Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Wednesday, January 15, 2025

39041. ORANG MATI SYAHID TETAP HIDUP DI ALAM LAIN

 


ORANG MATI SYAHID TETAP HIDUP  DI ALAM LAIN

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

 

 

 

 

 

Al-Quran surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 154.

 

وَلَا تَقُولُوا۟ لِمَن يُقْتَلُ فِى سَبِيلِ ٱللَّهِ أَمْوَٰتٌۢ ۚ بَلْ أَحْيَآءٌ وَلَٰكِن لَّا تَشْعُرُونَ


Dan janganlah kamu mengatakan terhadap orang-orang yang gugur di jalan Allah, (bahwa mereka itu) mati; bahkan (sebenarnya) mereka itu hidup, tetapi kamu tidak menyadarinya.

Al-Quran surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 155.

 

وَلَنَبْلُوَنَّكُم بِشَىْءٍ مِّنَ ٱلْخَوْفِ وَٱلْجُوعِ وَنَقْصٍ مِّنَ ٱلْأَمْوَٰلِ وَٱلْأَنفُسِ وَٱلثَّمَرَٰتِ ۗ وَبَشِّرِ ٱلصَّٰبِرِينَ


Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.


Al-Quran surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 156.

 

ٱلَّذِينَ إِذَآ أَصَٰبَتْهُم مُّصِيبَةٌ قَالُوٓا۟ إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّآ إِلَيْهِ رَٰجِعُونَ


(yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: “Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun”  (sesungguhnya kami milik Allah, dan akan kembali kepada Allah).

 

Asbabun nuzul (penyebab turunnya) ayat 154.

 

 

1.        Ibnu Abbas berkata,”Umair bin Hammam gugur dalam Perang Badar.”

 

2.        Kemudian Allah menurunkan ayatini untuk para sahabat yang mati syahid gugur dalam Perang Badar.

 

Kalimat “Inna lillahi wa inna ilaihi rajiun” (sesungguhnya kami milik Allah, dan akan kembali kepada Allah) disebut “istirja”.

 

Istirja adalah pernyataan kembali kepada Allah.

 

 

1.        Disunahkan membaca, “Inna lillahi wa inna ilaihi rajiun” (sesungguhnya kami milik Allah, dan akan kembali kepada Allah), ketika ditimpa musibah kecil maupun besar.

 

2.        Orang yang mati syahid hidup di alam lain yang bukan alam kita, tempat mereka mendapat  kenikmatan di sisi Allah.

 

3.        Dan hanya Allah saja yang mengetahui keadaan mereka di alam itu.

 

 

Daftar Pustaka

1.  Hatta, DR. Ahmad. Tafsir Quran Per Kata, Dilengkapi dengan Asbabun Nuzul dan Terjemah. Penerbit Pustaka Maghfirah, Jakarta 2011.

2.  Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2.

3.  Tafsirq.com online.

 

39040. TERKENA MUSIBAH UCAPKAN INNA LILLAHI

 


TERKENA MUSIBAH UCAPKAN INNA LILLAHI

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

 

 

 

 

 

Al-Quran surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 154.

 

وَلَا تَقُولُوا۟ لِمَن يُقْتَلُ فِى سَبِيلِ ٱللَّهِ أَمْوَٰتٌۢ ۚ بَلْ أَحْيَآءٌ وَلَٰكِن لَّا تَشْعُرُونَ


Dan janganlah kamu mengatakan terhadap orang-orang yang gugur di jalan Allah, (bahwa mereka itu) mati; bahkan (sebenarnya) mereka itu hidup, tetapi kamu tidak menyadarinya.

Al-Quran surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 155.

 

وَلَنَبْلُوَنَّكُم بِشَىْءٍ مِّنَ ٱلْخَوْفِ وَٱلْجُوعِ وَنَقْصٍ مِّنَ ٱلْأَمْوَٰلِ وَٱلْأَنفُسِ وَٱلثَّمَرَٰتِ ۗ وَبَشِّرِ ٱلصَّٰبِرِينَ


Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.


