Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Saturday, July 9, 2022

13922. TOKOH PAPUA GUBERNUR ANIES BASWEDAN SUKSES BANGUN TOLERANSI

 

 


 

TOKOH PAPUA GUBERNUR JAKARTA ANIES BASWEDAN SUKSES BANGUN TOLERANSI

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

 

 

 

Jakarta Rumah bagi Semua.

 

Tokoh Adat Papua:

 

Anies BASWEDAN.

Berhasil Membangun Toleransi.

 

Tokoh Adat Papua.

George Arnold Awi.

 

Dan Gubernur DKI Jakarta.

 Anies Baswedan.

 

Jakarta dihuni banyak masyarakat.

Termasuk orang Papua.

 

Tapi para pendatang itu.

Merasa bisa hidup di Jakarta.

 

Dengan nyaman.

Tanpa merasa sebagai anak tiri.

 

Keberhasilan kepemimpinan.

Anies Baswedan.

 

Di Jakarta.

Diakui banyak pihak.

 

Salah satunya Tokoh Adat Papua.

 George Arnold Awi.

 

Menurutnya.

Gubenur Anies Baswedan.

 

Berhasil membuat Jakarta.

Menjadi rumah bagi semua kalangan.

 

Toleransi mampu di bangun dengan baik.

Hingga menjadi harmonis.

 

Hal itu.

Wajah Indonesia sesungguhnya.

 

Yang mampu di wujudkan.

Oleh Gubenur Anies Baswedan.

Di Jakarta.

 

Dengan sangat baik.

 

“Pak Anies kita lihat.

Secara kasat mata.

 

Berdasar data kasat mata.

 

Semua orang Indonesia.

Dari Sabang sampai Merauke.

 

Pak Anies mampu menegelola.

 

Gubernur Jakarta.

Anies Baswedan.

 

Memberi ruang dan tempat.

Bagi semua orang.

 

Bagi semua warga negara.

Yang ada di Jakarta,” katanya.

 

Jumat, 8 Juli 2022.

 

Pria asal Tanah Hitam.

Abepura, Jayapura.

Papua itu menjelaskan.

 

Jakarta adalah wilayah.

Yang dihuni oleh banyak masyarakat.

Termasuk juga orang Papua.

 

Tapi kata dia.

Para pendatang merasa bisa hidup.

Di Jakarta.

 

Dengan nyaman.

Tanpa merasa anak tiri.

 

“Jakarta bukan hanya dihuni orang Jakarta.

Tapi masyarakat kecil juga ada.

 

Mungkin dari Jayapura.

 

Jadi masyarakat Jakarta.

Cermin wajah Indonesia.

 

Yang sesungguhnya,” ujarnya.

 

Gubenur Jakarta.

Anies Baswedan.

 

Memang terus komitmen.

Memberi keadilan di Jakarta.

 

Menurut Anies Baswedan.

Jakarta rumah bagi semua.

 

Bukan untuk kalangan tertentu saja.

 

“Jakarta adalah kota harapan.

 

Jakarta mewadahi ragam mimpi dan harapan.

Dari seluruh penjuru Republik ini.

 

Segala macam suku dan agama.

Dari seluruh penjuru negeri.

 

Semua ada di Jakarta.

 

Jakarta sebagai rumah untuk semua.

Hal ini gagasan.

 

Yang terus kita wujudkan.

 

Dengan karya dan kebijakan,” ujar Anies Baswedan.

 

(Sumber kbanews)

 

13921. AJUDAN ANIES BASWEDAN ORANG KRISTEN PAPUA

 


 

 

AJUDAN GUBERNUR ANIES BASWEDAN ORANG KRISTEN PAPUA

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

 

 

 

Tokoh Papua:

Saya Sempat Terhasut.

 

 Anies Baswedan.

Gubernur Radikal.

 

Tokoh Adat Papua.

 George Arnold Awi.

 

Bertamu ke Gubernur Jakarta.

 Anies Baswedan.

Di Balai Kota, Jakarta Pusat.

 

 

George Arnold Awi kaget.

Ternyata Anies Baswedan.

 

Tak seperti digambarkan.

Dan diceritakan.

Oleh berbagai media.

 

Bahwa dia radikal, intoleran, dan ektrem.

 

Bahkan salah seorang ajudan.

Gubernur Anies Baswedan.

 

Yaitu orang Papua.

Beragama kristen.

 

 

Tokoh Adat Papua.

George Arnold Awi mengaku.

 

Dulu dia sempat terhasut dan percaya.

 

Bahwa Gubernur Anies Baswedan.

Yaitu sosok ekstrem dan radikal.

 

Tapi anggapan itu luntur.

Setelah bertemu.

 

Dan klarifikasi langsung.

Dengan Gubernur Anies Baswedan

Di Jakarta.

 

Menurutnya.

Ternyata Anies Baswedan

Jauh dari kata negatif itu.

 

Dia pernah berertemu dengan Anies Baswedan.

Di Balai Kota Jakarta.

 

Salah satunya.

Untuk tahu kebenaran tuduhan kepadanya.

 

“Ya saya pernah ketemu dengan beliau. Sekitar 2 bulan lalu.

 

Saya minta waktu.

Dan beliau mau terima saya,” katanya Jumat, 8 Juli 2022.

 

Pada waktu itu ia bingung.

Mengapa Anies Baswedan.

Mau menerimanya bertamu.

 

“Saya dari Papua.

Heran orang Papua bisa minta.

 

Dan beliau respon positif.

Mau menerima saya.

Di luar jam kerja beliau,” jelasnya.

 

Saat bertemu  langsung.

Kecurigaan terhadap Anies Baswedan.

Hilang begitu saja.

 

Dia sempat menilai negatif.

Terhadap Anies Baswedan.

Hasil membaca media.

 

“Waktu ketemu beliau.

Langsung saya katakan.

 

Bahwa kami dari Papua.

Ujung timur Indonesia.

 

Melihat kepimpinan Pak Anies.

Sering dinilai ekstrem.

 

Sehingga kami kurang simpatik.

Pada Pak Anies,” jelasnya.

 

Mendengar pengakuannya.

Anies Baswedan.

Hanya tersenyum ringan.

 

Gubernur Jakarta.

Anies Baswedan mengaku.

 

Bahwa di masa kepemimpinannya.

Dia banyak membangun Gereja di Jakarta.

 

“Melihat ekspresi saya.

Sepertinya beliau tahu.

Bahwa saya kurang yakin.

 

Maka beliau panggil ajudannya.

Dan ternyata.

 

Ajudan Gubernur Jakarta.

Anies Baswedan.

 

Orang Papua, beragama kristen,” kata dia terkejut.

 

Tentu saja George kaget.

 

Ternyata Anies Baswedan.

Tak seperti yang digambarkan.

 

Dan diceritakan oleh berbagai media.

Bahwa dia radikal, intoleran, dan ektrem.

 

“Saya kaget.

Jadi benar apa yang beliau katakan.

 

Bahwa beliau tidak cari popularitas.

Tapi mencari pengakuan dari seluruh warga Jakarta.

 

Kata-kata beliau ini.

Membuat saya mengagumi.

Dan saya mengatakan benar,” ujarnya.

 

“Dan ternyata.

Pak Anies Baswedan.

Seorang negarawan cerdas.

 

Pak Anies Baswedan.

Orangnya murah senyum.

Terhadap siapa saja,” imbuh Goerge. 

 

(Sumber kbanews)