Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tuesday, January 21, 2025

39135. ORANG YANG DIJAMIN QURAN MASUK SURGA

 


ORANG YANG DIJAMIN ALQURAN PASTI MASUK SURGA

Oleh: Drs. H.M. Yusron Hadi, M.M.

 

 

Golongan orang yang dijamin masuk surga.

Yaitu:

1)        Orang beriman dan berbuat baik.

2)        Orang hijrah dan berjuang di jalan Allah.

 

3)        Orang bertobat dan tak sembah setan.

4)        Orang lslam beriman pada ayat Allah.

 

5)        Orang tulus beriman pada Allah.

6)        Orang konsisten beriman pada Allah.

 

7)        Orang bertakwa.

8)        Orang diusir, disakiti, dibunuh di jalan Allah.

 

9)        Orang bangun malam berzikir dan salat.

10)  Orang jaga salat, kemaluan, amanah, dan tunaikan zakat.

 

11)  Para kekasih Allah.

12)  Orang beriman hari akhir.

 

13)  Orang sabar, berbuat karena Allah, dan infak rezekinya.

 

14)  Orang patuh pada Allah dan Rasul-Nya.

15)  Orang mati syahid.

 

 

1.        Orang beriman dan berbuat baik.

 

Al-Quran surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 25.

 

شِّرِ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ أَنَّ لَهُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ ۖ كُلَّمَا رُزِقُوا مِنْهَا مِنْ ثَمَرَةٍ رِزْقًا ۙ قَالُوا هَٰذَا الَّذِي رُزِقْنَا مِنْ قَبْلُ ۖ وَأُتُوا بِهِ مُتَشَابِهًا ۖ وَلَهُمْ فِيهَا أَزْوَاجٌ مُطَهَّرَةٌ ۖ وَهُمْ فِيهَا خَالِدُونَ

 

Dan sampaikan berita gembira pada mereka yang beriman dan berbuat baik, bahwa bagi mereka disediakan surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya. Tiap mereka diberi rezeki buah-buahan dalam surga-surga, mereka mengatakan: "Ini yang pernah diberikan pada kami dahulu". Mereka diberi buah-buahan serupa dan untuk mereka di dalamnya ada isteri yang suci dan mereka kekal di dalamnya.


Al-Quran surah Al-lsra (surah ke-17) ayat 9.


إِنَّ هَٰذَا الْقُرْآنَ يَهْدِي لِلَّتِي هِيَ أَقْوَمُ وَيُبَشِّرُ الْمُؤْمِنِينَ الَّذِينَ يَعْمَلُونَ الصَّالِحَاتِ أَنَّ لَهُمْ أَجْرًا كَبِيرًا

 

Sesungguhnya Al Quran memberi petunjuk pada (jalan) yang lebih lurus dan memberi kabar gembira pada orang Mukmin yang mengerjakan amal saleh bahwa bagi mereka pahala besar.

 

2.        Orang hijrah dan berjuang di jalan Allah.

 

Al-Quran surah At-Taubah (surah ke-9) ayat 20-21.


الَّذِينَ آمَنُوا وَهَاجَرُوا وَجَاهَدُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ بِأَمْوَالِهِمْ وَأَنْفُسِهِمْ أَعْظَمُ دَرَجَةً عِنْدَ اللَّهِ ۚ وَأُولَٰئِكَ هُمُ الْفَائِزُونَ

 

Orang-orang beriman dan berhijrah serta berjihad di jalan Allah dengan harta benda dan diri mereka, adalah lebih tinggi derajatnya di sisi Allah; dan orang-orang itu mendapat kemenangan.

 

 


يُبَشِّرُهُمْ رَبُّهُمْ بِرَحْمَةٍ مِنْهُ وَرِضْوَانٍ وَجَنَّاتٍ لَهُمْ فِيهَا نَعِيمٌ مُقِيمٌ

 

Tuhan mereka menggembirakan mereka dengan memberi rahmat dari-Nya, keridaan dan surga, mereka di dalamnya dapat kesenangan yang kekal.

 

3.        Orang bertobat dan tak sembah setan.

 

Al-Quran surah Az-Zumar (surah ke-9) ayat 17.


