Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Sunday, August 8, 2021

10794. ARTI BAYANI BURHANI DAN IRFANI

 






ARTI BAYANI BURHANI DAN IRFANI

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M

  

Muhammadiyah dan Salafi sering disebut punya kesamaan paham.

 

Tapi jika dicermati jelas ada perbedaannya.

  

Ada 3 pola pemahaman agama menurut Yasa Abubakar, yaitu:

 1.              Mazhabiah.

2.              Salafiah.

3.              Tajdidiah.

  

Ghoffar Ismail, ketua Divisi Organisasi Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah menyebutkan.

 

Salaf adalah salah satu metode yang mengajarkan syariat Islam secara murni.

  

Salafi adalah orang yang mengikuti manhaj salaf.

 

Menurut Ghoffar, ada legitimasi ayat Al-Quran dan hadis Nabi tentang paham Salafi.

  Al-Quran surah At-Taubah (surah ke-9) ayat 100.

  

وَالسَّابِقُونَ الْأَوَّلُونَ مِنَ الْمُهَاجِرِينَ وَالْأَنْصَارِ وَالَّذِينَ اتَّبَعُوهُمْ بِإِحْسَانٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ وَرَضُوا عَنْهُ وَأَعَدَّ لَهُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي تَحْتَهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا أَبَدًا ۚ ذَٰلِكَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ

 

Orang-orang terdahulu lagi pertama (masuk Islam) dari golongan Muhajirin dan Ansar dan orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah rida kepada mereka dan mereka pun rida kepada Allah dan Allah menyediakan bagi mereka surge-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya selamanya. Mereka kekal di dalamnya. Itu kemenangan yang besar.

 

 Ghoffar mengatakan  Muhammadiyah mengambil inspirasi pada:

 

1.      Al-Afghani.

2.      Muhammad Abduh.

3.      Rasyid Ridha.

 

 Menurut Harun Nasution, Abduh lebih rasional daripada Muktazilah.

 

 Ridha dengan Tafsir Al-Manar memberi inspirasi bagi pendidikan.

  

Menurut Ghoffar, Muhammadiyah punya seperangkat manhaj yang berbeda dengan Salafi. 

  

Manhaj Muhammadiyah punya  wawasan atau perspektif:

 

1.              Tajdid.

2.              Toleransi.

 3.              Terbuka.

4.              Tidak bermazhab.

 

Muhammadiyah memakai pendekatan:

 1.              Bayani.

2.              Burhani.

3.              Irfani.

  

ARTI BAYANI

 

Bayani adalah memahami teks sebagai pengetahuan jadi dan langsung mengaplikasikan tanpa perlu pemikiran.

 ARTI BURHANI

Burhani adalah membedakan yang benar dari yang salah lewat penjelasan.

 

 ARTI IRFANI

 Irfani adalah pengungkapan atas pengetahuan yang diperoleh lewat penyinaran hakikat Allah kepada hamba-Nya lewat riadat (mengekang nafsu).

 

 

Din Wahid menyatakan salafi adalah cara berpikir, berperilaku, beragama yang mengikuti manhaj salaf.

 

Ciri umum salafi:

 1.              Pemurnian.

2.              Kembali kepada Al-Quran dan Hadis.

3.              Menyerukan ijtihad.

 

 

Bagi Salafi, sumber ajaran Islam adalah Al-Quran dan hadis ikut paham manhaj salaf.

  

Doktrin dasar Salafi:

 1.              Tauhid uluhiah, rububiah, asma wa sifat, dan mulkiah.

 2.              Mengikuti sunah dan menentang bid’ah.

 3.              Patuh kepada pemerintah.

 

 Mereka sami’na wa ata’na (kamu mendengar daan kami taat) kepada pemerintah selama umat Islam boleh beribadah.

 

 Al-Quran surah An-Nisa (surah ke-4) ayat 59.

