Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Sunday, July 11, 2021

10360. ATEIS TAK BISA MELIHAT AKAL TAPI INGIN MELIHAT TUHAN

 





ATEIS TAK BISA MELIHAT AKAL TAPI INGIN MELIHAT TUHAN

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

 

 

Dalam kisah warna warni kehidupan.

 

Dijelaskan orang ateis bertanya kepada Imam Hanafi.

 

Tentang keberadaan Tuhan.

  

Ateis adalah orang yang tidak percaya adanya Tuhan.

 

 Ateis meyakini alam semesta ini tercipta oleh alam.

 

Bukan diciptakan oleh Tuhan.

  

Orang ateis bertanya kepada Imam Hanafi,

 

“Apakah kamu melihat Tuhanmu?”

 

 Imam Hanafi menjawab dengan membacakan Al-Quran surah Al-Anam (surah ke-6) ayat 103.

  

لَا تُدْرِكُهُ الْأَبْصَارُ وَهُوَ يُدْرِكُ الْأَبْصَارَ ۖ وَهُوَ اللَّطِيفُ الْخَبِيرُ

 

 Dia tidak dapat dicapai oleh penglihatan mata. Dia dapat melihat segala penglihatan.  DiaMaha Halus lagi Maha Mengetahui.

 

 

Orang ateis bertanya,

 

”Apakah kamu dapat menyentuh Tuhanmu, mencium Tuhanmu, atau merasakan Tuhanmu?”

 

Imam Hanafi menjawab dengan membacakan Al-Quran surah Asy-Syura (ke-42) ayat 11.

 

فَاطِرُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۚ جَعَلَ لَكُمْ مِنْ أَنْفُسِكُمْ أَزْوَاجًا وَمِنَ الْأَنْعَامِ أَزْوَاجًا ۖ يَذْرَؤُكُمْ فِيهِ ۚ لَيْسَ كَمِثْلِهِ شَيْءٌ ۖ وَهُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ

 

 Dia Pencipta langit dan bumi. Dia menjadikanmu dari jenismu sendiri. Pasangan-pasangan dan dari jenis binatang ternak pasangan-pasangan pula. Dijadikan-Nya kamu berkembang biak dengan jalan itu. Tidak ada sesuatu pun yang serupa dengan Dia. Dia Maha Mendengar lagi Maha Melihat.

  

Orang ateis bertanya,

 

”Jika kamu tidak dapat melihat Tuhanmu, tidak dapat menyentuh Tuhanmu, tidak dapat mencium Tuhanmu, dan tidak dapat merasakan Tuhanmu?

 

 Bagaimana kamu mampu membuktikan keberadaan Tuhanmu?”

 

 Imam Hanafi balik bertanya,

 

“Apakah kamu ini memang benar-benar tidak mampu berpikir?”

 

 Imam Hanafi bertanya,

 

“Apakah kamu bisa melihat akalmu?”

  

“Tidak bisa,“jawab orang ateis.

  

Imam Hanafi bertanya lagi,”

 

 Apakah kamu dapat menyentuh akalmu?”

  

 “Tidak,” jawab ateis.

  

Imam Hanafi melanjutkan,

 

”Apakah kamu bisa mencium akalmu?”

 

 

 “Tidak bisa,” jawab orang ateis sambil menggelengkan kepala.

  

 Imam Hanafi bertanya,

 

”Apakah kamu dapat merasakan akalmu?

  

 “Tidak,” jawab orang ateis.

  

Imam Hanafi bertanya,

 

”Kamu itu orang yang berakal atau orang gila?

  

 

“Saya orang yang berakal,”sahut orang ateis.

  

 Imam Hanafi melanjutkan,

 

”Jika kamu memang orang yang berakal, lalu di manakah akalmu?

 

  

“Saya tidak tahu, tetapi dia ada, ”jawab orang ateis.

 

 Imam Hanafi menjelaskan, “Demikian pula Allah Subhanahu Wataala.

 

Allah memang tidak dapat dilihat oleh mata manusia.

 

 

Tetapi semua alam semesta yang serba teratur ini pasti ada yang mengaturnya.

 

 

Yaitu Tuhan Yang Maha Kuasa.

 

Keberadaan alam semesta dengan segala isinya.

 

 

Yang serba teratur dan terukur dengan presisi.

 

 

Adalah salah satu bukti bahwa Allah ada.”

 

 

  

Daftar Pustaka

1.      Asy-Syinawi, Abdul Aziz. Biografi 4 Mazhab. Penerbit Beirut Publishing. Ummul Qura. Jakarta, 2013. 

2.      Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2

3.      Tafsirq.com online.     

 

 

10359. RUTE BIS GRATIS JEMAAH HAJI SOLAWAT MEKAH

 







RUTE BIS JEMAAH HAJI GRATIS SOLAWAT MEKAH

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

 

 

 

BIS SHOLAWAT MEKAH

 

Selama kegiatan haji tahun 2018.

 

Pemerintah Arab Saudi menyiapkan 372 bis aktif.

 

Untuk melayani perjalanan jemaah haji dari hotel ke Masjidil Haram.

 

Dan sebaliknya.

 

Bis cadangan DISIAPKAN 22 bis dalam posisi standby.

 

 

Bis punya 12 rute berbeda.

 

 

Terminal bis berada di belakang Zamzam Tower.

