Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Sunday, July 14, 2024

34116. BUKTI LOGIS ADANYA HARI KIAMAT (5)

 


BUKTI LOGIS ADANYA HARI KIAMAT (5)

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM

 

 

 

 

Al-Quran surah Al-Kahfi (surah ke-18) ayat  9-26.

 

Kisah sekelompok pemuda.

Ditidurkan 300 tahun.

 

Gua peninggalan tempat sembunyi.

Ditemukan dekat kota Amman, Yordania.

 

Salah satu objek wisata.

Bagi wisatawan dan peziarah.

 

Al-Quran surah Al-Kahfi (surah ke-18) ayat  9-11.


أَمْ حَسِبْتَ أَنَّ أَصْحَابَ الْكَهْفِ وَالرَّقِيمِ كَانُوا مِنْ آيَاتِنَا عَجَبًا

 

Atau kamu mengira bahwa orang mendiami gua dan (yang punya) raqim, mereka termasuk tanda-tanda kekuasaan Kami yang mengherankan?

 

إِذْ أَوَى الْفِتْيَةُ إِلَى الْكَهْفِ فَقَالُوا رَبَّنَا آتِنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً وَهَيِّئْ لَنَا مِنْ أَمْرِنَا رَشَدًا

 

(Ingatlah) tatkala para pemuda mencari tempat berlindung dalam gua, lalu mereka berdoa: "Wahai Tuhan kami, berikan rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakan bagi kami petunjuk lurus dalam urusan kami (ini)".

 


فَضَرَبْنَا عَلَىٰ آذَانِهِمْ فِي الْكَهْفِ سِنِينَ عَدَدًا

 

Maka Kami tutup telinga mereka beberapa tahun dalam gua.

 

 Al-Quran dalam surah Al-Kahfi (surah ke-18) ayat  25-26.

 


وَلَبِثُوا فِي كَهْفِهِمْ ثَلَاثَ مِائَةٍ سِنِينَ وَازْدَادُوا تِسْعًا

 

Dan mereka tinggal dalam gua mereka 300  tahun ditambah 9 tahun (lagi).

 

قُلِ اللَّهُ أَعْلَمُ بِمَا لَبِثُوا ۖ لَهُ غَيْبُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۖ أَبْصِرْ بِهِ وَأَسْمِعْ ۚ مَا لَهُمْ مِنْ دُونِهِ مِنْ وَلِيٍّ وَلَا يُشْرِكُ فِي حُكْمِهِ أَحَدًا

Katakan: "Allah lebih mengetahui berapa lamanya mereka tinggal (di gua); kepunyaan-Nya semua yang tersembunyi di langit dan di bumi. Alangkah terang penglihatan-Nya dan alangkah tajam pendengaran-Nya; tak ada seorang pelindung pun bagi mereka selain dari-Nya; dan Dia tidak mengambil seorang pun menjadi sekutu-Nya dalam menetapkan keputusan".

 

 

Daftar Pustaka

1.                Shihab, M.Quraish. Lentera Hati. Kisah dan Hikmah Kehidupan. Penerbit Mizan, 1994.  

2.                Shihab, M. Quraish Shihab. Wawasan Al-Quran. Tafsir Maudhui atas Perbagai Persoalan Umat. Penerbit Mizan, 2009.

3.                Shihab, M.Quraish. E-book Membumikan Al-Quran.

4.                Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2

5.                Tafsirq.com online.

 

 

 

34115. ORANG DITIDURKAN 100 TAHUN BUKTI ADA KEBANGKITAN

 


ORANG DITIDURKAN 100 TAHUN BUKTI HARI KEBANGKITAN

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM

 

 

 

Al-Quran surah Az-Zumar (surah ke-39) ayat 42.

Bahwa orang mati mirip tidur.

 


اللَّهُ يَتَوَفَّى الْأَنْفُسَ حِينَ مَوْتِهَا وَالَّتِي لَمْ تَمُتْ فِي مَنَامِهَا ۖ فَيُمْسِكُ الَّتِي قَضَىٰ عَلَيْهَا الْمَوْتَ وَيُرْسِلُ الْأُخْرَىٰ إِلَىٰ أَجَلٍ مُسَمًّى ۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ

 

Allah memegang jiwa (orang) ketika matinya dan (memegang) jiwa (orang) yang belum mati di waktu tidurnya; maka Dia tahan jiwa (orang) yang telah Dia tetapkan kematiannya dan Dia melepaskan jiwa lain sampai waktu ditetapkan. Sesungguhnya pada yang demikian ada tanda-tanda kekuasaan Allah bagi kaum berpikir.

