Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Monday, April 17, 2023

17540. ADA 3 MACAM SURVEI IDEALIS PRAGMATIS PELACUR

 


ADA 3 MACAM LEMBAGA SURVEI IDEALIS PRAGMATIS PELACUR

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M

 

 

 

 

Banyak lembaga survei.

Merilis hasil survei mereka.

 

Hasil survei yang dirilis.

Ternyata berbeda-beda.

 

Ada 3 macam lembaga survei.

Yaitu:

 

1)        Idealis.

2)        Pragmatis.

3)        Pelacur.

 

 

1.        LEMBAGA SURVEI IDEALIS.

 

Lembaga dibiayai sendiri.

Atau sumbangan  tidak mengikat.

 

Tujuannya untuk:

1)                Memberi info.

2)                Mencerdaskan warga.

3)                Mencari calon pemimpin terbaik.

 

2.        LEMBAGA SURVEI PRAGMATIS

 

Lembaga ini membuka peluang.

Bagi siapa pun yang berminat.

Pakai jasanya.

 

Asal sesuai bayarannya.

Maka kontrak dibuat.

 

Siapa pun yang bayar.

Tak ada urusan.

 

Yang penting dilakukan survei.

Secara benar.

 

Meskipun dibayar.

Dia  tak mau manipulasi data.

Menyajikan data apa adanya.

Sesuai temuan survei.

 

Dia kerja profesional.

Melakukan survei sesuai kaidah.

Dan metodologi yang berlaku.

 

Dia tak peduli.

Hasil survei untuk tujuan apa.

Dipakai untuk apa.

 

Hal itu urusan yang bayar.

Dia tak peduli.

 

Hasil survei Lembaga:

1)                Idealis.

2)                Pragmatis.

 

Biasanya tidak diumumkan.

 

Hasil survei hanya bagi pemesan.

Untuk pemetaan dan atur strategi.

 

3)                LEMBAGA SURVEI PELACUR

 

Hasil survei sesuai pemesan.

Mau berapa persen elektabilitasnya.

 

Semua bisa diatur.

Dan ini sangat mudah.

 

Cara agak halus.

Memanipulasi responden.

 

Diambil sampel.

Banyak pendukung.

 

Tempat lain.

Yang kurang pendukung.

Diambil sampel sedikit.

 

Contohya.

Wilayah  pendukung.

 

Diambil banyak sampel.

Agar tampak elektabilitas tinggi.

 

 

Daerah bukan pendukung.

Diambil sedikit sampel.

 

Lembaga survei pelcur.

Biasanya rajin merilis hasil surveinya.

 

Tujuannya dukung calon tertentu.

Untuk pengaruhi opini publik.

 

Seperti kampanye.

Maka hasil survei.

Diviralkan sesering mungkin.

 

Rakyat harus cerdas dan cermat.

Dalam membaca hasil survei.

 

Jika hasil banyak survei.

Beda jauh.

Maka layak curiga.

 

Lembaga yang rajin.

Umumkan hasil survei.

Hal itu survei pelacur.

 

Lembaga survei pelacur.

Mau melakukan apa saja.

Yang diminta calon tertentu.

 

Bagi pelacur survei.

Dalam 5 hari jadi.

 

Karena duitnya besar.

Menggoda dan menggiurkan.

 

 Apa pun akan dilakukan.

Yang penting dibayar.

 

 

(Sumber yusrin)

17539. PUASA 1 SYAWAL HARAM SALAT IDUL FITRI SUNAH

 


PUASA 1 SYAWAL HARAM SALAT IDUL FITRI SUNAH

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M

 

 

 

 

 

Al-Quran surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 183.

 

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

    

       Hai orang-orang beriman, diwajibkan atasmu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelummu agar kamu bertakwa.

 

 Al-Quran surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 184.

 

أَيَّامًا مَعْدُودَاتٍ ۚ فَمَنْ كَانَ مِنْكُمْ مَرِيضًا أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ ۚ وَعَلَى الَّذِينَ يُطِيقُونَهُ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِينٍ ۖ فَمَنْ تَطَوَّعَ خَيْرًا فَهُوَ خَيْرٌ لَهُ ۚ وَأَنْ تَصُومُوا خَيْرٌ لَكُمْ ۖ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ

 

        (Yaitu) dalam beberapa hari yang tertentu. Maka barangsiapa di antaramu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain. Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidiah, (yaitu): memberi makan seorang miskin. Barang siapa dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itu lebih baik baginya. Dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.

 

Al-Quran surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 185.

 

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَىٰ وَالْفُرْقَانِ ۚ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ ۖ وَمَنْ كَانَ مَرِيضًا أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ ۗ يُرِيدُ اللَّهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلَا يُرِيدُ بِكُمُ الْعُسْرَ وَلِتُكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا اللَّهَ عَلَىٰ مَا هَدَاكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

 

 

        (Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al-Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang batil). Karena itu, barangsiapa di antaramu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur.

 

Al-Quran surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 187.