 

 

Yang di atasnya ada jam raksasa.

 

 

Jemaah perlu mencatat nomor bis dan warna stiker.

 

 

Untuk kembali ke hotelnya.

 

 

Setiap jemaah diberi stiker berwarna.

 

Sesuai dengan lokasi hotelnya.

 

Bis beroperasi selama 24 jam non-stop.

 

Jemaah dilarang mengambil benda apa pun yang terjatuh.

 

Misalnya dompet, bungkusan, dan lainnya.

 

 

Tetapi harus langsung melaporkan kepada petugas.

 

 

 Catatan Haji Tahun 2018

 

Oleh: HM Yusron Hadi bin HM Tauhid lsmail.

Jemaah mandiri non-KBIH

 

Ketua Regu 23, Rombongan 6.

Kloter 21 Surabaya.

 

 

 

 

 

 

 

 

10358. DISKUSI IMAM HANAFI DENGAN ATEIS

 





DISKUSI IMAM HANAFI DENGAN ATEIS

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

 

 

Dalam kisah warna warni kehidupan.

 

Dijelaskan orang ateis bertanya kepada Imam Hanafi.

 

Tentang keberadaan Tuhan.

  

Ateis adalah orang yang tidak percaya adanya Tuhan.

 

 Ateis meyakini alam semesta ini tercipta oleh alam.

 

Bukan diciptakan oleh Tuhan.

  

Orang ateis bertanya kepada Imam Hanafi,

 

“Apakah kamu melihat Tuhanmu?”

 

 Imam Hanafi menjawab dengan membacakan Al-Quran surah Al-Anam (surah ke-6) ayat 103.

  

لَا تُدْرِكُهُ الْأَبْصَارُ وَهُوَ يُدْرِكُ الْأَبْصَارَ ۖ وَهُوَ اللَّطِيفُ الْخَبِيرُ

 

 Dia tidak dapat dicapai oleh penglihatan mata. Dia dapat melihat segala penglihatan.  DiaMaha Halus lagi Maha Mengetahui.

 

 

Orang ateis bertanya,

 

”Apakah kamu dapat menyentuh Tuhanmu, mencium Tuhanmu, atau merasakan Tuhanmu?”

 

Imam Hanafi menjawab dengan membacakan Al-Quran surah Asy-Syura (ke-42) ayat 11.

 

فَاطِرُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۚ جَعَلَ لَكُمْ مِنْ أَنْفُسِكُمْ أَزْوَاجًا وَمِنَ الْأَنْعَامِ أَزْوَاجًا ۖ يَذْرَؤُكُمْ فِيهِ ۚ لَيْسَ كَمِثْلِهِ شَيْءٌ ۖ وَهُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ

 

 Dia Pencipta langit dan bumi. Dia menjadikanmu dari jenismu sendiri. Pasangan-pasangan dan dari jenis binatang ternak pasangan-pasangan pula. Dijadikan-Nya kamu berkembang biak dengan jalan itu. Tidak ada sesuatu pun yang serupa dengan Dia. Dia Maha Mendengar lagi Maha Melihat.

  

Orang ateis bertanya,

 

”Jika kamu tidak dapat melihat Tuhanmu, tidak dapat menyentuh Tuhanmu, tidak dapat mencium Tuhanmu, dan tidak dapat merasakan Tuhanmu?

 

 Bagaimana kamu mampu membuktikan keberadaan Tuhanmu?”

 

 Imam Hanafi balik bertanya,

 

“Apakah kamu ini memang benar-benar tidak mampu berpikir?”

 

 Imam Hanafi bertanya,

 

“Apakah kamu bisa melihat akalmu?”

  

“Tidak bisa,“jawab orang ateis.

  

Imam Hanafi bertanya lagi,”

 

 Apakah kamu dapat menyentuh akalmu?”

  

 “Tidak,” jawab ateis.

  

Imam Hanafi melanjutkan,

 

”Apakah kamu bisa mencium akalmu?”

 

 

 “Tidak bisa,” jawab orang ateis sambil menggelengkan kepala.

  

 Imam Hanafi bertanya,

 

”Apakah kamu dapat merasakan akalmu?

  

 “Tidak,” jawab orang ateis.

  

Imam Hanafi bertanya,

 

”Kamu itu orang yang berakal atau orang gila?

  

 

“Saya orang yang berakal,”sahut orang ateis.

  

 Imam Hanafi melanjutkan,

 

”Jika kamu memang orang yang berakal, lalu di manakah akalmu?

 

  

“Saya tidak tahu, tetapi dia ada, ”jawab orang ateis.

 

 Imam Hanafi menjelaskan, “Demikian pula Allah Subhanahu Wataala.

 

Allah memang tidak dapat dilihat oleh mata manusia.

 

 

Tetapi semua alam semesta yang serba teratur ini pasti ada yang mengaturnya.

 

 

Yaitu Tuhan Yang Maha Kuasa.

 

Keberadaan alam semesta dengan segala isinya.

 

 

Yang serba teratur dan terukur dengan presisi.

 

 

Adalah salah satu bukti bahwa Allah ada.”

 

 

  

Daftar Pustaka

1.      Asy-Syinawi, Abdul Aziz. Biografi 4 Mazhab. Penerbit Beirut Publishing. Ummul Qura. Jakarta, 2013. 

2.      Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2

3.      Tafsirq.com online.