Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Monday, November 11, 2024

37766. KHUTBAH JUMAT UJIAN HARTA

 


Khotbah Jumat

“UJIAN HARTA BENDA”

الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِين

إِنَّ الْحَمْدَ للهِ نَحْمَدُهُ وَ نَسْتَعِيْنُهُ وَ نَسْتَغْفِرُهُ وَ نَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ

أَنْفُسِنَا وَسَيِّئَاتِ أَعْمَاِلنَا مَنْ يَهْدِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَ مَنْ يُضْلِلْ

فَلاَ هَادِيَ لَهُ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ

وَ أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَ رَسُوْلُهُ

اَللَّهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَ عَلىَ اَلِهِ وَ أَصْحَابِهِ وَ مَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ أَمَّا بَعْدُ

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُون

 .Para jamaah yang berbahagia,

Marilah kita selalu meningkatkan takwa kepada Allah SWT dengan menjalankan semua perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya.

Para jamaah yang berbahagia, Ujian harta benda. Dalam Al-Quran. Surah Ali lmran (3 : 186). Surah An-Nisa (4 : 24). Surah Al-Anfal (8 : 28). Surah Yunus (10 : 88) Surah Al-Ahzab (33 : 55). Surah Muhammad (47 : 36) Surah Al-Fath (48 : 11). Surah Al-Hadid (57 : 20). Surah (61 : 11). Surah (63 : 9). Surah At-Tagabun (64 : 15). Surah Al-Haqqah (69 : 28)

 

Semua harta benda adalah ujian.

Al-Quran surah Al-Baqarah (surah ke-3) ayat 186.


۞ لَتُبْلَوُنَّ فِي أَمْوَالِكُمْ وَأَنْفُسِكُمْ وَلَتَسْمَعُنَّ مِنَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ مِنْ قَبْلِكُمْ وَمِنَ الَّذِينَ أَشْرَكُوا أَذًى كَثِيرًا ۚ وَإِنْ تَصْبِرُوا وَتَتَّقُوا فَإِنَّ ذَٰلِكَ مِنْ عَزْمِ الْأُمُورِ

Kamu sungguh akan diuji terhadap hartamu dan dirimu. Dan (juga) kamu sungguh akan mendengar dari orang yang diberi kitab sebelum kamu dan dari orang yang menyekutukan Allah, banyak gangguan menyakitkan hati. Jika kamu bersabar dan bertakwa, maka sesungguhnya yang demikian urusan patut diutamakan.

 

Harta untuk bekal menikah bukan berzina. Al-Quran surah An-Nisa (surah ke-4) ayat 24.

 

وَالْمُحْصَنَاتُ مِنَ النِّسَاءِ إِلَّا مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ ۖ كِتَابَ اللَّهِ عَلَيْكُمْ ۚ وَأُحِلَّ لَكُمْ مَا وَرَاءَ ذَٰلِكُمْ أَنْ تَبْتَغُوا بِأَمْوَالِكُمْ مُحْصِنِينَ غَيْرَ مُسَافِحِينَ ۚ فَمَا اسْتَمْتَعْتُمْ بِهِ مِنْهُنَّ فَآتُوهُنَّ أُجُورَهُنَّ فَرِيضَةً ۚ وَلَا جُنَاحَ عَلَيْكُمْ فِيمَا تَرَاضَيْتُمْ بِهِ مِنْ بَعْدِ الْفَرِيضَةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلِيمًا حَكِيمًا

Dan (diharamkan juga kamu mengawini) wanita bersuami, kecuali budak yang kamu miliki (Allah telah menetapkan hukum) sebagai ketetapan-Nya atas kamu. Dan dihalalkan bagi kamu selain demikian (yaitu) mencari isteri dengan hartamu untuk dikawini bukan untuk berzina. Maka isteri yang telah kamu nikmati (campuri) di antara mereka, berikan pada mereka maharnya (dengan sempurna), sebagai suatu kewajiban; dan tidak mengapa bagi kamu terhadap sesuatu yang kamu telah saling merelakannya, sesudah menentukan mahar. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.