وَالَّذِينَ اجْتَنَبُوا الطَّاغُوتَ أَنْ يَعْبُدُوهَا وَأَنَابُوا إِلَى اللَّهِ لَهُمُ الْبُشْرَىٰ ۚ فَبَشِّرْ عِبَادِ

 

Dan orang yang menjauhi thaghut (yaitu) tidak menyembahnya dan kembali (tobat) pada Allah, bagi mereka berita gembira; sebab itu sampaikan berita pada hamba-hamba-Ku.

 

4.        Orang Muslim beriman pada ayat Allah.

 

Al-Quran surah Az-Zukhruf (surah ke-43) ayat 68-70.

 


يَا عِبَادِ لَا خَوْفٌ عَلَيْكُمُ الْيَوْمَ وَلَا أَنْتُمْ تَحْزَنُونَ

 

"Hai hamba-hamba-Ku, tidak ada kekhawatiran padamu pada hari ini dan tidak pula kamu bersedih hati.

 

الَّذِينَ آمَنُوا بِآيَاتِنَا وَكَانُوا مُسْلِمِينَ

 

 (Yaitu) orang-orang beriman pada ayat-ayat Kami dan mereka dulu orang-orang berserah diri.

 

ادْخُلُوا الْجَنَّةَ أَنْتُمْ وَأَزْوَاجُكُمْ تُحْبَرُونَ

 

Masuklah kamu dalam surga, kamu dan pasanganmu digembirakan".

 

5.        Orang tulus beriman pada Allah.

 

Al-Quran surah As-Saffat (surah ke-37) ayat 40-43.


إِلَّا عِبَادَ اللَّهِ الْمُخْلَصِينَ


Tapi hamba-hamba Allah yang dibersihkan (dari dosa).


أُولَٰئِكَ لَهُمْ رِزْقٌ مَعْلُومٌ

 

Mereka memperoleh rezeki tertentu,

 

فَوَاكِهُ ۖ وَهُمْ مُكْرَمُونَ

 

Yaitu buah-buahan. Dan mereka orang-orang dimuliakan,

 

فِي جَنَّاتِ النَّعِيمِ

 

Di dalam surga-surga yang penuh nikmat.

 

6.        Orang konsisten beriman pada Allah.

 

Al-Quran surah Fussilat (surah ke-41) ayat 30.


إِنَّ الَّذِينَ قَالُوا رَبُّنَا اللَّهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوا تَتَنَزَّلُ عَلَيْهِمُ الْمَلَائِكَةُ أَلَّا تَخَافُوا وَلَا تَحْزَنُوا وَأَبْشِرُوا بِالْجَنَّةِ الَّتِي كُنْتُمْ تُوعَدُونَ

 

Sesungguhnya orang yang mengatakan: "Tuhan kami ialah Allah" kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun pada mereka dengan mengatakan: "Janganlah kamu takut dan janganlah merasa sedih; dan gembirakan mereka dengan surga yang telah dijanjikan Allah padamu".

 

Al-Quran surah Al-Ahqaf (surah ke-46) ayat 13-14.


إِنَّ الَّذِينَ قَالُوا رَبُّنَا اللَّهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوا فَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ

 

Sesungguhnya orang yang mengatakan: "Tuhan kami ialah Allah", kemudian mereka tetap istikamah maka tak ada kekhawatiran pada mereka dan mereka tidak (pula) berduka cita.

 

أُولَٰئِكَ أَصْحَابُ الْجَنَّةِ خَالِدِينَ فِيهَا جَزَاءً بِمَا كَانُوا يَعْمَلُونَ

 

Mereka penghuni surga, mereka kekal di dalamnya; sebagai balasan atas apa yang telah mereka kerjakan.

 

7.        Orang bertakwa pada
Allah.

 

Al-Quran surah Ali lmran (surah ke-3) ayat 15.


۞ قُلْ أَؤُنَبِّئُكُمْ بِخَيْرٍ مِنْ ذَٰلِكُمْ ۚ لِلَّذِينَ اتَّقَوْا عِنْدَ رَبِّهِمْ جَنَّاتٌ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا وَأَزْوَاجٌ مُطَهَّرَةٌ وَرِضْوَانٌ مِنَ اللَّهِ ۗ وَاللَّهُ بَصِيرٌ بِالْعِبَادِ

 

Katakan: "Inginkah aku kabarkan padamu apa yang lebih baik dari yang demikian?". Untuk orang bertakwa (pada Allah), pada sisi Tuhan mereka ada surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; mereka kekal di dalamnya. Dan (mereka dikaruniai) pasangan yang disucikan serta keridhaan Allah. Dan Allah Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya.

