Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Friday, November 8, 2024

37715. YAHUDI BUANG TAURAT YANG ISINYA SAMA DENGAN QURAN

 


YAHUDI BUANG TAURAT YANG ISINYA SAMA DENGAN QURAN

Oleh: Drs H M Yusron Hadi, MM

 

 

 

 

Al-Quran surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 96-101.


وَلَتَجِدَنَّهُمْ أَحْرَصَ النَّاسِ عَلَىٰ حَيَاةٍ وَمِنَ الَّذِينَ أَشْرَكُوا ۚ يَوَدُّ أَحَدُهُمْ لَوْ يُعَمَّرُ أَلْفَ سَنَةٍ وَمَا هُوَ بِمُزَحْزِحِهِ مِنَ الْعَذَابِ أَنْ يُعَمَّرَ ۗ وَاللَّهُ بَصِيرٌ بِمَا يَعْمَلُونَ

 

96. Dan sungguh kamu akan mendapati mereka, manusia paling loba pada kehidupan (dunia), bahkan (lebih loba lagi) daripada orang musyrik. Masing-masing mereka ingin agar diberi umur 1.000 tahun, padahal umur panjang sekali-kali tidak akan menjauhkannya dari siksa. Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan.

 

قُلْ مَنْ كَانَ عَدُوًّا لِجِبْرِيلَ فَإِنَّهُ نَزَّلَهُ عَلَىٰ قَلْبِكَ بِإِذْنِ اللَّهِ مُصَدِّقًا لِمَا بَيْنَ يَدَيْهِ وَهُدًى وَبُشْرَىٰ لِلْمُؤْمِنِينَ

 

97. Katakan (Muhammad): "Barang siapa  menjadi musuh Jibril, maka Jibril telah menurunkannya (Al-Quran) dalam hatimu dengan seizin Allah; membenarkan apa (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjadi petunjuk serta berita gembira bagi orang-orang beriman.

 

مَنْ كَانَ عَدُوًّا لِلَّهِ وَمَلَائِكَتِهِ وَرُسُلِهِ وَجِبْرِيلَ وَمِيكَالَ فَإِنَّ اللَّهَ عَدُوٌّ لِلْكَافِرِينَ

 

98. Barang siapa menjadi musuh Allah, malaikat-malaikat-Nya, rasul-rasul-Nya, Jibril dan Mikail, maka sesungguhnya Allah  musuh orang-orang kafir.

Asbabun nuzul (sebab turun)  ayat 97-98.

 

Ibnu Abbas jelaskan.

Ayat ini turun.

 

Menegur kaum Yahudi Madinaha

Yang memusuhi malaikat Jibril.

 

Mereka anggap malaikat Jibril membuat perang, membunuh, dan berbuat kekerasan.

 

 

وَلَقَدْ أَنْزَلْنَا إِلَيْكَ آيَاتٍ بَيِّنَاتٍ ۖ وَمَا يَكْفُرُ بِهَا إِلَّا الْفَاسِقُونَ

 

99. Dan sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu ayat-ayat jelas; dan tak ada yang ingkar kepadanya, melainkan orang-orang fasik.

 

Asbabun nuzul (sebab turun) ayat 99.

Ibnu Abbas jelaskan.

 

Ayat ini turun.

Terkait lbnu Shuriyah.

 

Dia berkata pada Rasulullah,

“Wahai Muhammad, engkau tak mengabarkan hal yang kami ketahui.

 

Dan Allah tak turunkan ayat yang jelas padamu.”

 

Lalu turun ayat 99 ini.

 

 

أَوَكُلَّمَا عَاهَدُوا عَهْدًا نَبَذَهُ فَرِيقٌ مِنْهُمْ ۚ بَلْ أَكْثَرُهُمْ لَا يُؤْمِنُونَ

 

100. Patutkah (mereka ingkar kepada ayat-ayat Allah), dan tiap kali mereka mengikat janji, segolongan mereka melemparkannya? Bahkan sebagian besar dari mereka tidak beriman.

 

Asbabun nuzul (sebab turun) ayat 100.

Hasan jelaskan.

 

Ayat ini turun.