 

Harta dan anak adalah ujian. Al-Quran surah Al-Anfal (surah ke-8) ayat 28.


وَاعْلَمُوا أَنَّمَا أَمْوَالُكُمْ وَأَوْلَادُكُمْ فِتْنَةٌ وَأَنَّ اللَّهَ عِنْدَهُ أَجْرٌ عَظِيمٌ

Dan ketahui, bahwa hartamu dan anak-anakmu hanya sebagai ujian dan sesungguhnya di sisi Allah pahala yang besar.

Fir’aun rugi, sebab hartanya untuk sesatkan manusia dari jalan Allah. Al-Quran surah Yunus (surah ke-10) ayat 88.


وَقَالَ مُوسَىٰ رَبَّنَا إِنَّكَ آتَيْتَ فِرْعَوْنَ وَمَلَأَهُ زِينَةً وَأَمْوَالًا فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا رَبَّنَا لِيُضِلُّوا عَنْ سَبِيلِكَ ۖ رَبَّنَا اطْمِسْ عَلَىٰ أَمْوَالِهِمْ وَاشْدُدْ عَلَىٰ قُلُوبِهِمْ فَلَا يُؤْمِنُوا حَتَّىٰ يَرَوُا الْعَذَابَ الْأَلِيمَ

Musa berkata: "Ya Tuhan kami, sesungguhnya Engkau telah memberi kepada Fir'aun dan pemuka kaumnya perhiasan dan harta kekayaan dalam hidup dunia, ya Tuhan Kami -- akibatnya mereka menyesatkan (manusia) dari jalan Engkau. Ya Tuhan kami, binasakan harta benda mereka, dan kunci mati hati mereka, maka mereka tidak beriman hingga mereka melihat siksaan pedih".

Orang beriman berhati-hati pakai hartanya, sebab takut azab dari Allah. Al-Quran surah Al-Mukminun (surah ke-23) ayat 55-57.

 

أَيَحْسَبُونَ أَنَّمَا نُمِدُّهُمْ بِهِ مِنْ مَالٍ وَبَنِينَ

Apakah mereka mengira bahwa harta dan anak-anak yang Kami berikan pada mereka (berarti bahwa).

نُسَارِعُ لَهُمْ فِي الْخَيْرَاتِ ۚ بَلْ لَا يَشْعُرُونَ

Kami segera memberi kebaikan pada mereka? Tidak, sebenarnya mereka tidak sadar.

إِنَّ الَّذِينَ هُمْ مِنْ خَشْيَةِ رَبِّهِمْ مُشْفِقُونَ

Sesungguhnya orang berhati-hati karena takut (azab) Tuhan mereka.

Allah tak minta harta, sebab manusia kikir dan dengki. Al-Quran surah Muhammad (surah ke-47) ayat 36-37.


إِنَّمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا لَعِبٌ وَلَهْوٌ ۚ وَإِنْ تُؤْمِنُوا وَتَتَّقُوا يُؤْتِكُمْ أُجُورَكُمْ وَلَا يَسْأَلْكُمْ أَمْوَالَكُمْ

Sesungguhnya hidup dunia hanya permainan dan senda gurau. Dan jika kamu beriman dan bertakwa, Allah akan memberi pahala padamu dan Dia tidak minta harta-hartamu.


إِنْ يَسْأَلْكُمُوهَا فَيُحْفِكُمْ تَبْخَلُوا وَيُخْرِجْ أَضْغَانَكُمْ

Jika Dia minta harta kepadamu lalu mendesak kamu (supaya memberi semua) niscaya kamu akan kikir dan Dia akan menampakkan kedengkianmu.

Harta tak hambat berperang membela lslam. Al-Quran surah Al-Fath (surah ke-48) ayat 11.


