Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Monday, November 7, 2022

15521. UMAT KRISTEN MEDAN SAMBUT MERIAH ANIES BASWEDAN

 

 

 


 

UMAT KRISTEN MEDAN SAMBUT MERIAH ANIES BASWEDAN

oleh: Drs HM Yusron Hadi, MM

 

 

 

Umat Kristiani Sumatera Utara.

Sambut hangat.

 

Calon presiden NasDem.

 Anies Baswedan.

 

 Temu Ramah Kebangsaan.

 Keluarga besar PGIW Sumut.

 

Di Medan.

Sabtu 5 November 2022.

 

Umat Kristiani.

Persekutuan Gereja-gereja Indonesia.

 

Di Wilayah (PGIW).

 Sumatera Utara.

 

Tahu calon pemimpin bermutu.

Yang mampu menyatukan bangsa.

 

Sambutan luar biasa.

Kepada Anies Baswedan.

 

 Oleh umat Kristen.

Persekutuan Gereja-gereja Indonesia di Wilayah (PGIW).

 

 Sumatera Utara (Sumut).

Pada acara:

 

 Temu Ramah Kebangsaan di Medan.

 

 “Di Sumatera Utara.

Tidak ada BOTI.

 

Atau Bantuan Operasional Tempat Ibadah.

 

Tapi lihat sambutan umat Kristiani.

Mereka tahu.

 

Calon pemimpin berkualitas.

Yang mampu menyatukan anak bangsa.

 

Damailah Indonesiaku,” kata Pendeta Ben M Siburian.

 

Dari Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI).

Senin, 7 November 2022.

 

Pendeta Ben berharap.

Daerah lain.

 

Warga bisa lebih antusias.

Dan luar biasa.

Menyambut Anies Baswedan.

 

“Kejadian di Medan.

Sudah viral di mana-mana.

 

Hal ini.

Awal sosialisasi yang baik.

 

 Pak Anies Baswedan.

Bisa menang jadi Presiden RI,” tutur dia.

 

Temu Ramah Kebangsaan.

 Anies Baswedan dengan tokoh agama Kristen.

 

Dalam PGIW Sumut.

Sabtu, 5 November 2022.

 

Anies Baswedan .

Merasa senang.

 

Dialog keluarga besar PGIW Sumut.

Temu Ramah Kebangsaan.

 

 “Berbagi cerita pengalaman.

Saat kami memimpin Jakarta.

 

Sebagai pemimpin.

Wajib menjangkau semua pihak.

 

 Tak boleh diskriminasi.

Harus menjangkau semuanya,” ujar Anies.

 

Menurut Anies,

“Keberagaman itu fakta.

Tapi persatuan harus diperjuangkan.

 

Latar belakang kita.

Bisa berbeda.

 

Asal usul kita.

Bisa berbeda-beda.

 

Kita dilahirkan sebagai suku.

Atau agama berbeda-beda.

 

Tapi yang menyatukan.

Yaitu tujuan kita.

 

Kita semua ingin.

Ada keadilan sosial.

Bagi seluruh rakyat Indonesia.”

 

Anies Baswedan melanjutkan,

 

“Kita bersatu.

Karena ingin ada keadilan.

 

Hal itu.

Kami usahakan.

 

Selama 5 tahun.

Di Jakarta.

 

 Apa pun latar belakang warganya.

Kami hormati.

 

Karena tujuannya sama.

Yaitu Jakarta yang:

 

1)        Aman.

2)        Nnyaman.

 

3)        Tenang.

4)        Teduh.

 

5)        Memberi kesetaraan semua,” kata Anies Baswedan.

 

 

(sumber kba)

 

15520. CAPRES ANIES WARGA BAWAH TENANG CARI NAFKAH DI JAKARTA

 

 


 

CAPRES ANIES WARGA BAWAH TENANG CARI NAFKAH DI JAKARTA

oleh: Drs HM Yusron Hadi, MM

 

 


Bakal calon presiden.

Partai NasDem.

Anies Baswedan.

 

Silaturahmi dengan para ulama.

Di Hotel Madani, Medan.

Sumatera Utara.