 

 

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُولِي الْأَمْرِ مِنْكُمْ ۖ فَإِنْ تَنَازَعْتُمْ فِي شَيْءٍ فَرُدُّوهُ إِلَى اللَّهِ وَالرَّسُولِ إِنْ كُنْتُمْ تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ ۚ ذَٰلِكَ خَيْرٌ وَأَحْسَنُ تَأْوِيلًا

 

Hai orang-orang beriman, taati Allah dan taati Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berbeda pendapat tentang sesuatu, maka kembalikan ia kepada Allah (Al-Quran) dan Rasul (sunahnya), jika kamu benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.

  

Prinsip al-walla wa al-barra kuat mengakar dan membentuk cara hidup ekslusif.

  

Din Wahid menyebut gerakan salafi bermunculan di Indonesia sejak awal tahun 1980-an.

  

“Beberapa tokoh utamanya adalah alumni Muhammadiyah.

  

Mereka ikut program dai di wilayah terpencil, umumnya di Kalimantan.

  

Ainurrafiq Ghufron di Gresik itu Muhammadiyah.

  

Dan Abu Nida’ itu Muhammadiyah.”

  

Berubahnya ideologi dari Muhammadiyah menjadi Salafi.

  

Setelah mereka ikut program dai, lalu dikirim ke Arab Saudi.

 Dan kembali menjadi pionir dakwah salafi di Indonesia.

 

 Menguatnya, paham Salafi-Wahabi di Arab Saudi.

 

 Harus dilihat secara cermat dalam konstalasi politik yang kompleks.

  

Din Wahid menjelaskan di tahun 1960-an.

  

Gamal Abdul Naser  mengobarkan nasionalisme Arab kekiri-kirian.

 

Ini dianggap membahayakan Arab Saudi.

 

Tahun 1970-an, orang-orang Ikhwan diterima di Saudi dan mengajar di banyak universitas.

  

Ikhwan terlalu revolusioner dan dianggap berbahaya.

 

 

Tahun 1979, muncul Revolusi Islam Iran.

  

Guna membendungnya.

 Arab Saudi mendirikan OKI  tahun 1957 dan Rabitah Alam Islami tahun 1962.

  

Zaman itu, harga minyak dunia melejit Arab Saudi untung besar.

 

 Rabitah Alam Islami menyalurkan dana dari Arab Saudi.

  

Dengan memberi beasiswa ke seluruh dunia, termasuk Indonesia.

  

Selain beasiswa belajar di Saudi.

 Dana yang besar juga dialirkan bagi kegiatan daurah.

 

 Dan berbagai pesantren untuk menyebarkan dakwah Salafi.

  

Din Wahid memberi rambu bahwa Salafi berbeda dengan gerakan ekstremisme-terorisme.

 

 Kelompok yang melakukan teror punya kesamaan dengan Salafi.

  

Meskipun berbeda.

 Terutama doktrin dilarang  memberontak kepada pemerintah.

  

Termasuk berbeda pemahaman tauhid mulkiah.

 Al-Quran surah Al-Maidah (surah ke-5) ayat 44.

 

إِنَّا أَنْزَلْنَا التَّوْرَاةَ فِيهَا هُدًى وَنُورٌ ۚ يَحْكُمُ بِهَا النَّبِيُّونَ الَّذِينَ أَسْلَمُوا لِلَّذِينَ هَادُوا وَالرَّبَّانِيُّونَ وَالْأَحْبَارُ بِمَا اسْتُحْفِظُوا مِنْ كِتَابِ اللَّهِ وَكَانُوا عَلَيْهِ شُهَدَاءَ ۚ فَلَا تَخْشَوُا النَّاسَ وَاخْشَوْنِ وَلَا تَشْتَرُوا بِآيَاتِي ثَمَنًا قَلِيلًا ۚ وَمَنْ لَمْ يَحْكُمْ بِمَا أَنْزَلَ اللَّهُ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الْكَافِرُونَ