 

 Al-Quran surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 259.

 Kisah orang ditidurkan 100 tahun.

Bukti adanya kebangkitan.

 


أَوْ كَالَّذِي مَرَّ عَلَىٰ قَرْيَةٍ وَهِيَ خَاوِيَةٌ عَلَىٰ عُرُوشِهَا قَالَ أَنَّىٰ يُحْيِي هَٰذِهِ اللَّهُ بَعْدَ مَوْتِهَا ۖ فَأَمَاتَهُ اللَّهُ مِائَةَ عَامٍ ثُمَّ بَعَثَهُ ۖ قَالَ كَمْ لَبِثْتَ ۖ قَالَ لَبِثْتُ يَوْمًا أَوْ بَعْضَ يَوْمٍ ۖ قَالَ بَلْ لَبِثْتَ مِائَةَ عَامٍ فَانْظُرْ إِلَىٰ طَعَامِكَ وَشَرَابِكَ لَمْ يَتَسَنَّهْ ۖ وَانْظُرْ إِلَىٰ حِمَارِكَ وَلِنَجْعَلَكَ آيَةً لِلنَّاسِ ۖ وَانْظُرْ إِلَى الْعِظَامِ كَيْفَ نُنْشِزُهَا ثُمَّ نَكْسُوهَا لَحْمًا ۚ فَلَمَّا تَبَيَّنَ لَهُ قَالَ أَعْلَمُ أَنَّ اللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

 

Atau apakah (kamu tak memperhatikan) orang lewat suatu negeri yang (temboknya) roboh menutupi atapnya. Dia berkata: "Bagaimana Allah menghidupkan kembali negeri ini setelah hancur?" Maka Allah mematikan orang itu 100 tahun, kemudian menghidupkan kembali. Allah bertanya: "Berapa lama kamu tinggal di sini?" Ia menjawab: "Saya tinggal di sini 1 hari atau setengah hari". Allah berfirman: "Sebenarnya kamu telah tinggal di sini 100 tahun lamanya; lihat makanan dan minumanmu belum berubah; dan lihat keledai kamu (telah jadi tulang belulang); Kami akan menjadikan kamu tanda kekuasaan Kami bagi manusia; dan lihat tulang belulang keledai itu, kemudian Kami menyusunnya kembali, kemudian Kami membalutnya dengan daging". Maka tatkala telah nyata padanya (bagaimana Allah menghidupkan yang telah mati) dia pun berkata: "Saya yakin bahwa Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu".

 

 

Daftar Pustaka

1.                Shihab, M.Quraish. Lentera Hati. Kisah dan Hikmah Kehidupan. Penerbit Mizan, 1994.  

2.                Shihab, M. Quraish Shihab. Wawasan Al-Quran. Tafsir Maudhui atas Perbagai Persoalan Umat. Penerbit Mizan, 2009.

3.                Shihab, M.Quraish. E-book Membumikan Al-Quran.

4.                Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2

5.                Tafsirq.com online.

 

 

34114. BUKTI LOGIS ADANYA HARI KIAMAT (4)

 


BUKTI LOGIS ADANYA HARI KIAMAT (4)

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM

 

 

 

Al-Quran surah Az-Zumar (surah ke-39) ayat 42.

Bahwa orang mati mirip tidur.

 


اللَّهُ يَتَوَفَّى الْأَنْفُسَ حِينَ مَوْتِهَا وَالَّتِي لَمْ تَمُتْ فِي مَنَامِهَا ۖ فَيُمْسِكُ الَّتِي قَضَىٰ عَلَيْهَا الْمَوْتَ وَيُرْسِلُ الْأُخْرَىٰ إِلَىٰ أَجَلٍ مُسَمًّى ۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ

 

Allah memegang jiwa (orang) ketika matinya dan (memegang) jiwa (orang) yang belum mati di waktu tidurnya; maka Dia tahan jiwa (orang) yang telah Dia tetapkan kematiannya dan Dia melepaskan jiwa lain sampai waktu ditetapkan. Sesungguhnya pada yang demikian ada tanda-tanda kekuasaan Allah bagi kaum berpikir.