Terkait Malik bin Shaif.

 

Setelah Nabi Muhammad diangkat jadi rasul.

Dia berkata pada Rasulullah,

 

“Demi Allah. Allah tak menetapkan atas kami pada Muhammad.

Dan Allah tak ambil janji atas kami.”

 

Lalu turun ayat 100 ini.

 


وَلَمَّا جَاءَهُمْ رَسُولٌ مِنْ عِنْدِ اللَّهِ مُصَدِّقٌ لِمَا مَعَهُمْ نَبَذَ فَرِيقٌ مِنَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ كِتَابَ اللَّهِ وَرَاءَ ظُهُورِهِمْ كَأَنَّهُمْ لَا يَعْلَمُونَ


101. Dan setelah datang pada mereka seorang Rasul dari sisi Allah yang membenarkan apa (kitab) yang ada pada mereka, sebagian dari orang-orang yang diberi kitab (Taurat) melemparkan kitab Allah ke belakang (punggung)nya, seolah-olah mereka tidak mengetahui (bahwa itu kitab Allah).

 

Asbabun nuzul (sebab turun)  ayat 101.

As-Suddi jelaskan.

 

Rasulullah datang pada kaum Yahudi.

Menjelaskan kebenaran kenabian beliau.

 

Kaum Yahudi menolak pakai kitab Taurat.

Ternyata isi kita Taurat sama dengan isi Al-Quran.

 

Kaum Yahudi membuang kitab Taurat.

Dan mengganti dengan buatan sendiri.

Yang isinya melawan Al-Quran.

 

Lalu turun ayat 101 ini.

 

 (Sumber Tafsir AlQuran Perkata DR M Hatta)



 

 

 

37714. YAHUDI MADINAH MENGGANTI ISI TAURAT

 


KAUM YAHUDI MADINAH MENGGANTI ISI TAURAT

Oleh: Drs H M Yusron Hadi, MM

 

 

 

 

Al-Quran surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 96-101.


وَلَتَجِدَنَّهُمْ أَحْرَصَ النَّاسِ عَلَىٰ حَيَاةٍ وَمِنَ الَّذِينَ أَشْرَكُوا ۚ يَوَدُّ أَحَدُهُمْ لَوْ يُعَمَّرُ أَلْفَ سَنَةٍ وَمَا هُوَ بِمُزَحْزِحِهِ مِنَ الْعَذَابِ أَنْ يُعَمَّرَ ۗ وَاللَّهُ بَصِيرٌ بِمَا يَعْمَلُونَ

 

96. Dan sungguh kamu akan mendapati mereka, manusia paling loba pada kehidupan (dunia), bahkan (lebih loba lagi) daripada orang musyrik. Masing-masing mereka ingin agar diberi umur 1.000 tahun, padahal umur panjang sekali-kali tidak akan menjauhkannya dari siksa. Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan.

 

قُلْ مَنْ كَانَ عَدُوًّا لِجِبْرِيلَ فَإِنَّهُ نَزَّلَهُ عَلَىٰ قَلْبِكَ بِإِذْنِ اللَّهِ مُصَدِّقًا لِمَا بَيْنَ يَدَيْهِ وَهُدًى وَبُشْرَىٰ لِلْمُؤْمِنِينَ

 

97. Katakan (Muhammad): "Barang siapa  menjadi musuh Jibril, maka Jibril telah menurunkannya (Al-Quran) dalam hatimu dengan seizin Allah; membenarkan apa (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjadi petunjuk serta berita gembira bagi orang-orang beriman.

 

مَنْ كَانَ عَدُوًّا لِلَّهِ وَمَلَائِكَتِهِ وَرُسُلِهِ وَجِبْرِيلَ وَمِيكَالَ فَإِنَّ اللَّهَ عَدُوٌّ لِلْكَافِرِينَ

 

98. Barang siapa menjadi musuh Allah, malaikat-malaikat-Nya, rasul-rasul-Nya, Jibril dan Mikail, maka sesungguhnya Allah  musuh orang-orang kafir.

Asbabun nuzul (sebab turun)  ayat 97-98.

 

Ibnu Abbas jelaskan.