سَيَقُولُ لَكَ الْمُخَلَّفُونَ مِنَ الْأَعْرَابِ شَغَلَتْنَا أَمْوَالُنَا وَأَهْلُونَا فَاسْتَغْفِرْ لَنَا ۚ يَقُولُونَ بِأَلْسِنَتِهِمْ مَا لَيْسَ فِي قُلُوبِهِمْ ۚ قُلْ فَمَنْ يَمْلِكُ لَكُمْ مِنَ اللَّهِ شَيْئًا إِنْ أَرَادَ بِكُمْ ضَرًّا أَوْ أَرَادَ بِكُمْ نَفْعًا ۚ بَلْ كَانَ اللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرًا

Orang-orang Badui yang tertinggal (tidak turut ke Hudaibiyah) mengatakan: "Harta dan keluarga kami merintangi kami, maka mohonkan ampunan untuk kami"; mereka mengucapkan dengan lidahnya apa yang tak ada dalam hatinya. Katakan: "Maka siapa yang dapat menghalangi kehendak Allah jika Dia menghendaki kmudarat bagimu atau jika Dia menghendaki manfaat bagimu. Sebenarnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.

 

Jangan tertipu dunia dengan banyaknya harta. Al-Quran surah Al-Hadid (surah ke-57) ayat 20.

 

لَمُوا أَنَّمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا لَعِبٌ وَلَهْوٌ وَزِينَةٌ وَتَفَاخُرٌ بَيْنَكُمْ وَتَكَاثُرٌ فِي الْأَمْوَالِ وَالْأَوْلَادِ ۖ كَمَثَلِ غَيْثٍ أَعْجَبَ الْكُفَّارَ نَبَاتُهُ ثُمَّ يَهِيجُ فَتَرَاهُ مُصْفَرًّا ثُمَّ يَكُونُ حُطَامًا ۖ وَفِي الْآخِرَةِ عَذَابٌ شَدِيدٌ وَمَغْفِرَةٌ مِنَ اللَّهِ وَرِضْوَانٌ ۚ وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا مَتَاعُ الْغُرُورِ

Ketahui, bahwa sesungguhnya hidup dunia hanya permainan melalaikan, perhiasan dan kamu bermegah-megah bangga banyaknya harta dan anak, seperti hujan dengan tanaman mengagumkan petani; kemudian tanaman jadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab keras dan ampunan dari Allah serta rida-Nya. Dan hidup dunia tak lain hanya kesenangan menipu.

Harta untuk membela agama Allah. Al-Quran surah As-Saf (surah ke-61) ayat 10-11.


يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا هَلْ أَدُلُّكُمْ عَلَىٰ تِجَارَةٍ تُنْجِيكُمْ مِنْ عَذَابٍ أَلِيمٍ

Hai orang-orang beriman, sukakah kamu aku tunjukkan bisnis menyelamatkan dari azab pedih?


تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ وَتُجَاهِدُونَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ بِأَمْوَالِكُمْ وَأَنْفُسِكُمْ ۚ ذَٰلِكُمْ خَيْرٌ لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ

(Yaitu) kamu beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwamu. Itu lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui.

Harta tak membuat lupa pada Allah. Al-Quran surah Al-Fath (surah ke-63) ayat 9.


يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تُلْهِكُمْ أَمْوَالُكُمْ وَلَا أَوْلَادُكُمْ عَنْ ذِكْرِ اللَّهِ ۚ وَمَنْ يَفْعَلْ ذَٰلِكَ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الْخَاسِرُونَ

Hai orang-orang beriman, janganlah hartamu dan anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat Allah. Barang siapa berbuat demikian maka mereka orang merugi.

Harta dan anak adalah ujian dari Allah. Al-Quran surah At-Tagabun (surah ke-64) ayat 15.

إِنَّمَا أَمْوَالُكُمْ وَأَوْلَادُكُمْ فِتْنَةٌ ۚ وَاللَّهُ عِنْدَهُ أَجْرٌ عَظِيمٌ

Sesungguhnya hartamu dan anak-anakmu hanya ujian (bagimu), dan di sisi Allah pahala yang besar.

