Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Wednesday, December 13, 2023

31804. ANIES BASWEDAN SOAL JAKARTA DIATASI JANGAN PINDAH

 


ANIES BASWEDAN SOAL  JAKARTA DIATASI JANGAN PINDAH

Oleh: Drs. HM Yusron Hadi, MM

 

 

Calon Presiden nomor 1.

Anies Baswedan.

 

Jawab soal Ibu Kota Nusantara.

Atau IKN di Kalimantan Timur.

 

 Menurut Anies Baswedan.

Mestinya masalah Jakarta .

 

Diatasi dengan baik.

Bukan malah ditinggalkan.

Dan pindah ke IKN.

 

"Kalau ada masalah.

Jangan ditinggalkan.

 

Tapi dibereskan," kata Anies Baswedan.

 

 Debat Capres 2024.

Di Kantor KPU, Jakarta.

Selasa (12/12/2023).

 

Anies Baswedan jelaskan.

Masalah di Jakarta.

 

1)     Soal lalu lintas.

2)     Kemacetan.

 

3)     Lingkungan hidup.

4)     Kepadatan penduduk.

 

Semua masalah harus diatasi.

Bukan ditinggalkan begitu saja.

 

Jika ditinggalkan.

Maka soal dasar itu

Tak selesai.

 

"Kontribusi ASN.

Buat macet Jakarta.

Hanya 4 - 7 persen," kata Anies Baswedan.

 

Soal lalu lintas di Jakarta.

Diatasi transportasi umum elektrik.

 

 Juga memperbanyak taman di Jakarta.

 

"Semua dikerjakan.

Agar Jakarta jadi kota:

 

1)                Aman.

2)                Nyaman.

 

3)                Bisa hidup sehat.

4)                Damai.



Anies Baswedan jelaskan.

Pembangunan IKN.

 

Contoh produk hukum.

Tak lewat dialog publik .

Yang lengkap.

 

Bahkan dialog terjadi

Undang-undang telah selesai.

 

"Siapa pun  kritis pada IKN.

Dianggap oposisi.

 

 Dan yang mendukung.

 Dianggap pro pemerintah," beber Anies.

 

Menurut Anies Baswedan.

Hal ini terjadi.

 

Karena yang berkuasa.

Kangkangi hukum.

 

Nadanya mirip negara kekuasaan.

Yaitu negara menentukan hukum," tegas Anies Baswedan.

 

Tak ada urgensi.

Dalam bangun IKN.

 

Padahal ragam masalah rakyat.

Masih tampak di depan mata.

 

"Hari ini.

Kita belum siapkan pupuk lengkap.

Bagi petani

 

Tapi saat sama.

Kita bangun istana presiden.

Di hutan.

 

Di mana rasa keadilan?" kata Anies Baswedan.

 

(Sumber liputan6)


31803. ANIES BASWEDAN HUKUM TAJAM KE BAWAH

 


ANIES BASWEDAN HUKUM HANYA TAJAM KE BAWAH

Oleh: Drs. HM Yusron Hadi, MM

 

 

 

Capres nomor urut 1.

 Anies Baswedan sampaikan.

 

Paparan debat perdana.

 Capres dan Cawapres 2024.

 

Di Gedung KPU, Jakarta.

Selasa (12/12/2023).

 

Selama 4 menit.

Anies Baswedan.

 

Soroti ketimpangan hukum.

Di Indonesia. 

 

Menurut Anies Baswedan.

Penegakan hukum.

 

1)        Tajam ke bawah.

2)        Tumpul ke atas.

 

Masih sering terjadi.

Di Indonesia.

 

Misalnya.

 

1.        Keputusan MK

 

Anies Baswedan katakan.

Hukum harus tegak.

 

Tapi ternyata bengkok.

Dan tajam ke bawah.

 

"Hukum Indonesia tumpul ke atas.

Kondisi ini tak boleh didiamkan!

 

 Tak boleh dibiarkan!

Tapi harus berubah.

 

Kita dorong perubahan.

Kembalikan hukum.

Jadi tegak pada semua," ujar Anies Baswedan.

 

"Kita saksikan hari ini.

Ada 1 orang milenial.

Bisa jadi calon wakil presiden.

 

Tapi ribuan.

 

1)                Milenial.

2)                Generasi Z.

 

Mereka peduli pada:

 

1)             Anak bangsa.

2)             Orang tersisih.

 

3)             Orang termarjinal.

 

Mereka berani kritik pemerintah.

Berani ungkap pendapat.

 

Tapi dihadapi dengan:

 

1)     Kekerasan.

2)     Gas air mata.

 

2. Kematian Harun Al Rasyid

Harun Al Rasyid usia 15 tahun.

Pendukung Prabowo.

 

Tuntut keadilan.

Tewas dalam kerusuhan 22 Mei 2019.

 

Kematian Harun.

Sampai ini tidak ada kejelasan.

 

Anies Baswedan komitmen.

Hukum tegak bagi siapa pun.

 

"Sampai hari.

Keadilan dan kepastian hukum.

Bagi anak itu belum wujud.

 

Sebab kepentingan politik.

Apa ini yang mau dilanjutkan?

 

Tidak!

Ini harus diubah," tutur Anies Baswedan.

 

3.        Kasus KDRT

 

Kasus KDRT.

Pada ibu muda.

Bernama Mega Suryani Dewi.

 

Mega Suryani Dewi (24 tahun).

Tewas oleh suaminya sendiri.

 

Nando (25 tahun).

Pada September 2023.

Di Bekasi.

 

Mega tewas digorok oleh Nando.

Mengaku sakit hati.

Dengan perkataan korban.

 

Nando ditahan.

Di Mapolres Metro Bekasi.

 

Anies Baswedan katakan.

Mega lapor kasus KDRT.

 

Tapi tak ditanggapi polisi.

 

 "Lapor pada negara.

Tapi tak diperhatikan.

 

Dia lalu meninggal.

Korban kekerasan.

 

Apa akan dibiarkan?

Tidak, ini harus diubah," tegas Anies Baswedan.

 

Hukum harus adil.

Dan tegak bagi semua.

 

(Sumber CNBC)