 

Anies BASWEDAN.

Cerita proses

Jadi calon Gubernur Jakarta.


"Izinkan saya cerita sedikit.

Kami tak membayangkan.

Akan bertugas di Jakarta.

 

Dulu NasDem mendukung calon lain.

Tapi belum tahu siapa orangnya.

 

Saya tidak menduga.

Akan mendapat amanah.

Sebagai cagub Jakarta.

 

Saya sampaikan waktu itu.

Jika diberi amanah.

 

Maka bismillah.

Akan dijalani," kata Anies.

Jumat (4/11/2022).


Anies Baswedan mengatakan.

Saat akhir masa jabatan.

 

Diberi amanah.

Oleh partai NasDem.

 

Untuk maju calon presiden.

Tahun  2024.

 

Anies mengatakan.

Bersedia menjalankan amanah itu.


"Ketika di ujung tugas di Jakarta.

Alhamdulillah selesai 5 tahun.

 

Mendapat amanah baru.

Sebagai calon presiden.

 

Saya sampaikan pada Partai NasDem.

Dengan segala hormat.

 

Dengan rendah hati.

Dengan mohon rida Allah.

 

Saya bersedia.

Menjalani amanah ini," ujar Anies.

 

Anies Baswedan mengatakan.

Banyak tantangan.

Saat jadi Gubernur DKI Jakarta.

 

Dalam memimpin Jakarta.

Tujuan utama.

Yaitu menghadirkan kesetaraan.


"Di Jakarta banyak tantangan.

Terutama warga kelas bawah.

 

Kelas bawah.

Dianggap warga kota.

 

Yang tak perlu mendapat.

Kesetaraan dan kesempatan.

 

Justru dalam 5 tahun.

Warga paling bawah.

 

Mendapat paling banyak kesempatan.

Jerat mereka dibuka.

 

Sehingga warga kelas bawah.

Bisa hidup dengan tenang," ujar Anies.



Anies Baswedan.

Tak mengira.

Akan ada perpisahan.

 

Sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Yang dihadiri banyak warga Jakarta.

 

Anies Baswedan.

Merasa terharu.

 

Saat mendengar cerita.

Bahwa  rakyat bawah.

Telah mendapat kesetaraan.


Saya selesai 16 Oktober 2022.

Pada 9 Oktober 2022.

 

Berkumpul di kampung-kampung.

Membuat acara perpisahan.

 

Saya tidak mengira.

Warga yang kumpul.

 

Jaringan rakyat miskin kota.

Sangat  banyak," kata Anies.


Para warga cerita.

Yang membuat saya  terharu.

Mendengarnya.

 

Karena saya tak membayangkan.

Para warga cerita.

 

Mereka tak lagi.

Takut digusur.

 

Mereka telah diberi kesempatan.

Untuk berusaha.

 

Para penarik becak.

Diberi kesempatan di kampung.

Tanpa takut ditangkap.

 

Kesempatan itu.

Yang sering hilang," sambung Anies.


Anies mohon doa.

Dari para ulama.

 

Agar bisa didekatkan.

Dengan 4 sifat rasul.

 

Yaitu:

1)        Sidik.

2)        Amanah.

 

3)        Tablig.

4)        Fatanah.

 

Anies Baswedan.

Siap mengemban amanah.

 

Sebagai calon presiden.

Tahun 2024.


"Saya tak menduga.

 Partai NasDem deklarasi awal.

 

Saya tak pernah membayangkan.

Tapi telah ada rencana.

 

Kita tahu.

Bahwa sebaik-baik makar.

Yaitu makar dari Allah.

 

Jadi saya menjalani sebagai amanah.

Kami mohon doa.

 

Agar dekat dengan 4 sifat tadi.

Juga mohon didoakan.

 

Bisa menjalani dengan ikhlas," tutur Anies Baswedan.

 

Makar Allah.

Yaitu Allah menimpakan.

 

Hal yang:

1)        Dibenci.

2)        Bahaya.

3)        Siksa.

 

Kepada orang yang layak menerimanya.

 

Tanpa disangka-sangka.

Lewat cara yang tidak diketahui.

 

(Sumber detik)