Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tuesday, July 18, 2023

19222. ANIES BASWEDAN BERJUANG DAN TAWAKAL PADA ALLAH

 












ANIES BASWEDAN BERJUANG DAN TAWAKAL PADA ALLAH

 Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

 

 

 

Dari Anies Baswedan.

 

Sungguh kesempatan langka.

Kesempatan luar biasa.

 

Ratusan ribu orang berkumpul.

Memenuhi Gelora Bung Karno.

Apel Siaga Perubahan Partai Nasdem.

 

Lautan manusia ini.

Jadi bukti semangat restorasi

Partai Nasdem terus berkobar.

 

Bahwa kita ingin perubahan.

Hadir di negeri ini.

 

Semangat tegakkan kembali.

Pilar-pilar demokrasi.

Meluruskan kembali arah bangsa.

 

Mengingat dan mengejar kembali.

Janji-janji merdeka.

Untuk segera ditunaikan.

 

Ini perjuangan kita bersama.

Untuk ikhtiar bagi negara.

Agar lebih maju dan lebih adil.

 

Tapi ikhtiar selalu berpasangan.

Dengan tawakal.

 

Keduanya jalan beriringan.

 

Maka izinkan kami.

Untuk ulang Kembali.

 

Doa yang kami panjatkan.

Saat di Tanah Suci.

 

Doa mohon pada Allah.

Agar memberi rahmat.

Pada bangsa ini.

 

Dan angkat berbagai masalah.

Yang kita hadapi.

 

Jika doa telah dipanjatkan.

Maka tugas kita.

Kembali ikhtiar sekuat tenaga.

 

 Jadi pendukung teladan.

 

1)        Siap adu gagasan.

2)        Beradu karya.

3)        Adu rekam jejak.

 

Dengan cara yang baik.

 

Turun dan bertemu.

Dengan rakyat langsung.

 

Ajak bergabung.

Dengan gerakan perubahan.

 

Imbangi kumpul akbar.

Seperti ini.

 

Dengan kerja akar rumput.

Mari kita ingat.

 

Perjuangan ini.

Bukan sekadar cari suara.

 

Tapi juga perjuangan nilai dan prinsip.

Mari kita pegang teguh bersama.

 

Dalam berjuang.

Pasti bertemu tantangan dan cobaan.

 

Tapi kita adalah pejuang.

Tak ada jalan lain.

Harus kita hadapi.

 

Kita tidak lari.

Kita tak sembunyi.

Mari kita rapatkan barisan.

 

 Bi idznillah.

Semoga Allah bersama kita.

Hingga meraih kemenangan.

 

#ApelSiagaPerubahan #PartaiNasdem #untukIndonesia

 

(Sumber Anies Baswedan)

19219. PLONGA PLONGO KLEMAR KLEMER CAWE CAWE SAK KAREPE DEWE

 


PLONGA PLONGO KLEMAR KLEMER CAWE CAWE SAK KAREPE DEWE

 Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

 

 

 

 

Selamat Datang

Kabinet "Sak Karepe Dewe".

 

“Nasdem sudah tak mikir.

Menteri mau diganti siapa.

 

Diganti jam berapa.

Terserah.

 

Ya sak karepe dewe.

Atau terserah Jokowi.

Dia selama ini.

Sudah sak karepe dewe.

Seenaknya sendiri.

 

Kita jadi orang baik.

Jadi partai baik.

 

 Kalau Jokowi jahat pada kita.

Dia akan terima risiko balasan.

 

Dan kami akan dapat kebaikan.

Cukup itu saja,” kata Effendi Choirie.

 

KOSAKATA Jawa.

Kembali masuk.

Kamus komunikasi politik.

 

Pada awal Jokowi.

Maju di Pilpres.

Timbul istilah “plonga-plongo”.

Gambarkan sosok mulut ternganga.

Atau tercengang.

 

Juga dijuluki “klemar-klemer”.

Artinya:

Orang lelet, tak gesit, dan lamban.

 

Terlalu ikut campur.

Dalam urusan capres.

 

Dapat julukan: “cawe-cawe”.

Atau “ikut campur”.

 

 Jokowi angkat menteri baru.

Konotasi: “sak karep’e dewe!

 

Bahasa Jawa dalam politik.

 

1)        Plonga plongo.

2)        Klemar kelemer.

 

3)        Cawe cawe.

4)        Sak karepe dewe.

 

 

(Sumber Kompas)

19218. KABINET SAK KAREPE UDELE DEWE

 


KABINET SAK KAREPE UDELE DEWE

 Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

 

 

 

 

Selamat Datang

Kabinet "Sak Karepe Dewe".

 

“Nasdem sudah tak mikir.

Menteri mau diganti siapa.

 

Diganti jam berapa.

Terserah.

 

Ya sak karepe dewe.

Atau terserah Jokowi.

Dia selama ini.

Sudah sak karepe dewe.

Seenaknya sendiri.

 

Kita jadi orang baik.

Jadi partai baik.

 

 Kalau Jokowi jahat pada kita.

Dia akan terima risiko balasan.

 

Dan kami akan dapat kebaikan.

Cukup itu saja,” kata Effendi Choirie.

 

KOSAKATA Jawa.

Kembali masuk.

Kamus komunikasi politik.

 

Pada awal Jokowi.

Maju di Pilpres.

Timbul istilah “plonga-plongo”.

Gambarkan sosok mulut ternganga.

Atau tercengang.

 

Juga dijuluki “klemar-klemer”.

Artinya:

Orang lelet, tak gesit, dan lamban.

 

Terlalu ikut campur.

Dalam urusan capres.

 

Dapat julukan: “cawe-cawe”.

Atau “ikut campur”.

 

 Jokowi angkat menteri baru.

Konotasi: “sak karep’e dewe!

 

Bahasa Jawa dalam politik.

 

1)        Plonga polongo.

2)        Klemar kelemer.

 

3)        Cawe cawe.

4)        Sak karepe dewe.

 

 

(Sumber Kompas)