukuminya sebagai orang yang beriman

 

 

 

lmam Hanafi berpendapat bahwa beriman adalah mengetahui, membenarkan, dan mengakui lslam.

 

 

Orang beriman dapat dibagi 3 model, yaitu:

 

1.      Orang yang beriman menurut Allah dan menurut manusia.

 

2.      Orang yang beriman menurut Allah, tapi kafir menurut manusia.

 

3.      Orang yang kafir menurut Allah, tapi beriman menurut manusia.

 

 

1.      Orang yang beriman menurut Allah dan menurut manusia.

 

 

Yaitu orang yang beriman dengan hati dan menyatakan imannya dengan lisan.

 

 

2.      Orang yang beriman menurut Allah, tapi kafir menurut manusia.

 

Yaitu orang yang beriman dengan hatinya, tapi tidak menyatakan imannya dengan lisan.

 

 

3.      Orang yang kafir menurut Allah, tapi beriman menurut manusia.

 

Yaitu orang yang tidak beriman dengan hatinya, tapi menyatakan imannya dengan lisan.

 

ORANG MUKMIN

Orang mukmin adalah orang mengakui beriman dengan hatinya dan mengucapkan dengan lisannya.

 

 

ORANG MUNAFIK

Orang munafik tidak mengakui beriman dengan hatinya, tapi dia  mengaku beriman dengan lisannya.

 

 

Dalam memandang iman dan amal dapat dibagi 2 kelompok, yaitu:

 

 

1.      Muktazilah dan Khawarij.

2.      Fuqaha dan Ahli Hadis.

 

 

Kelompok Muktazilah dan Khawarij.

 

Kelompok ini menganggap amal adalah bagian dari iman, sehingga orang yang tidak beramal tidak bisa disebut beriman.

 

 

Kelompok Fuqaha Ahli Hadis.

 

Kelompok ini menganggap orang yang beriman kepada Allah tetap diakui sebagai mukmin meskipun tidak melaksanakan syariat lslam, tapi imannya tidak sempurna.

 

 

 

Daftar Pustaka

1.      Asy-Syinawi, Abdul Aziz. Biografi Empat Mazhab. Penerbit Beirut Publishing. Ummul Qura. Jakarta, 2013. 

2.      Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2

3.      Tafsirq.com online.     

 

 

8011. OJO GUMUNAN OJO KAGETAN OJO DUMEH OJO AJI MUMPUNG

 


OJO GUMUNAN OJO KAGETAN OJO DUMEH OJO AJI MUMPUNG

Oleh: Drs. H.M. Yusron Hadi, M.M.

 

 

 

OJO GUMUNAN

 

 

Ojo gumunan berasal dari kata ojo dan gumunan.

 

 

1.           Ojo artinya jangan.

2.           Gumunan artinya heran.

 

 

Ojo gumunan adalah bentuk larangan untuk tidak mudah kagum atau heran dengan sesuatu yang belum pasti asal dan usulnya.

 

 

OJO KAGETAN

 

Ojo kagetan artinya jangan mudah kaget.

 

 

Ojo kagetan artinya jangan gampang terkejut.

 

 

 

OJO DUMEH

 

Ojo dumeh artinya jangan bersikap mentang-mentang.

 

 

 

 

 

AJI MUMPUNG

 

Aji mumpung artinya memanfaatkan situasi dan kondisi untuk kepentingan diri sendiri selagi memegang jabatan yang memungkinkan adanya peluang untuk itu.

 

(sumber internet)

8010. JUMLAH MINIMAL JEMAAH SALAT JUMAT DALAM 4 MAZHAB

 


 

JUMLAH MINIMAL JEMAAH SALAT JUMAT DALAM 4 MAZHAB

Oleh: Drs. H.M. Yusron Hadi, M.M.

 

 

 

Dasar hukum salat Jumat.

 

 

Semua mazhab sepakat dasar hukum salat Jumat adalah Al-Quran surah Al-Jumuah (surah ke-62) ayat 9.