 

 Al-Quran surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 259.

 Kisah orang ditidurkan 100 tahun.

Bukti adanya kebangkitan.

 


أَوْ كَالَّذِي مَرَّ عَلَىٰ قَرْيَةٍ وَهِيَ خَاوِيَةٌ عَلَىٰ عُرُوشِهَا قَالَ أَنَّىٰ يُحْيِي هَٰذِهِ اللَّهُ بَعْدَ مَوْتِهَا ۖ فَأَمَاتَهُ اللَّهُ مِائَةَ عَامٍ ثُمَّ بَعَثَهُ ۖ قَالَ كَمْ لَبِثْتَ ۖ قَالَ لَبِثْتُ يَوْمًا أَوْ بَعْضَ يَوْمٍ ۖ قَالَ بَلْ لَبِثْتَ مِائَةَ عَامٍ فَانْظُرْ إِلَىٰ طَعَامِكَ وَشَرَابِكَ لَمْ يَتَسَنَّهْ ۖ وَانْظُرْ إِلَىٰ حِمَارِكَ وَلِنَجْعَلَكَ آيَةً لِلنَّاسِ ۖ وَانْظُرْ إِلَى الْعِظَامِ كَيْفَ نُنْشِزُهَا ثُمَّ نَكْسُوهَا لَحْمًا ۚ فَلَمَّا تَبَيَّنَ لَهُ قَالَ أَعْلَمُ أَنَّ اللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

 

Atau apakah (kamu tak memperhatikan) orang lewat suatu negeri yang (temboknya) roboh menutupi atapnya. Dia berkata: "Bagaimana Allah menghidupkan kembali negeri ini setelah hancur?" Maka Allah mematikan orang itu 100 tahun, kemudian menghidupkan kembali. Allah bertanya: "Berapa lama kamu tinggal di sini?" Ia menjawab: "Saya tinggal di sini 1 hari atau setengah hari". Allah berfirman: "Sebenarnya kamu telah tinggal di sini 100 tahun lamanya; lihat makanan dan minumanmu belum berubah; dan lihat keledai kamu (telah jadi tulang belulang); Kami akan menjadikan kamu tanda kekuasaan Kami bagi manusia; dan lihat tulang belulang keledai itu, kemudian Kami menyusunnya kembali, kemudian Kami membalutnya dengan daging". Maka tatkala telah nyata padanya (bagaimana Allah menghidupkan yang telah mati) dia pun berkata: "Saya yakin bahwa Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu".

 

 

Daftar Pustaka

1.                Shihab, M.Quraish. Lentera Hati. Kisah dan Hikmah Kehidupan. Penerbit Mizan, 1994.  

2.                Shihab, M. Quraish Shihab. Wawasan Al-Quran. Tafsir Maudhui atas Perbagai Persoalan Umat. Penerbit Mizan, 2009.

3.                Shihab, M.Quraish. E-book Membumikan Al-Quran.

4.                Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2

5.                Tafsirq.com online.

 

 

34113. YANG MEMBUAT AWAL AKAN MENGHIDUPKAN LAGI

 


YANG  MEMBUAT  AWAL AKAN MENGHIDUPKAN LAGI

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM

 

 

 

 Al-Quran buktikan pasti adanya hari akhir.

Dengan giring pemahaman.

 

Agar manusia ikut berperan.

Temukan kebenaran.

 

Manusia merasa memiliki.

Dan tanggung jawab mempertahankan.

 

Al-Quran surah Al-Isra (surah ke-17) ayat 49-51.


وَقَالُوا أَإِذَا كُنَّا عِظَامًا وَرُفَاتًا أَإِنَّا لَمَبْعُوثُونَ خَلْقًا جَدِيدًا

 

Dan mereka berkata: "Apakah jika kami telah jadi tulang belulang dan benda yang hancur, apakah benar kami akan dibangkitkan kembali sebagai makhluk baru?"

 

۞ قُلْ كُونُوا حِجَارَةً أَوْ حَدِيدًا

 

Katakan: "Jadilah kamu sekalian batu atau besi.