 

8.        Orang diusir, disakiti, dibunuh di jalan Allah.

 

Al-Quran surah Ali lmran (surah ke-3) ayat 195.


فَاسْتَجَابَ لَهُمْ رَبُّهُمْ أَنِّي لَا أُضِيعُ عَمَلَ عَامِلٍ مِنْكُمْ مِنْ ذَكَرٍ أَوْ أُنْثَىٰ ۖ بَعْضُكُمْ مِنْ بَعْضٍ ۖ فَالَّذِينَ هَاجَرُوا وَأُخْرِجُوا مِنْ دِيَارِهِمْ وَأُوذُوا فِي سَبِيلِي وَقَاتَلُوا وَقُتِلُوا لَأُكَفِّرَنَّ عَنْهُمْ سَيِّئَاتِهِمْ وَلَأُدْخِلَنَّهُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ ثَوَابًا مِنْ عِنْدِ اللَّهِ ۗ وَاللَّهُ عِنْدَهُ حُسْنُ الثَّوَابِ

 

Maka Tuhan mereka kabulkan permohonannya (dengan berfirman): "Sesungguhnya Aku tidak menyia-nyiakan amal orang yang beramal di antara kamu, baik pria atau wanita, (karena) sebagian kamu kturunan dari sebagian lain. Maka orang berhijrah, diusir dari kampung halamannya, disakiti pada jalan-Ku, yang berperang dan dibunuh, pasti akan Ku-hapus kesalahan mereka dan pasti Aku masukkan mereka dalam surga yang mengalir sungai-sungai di bawahnya, sebagai pahala di sisi Allah. Dan Allah pada sisi-Nya pahala yang baik".

 

9.        Orang bangun malam untuk salat.

 

Al-Quran surah As-Sajdah (surah ke-32) ayat 16-17.


تَتَجَافَىٰ جُنُوبُهُمْ عَنِ الْمَضَاجِعِ يَدْعُونَ رَبَّهُمْ خَوْفًا وَطَمَعًا وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنْفِقُونَ

 

Lambung mereka jauh dari tempat tidurnya dan mereka selalu berdoa kepada Rabbnya dengan penuh rasa takut dan harap, serta mereka menafkahkan apa apa rezeki yang Kami berikan.

 

فَلَا تَعْلَمُ نَفْسٌ مَا أُخْفِيَ لَهُمْ مِنْ قُرَّةِ أَعْيُنٍ جَزَاءً بِمَا كَانُوا يَعْمَلُونَ

 

Tak seorang pun tahu berbagai nikmat yang menanti, yang indah dipandang sebagai balasan bagi mereka, atas apa yang mereka kerjakan.

 

10.   Orang menjaga salat, kemaluan, amanah, dan bayar zakat.

 

Al-Quran surah Al-Mukminun (surah ke-23) ayat 1-11 .

 


قَدْ أَفْلَحَ الْمُؤْمِنُونَ

Sungguh beruntung orang-orang beriman.

 

الَّذِينَ هُمْ فِي صَلَاتِهِمْ خَاشِعُونَ

 

(Yaitu) orang yang khusyuk dalam salatnya.

 

وَالَّذِينَ هُمْ عَنِ اللَّغْوِ مُعْرِضُونَ

 

Dan orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tidak berguna,

 

وَالَّذِينَ هُمْ لِلزَّكَاةِ فَاعِلُونَ

 

Dan orang yang menunaikan zakat.

 

 

وَالَّذِينَ هُمْ لِفُرُوجِهِمْ حَافِظُونَ

 

Dan orang yang menjaga kemaluannya.

 

إِلَّا عَلَىٰ أَزْوَاجِهِمْ أَوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُهُمْ فَإِنَّهُمْ غَيْرُ مَلُومِينَ

 

Kecuali terhadap isteri mereka atau budak yang mereka miliki; maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tidak tercela.

 

فَمَنِ ابْتَغَىٰ وَرَاءَ ذَٰلِكَ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الْعَادُونَ

 

Barang siapa mencari di balik itu, maka mereka itu orang melampaui batas.