 

 

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا نُودِيَ لِلصَّلَاةِ مِنْ يَوْمِ الْجُمُعَةِ فَاسْعَوْا إِلَىٰ ذِكْرِ اللَّهِ وَذَرُوا الْبَيْعَ ۚ ذَٰلِكُمْ خَيْرٌ لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ

 

 

 

Hai orang-orang beriman, apabila diseru untuk menunaikan salat Jumat, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkan jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui.

 

 

 

Tempat salat Jumat.

 

Imam Hanafi, Syafii, dan Hambali:

 

 

1)     Salat Jumat boleh dikerjakan di dalam masjid.

 

 

2)     Salat Jumat boleh dilaksanakan di tempat lain, selain masjid.

 

 

Imam Malik:

 

 

1)     Salat Jumat harus dilaksanakan di dalam masjid.

 

 

2)     Salat Jumat dilarang dilakukan di tempat selain masjid.

 

 

Dasar hukum salat Jumat.

 

Semua mazhab sepakat dasar hukum salat Jumat adalah Al-Quran surah Al-Jumuah (surah ke-62) ayat 9.

 

 

 

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا نُودِيَ لِلصَّلَاةِ مِنْ يَوْمِ الْجُمُعَةِ فَاسْعَوْا إِلَىٰ ذِكْرِ اللَّهِ وَذَرُوا الْبَيْعَ ۚ ذَٰلِكُمْ خَيْرٌ لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ

 

 

 

Hai orang-orang beriman, apabila diseru untuk menunaikan salat Jumat, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkan jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui.

 

 

Lokasi/tempat salat Jumat.

 

Imam Hanafi, Syafii, dan Hambali.

 

 

1)     Boleh dikerjakan di dalam masjid.

 

2)     Boleh dilaksanakan di tempat lain, selain masjid.

 

 

Imam Malik

 

1)     Harus dilaksanakan di dalam masjid.

 

2)     Dilarang dilakukan di tempat selain masjid.

 

 

Jumlah minimal jemaah salat Jumat.

 

Imam Hanafi.

 

Jumlah minimal 5 orang, termasuk imam.

 

Imam Maliki.

 

Jumlah minimal 13 orang, termasuk imam.

 

 

Imam Syafii dan Hambali.

 

 

Jumlah jamaah salat Jumat minimal 41 orang, termasuk imam.

 

 

 

 

 

Daftar Pustaka.

1.      Mughniyah, Muhammad Jawad. Fiqih 5 mazhab, Muhammad Jawad Mughniyah. Penerbit Lentera Jakarta, 2007

 

8009. TEMPAT SALAT JUMAT DALAM 4 MAZHAB

 


 

TEMPAT SALAT JUMAT DALAM 4 MAZHAB

Oleh: Drs. H.M. Yusron Hadi, M.M.

 

 

 

Dasar hukum salat Jumat.

 

 

Semua mazhab sepakat dasar hukum salat Jumat adalah Al-Quran surah Al-Jumuah (surah ke-62) ayat 9.

 

 

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا نُودِيَ لِلصَّلَاةِ مِنْ يَوْمِ الْجُمُعَةِ فَاسْعَوْا إِلَىٰ ذِكْرِ اللَّهِ وَذَرُوا الْبَيْعَ ۚ ذَٰلِكُمْ خَيْرٌ لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ

 

 

 

Hai orang-orang beriman, apabila diseru untuk menunaikan salat Jumat, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkan jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui.

 

 

 

Tempat salat Jumat.

 

Imam Hanafi, Syafii, dan Hambali:

 

 

1)     Salat Jumat boleh dikerjakan di dalam masjid.

 

 

2)     Salat Jumat boleh dilaksanakan di tempat lain, selain masjid.

 

 

Imam Malik:

 

 

1)     Salat Jumat harus dilaksanakan di dalam masjid.

 

 

2)     Salat Jumat dilarang dilakukan di tempat selain masjid.

 

 

 

 

 

Daftar Pustaka.

1.      Mughniyah, Muhammad Jawad. Fiqih 5 mazhab, Muhammad Jawad Mughniyah. Penerbit Lentera Jakarta, 2007)