Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Friday, January 8, 2021

8274. ADA 8 MACAM REZEKI DARI ALLAH

 


ADA 8 MACAM REZEKI DARI ALLAH

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M

 

 

 

 

 

 

 

 

 

MACAM-MACAM REZEKI DARI ALLAH

 

1.              Rezeki yang dijamin.

 

2.              Rezeki karena usaha.

 

3.              Rezeki karena bersyukur.

 

4.              Rezeki tak terduga.

 

5.              Rezeki karena istigfar.

 

6.              Rezeki karena menikah.

 

7.              Rezeki karena anak.

 

8.              Rezeki karena sedekah.

 

 

 

 

REZEKI YANG DIJAMIN

 

Al-Quran surah Hud (surah ke-11) ayat 6.

 

 

۞ وَمَا مِن دَآبَّةٍ فِى ٱلْأَرْضِ إِلَّا عَلَى ٱللَّهِ رِزْقُهَا وَيَعْلَمُ مُسْتَقَرَّهَا وَمُسْتَوْدَعَهَا ۚ كُلٌّ فِى كِتَٰبٍ مُّبِينٍ

Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah yang memberi rezekinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya. Semuanya tertulis dalam Kitab yang nyata (Lauh mahfuzh).




 

 

REZEKI KARENA USAHA

 

Al-Quran surah An-Najm (surah ke-53) ayat 39.

 

 

 

وَأَن لَّيْسَ لِلْإِنسَٰنِ إِلَّا مَا سَعَىٰ


 

 

 

Dan bahwa seorang manusia tidak memperoleh selain apa yang telah diusahakannya.


 

REZEKI KARENA BERSYUKUR

 

Al-Quran surah Ibrahim (surah ke-14) ayat 7.

 

 

 

 

وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِن شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ ۖ وَلَئِن كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِى لَشَدِيدٌ


 

 

 

Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”.




 

REZEKI TAK TERDUGA

 

 

Al-Quran surah At-Talak (surah ke-65) ayat 2-3.

 

 

فَإِذَا بَلَغْنَ أَجَلَهُنَّ فَأَمْسِكُوهُنَّ بِمَعْرُوفٍ أَوْ فَارِقُوهُنَّ بِمَعْرُوفٍ وَأَشْهِدُوا۟ ذَوَىْ عَدْلٍ مِّنكُمْ وَأَقِيمُوا۟ ٱلشَّهَٰدَةَ لِلَّهِ ۚ ذَٰلِكُمْ يُوعَظُ بِهِۦ مَن كَانَ يُؤْمِنُ بِٱللَّهِ وَٱلْيَوْمِ ٱلْءَاخِرِ ۚ وَمَن يَتَّقِ ٱللَّهَ يَجْعَل لَّهُۥ مَخْرَجًا

وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ ۚ وَمَن يَتَوَكَّلْ عَلَى ٱللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُۥٓ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ بَٰلِغُ أَمْرِهِۦ ۚ قَدْ جَعَلَ ٱللَّهُ لِكُلِّ شَىْءٍ قَدْرًا


 

 

 

Jika mereka telah mendekati akhir iddahnya, maka rujuki mereka dengan baik atau lepaskan mereka dengan baik dan persaksikan dengan 2 orang saksi yang adil di antara kamu dan hendaklah kamu tegakkan kesaksian karena Allah. Demikian diberi pengajaran dengan itu orang beriman kepada Allah dan hari akhirat. Barang siapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan memberinya jalan keluar.



Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barang siapa bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki)Nya. Sesungguhnya Allah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.




REZEKI KARENA ISTIGFAR

 

 

Al-Quran surah Nuh (surah ke-71) ayat 110-11.

 

 

 

فَقُلْتُ ٱسْتَغْفِرُوا۟ رَبَّكُمْ إِنَّهُۥ كَانَ غَفَّارًا

يُرْسِلِ ٱلسَّمَآءَ عَلَيْكُم مِّدْرَارًا


 

 

 

Maka aku katakan kepada mereka: ‘Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirim hujan kepadamu dengan lebat.