 

وَالَّذِينَ هُمْ لِأَمَانَاتِهِمْ وَعَهْدِهِمْ رَاعُونَ

 

Dan orang yang memelihara amanah (yang dipikulnya) dan janjinya.

 

وَالَّذِينَ هُمْ عَلَىٰ صَلَوَاتِهِمْ يُحَافِظُونَ

 

Dan orang yang memelihara salatnya.

 

أُولَٰئِكَ هُمُ الْوَارِثُونَ

 

Mereka itu orang yang akan mewarisi.


الَّذِينَ يَرِثُونَ الْفِرْدَوْسَ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ


(Yakni) yang akan mewarisi surga Firdaus. Mereka kekal di dalamnya.

 

11.   Para wali Allah.

 

Al-Quran surah Yunus (surah ke-10) ayat 62-64.

 


أَلَا إِنَّ أَوْلِيَاءَ اللَّهِ لَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ

 

Ingatlah, sesungguhnya wali-wali Allah itu, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.

 

الَّذِينَ آمَنُوا وَكَانُوا يَتَّقُونَ

 

(Yaitu) orang beriman dan mereka selalu bertakwa.

 

لَهُمُ الْبُشْرَىٰ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَفِي الْآخِرَةِ ۚ لَا تَبْدِيلَ لِكَلِمَاتِ اللَّهِ ۚ ذَٰلِكَ هُوَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ

 

Bagi mereka berita gembira dalam hidup di dunia dan akhirat. Tidak ada perubahan bagi kalimat (janji-janji) Allah. Yang demikian adalah kemenangan yang besar.

 

12.   Orang beriman pada hari akhir.

 

Al-Quran surah Mujadalah (surah ke-58) ayat 22.

 

جِدُ قَوْمًا يُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ يُوَادُّونَ مَنْ حَادَّ اللَّهَ وَرَسُولَهُ وَلَوْ كَانُوا آبَاءَهُمْ أَوْ أَبْنَاءَهُمْ أَوْ إِخْوَانَهُمْ أَوْ عَشِيرَتَهُمْ ۚ أُولَٰئِكَ كَتَبَ فِي قُلُوبِهِمُ الْإِيمَانَ وَأَيَّدَهُمْ بِرُوحٍ مِنْهُ ۖ وَيُدْخِلُهُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا ۚ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ وَرَضُوا عَنْهُ ۚ أُولَٰئِكَ حِزْبُ اللَّهِ ۚ أَلَا إِنَّ حِزْبَ اللَّهِ هُمُ الْمُفْلِحُونَ

 

Kamu tak akan mendapati kaum yang beriman pada Allah dan hari akhirat, saling berkasih sayang dengan orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya, sekalipun orang-orang itu bapak, anak, saudara,  atau keluarga mereka. Mereka itu orang-orang yang telah menanamkan iman dalam hati mereka dan menguatkan mereka dengan pertolongan yang datang dari-Nya. Dan dimasukan-Nya mereka dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Allah rida terhadap mereka, dan mereka merasa puas terhadap (limpahan rahmat)-Nya. Mereka itu golongan Allah. Ketahui, bahwa sesungguhnya hizbullah adalah golongan beruntung.

 



13. Orang sabar, berbuat karena Allah, dan infak rezekinya.

 

 

Al-Quran surah Ar-Ra’du (surah ke-13) ayat 22-24.

 


وَالَّذِينَ صَبَرُوا ابْتِغَاءَ وَجْهِ رَبِّهِمْ وَأَقَامُوا الصَّلَاةَ وَأَنْفَقُوا مِمَّا رَزَقْنَاهُمْ سِرًّا وَعَلَانِيَةً وَيَدْرَءُونَ بِالْحَسَنَةِ السَّيِّئَةَ أُولَٰئِكَ لَهُمْ عُقْبَى الدَّارِ

 

Dan orang sabar karena mencari rida Tuhannya, mendirikan salat, dan menafkahkan sebagian rezeki yang Kami berikan kepada mereka, secara sembunyi atau terang serta menolak kejahatan dengan kebaikan; orang-orang itu mendapat tempat kesudahan (yang baik).