Harta harus bermanfaat bagi pemiliknya di dunia dan akhirat. Al-Quran surah Al-Haqqah (surah ke-69) ayat 27-28.

 

لَيْتَهَا كَانَتِ الْقَاضِيَةَ

Wahai kiranya kematian yang menyelesaikan segala sesuatu.

مَا أَغْنَىٰ عَنِّي مَالِيَهْ ۜ

Hartaku sekali-kali tidak memberi manfaat kepadaku.

Para jamaah yang berbahagia.

Semoga kita bisa pakai harta beda untuk meraih rida dan ampunan Allah SWT.   Sehingga dapat meraih bahagia dunia akhirat. Amin ya robbal alamin.

 

بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْكَرِيْمِ

وَ نَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلأَيَاتِ وَ ذِكْرِ الْحَكِيْمِ

وَتَقَبَّلَ مِنِّي وَمِنْكُمْ تِلاَوَتَهُ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ

 

-duduk-

 

37765. KHOTBAH JUMAT SOAL RIBA

 


Khotbah Jumat

“`ALQURAN MELARANG RIBA  

Khutbah-1

الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِين

إِنَّ الْحَمْدَ للهِ نَحْمَدُهُ وَ نَسْتَعِيْنُهُ وَ نَسْتَغْفِرُهُ وَ نَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْر

 أَنْفُسِنَا وَسَيِّئَاتِ أَعْمَاِلنَا مَنْ يَهْدِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَ مَنْ يُضْلِلْ

 فَلاَ هَادِيَ لَهُ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ

 وَ أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَ رَسُوْلُهُ

 اَللَّهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ عَلَى      مُحَمَّدٍ وَ عَلىَ اَلِهِ وَ أَصْحَابِهِ

وَ مَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ

 يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُون

 

Para jamaah yang berbahagia,

      Marilah kita selalu meningkatkan takwa kepada Allah swt. Menjalankan semua perintah-Nya. Menjauhi segala larangan-Nya.

 

Para jamaah yang berbahagia,  Tahap haramnya riba. Mirip haramnya minuman keras.   Tahap ke-1:   Sekadar tampilkan unsur negatif minuman keras.  Unsur negatif riba.

Surah Ar-Rum (surah ke-30) ayat 39.


وَمَا آتَيْتُمْ مِنْ رِبًا لِيَرْبُوَ فِي أَمْوَالِ النَّاسِ فَلَا يَرْبُو عِنْدَ اللَّهِ ۖ وَمَا آتَيْتُمْ مِنْ زَكَاةٍ تُرِيدُونَ وَجْهَ اللَّهِ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُضْعِفُونَ

Dan suatu riba (tambahan) yang kamu berikan agar dia bertambah pada harta manusia, maka riba itu tidak menambah pada sisi Allah. Dan apa yang kamu berikan berupa zakat yang kamu maksudkan untuk mencapai rida Allah, maka (yang berbuat demikian) orang melipat gandakan (pahalanya).

Tahap ke-2:  lsyarat haramnya minuman keras. Isyarat haramnya riba.

Surah An-Nisa (surah ke-4) ayat 161.

وَأَخْذِهِمُ الرِّبَا وَقَدْ نُهُوا عَنْهُ وَأَكْلِهِمْ أَمْوَالَ النَّاسِ بِالْبَاطِلِ ۚ وَأَعْتَدْنَا لِلْكَافِرِينَ مِنْهُمْ عَذَابًا أَلِيمًا

Dan sebab mereka makan riba, padahal sesungguhnya mereka telah dilarang darinya, dan karena mereka makan harta benda orang dengan jalan batil. Kami menyediakan untuk orang kafir di antara mereka siksa pedih.

Tahap ke-3. Jelas haramnya minuman keras. Secara jelas haramnya riba.