 

 

REZEKI KARENA MENIKAH

 

Al-Quran surah An-Nur (surah ke-24) ayat 32.

 

 

وَأَنكِحُوا۟ ٱلْأَيَٰمَىٰ مِنكُمْ وَٱلصَّٰلِحِينَ مِنْ عِبَادِكُمْ وَإِمَآئِكُمْ ۚ إِن يَكُونُوا۟ فُقَرَآءَ يُغْنِهِمُ ٱللَّهُ مِن فَضْلِهِۦ ۗ وَٱللَّهُ وَٰسِعٌ عَلِيمٌ


 

 

Dan kawinkan orang-orang yang sedirian diantara kamu, dan orang-orang yang layak (berkawin) dari budakmu yang lelaki dan wanita. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan kurnia-Nya. Dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.


 

REZEKI KARENA ANAK

 

Al-Quran surah Al-Isra (surah ke-24) ayat 31.

 

 

وَلَا تَقْتُلُوٓا۟ أَوْلَٰدَكُمْ خَشْيَةَ إِمْلَٰقٍ ۖ نَّحْنُ نَرْزُقُهُمْ وَإِيَّاكُمْ ۚ إِنَّ قَتْلَهُمْ كَانَ خِطْـًٔا كَبِيرًا


Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu karena takut kemiskinan. Kamilah yang akan memberi rezeki kepada mereka dan juga kepadamu. Sesungguhnya membunuh mereka adalah suatu dosa besar.




REZEKI KARENA SEDEKAH

 

 

Al-Quran surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 245.

 

 

 

 

مَّن ذَا ٱلَّذِى يُقْرِضُ ٱللَّهَ قَرْضًا حَسَنًا فَيُضَٰعِفَهُۥ لَهُۥٓ أَضْعَافًا كَثِيرَةً ۚ وَٱللَّهُ يَقْبِضُ وَيَبْصُۜطُ وَإِلَيْهِ تُرْجَعُونَ


 

 

 

Siapa yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan meperlipatgandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezeki) dan kepada-Nya kamu dikembalikan.

 

 

 

 

 


Daftar Pustaka

1. Shihab, M.Quraish. Lentera Hati. Kisah dan Hikmah Kehidupan. Penerbit Mizan, 1994.  

2. Shihab, M. Quraish Shihab. Wawasan Al-Quran. Tafsir Maudhui atas Perbagai Persoalan Umat. Penerbit Mizan, 2009.

3. Shihab, M.Quraish. E-book Membumikan Al-Quran.

4. Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2

5. Tafsirq.com online.

 

8273. MACAM-MACAM REZEKI DARI ALLAH

 


MACAM-MACAM REZEKI DARI ALLAH

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M

 

 

 

 

 

 

 

 

 

MACAM-MACAM REZEKI DARI ALLAH

 

1.              Rezeki yang dijamin.

 

2.              Rezeki karena usaha.

 

3.              Rezeki karena bersyukur.

 

4.              Rezeki tak terduga.

 

5.              Rezeki karena istigfar.

 

6.              Rezeki karena menikah.

 

7.              Rezeki karena anak.

 

8.              Rezeki karena sedekah.

 

 

 

 

REZEKI YANG DIJAMIN

 

Al-Quran surah Hud (surah ke-11) ayat 6.

 

 

۞ وَمَا مِن دَآبَّةٍ فِى ٱلْأَرْضِ إِلَّا عَلَى ٱللَّهِ رِزْقُهَا وَيَعْلَمُ مُسْتَقَرَّهَا وَمُسْتَوْدَعَهَا ۚ كُلٌّ فِى كِتَٰبٍ مُّبِينٍ

Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah yang memberi rezekinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya. Semuanya tertulis dalam Kitab yang nyata (Lauh mahfuzh).




 

 

REZEKI KARENA USAHA

 

Al-Quran surah An-Najm (surah ke-53) ayat 39.

 

 

 

وَأَن لَّيْسَ لِلْإِنسَٰنِ إِلَّا مَا سَعَىٰ


 

 

 

Dan bahwa seorang manusia tidak memperoleh selain apa yang telah diusahakannya.