أَوْ خَلْقًا مِمَّا يَكْبُرُ فِي صُدُورِكُمْ ۚ فَسَيَقُولُونَ مَنْ يُعِيدُنَا ۖ قُلِ الَّذِي فَطَرَكُمْ أَوَّلَ مَرَّةٍ ۚ فَسَيُنْغِضُونَ إِلَيْكَ رُءُوسَهُمْ وَيَقُولُونَ مَتَىٰ هُوَ ۖ قُلْ عَسَىٰ أَنْ يَكُونَ قَرِيبًا


Atau suatu makhluk dari makhluk tidak mungkin (hidup) menurut pikiranmu". Maka mereka akan bertanya: "Siapa yang akan menghidupkan kami kembali?" Katakan: "Yang telah menciptakan kamu pada kali pertama". Lalu mereka menggeleng-gelengkan kepala mereka kepadamu dan berkata: "Kapan itu (akan terjadi)?" Katakan: "Semoga waktu berbangkit itu dekat",

 

 Al-Quran melibatkan manusia.

Menemukan keyakinan.

Tentang hari kebangkitan.

 

Tak jawab pertanyaan kaum musyrik.

Dengan jawaban “ya” atau “tidak”.

 

Al-Quran ajukan masalah baru.

Belum terlintas dalam benak penanya.

 

Diperintahkan pada Nabi.

 

Untuk penanya,

 

”Bagaimana jika setelah kematian.

Kalian tak jadi tulang-belulang.

Yang pernah hidup.

 

Tapi jadi batu atau besi.

Atau makhluk lain yang “aneh”.

 

Yang belum pernah “hidup”.

Mnurut kalian lebih mustahil.

Untuk dihidupkan?"

 

 Al-Quran ajak akal manusia.

Ajukan pertanyaan semula,

 

 “Siapakah yang akan menghidupkan  semua kembali?”

 

Jawabnya,

“Dia yang pertama kali mewujudkannya.

Sebab sebelumnya mereka tak ada”.

 

Mewujudkan sesuatu yang pernah “hidup”.

 

Pasti lebih mudah daripada mewujudkan sesuatu yang belum “hidup”.

Dan tidak pernah berwujud sama sekali.

 

Al-Quran surah Al-Haj (surah ke-22) ayat 5-7.

Analog hari akhir.

Seperti air hujan pada tanah gersang.

 


يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنْ كُنْتُمْ فِي رَيْبٍ مِنَ الْبَعْثِ فَإِنَّا خَلَقْنَاكُمْ مِنْ تُرَابٍ ثُمَّ مِنْ نُطْفَةٍ ثُمَّ مِنْ عَلَقَةٍ ثُمَّ مِنْ مُضْغَةٍ مُخَلَّقَةٍ وَغَيْرِ مُخَلَّقَةٍ لِنُبَيِّنَ لَكُمْ ۚ وَنُقِرُّ فِي الْأَرْحَامِ مَا نَشَاءُ إِلَىٰ أَجَلٍ مُسَمًّى ثُمَّ نُخْرِجُكُمْ طِفْلًا ثُمَّ لِتَبْلُغُوا أَشُدَّكُمْ ۖ وَمِنْكُمْ مَنْ يُتَوَفَّىٰ وَمِنْكُمْ مَنْ يُرَدُّ إِلَىٰ أَرْذَلِ الْعُمُرِ لِكَيْلَا يَعْلَمَ مِنْ بَعْدِ عِلْمٍ شَيْئًا ۚ وَتَرَى الْأَرْضَ هَامِدَةً فَإِذَا أَنْزَلْنَا عَلَيْهَا الْمَاءَ اهْتَزَّتْ وَرَبَتْ وَأَنْبَتَتْ مِنْ كُلِّ زَوْجٍ بَهِيجٍ


Hai manusia, jika kamu ragu tentang kebangkitan (dari kubur), maka (ketahui) sesungguhnya Kami telah menjadikan kamu dari tanah, kemudian dari setetes mani, kemudian dari segumpal darah, kemudian dari segumpal daging sempurna kejadiannya dan tak sempurna, agar Kami jelaskan padamu dan Kami tetapkan dalam rahim, apa yang Kami kehendaki sampai waktu yang ditentukan, kemudian Kami keluarkan kamu sebagai bayi, kemudian (berangsur-angsur) kamu sampai pada dewasa, dan di antara kamu ada yang diwafatkan dan (ada pula) di antara kamu yang dipanjangkan umurnya sampai pikun, supaya dia tidak mengetahui lagi sesuatu pun yang dulunya telah diketahuinya. Dan kamu lihat bumi ini kering, kemudian jika telah Kami turunkan air di atasnya, hidup bumi itu dan subur dan menumbuhkan berbagai macam tetumbuhan indah.