Al-Quran surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 156.

 

ٱلَّذِينَ إِذَآ أَصَٰبَتْهُم مُّصِيبَةٌ قَالُوٓا۟ إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّآ إِلَيْهِ رَٰجِعُونَ


(yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: “Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun”  (sesungguhnya kami milik Allah, dan akan kembali kepada Allah).

 

Asbabun nuzul (penyebab turunnya) ayat 154.

 

 

1.        Ibnu Abbas berkata,”Umair bin Hammam gugur dalam Perang Badar.”

 

2.        Kemudian Allah menurunkan ayatini untuk para sahabat yang mati syahid gugur dalam Perang Badar.

 

Kalimat “Inna lillahi wa inna ilaihi rajiun” (sesungguhnya kami milik Allah, dan akan kembali kepada Allah) disebut “istirja”.

 

Istirja adalah pernyataan kembali kepada Allah.

 

 

1.        Disunahkan membaca, “Inna lillahi wa inna ilaihi rajiun” (sesungguhnya kami milik Allah, dan akan kembali kepada Allah), ketika ditimpa musibah kecil maupun besar.

 

2.        Orang yang mati syahid hidup di alam lain yang bukan alam kita, tempat mereka mendapat  kenikmatan di sisi Allah.

 

3.        Dan hanya Allah saja yang mengetahui keadaan mereka di alam itu.

 

 

Daftar Pustaka

1.  Hatta, DR. Ahmad. Tafsir Quran Per Kata, Dilengkapi dengan Asbabun Nuzul dan Terjemah. Penerbit Pustaka Maghfirah, Jakarta 2011.

2.  Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2.

3.  Tafsirq.com online.

 

39039. BLOG YUSRON HADI TAUHID




 

39034. NIKMAT BIKIN JAUH DARI ALLAH ITU MUSIBAH

 





NIKMAT BIKIN JAUH DARI ALLAH ITU MUSIBAH

 Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

 



Al-Quran surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 38.

 

قُلْنَا اهْبِطُوا مِنْهَا جَمِيعًا ۖ فَإِمَّا يَأْتِيَنَّكُمْ مِنِّي هُدًى فَمَنْ تَبِعَ هُدَايَ فَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ

 

Kami berfirman: "Turunlah kamu semuanya dari surga itu! Kemudian jika datang petunjuk-Ku kepadamu, maka barang siapa mengikuti petunjuk-Ku, niscaya tidak ada kekhawatiran atas mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati".

 

Contohnya.

Ada orang sakit.

 

 Biasanya.

Kita kasihan padanya.

 

Tapi janggal.

Saat orang sakit.

Dibawa pada Rasulullah.

 

Rasulullah bersabda,

1)        Tak apa-apa.

2)        Insya Allah ini pembersih dosa.

 

Seolah-olah.

Makin lama orang sakit.

Makin banyak dosa dihapus.

 

Maka dia tak mengeluh.

 

Dia tak berkata,

“Ya Allah.

Kenapa Engkau membuat saya sakit ?” 

 

Pada hari kiamat.

Dia justru bersyukur pada Allah.

Untuk penyakit itu.

 

Sebab tiap detik.

Singkirkan dosanya.

 

Ketika menghadap Allah.

Dia kondisi suci.

 

Kesembuhan mutlak milik Allah.

Bukan milik dokter.

Bukan tindakan medis apa pun.

 

Tugas manusia.

Terus ikhtiar .

 

Harus usaha maksimal.

Dengan cara diridai Allah. 

 

Sebagai manusia normal.

Kita cenderung suka nikmat.

 

Senang kondisi nyaman.

Tak suka derita.

 

Kita harus yakin.

Semua keputusan Allah.

 

Pasti untuk kebaikan kita.

Di dunia dan akhirat.

 

Musibah dan penyakit.

Yang makin mendekatkan pada Allah.

Sejatinya itu NIKMAT.

 

Tapi anugerah dan rezeki.

Yang menjauhkan kita dari Allah.

Sesungguhnya itu MUSIBAH.

 

(Sumber Nouman Ali Khan)