 

REZEKI KARENA BERSYUKUR

 

Al-Quran surah Ibrahim (surah ke-14) ayat 7.

 

 

 

 

وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِن شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ ۖ وَلَئِن كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِى لَشَدِيدٌ


 

 

 

Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”.




 

REZEKI TAK TERDUGA

 

 

Al-Quran surah At-Talak (surah ke-65) ayat 2-3.

 

 

فَإِذَا بَلَغْنَ أَجَلَهُنَّ فَأَمْسِكُوهُنَّ بِمَعْرُوفٍ أَوْ فَارِقُوهُنَّ بِمَعْرُوفٍ وَأَشْهِدُوا۟ ذَوَىْ عَدْلٍ مِّنكُمْ وَأَقِيمُوا۟ ٱلشَّهَٰدَةَ لِلَّهِ ۚ ذَٰلِكُمْ يُوعَظُ بِهِۦ مَن كَانَ يُؤْمِنُ بِٱللَّهِ وَٱلْيَوْمِ ٱلْءَاخِرِ ۚ وَمَن يَتَّقِ ٱللَّهَ يَجْعَل لَّهُۥ مَخْرَجًا

وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ ۚ وَمَن يَتَوَكَّلْ عَلَى ٱللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُۥٓ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ بَٰلِغُ أَمْرِهِۦ ۚ قَدْ جَعَلَ ٱللَّهُ لِكُلِّ شَىْءٍ قَدْرًا


 

 

 

Jika mereka telah mendekati akhir iddahnya, maka rujuki mereka dengan baik atau lepaskan mereka dengan baik dan persaksikan dengan 2 orang saksi yang adil di antara kamu dan hendaklah kamu tegakkan kesaksian karena Allah. Demikian diberi pengajaran dengan itu orang beriman kepada Allah dan hari akhirat. Barang siapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan memberinya jalan keluar.



Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barang siapa bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki)Nya. Sesungguhnya Allah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.




REZEKI KARENA ISTIGFAR

 

 

Al-Quran surah Nuh (surah ke-71) ayat 110-11.

 

 

 

فَقُلْتُ ٱسْتَغْفِرُوا۟ رَبَّكُمْ إِنَّهُۥ كَانَ غَفَّارًا

يُرْسِلِ ٱلسَّمَآءَ عَلَيْكُم مِّدْرَارًا


 

 

 

Maka aku katakan kepada mereka: ‘Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirim hujan kepadamu dengan lebat.




 

 

REZEKI KARENA MENIKAH

 

Al-Quran surah An-Nur (surah ke-24) ayat 32.

 

 

وَأَنكِحُوا۟ ٱلْأَيَٰمَىٰ مِنكُمْ وَٱلصَّٰلِحِينَ مِنْ عِبَادِكُمْ وَإِمَآئِكُمْ ۚ إِن يَكُونُوا۟ فُقَرَآءَ يُغْنِهِمُ ٱللَّهُ مِن فَضْلِهِۦ ۗ وَٱللَّهُ وَٰسِعٌ عَلِيمٌ


 

 

Dan kawinkan orang-orang yang sedirian diantara kamu, dan orang-orang yang layak (berkawin) dari budakmu yang lelaki dan wanita. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan kurnia-Nya. Dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.


 

REZEKI KARENA ANAK

 

Al-Quran surah Al-Isra (surah ke-24) ayat 31.

 

 

وَلَا تَقْتُلُوٓا۟ أَوْلَٰدَكُمْ خَشْيَةَ إِمْلَٰقٍ ۖ نَّحْنُ نَرْزُقُهُمْ وَإِيَّاكُمْ ۚ إِنَّ قَتْلَهُمْ كَانَ خِطْـًٔا كَبِيرًا


Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu karena takut kemiskinan. Kamilah yang akan memberi rezeki kepada mereka dan juga kepadamu. Sesungguhnya membunuh mereka adalah suatu dosa besar.




REZEKI KARENA SEDEKAH

 

 

Al-Quran surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 245.