 

ذَٰلِكَ بِأَنَّ اللَّهَ هُوَ الْحَقُّ وَأَنَّهُ يُحْيِي الْمَوْتَىٰ وَأَنَّهُ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ


Yang demikian, karena sesungguhnya Allah, Dia yang hak dan sesungguhnya Dia yang menghidupkan segala yang mati dan sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.

 

وَأَنَّ السَّاعَةَ آتِيَةٌ لَا رَيْبَ فِيهَا وَأَنَّ اللَّهَ يَبْعَثُ مَنْ فِي الْقُبُورِ

 

Dan sesungguhnya hari kiamat pasti datang, tak ada keraguan padanya; dan bahwa Allah membangkitkan semua orang dalam kubur.

 

 

 

Daftar Pustaka

1.                Shihab, M.Quraish. Lentera Hati. Kisah dan Hikmah Kehidupan. Penerbit Mizan, 1994.  

2.                Shihab, M. Quraish Shihab. Wawasan Al-Quran. Tafsir Maudhui atas Perbagai Persoalan Umat. Penerbit Mizan, 2009.

3.                Shihab, M.Quraish. E-book Membumikan Al-Quran.

4.                Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2

5.                Tafsirq.com online.

 

 

34112. BUKTI LOGIS ADANYA HARI KIAMAT (3)

 


BUKTI LOGIS ADANYA HARI KIAMAT (3)

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM

 

 

 

 Al-Quran buktikan pasti adanya hari akhir.

Dengan giring pemahaman.

 

Agar manusia ikut berperan.

Temukan kebenaran.

 

Manusia merasa memiliki.

Dan tanggung jawab mempertahankan.

 

Al-Quran surah Al-Isra (surah ke-17) ayat 49-51.


وَقَالُوا أَإِذَا كُنَّا عِظَامًا وَرُفَاتًا أَإِنَّا لَمَبْعُوثُونَ خَلْقًا جَدِيدًا

 

Dan mereka berkata: "Apakah jika kami telah jadi tulang belulang dan benda yang hancur, apakah benar kami akan dibangkitkan kembali sebagai makhluk baru?"

 

۞ قُلْ كُونُوا حِجَارَةً أَوْ حَدِيدًا

 

Katakan: "Jadilah kamu sekalian batu atau besi.


أَوْ خَلْقًا مِمَّا يَكْبُرُ فِي صُدُورِكُمْ ۚ فَسَيَقُولُونَ مَنْ يُعِيدُنَا ۖ قُلِ الَّذِي فَطَرَكُمْ أَوَّلَ مَرَّةٍ ۚ فَسَيُنْغِضُونَ إِلَيْكَ رُءُوسَهُمْ وَيَقُولُونَ مَتَىٰ هُوَ ۖ قُلْ عَسَىٰ أَنْ يَكُونَ قَرِيبًا


Atau suatu makhluk dari makhluk tidak mungkin (hidup) menurut pikiranmu". Maka mereka akan bertanya: "Siapa yang akan menghidupkan kami kembali?" Katakan: "Yang telah menciptakan kamu pada kali pertama". Lalu mereka menggeleng-gelengkan kepala mereka kepadamu dan berkata: "Kapan itu (akan terjadi)?" Katakan: "Semoga waktu berbangkit itu dekat",

 

 Al-Quran melibatkan manusia.

Menemukan keyakinan.

Tentang hari kebangkitan.

 

Tak jawab pertanyaan kaum musyrik.

Dengan jawaban “ya” atau “tidak”.

 

Al-Quran ajukan masalah baru.

Belum terlintas dalam benak penanya.

 

Diperintahkan pada Nabi.

 

Untuk penanya,

 

”Bagaimana jika setelah kematian.

Kalian tak jadi tulang-belulang.

Yang pernah hidup.

 

Tapi jadi batu atau besi.

Atau makhluk lain yang “aneh”.

 

Yang belum pernah “hidup”.

Mnurut kalian lebih mustahil.

Untuk dihidupkan?"