 

جَنَّاتُ عَدْنٍ يَدْخُلُونَهَا وَمَنْ صَلَحَ مِنْ آبَائِهِمْ وَأَزْوَاجِهِمْ وَذُرِّيَّاتِهِمْ ۖ وَالْمَلَائِكَةُ يَدْخُلُونَ عَلَيْهِمْ مِنْ كُلِّ بَابٍ

 

(Yaitu) surga 'Adn yang mereka masuk ke dalamnya bersama dengan orang saleh dari bapaknya, isterinya dan anak cucunya, sedangkan para malaikat masuk ke tempat-mereka dari semua pintu;

 

سَلَامٌ عَلَيْكُمْ بِمَا صَبَرْتُمْ ۚ فَنِعْمَ عُقْبَى الدَّارِ

 

(Sambil mengucapkan): "Salamun 'alaikum bima shabartum". Maka alangkah baiknya tempat kesudahan itu.

 

14.   Orang patuh perintah Allah dan rasul.

 

Al-Quran surah An-Nisa (surah ke-4) ayat 69.

 

مَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَالرَّسُولَ فَأُولَٰئِكَ مَعَ الَّذِينَ أَنْعَمَ اللَّهُ عَلَيْهِمْ مِنَ النَّبِيِّينَ وَالصِّدِّيقِينَ وَالشُّهَدَاءِ وَالصَّالِحِينَ ۚ وَحَسُنَ أُولَٰئِكَ رَفِيقًا

 

Dan barang siapa menaati Allah dan Rasul(Nya), mereka akan bersama dengan orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah, yaitu: Nabi-nabi, para shiddiiqiin, orang mati syahid, dan orang saleh. Dan mereka  teman sebaik-baiknya.

 

15.   Orang mati syahid.

 

Al-Quran surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 154.

 


وَلَا تَقُولُوا لِمَنْ يُقْتَلُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ أَمْوَاتٌ ۚ بَلْ أَحْيَاءٌ وَلَٰكِنْ لَا تَشْعُرُونَ

 

Dan jangan kamu mengatakan terhadap orang-orang yang gugur di jalan Allah, (bahwa mereka itu) mati; bahkan (sebenarnya) mereka itu hidup, tapi kamu tidak menyadarinya.

 

Al-Quran surah Ali lmran (surah ke-3) ayat 169-171.

 

لَا تَحْسَبَنَّ الَّذِينَ قُتِلُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ أَمْوَاتًا ۚ بَلْ أَحْيَاءٌ عِنْدَ رَبِّهِمْ يُرْزَقُونَ


Jangan kamu mengira bahwa orang gugur di jalan Allah itu mati; bahkan mereka itu hidup di sisi Tuhannya dengan mendapat rezeki.

 

فَرِحِينَ بِمَا آتَاهُمُ اللَّهُ مِنْ فَضْلِهِ وَيَسْتَبْشِرُونَ بِالَّذِينَ لَمْ يَلْحَقُوا بِهِمْ مِنْ خَلْفِهِمْ أَلَّا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ

 

Mereka gembira sebab karunia Allah yang diberikan-Nya kepada mereka, dan mereka bergirang hati terhadap orang yang masih tinggal di belakang yang belum menyusul mereka, bahwa tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.

 

سْتَبْشِرُونَ بِنِعْمَةٍ مِنَ اللَّهِ وَفَضْلٍ وَأَنَّ اللَّهَ لَا يُضِيعُ أَجْرَ الْمُؤْمِنِينَ


Mereka bergirang hati dengan nikmat dan karunia besar dari Allah, dan bahwa Allah tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang beriman.

 

 

(Sumber Al-Quran)

39131. AGUS MUSTOFA TUJUAN HIDUP

Monday, January 20, 2025

39130. HUKUM PATUNG DAN WAYANG DI ALQURAN

 


HUKUM PATUNG DAN WAYANG DI ALQURAN  

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

 

 

 

 

 

Al-Quran mengharamkan 2 hal, yaitu:

1)                Benda haram

2)                Perbuatan haram

 

BENDA YANG DIHARAMKAN AL-QURAN

 

Al-Quran surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 172-173.

 

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ كُلُوا۟ مِن طَيِّبَٰتِ مَا رَزَقْنَٰكُمْ وَٱشْكُرُوا۟ لِلَّهِ إِن كُنتُمْ إِيَّاهُ تَعْبُدُونَ

إِنَّمَا حَرَّمَ عَلَيْكُمُ ٱلْمَيْتَةَ وَٱلدَّمَ وَلَحْمَ ٱلْخِنزِيرِ وَمَآ أُهِلَّ بِهِۦ لِغَيْرِ ٱللَّهِ ۖ فَمَنِ ٱضْطُرَّ غَيْرَ بَاغٍ وَلَا عَادٍ فَلَآ إِثْمَ عَلَيْهِ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ غَفُورٌ رَّحِيمٌ

Hai orang-orang beriman, makanlah di antara rezeki baik yang Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah, jika benar hanya kepada-Nya kamu menyembah.

Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan bagimu bangkai, darah, daging babi dan binatang yang (ketika disembelih) disebut (nama) selain Allah. Tetapi barang siapa terpaksa (memakannya) sedangkan ia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka tidak ada dosa baginya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

 

Ada 4 benda haram, yaitu:

1) Bangkai.

2) Darah.

3) Babi.

4) Hewan disembelih selain atas nama Allah.

 

Al-Quran surah Al-An’am (surah ke-6) ayat 145.

قُل لَّآ أَجِدُ فِى مَآ أُوحِىَ إِلَىَّ مُحَرَّمًا عَلَىٰ طَاعِمٍ يَطْعَمُهُۥٓ إِلَّآ أَن يَكُونَ مَيْتَةً أَوْ دَمًا مَّسْفُوحًا أَوْ لَحْمَ خِنزِيرٍ فَإِنَّهُۥ رِجْسٌ أَوْ فِسْقًا أُهِلَّ لِغَيْرِ ٱللَّهِ بِهِۦ ۚ فَمَنِ ٱضْطُرَّ غَيْرَ بَاغٍ وَلَا عَادٍ فَإِنَّ رَبَّكَ غَفُورٌ رَّحِيمٌ

 

Katakan: "Tidak aku peroleh dalam wahyu yang diwahyukan kepadaku, sesuatu yang diharamkan bagi orang yang hendak memakannya, kecuali kalau makanan itu bangkai, atau darah yang mengalir atau daging babi, karena sesungguhnya semua itu kotor atau binatang yang disembelih atas nama selain Allah. Barang siapa yang dalam keadaan terpaksa sedang dia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka sesungguhnya Tuhanmu Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."

 

Al-Quran surah Al-Maidah (surah ke-5) ayat 3.

 

حُرِّمَتْ عَلَيْكُمُ ٱلْمَيْتَةُ وَٱلدَّمُ وَلَحْمُ ٱلْخِنزِيرِ وَمَآ أُهِلَّ لِغَيْرِ ٱللَّهِ بِهِۦ وَٱلْمُنْخَنِقَةُ وَٱلْمَوْقُوذَةُ وَٱلْمُتَرَدِّيَةُ وَٱلنَّطِيحَةُ وَمَآ أَكَلَ ٱلسَّبُعُ إِلَّا مَا ذَكَّيْتُمْ وَمَا ذُبِحَ عَلَى ٱلنُّصُبِ وَأَن تَسْتَقْسِمُوا۟ بِٱلْأَزْلَٰمِ ۚ ذَٰلِكُمْ فِسْقٌ ۗ ٱلْيَوْمَ يَئِسَ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ مِن دِينِكُمْ فَلَا تَخْشَوْهُمْ وَٱخْشَوْنِ ۚ ٱلْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِى وَرَضِيتُ لَكُمُ ٱلْإِسْلَٰمَ دِينًا ۚ فَمَنِ ٱضْطُرَّ فِى مَخْمَصَةٍ غَيْرَ مُتَجَانِفٍ لِّإِثْمٍ ۙ فَإِنَّ ٱللَّهَ غَفُورٌ رَّحِيمٌ

 

Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, (daging hewan) yang disembelih atas nama selain Allah, yang tercekik, yang dipukul, yang jatuh, yang ditanduk, dan yang diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu menyembelihnya, dan (diharamkan bagimu) yang disembelih untuk berhala. Dan (diharamkan juga) mengundi nasib dengan anak panah, (mengundi nasib dengan anak panah itu) adalah kefasikan. Pada hari ini orang kafir telah putus asa untuk (mengalahkan) agamamu, sebab itu janganlah kamu takut kepada mereka dan takutlah kepada-Ku. Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridai Islam itu jadi agama bagimu. Maka barang siapa terpaksa karena kelaparan tanpa sengaja berbuat dosa, sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

 

Dalam QS (5:3) ada 10 benda haram, yaitu:

 

1) Bangkai.