 

 

 

 

مَّن ذَا ٱلَّذِى يُقْرِضُ ٱللَّهَ قَرْضًا حَسَنًا فَيُضَٰعِفَهُۥ لَهُۥٓ أَضْعَافًا كَثِيرَةً ۚ وَٱللَّهُ يَقْبِضُ وَيَبْصُۜطُ وَإِلَيْهِ تُرْجَعُونَ


 

 

 

Siapa yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan meperlipatgandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezeki) dan kepada-Nya kamu dikembalikan.

 

 

 

 

 


Daftar Pustaka

1. Shihab, M.Quraish. Lentera Hati. Kisah dan Hikmah Kehidupan. Penerbit Mizan, 1994.  

2. Shihab, M. Quraish Shihab. Wawasan Al-Quran. Tafsir Maudhui atas Perbagai Persoalan Umat. Penerbit Mizan, 2009.

3. Shihab, M.Quraish. E-book Membumikan Al-Quran.

4. Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2

5. Tafsirq.com online.

 

8272. BID'AH SESAT DAN BID'AH BAIK

 


BID’AH SESAT DAN BID’AH BAIK

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M

    

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Nabi pernah memarahi perilaku dan perbuatan para sahabat yang bertentangan dengan sunah.

 

 

 

      Nabi tidak selalu membenarkan ijtihad para sahabat.

 

 

Artinya Nabi hanya membenarkan perilaku dan perbuatan para sahabat yang sesuai dengan sunah.

 

 

 

Ketika perbuatan itu bertentangan dengan sunah, maka Nabi marah dan melarangnya.

 

 

Anas bin Malik berkata,

 

 

Aada 3 orang datang ke rumah istri Nabi, mereka bertanya tentang ibadah Nabi.

 

 

Ketika mereka diberitahu tentang ibadah Nabi, mereka merasakan ibadahnya sedikit.

 

 

 

Mereka berkata: Bagaimana dengan ibadah kita dibandingkan dengan ibadah Nabi, padahal beliau adalah orang yang telah diampuni semua dosa-dosanya yang lalu dan yang akan datang.

 

 

 

Orang ke-1 berkata,

 

 

 

“Adapun saya, saya akan terus mengerjakan salat malam  selama hidup saya”.

 

 

 

Orang ke-2 berkata,

 

 

“Saya akan berpuasa setiap hari sepanjang tahun”.

 

 

 

Orang ke-3 berkata,

 

 

 

“Saya akan menjauhi wanita, saya tidak akan menikah untuk selamanya.”

 

 

 

Nabi mendatangi mereka sambil bersabda,

 

 

 

”Kalian yang mengatakan anu dan anu.

 

 

 

Demi Allah, sesungguhnya aku orang yang paling takut dan paling bertakwa kepada Allah di antaramu.

 

 

 

 

Tetapi aku tetap berpuasa dan aku tidak berpuasa, aku salat malam dan aku tetap tidur, serta aku menikahi wanita.

 

 

 

Siapa yang tidak mengikuti sunahku, maka mereka bukanlah dari umatku.” 

(HR. Bukhari dan Muslim).

 

 

 

Kesimpulannya.

 

 

 

Yang menjadi standar ukuran bukanlah perbuatan itu pernah dilakukan Nabi atau tidak pernah dilakukan oleh Nabi.

 

 

 

 

Tetapi yang dijadikan sebagai dasar adalah bahwa perbuatan itu tidak bertentangan dengan prinsip dasar syariat Islam.

 

 

 

    Artinya jika ada perbuatan bid’ah yang tidak pernah dilakukan oleh Nabi yang bertentangan dengan prinsip dasar syariat Islam, maka disebut bid’ah dalalah (sesat).

 

 

 

Jika perbuatan bid’ah yang sesuai dengan sunah, maka dapat dikatakan bid’ah “hasanah” (terpuji).

 

 

 

 

Daftar Pustaka

1.              Somad, Abdul. E-book Tafaqquh 77 Tanya-Jawab Seputar Salat, 2017.

2.              Somad, Abdul. E-book Tafaqquh 99 Tanya-Jawab Seputar Salat, 2017.

3.              Somad, Abdul. E-book Tafaqquh 37 Tanya-Jawab Masalah Populer, 2017.

4.              Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2

5.              Tafsirq.com online