 

 Al-Quran ajak akal manusia.

Ajukan pertanyaan semula,

 

 “Siapakah yang akan menghidupkan  semua kembali?”

 

Jawabnya,

“Dia yang pertama kali mewujudkannya.

Sebab sebelumnya mereka tak ada”.

 

Mewujudkan sesuatu yang pernah “hidup”.

 

Pasti lebih mudah daripada mewujudkan sesuatu yang belum “hidup”.

Dan tidak pernah berwujud sama sekali.

 

Al-Quran surah Al-Haj (surah ke-22) ayat 5-7.

Analog hari akhir.

Seperti air hujan pada tanah gersang.

 


يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنْ كُنْتُمْ فِي رَيْبٍ مِنَ الْبَعْثِ فَإِنَّا خَلَقْنَاكُمْ مِنْ تُرَابٍ ثُمَّ مِنْ نُطْفَةٍ ثُمَّ مِنْ عَلَقَةٍ ثُمَّ مِنْ مُضْغَةٍ مُخَلَّقَةٍ وَغَيْرِ مُخَلَّقَةٍ لِنُبَيِّنَ لَكُمْ ۚ وَنُقِرُّ فِي الْأَرْحَامِ مَا نَشَاءُ إِلَىٰ أَجَلٍ مُسَمًّى ثُمَّ نُخْرِجُكُمْ طِفْلًا ثُمَّ لِتَبْلُغُوا أَشُدَّكُمْ ۖ وَمِنْكُمْ مَنْ يُتَوَفَّىٰ وَمِنْكُمْ مَنْ يُرَدُّ إِلَىٰ أَرْذَلِ الْعُمُرِ لِكَيْلَا يَعْلَمَ مِنْ بَعْدِ عِلْمٍ شَيْئًا ۚ وَتَرَى الْأَرْضَ هَامِدَةً فَإِذَا أَنْزَلْنَا عَلَيْهَا الْمَاءَ اهْتَزَّتْ وَرَبَتْ وَأَنْبَتَتْ مِنْ كُلِّ زَوْجٍ بَهِيجٍ


Hai manusia, jika kamu ragu tentang kebangkitan (dari kubur), maka (ketahui) sesungguhnya Kami telah menjadikan kamu dari tanah, kemudian dari setetes mani, kemudian dari segumpal darah, kemudian dari segumpal daging sempurna kejadiannya dan tak sempurna, agar Kami jelaskan padamu dan Kami tetapkan dalam rahim, apa yang Kami kehendaki sampai waktu yang ditentukan, kemudian Kami keluarkan kamu sebagai bayi, kemudian (berangsur-angsur) kamu sampai pada dewasa, dan di antara kamu ada yang diwafatkan dan (ada pula) di antara kamu yang dipanjangkan umurnya sampai pikun, supaya dia tidak mengetahui lagi sesuatu pun yang dulunya telah diketahuinya. Dan kamu lihat bumi ini kering, kemudian jika telah Kami turunkan air di atasnya, hidup bumi itu dan subur dan menumbuhkan berbagai macam tetumbuhan indah.

 

ذَٰلِكَ بِأَنَّ اللَّهَ هُوَ الْحَقُّ وَأَنَّهُ يُحْيِي الْمَوْتَىٰ وَأَنَّهُ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ


Yang demikian, karena sesungguhnya Allah, Dia yang hak dan sesungguhnya Dia yang menghidupkan segala yang mati dan sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.

 

وَأَنَّ السَّاعَةَ آتِيَةٌ لَا رَيْبَ فِيهَا وَأَنَّ اللَّهَ يَبْعَثُ مَنْ فِي الْقُبُورِ

 

Dan sesungguhnya hari kiamat pasti datang, tak ada keraguan padanya; dan bahwa Allah membangkitkan semua orang dalam kubur.

 

 

 

Daftar Pustaka

1.                Shihab, M.Quraish. Lentera Hati. Kisah dan Hikmah Kehidupan. Penerbit Mizan, 1994.  

2.                Shihab, M. Quraish Shihab. Wawasan Al-Quran. Tafsir Maudhui atas Perbagai Persoalan Umat. Penerbit Mizan, 2009.

3.                Shihab, M.Quraish. E-book Membumikan Al-Quran.

4.                Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2

5.                Tafsirq.com online.