Ayat ini turun.

 

Menegur kaum Yahudi Madinaha

Yang memusuhi malaikat Jibril.

 

Mereka anggap malaikat Jibril membuat perang, membunuh, dan berbuat kekerasan.

 

 

وَلَقَدْ أَنْزَلْنَا إِلَيْكَ آيَاتٍ بَيِّنَاتٍ ۖ وَمَا يَكْفُرُ بِهَا إِلَّا الْفَاسِقُونَ

 

99. Dan sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu ayat-ayat jelas; dan tak ada yang ingkar kepadanya, melainkan orang-orang fasik.

 

Asbabun nuzul (sebab turun) ayat 99.

Ibnu Abbas jelaskan.

 

Ayat ini turun.

Terkait lbnu Shuriyah.

 

Dia berkata pada Rasulullah,

“Wahai Muhammad, engkau tak mengabarkan hal yang kami ketahui.

 

Dan Allah tak turunkan ayat yang jelas padamu.”

 

Lalu turun ayat 99 ini.

 

 

أَوَكُلَّمَا عَاهَدُوا عَهْدًا نَبَذَهُ فَرِيقٌ مِنْهُمْ ۚ بَلْ أَكْثَرُهُمْ لَا يُؤْمِنُونَ

 

100. Patutkah (mereka ingkar kepada ayat-ayat Allah), dan tiap kali mereka mengikat janji, segolongan mereka melemparkannya? Bahkan sebagian besar dari mereka tidak beriman.

 

Asbabun nuzul (sebab turun) ayat 100.

Hasan jelaskan.

 

Ayat ini turun.

Terkait Malik bin Shaif.

 

Setelah Nabi Muhammad diangkat jadi rasul.

Dia berkata pada Rasulullah,

 

“Demi Allah. Allah tak menetapkan atas kami pada Muhammad.

Dan Allah tak ambil janji atas kami.”

 

Lalu turun ayat 100 ini.

 


وَلَمَّا جَاءَهُمْ رَسُولٌ مِنْ عِنْدِ اللَّهِ مُصَدِّقٌ لِمَا مَعَهُمْ نَبَذَ فَرِيقٌ مِنَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ كِتَابَ اللَّهِ وَرَاءَ ظُهُورِهِمْ كَأَنَّهُمْ لَا يَعْلَمُونَ


101. Dan setelah datang pada mereka seorang Rasul dari sisi Allah yang membenarkan apa (kitab) yang ada pada mereka, sebagian dari orang-orang yang diberi kitab (Taurat) melemparkan kitab Allah ke belakang (punggung)nya, seolah-olah mereka tidak mengetahui (bahwa itu kitab Allah).

 

Asbabun nuzul (sebab turun)  ayat 101.

As-Suddi jelaskan.

 

Rasulullah datang pada kaum Yahudi.

Menjelaskan kebenaran kenabian beliau.

 

Kaum Yahudi menolak pakai kitab Taurat.

Ternyata isi kita Taurat sama dengan isi Al-Quran.

 

Kaum Yahudi membuang kitab Taurat.

Dan mengganti dengan buatan sendiri.

Yang isinya melawan Al-Quran.

 

Lalu turun ayat 101 ini.

 

 (Sumber Tafsir AlQuran Perkata DR M Hatta)



 

 

 

37713. DASAR ILMU NAHWU DAN SHARAF (1)

 


DASAR ILMU NAHWU DAN SHARAF (1)

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M

 

 

     

Bahasa Arab punya beberapa cabang Ilmu, antara lain.

 

1)                Ilmu Nahwu (Arab: ﻋﻠﻢ اﻟﻦحو)

2)                Ilmu Sharaf (Arab: صرف )

 

lmu Nahwu adalah ilmu untuk mengetahui hukum akhir dari suatu kata.

 

Contoh penggunaan ilmu nahwu.

a.     

جَاءَرَجُلٌ ~ jaa'a rajulun  = (Telah datang seorang laki-laki).

 

رَأَيْتُ رَجُلاً~ ra-aitu rajulan = (Aku melihat seorang laki-laki).