 

Sesungguhnya Kami telah menurunkan Kitab Taurat di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), yang dengan Kitab itu diputuskan masalah orang Yahudi oleh nabi-nabi yang menyerah diri kepada Allah, oleh orang alim mereka dan pendeta mereka, karena mereka diperintahkan menjaga kitab-kitab Allah dan mereka menjadi saksi terhadapnya. Karena itu janganlah kamu takut kepada manusia, (tetapi) takutlah kepada-Ku. Dan janganlah kamu menukar ayat-ayat-Ku dengan harga sedikit. Barang siapa tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka orang orang kafir.

 

 

Din Wahid menyatakan ada deradikalisasi di Salafi.

 

Orang-orang yang dulu aktif di NII.

  

Ketika masuk ke Salafi, ideologi NII, takfiri,  atau anti pemerintah terkikis.

  

Dari sisi keamanan, Salafi aman dan tidak melakukan terorisme.

 Karena mereka taat sepenuhnya kepada pemerintah.

  

Ada pengecualian dalam kasus Laskar Jihad pimpinan Jakfar Umar Thalib.

 

 Dalam harmonisasi bermasyarakat.

 

Salafi sering memunculkan pertentangan karena dakwah puritannya yang keras. 

  

(Sumber suara muhammadiyah)

 

10793. TAK ADA AYAT AL-QURAN BAHAS MASUK SURGA DAPAT 72 BIDADARI

 



TAK ADA AYAT AL-QURAN BAHAS MASUK SURGA DAPAT 72 BIDADARI

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

 

 

 

Makna Bidadari dalam Tafsir Quraish Shihab

 

Bidadari berasal dari bahasa Sansekerta “Vidhyadharī”.

 

Yang artinya makhluk manusia jenis wanita yang tinggal di kahyangan.

 

 

Dalam keyakinan agama Hindu.

  

Tugas dan fungsi bidadari adalah  penyampai pesan para dewa kepada manusia.

 

 

Dalam Islam, bidadari adalah pasangan para penghuni surga.

 

 

Dalam Al-Quran, bidadari disebut ‘huur‘.

 

 

Quraish Shihab dalam Tafsir al-Mishbah.

 

 Menjelaskan bahwa istilah ‘huur’ bentuk kata yang bebas kelamin.

 

Artinya bisa diartikan “wanita” atau “pria”.

 

‘Huur’ diciptakan sesuai keinginan si penghuni.

 

 

Tergantung hasrat kecenderungannya.

 

Kesan yang dimunculkan kata ‘huur’ terkait dengan:

 

1.              Keindahan.

2.              Kesetiaan.

 

3.              Pengabdian.

4.              Pasangan serasi.

 

5.              Dan lainnya.

 

 

Keberadaan ‘huur’ sesuatu yang gaib.

 

Belum bisa ditemukan padanannya dalam kehidupan dunia.

 

Pikiran manusia bebas menafsirkan sosoknya.

 

 

Asalkan tidak terlepas dari sifat dan ciri yang melekat pada kata itu.

 

 

Bukan hanya terbatas kepada bentuk wanita cantik.

 

Seperti pemahaman kita tentang bidadari.

 

 

Berdasar Tafsir Quraish Shihab tentang makna "huur".

 

Di Surga bisa memilih “lingkungan sosial” yang sesuai hasratnya.

 

Jika suka dunia spiritual, bisa memilih “lingkungan sosial” serba santri.

 

Yang majelis zikirnya tiap saat memuji kebesaran Allah.

 

 

Jika bakat “playboy“ bisa memilih pasangan di surga, wanita cantik luar biasa.

 

 

Jika cinta kehidupan keluarga, bisa memilih keluarga dan lingkungan ideal.

 

 

DALAM AL-QURAN TAK ADA 72 BIDADARI

 

 

Tidak ada satu ayat pun dalam Al Quran.