Surah Ali Imran (surah ke-3)  ayat 130.

 يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَأْكُلُوا الرِّبَا أَضْعَافًا مُضَاعَفَةً ۖ وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

Hai orang-orang beriman, janganlah kamu makan riba berlipat ganda dan bertakwalah kamu pada Allah agar kamu mendapat keberuntungan.

Tahap ke-4:   Haramnya minuman keras total. Dalam berbagai bentuknya. Haramnya riba total.

Surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 278.


يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَذَرُوا مَا بَقِيَ مِنَ الرِّبَا إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ

Hai orang-orang beriman, bertakwalah pada Allah dan tinggalkan sisa riba (yang belum dipungut) jika kamu orang beriman.

Kata “riba”. Artinya “kelebihan”.  Kata “riba”. Terulang 8 kali. Dalam 4 surah. Yaitu: 

1)    Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 275, 276, 278, 279 dan 280.

2)    Ali Imran (surah ke-3) ayat 130.

3)    An-Nisa (surah ke-4) ayat 161.

4)    Ar-Rum (surah ke-30) ayat 39.

Haramnya riba. Yaitu segala bentuk kelebihan. Dalam kondisi sama. Seperti terjadi. Pada masa turunnya Al-Quran. Yaitu: “la tazhlimun wala tuzhlamun”. Kamu tidak menganiaya. Dan tidak pula dianiaya.

 Jika orang berutang dalam kesulitan. Sehingga tak mampu bayar. Pada waktunya. Agar diberi waktu. Sampai dia mampu membayarnya. Dan menyedekahkan sebagian. Atau semua utang. Maka lebih baik bagimu.

 Ayat di atas. Memperkuat Kesimpulan.  Kelebihan yang dipungut. Apalagi  berlipat ganda. Maka penganiayaan bagi si peminjam.

Kesimpulan. Semua ulama sepakat.Riba hukumnya haram. Tapi beda pendapat  Arti riba zaman Nabi.

Pendapat 1. Semua bentuk tambahan Termasuk riba. Hukumnya haram.

Pendapat 2. Tak semua kelebihan disebut riba. Riba yaitu kelebihan dari jumlah utang.  Ada unsur menganiaya dan menindas. Jika sama sama untung. Maka bukan riba.

Pengertian riba. Pada masa turunnya Al-Quran. Yaitu kelebihan dipungut. Bersama jumlah utang. Mengandung unsur: Menganiaya. Menindas. Bukan sekadar kelebihan. Atau penambahan jumlah utang.

Diperkuat praktik Nabi Muhammad.  Rasululullah bayar utangnya. Dengan memberi penambahan. Atau memberi nilai lebih.

 Sahabat Nabi. Abu Hurairah cerita. Rasulullah pinjam 1 ekor unta. Dengan usia tertentu . Pada seseorang.  Kemudian orang itu datang pada Nabi. Untuk menagihnya. Nabi cari unta sesuai umurnya. Dengan unta yang dipinjam.

 Tapi Nabi tak temukan unta.  Yang umurnya sama. Kemudian Nabi memerintahkan. Memberi unta lebih tua. Pada orang yang meminjamkan.

 Nabi beri unta lebih tua.  Untuk bayar utangnya. Artinya.  Nabi bayar utangnya lebih tinggi. Dibanding harga pinjamannya.  Nabi kembalikan utangnya. Dengan beri unta lebih mahal. Dibanding utangnya.

Nabi beri unta lebih bagus. Nabi  bersabda, “Inna khayrakum ahsanukum qadha’an”.

Artinya.  “Sebaik-baik kalian adalah orang yang sebaik-baiknya membayar utang”.

 Jabir sahabat Nabi. Juga  Hadis Bukhari dan Muslim meriwayatkan. Jabir pernah beri utang pada Nabi. Ketika Jabir mendatangi Nabi. Maka utang Jabir dikembalikan. Dan Nabi memberi kelebihan.