 

مَرَرْتُ بِرَجُلٍ ~ marartu bi-rajulin = (Aku berjumpa dengan seorang laki-laki).

 

Fokus perhatian kita  pada kata    رَجُلٌ = rajulun,  yang artinya, “seorang laki-laki.”

 

Kata “rajulun” dapat berubah menjadi “rajulan” dan “rajulin”.

 

Perubahan “fathah”, “kasrah”, dan “damah” inilah yang dipelajari dalam ilmu nahwu.

 

Ilmu Sharaf, (Arab: صرف ﻋﻠﻢ).

 

Ilmu Sharaf adalah ilmu tentang perubahan suatu kata (dengan menambahkan atau menghilangkan huruf) dalam suatu kalimat.

 

Contoh penggunaan ilmu sharaf.

 

نَصَرَ ~nashara= (menolong)

 

 نَاصِرٌ~ naashirun= (penolong)

 

 

مَنْصُوْرٌ~manshuurun = (orang yang ditolong).

 

Perubahan kata “nashara” menjadi “naashirun” dan “manshuurun” inilah yang dipelajari dalam ilmu sharaf.

 

 

Daftar Pustaka

1.Tim Badar Online Wisma Misfallah Thalabul Ilmi (MTI), Pogung Kidul 8C, RT 01/RW 49, Sinduadi, Mlati, Sleman, Yogyakarta, 55284

2.E-mail: onlinebadar@yahoo.com

 

37712. ILMU NAHWU DAN SHARAF DASAR (1)

 


ILMU NAHWU DAN SHARAF DASAR (1)

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M

 

 

     

Bahasa Arab punya beberapa cabang Ilmu, antara lain.

 

1)                Ilmu Nahwu (Arab: ﻋﻠﻢ اﻟﻦحو)

2)                Ilmu Sharaf (Arab: صرف )

 

lmu Nahwu adalah ilmu untuk mengetahui hukum akhir dari suatu kata.

 

Contoh penggunaan ilmu nahwu.

a.     

جَاءَرَجُلٌ ~ jaa'a rajulun  = (Telah datang seorang laki-laki).

 

رَأَيْتُ رَجُلاً~ ra-aitu rajulan = (Aku melihat seorang laki-laki).

 

مَرَرْتُ بِرَجُلٍ ~ marartu bi-rajulin = (Aku berjumpa dengan seorang laki-laki).

 

Fokus perhatian kita  pada kata    رَجُلٌ = rajulun,  yang artinya, “seorang laki-laki.”

 

Kata “rajulun” dapat berubah menjadi “rajulan” dan “rajulin”.

 

Perubahan “fathah”, “kasrah”, dan “damah” inilah yang dipelajari dalam ilmu nahwu.

 

Ilmu Sharaf, (Arab: صرف ﻋﻠﻢ).

 

Ilmu Sharaf adalah ilmu tentang perubahan suatu kata (dengan menambahkan atau menghilangkan huruf) dalam suatu kalimat.

 

Contoh penggunaan ilmu sharaf.

 

نَصَرَ ~nashara= (menolong)

 

 نَاصِرٌ~ naashirun= (penolong)

 

 

مَنْصُوْرٌ~manshuurun = (orang yang ditolong).

 

Perubahan kata “nashara” menjadi “naashirun” dan “manshuurun” inilah yang dipelajari dalam ilmu sharaf.

 

 

Daftar Pustaka

1.Tim Badar Online Wisma Misfallah Thalabul Ilmi (MTI), Pogung Kidul 8C, RT 01/RW 49, Sinduadi, Mlati, Sleman, Yogyakarta, 55284

2.E-mail: onlinebadar@yahoo.com

Huruf Hijaiyah

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgoMzzx2XQYFy9MlTuoxTCcFjdAj5i0UxrdfwL1nrgqMZVpItTG90veJGWrOFrlHHrK1ExGMVlHFaFGhBLqDpcJrCkPL7T52ANsfkH3IomO95DbAe6uvm8WfFhW03HXPX_hmwX0mz1SnKs/s1600/huruf-hijaiyah1.jpg

37709. UNION VS AS ROMA (1-1)

37708. LAZIO VS PORTO (2-1)