 

 Yang mengatakan pria masuk surga mendapat 72 bidadari.

 

 

Yang ada adalah pria dan wanita  masuk surga akan mendapat pasangan yang suci.

 

 

Pria mendapat pasangan yang suci.

  

Dan wanita mendapat pasangan yang suci.



 

Al-Quran surah An-Nisa (surah ke-4) ayat 57.

 

 

وَالَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ سَنُدْخِلُهُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا أَبَدًا ۖ لَهُمْ فِيهَا أَزْوَاجٌ مُطَهَّرَةٌ ۖ وَنُدْخِلُهُمْ ظِلًّا ظَلِيلًا

 

Dan orang-orang beriman dan mengerjakan amal saleh, kelak akan Kami masukkan mereka ke dalam surga yang di dalamnya mengalir sungai-sungai; kekal mereka di dalamnya; mereka di dalamnya punya pasangan yang suci, dan Kami masukkan mereka ke tempat teduh lagi nyaman.

 

 

Al-Quran surah At-Tur (surah ke-52) ayat 20.

 

مُتَّكِئِينَ عَلَىٰ سُرُرٍ مَصْفُوفَةٍ ۖ وَزَوَّجْنَاهُمْ بِحُورٍ عِينٍ

 

 

 

Mereka bertelekan di atas dipan-dipan berderetan dan Kami kawinkan mereka dengan bidadari bermata jeli.

 

 

 

APAKAH BIDADARI ITU



Al-Quran surah Al-Waqiah (surah ke-56) ayat 35-37.

 

 

إِنَّا أَنْشَأْنَاهُنَّ إِنْشَاءً

 

Sesungguhnya Kami menciptakan mereka (bidadari-bidadari) dengan langsung (tak lewat proses kelahiran).

 

 

فَجَعَلْنَاهُنَّ أَبْكَارًا

 

Dan Kami jadikan mereka gadis-gadis perawan.

 

عُرُبًا أَتْرَابًا

 

Penuh cinta (dan) sebaya umurnya.

 

 

Al-Quran surah Ar-Rahman (surah ke-55) ayat 56.

 

 

فِيهِنَّ قَاصِرَاتُ الطَّرْفِ لَمْ يَطْمِثْهُنَّ إِنْسٌ قَبْلَهُمْ وَلَا جَانٌّ

 

Dalam surga ada bidadari-bidadari sopan yang menundukkan pandangannya, tidak pernah disentuh manusia dan jin sebelumnya.

 

Kenapa pria diiming-imingi  bidadari cantik?

 

Karena pria di dunia cenderung takluk dengan wanita cantik.

 

Naturalnya begitu.

 

 

Wanita masuk surga dapat apa?

 

Al-Quran surah Az-Zukhruf (surah ke-43) ayat 71.

 

 

يُطَافُ عَلَيْهِمْ بِصِحَافٍ مِنْ ذَهَبٍ وَأَكْوَابٍ ۖ وَفِيهَا مَا تَشْتَهِيهِ الْأَنْفُسُ وَتَلَذُّ الْأَعْيُنُ ۖ وَأَنْتُمْ فِيهَا خَالِدُونَ

 

Diedarkan kepada mereka piring-piring dan piala dari emas, dan di dalam surga ada segala apa yang diingini oleh hati dan sedap (dipandang) mata.

Dan kamu kekal di dalamnya".

 

 

 

Penghuni surga mendapat perhiasan indah dan segala apa yg diinginkan.

 

Mau pasangan (suami) tinggal minta.

 

Langsung datang pasangan suci yang tidak selingkuh dan kasar.

 

 

Kenapa wanita diiming-imingi perhiasan indah?

 

 

Karena wanita di dunia cenderung kepada perhiasan, pakaian, rumah nyaman, pasangan setia dan penyayang.

 

 

(Sumber kompasiana.com)