Para jamaah yang berbahagia,

Semua hal itu kita lakukan untuk dapat rida dan ampunan dari Allah. Agar dapat bahagia hidup dunia dan akhirat. Amin Ya Rabbal Alamin.

 

بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْكَرِيْمِ

وَ نَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلأَيَاتِ وَ ذِكْرِ الْحَكِيْمِ

وَ نَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلأَيَاتِ وَ ذِكْرِ الْحَكِيْم وَتَقَبَّلَ مِنِّي وَمِنْكُمْ تِلاَوَتَهُ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ

ِ-------duduk-----

 

37764. KHUTBAH JUMAT RIBA

 


Khotbah Jumat

“`ALQURAN MELARANG RIBA  

Khutbah-1

الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِين

إِنَّ الْحَمْدَ للهِ نَحْمَدُهُ وَ نَسْتَعِيْنُهُ وَ نَسْتَغْفِرُهُ وَ نَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْر

 أَنْفُسِنَا وَسَيِّئَاتِ أَعْمَاِلنَا مَنْ يَهْدِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَ مَنْ يُضْلِلْ

 فَلاَ هَادِيَ لَهُ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ

 وَ أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَ رَسُوْلُهُ

 اَللَّهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ عَلَى      مُحَمَّدٍ وَ عَلىَ اَلِهِ وَ أَصْحَابِهِ

وَ مَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ

 يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُون

 

Para jamaah yang berbahagia,

      Marilah kita selalu meningkatkan takwa kepada Allah swt. Menjalankan semua perintah-Nya. Menjauhi segala larangan-Nya.

 

Para jamaah yang berbahagia,  Tahap haramnya riba. Mirip haramnya minuman keras.   Tahap ke-1:   Sekadar tampilkan unsur negatif minuman keras.  Unsur negatif riba.

Surah Ar-Rum (surah ke-30) ayat 39.


وَمَا آتَيْتُمْ مِنْ رِبًا لِيَرْبُوَ فِي أَمْوَالِ النَّاسِ فَلَا يَرْبُو عِنْدَ اللَّهِ ۖ وَمَا آتَيْتُمْ مِنْ زَكَاةٍ تُرِيدُونَ وَجْهَ اللَّهِ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُضْعِفُونَ

Dan suatu riba (tambahan) yang kamu berikan agar dia bertambah pada harta manusia, maka riba itu tidak menambah pada sisi Allah. Dan apa yang kamu berikan berupa zakat yang kamu maksudkan untuk mencapai rida Allah, maka (yang berbuat demikian) orang melipat gandakan (pahalanya).

Tahap ke-2:  lsyarat haramnya minuman keras. Isyarat haramnya riba.

Surah An-Nisa (surah ke-4) ayat 161.

وَأَخْذِهِمُ الرِّبَا وَقَدْ نُهُوا عَنْهُ وَأَكْلِهِمْ أَمْوَالَ النَّاسِ بِالْبَاطِلِ ۚ وَأَعْتَدْنَا لِلْكَافِرِينَ مِنْهُمْ عَذَابًا أَلِيمًا

Dan sebab mereka makan riba, padahal sesungguhnya mereka telah dilarang darinya, dan karena mereka makan harta benda orang dengan jalan batil. Kami menyediakan untuk orang kafir di antara mereka siksa pedih.

Tahap ke-3. Jelas haramnya minuman keras. Secara jelas haramnya riba.

Surah Ali Imran (surah ke-3)  ayat 130.

 يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَأْكُلُوا الرِّبَا أَضْعَافًا مُضَاعَفَةً ۖ وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

Hai orang-orang beriman, janganlah kamu makan riba berlipat ganda dan bertakwalah kamu pada Allah agar kamu mendapat keberuntungan.

Tahap ke-4:   Haramnya minuman keras total. Dalam berbagai bentuknya. Haramnya riba total.

Surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 278.


يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَذَرُوا مَا بَقِيَ مِنَ الرِّبَا إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ

Hai orang-orang beriman, bertakwalah pada Allah dan tinggalkan sisa riba (yang belum dipungut) jika kamu orang beriman.

Kata “riba”. Artinya “kelebihan”.  Kata “riba”. Terulang 8 kali. Dalam 4 surah. Yaitu: 

1)    Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 275, 276, 278, 279 dan 280.

2)    Ali Imran (surah ke-3) ayat 130.

3)    An-Nisa (surah ke-4) ayat 161.

4)    Ar-Rum (surah ke-30) ayat 39.

Haramnya riba. Yaitu segala bentuk kelebihan. Dalam kondisi sama. Seperti terjadi. Pada masa turunnya Al-Quran. Yaitu: “la tazhlimun wala tuzhlamun”. Kamu tidak menganiaya. Dan tidak pula dianiaya.

 Jika orang berutang dalam kesulitan. Sehingga tak mampu bayar. Pada waktunya. Agar diberi waktu. Sampai dia mampu membayarnya. Dan menyedekahkan sebagian. Atau semua utang. Maka lebih baik bagimu.

 Ayat di atas. Memperkuat Kesimpulan.  Kelebihan yang dipungut. Apalagi  berlipat ganda. Maka penganiayaan bagi si peminjam.

Kesimpulan. Semua ulama sepakat.Riba hukumnya haram. Tapi beda pendapat  Arti riba zaman Nabi.

Pendapat 1. Semua bentuk tambahan Termasuk riba. Hukumnya haram.

Pendapat 2. Tak semua kelebihan disebut riba. Riba yaitu kelebihan dari jumlah utang.  Ada unsur menganiaya dan menindas. Jika sama sama untung. Maka bukan riba.

Pengertian riba. Pada masa turunnya Al-Quran. Yaitu kelebihan dipungut. Bersama jumlah utang. Mengandung unsur: Menganiaya. Menindas. Bukan sekadar kelebihan. Atau penambahan jumlah utang.

Diperkuat praktik Nabi Muhammad.  Rasululullah bayar utangnya. Dengan memberi penambahan. Atau memberi nilai lebih.

 Sahabat Nabi. Abu Hurairah cerita. Rasulullah pinjam 1 ekor unta. Dengan usia tertentu . Pada seseorang.  Kemudian orang itu datang pada Nabi. Untuk menagihnya. Nabi cari unta sesuai umurnya. Dengan unta yang dipinjam.

 Tapi Nabi tak temukan unta.  Yang umurnya sama. Kemudian Nabi memerintahkan. Memberi unta lebih tua. Pada orang yang meminjamkan.

 Nabi beri unta lebih tua.  Untuk bayar utangnya. Artinya.  Nabi bayar utangnya lebih tinggi. Dibanding harga pinjamannya.  Nabi kembalikan utangnya. Dengan beri unta lebih mahal. Dibanding utangnya.

Nabi beri unta lebih bagus. Nabi  bersabda, “Inna khayrakum ahsanukum qadha’an”.

Artinya.  “Sebaik-baik kalian adalah orang yang sebaik-baiknya membayar utang”.

 Jabir sahabat Nabi. Juga  Hadis Bukhari dan Muslim meriwayatkan. Jabir pernah beri utang pada Nabi. Ketika Jabir mendatangi Nabi. Maka utang Jabir dikembalikan. Dan Nabi memberi kelebihan.

Para jamaah yang berbahagia,

Semua hal itu kita lakukan untuk dapat rida dan ampunan dari Allah. Agar dapat bahagia hidup dunia dan akhirat. Amin Ya Rabbal Alamin.

 

بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْكَرِيْمِ

وَ نَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلأَيَاتِ وَ ذِكْرِ الْحَكِيْمِ

وَ نَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلأَيَاتِ وَ ذِكْرِ الْحَكِيْم وَتَقَبَّلَ مِنِّي وَمِنْكُمْ تِلاَوَتَهُ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ

ِ-------duduk-----