 

أُحِلَّ لَكُمْ لَيْلَةَ الصِّيَامِ الرَّفَثُ إِلَىٰ نِسَائِكُمْ ۚ هُنَّ لِبَاسٌ لَكُمْ وَأَنْتُمْ لِبَاسٌ لَهُنَّ ۗ عَلِمَ اللَّهُ أَنَّكُمْ كُنْتُمْ تَخْتَانُونَ أَنْفُسَكُمْ فَتَابَ عَلَيْكُمْ وَعَفَا عَنْكُمْ ۖ فَالْآنَ بَاشِرُوهُنَّ وَابْتَغُوا مَا كَتَبَ اللَّهُ لَكُمْ ۚ وَكُلُوا وَاشْرَبُوا حَتَّىٰ يَتَبَيَّنَ لَكُمُ الْخَيْطُ الْأَبْيَضُ مِنَ الْخَيْطِ الْأَسْوَدِ مِنَ الْفَجْرِ ۖ ثُمَّ أَتِمُّوا الصِّيَامَ إِلَى اللَّيْلِ ۚ وَلَا تُبَاشِرُوهُنَّ وَأَنْتُمْ عَاكِفُونَ فِي الْمَسَاجِدِ ۗ تِلْكَ حُدُودُ اللَّهِ فَلَا تَقْرَبُوهَا ۗ كَذَٰلِكَ يُبَيِّنُ اللَّهُ آيَاتِهِ لِلنَّاسِ لَعَلَّهُمْ يَتَّقُونَ

 

       Dihalalkan bagimu pada malam hari bulan Puasa bercampur dengan istri-istrimu; mereka itu adalah pakaian bagimu, dan kamu pun adalah pakaian bagi mereka. Allah mengetahui bahwasanya kamu tidak dapat menahan nafsumu, karena itu Allah mengampunimu dan memberi maaf kepadamu. Maka sekarang campurilah mereka dan carilah apa yang telah ditetapkan Allah untukmu, dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakan puasa itu sampai (datang) malam, (tetapi) janganlah kamu campuri mereka itu, sedang kamu beriktikaf dalam masjid. Itulah larangan Allah, maka janganlah kamu mendekatinya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada manusia, supaya mereka bertakwa.

 

Macam-macam puasa.

 

1.    Puasa wajib.

1)    Puasa Ramadan.

2)    Puasa kafarat.

3)    Puasa nazar.

 

2.    Puasa sunah.

3.    Puasa makruh.

 

4.    Puasa haram.

1)    Haram puasa pada hari raya Idul Fitri.

2)    Haram puasa pada hari raya Idul Adha.

3)    Haram puasa pada 3 hari Tasyrik (tanggal 11, 12, dan 13 bulan Haji).

 

Syarat wajib berpuasa Ramadan.

 

1.    Orang berakal.

1)    Orang gila tidak wajib berpuasa.

 

2.    Orang sudah balig.

1)    Sekitar berumur 15 tahun.

2)    Anak-anak tidak wajib berpuasa.

3)    Aanak-anak perlu berlatih berpuasa.

 

3.    Orang yang kuat berpuasa.

1)    Orang yang tidak kuat berpuasa karena sudah tua atau sakit, tidak wajib berpuasa.

2)    Tapi wajib membayar fidiah.

3)    Fidiah adalah memberi makan orang miskin.

 

 Syarat sah orang berpuasa.

 

1.    Orang Islam.

1)    Orang bukan beragama Islam yang ikut berpuasa Ramadan, maka puasanya tidak sah.

 

2.    Orang sudah mumayiz.

1)    Mumayiz adalah mampu membedakan yang baik dan tidak baik.

 

3.    Suci dari darah haid dan nifas .

1)    Darah haid adalah darah kotoran yang datang tiap bulan (menstruasi)

2)    Darah nifas adalah darah wanita sehabis melahirkan bayi.

3)    Tetapi wajib mengganti puasanya pada hari lain.

 

4.    Pada waktu dibolehkan berpuasa.

1)    Waktu yang dilarang berpuasa.

 

a.    Haram puasa pada hari raya Idul Fitri.

b.    Haram puasa pada hari raya Idul Adha.

 

c.    Haram puasa pada 3 hari Tasyrik.

d.    Hari Tasyrik adalah tanggal 11, 12, dan 13 bulan Haji.

 

Rukun puasa Ramadan.

1.           Berniat pada malam hari sebelum puasa esok paginya.

 

1)           Untuk puasa sunah boleh niat pada pagi hari sebelum masuk waktu Zuhur.

 

2.           Menahan segala hal yang membatalkan puasa sejak Subuh sampai Magrib.

 

1)    Subuh adalah waktu terbit fajar.

2)    Magrib adalah saat terbenam matahari.

 

3.    Jika 2 rukun puasa Ramadan dilanggar, maka puasanya tidak sah.

 

Salat Idul Fitri dan ldul Adha.

 

Hukumnya sunah muakkad.

Sangat dianjurkan.

 

 

Daftar Pustaka

1.    Rasjid, Sulaiman. Fikih Islam (Hukum Fikih Lengkap).  Penerbit Sinar Baru Algensindo. Cetakan ke-80, Bandung. 2017.

2.    Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2

3.    Tafsirq.com online