2) Darah.

 

3) Babi.

4) Hewan disembelih atas nama selain Allah.

 

5) Hewan tercekik.

6) Hewan terpukul.

 

7) Hewan terjatuh.

8) Hewan ditanduk.

 

9) Hewan diterkam.

10) Hewan disembelih untuk berhala.

 

Dalam QS (2:173-174) disebutkan 4 benda haram, yaitu:

 

1) Bangkai.

2) Darah.

 

3) Babi.

4) Hewan disembelih selain atas nama Allah.

 

Hal itu tidak bertentangan.

 

Karena 10 benda haram itu.

Berupa perincian 4 benda haram.

 

Termasuk benda bangkai, yaitu:

1) Hewan tercekik.

2) Hewan terpukul.

 

3) Hewan terjatuh.

4) Hewan ditanduk.

5) Hewan diterkam.

 

Termasuk kelompok hewan disembelih selain atas nama Allah.

 

1)        Untuk berhala.

 

Kesimpulan:

Secara global benda haram:

 

1.        Bangkai.

 

1) Hewan tercekik.

2) Hewan terpukul.

3) Hewan terjatuh.

 

4) Hewan ditanduk.

5) Hewan diterkam.

 

2. Darah.

3. Babi.

 

4. Hewan disembelih selain atas nama Allah.

1) Hewan disembelih untuk berhala.

 

PERBUATAN YANG DIHARAMKAN AL-QURAN

 

Dalam Surah Al-Maidah (surah ke-5) ayat 3 di atas.

1.        Mengundi nasib dengan anak panah.

 

Mengundi nasib dengan anak panah hukumnya HARAM.

Tapi busur panah dan anak panah hukumnya BOLEH (MUBAH).

 

Bendanya BOLEH (MUBAH).

Tapi perbuatannya haram.

 

Dalam Surah Al-A’raf (surah ke-7) ayat 33.

 

قُلْ إِنَّمَا حَرَّمَ رَبِّيَ الْفَوَاحِشَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ وَالْإِثْمَ وَالْبَغْيَ بِغَيْرِ الْحَقِّ وَأَنْ تُشْرِكُوا بِاللَّهِ مَا لَمْ يُنَزِّلْ بِهِ سُلْطَانًا وَأَنْ تَقُولُوا عَلَى اللَّهِ مَا لَا تَعْلَمُونَ

________________________________________

Katakan: "Tuhanku hanya mengharamkan perbuatan keji, baik yang tampak atau tersembunyi, dan perbuatan dosa, melanggar hak manusia tanpa alasan yang benar, (mengharamkan) menyekutukan Allah dengan sesuatu yang Allah tidak menurunkan hujah untuk itu dan (mengharamkan) mengada-adakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui".

 

Ayat di atas bisa dipahami.

Bahwa perbuatan haram, yaitu:

 

1. Perbuatan keji yang tampak.

2. Perbuatan keji tersembunyi.

 

3. Perbuatan dosa.

4. Melanggar hak manusia tanpa alasan benar.

 

5. Menyekutukan Allah (syirik).

6. Mengadakan sesuatu terhadap Allah apa yang tak diketahui.

 

HUKUMNYA WAYANG

 

Bendanya wayang tak haram.

Karena wayang tak terbuat dari benda haram.

 

Sehingga wayangnya tak perlu dimusnahkan.

 

Al-Quran tak mengharamkan gambar dan patung.

 

Nabi Sulaiman punya banyak patung.

 

Al-Quran surah Saba (surah ke-34) ayat 13.

 

يَعْمَلُونَ لَهُ مَا يَشَاءُ مِنْ مَحَارِيبَ وَتَمَاثِيلَ وَجِفَانٍ كَالْجَوَابِ وَقُدُورٍ رَاسِيَاتٍ ۚ اعْمَلُوا آلَ دَاوُودَ شُكْرًا ۚ وَقَلِيلٌ مِنْ عِبَادِيَ الشَّكُورُ

________________________________________

Para jin membuat untuk Sulaiman apa yang dikehendakinya dari gedung-gedung tinggi dan patung-patung dan piring-piring (besarnya) seperti kolam dan periuk yang tetap (berada di atas tungku). Bekerjalah hai keluarga Daud untuk bersyukur (kepada Allah). Dan sedikit sekali dari hamba-Ku yang berterima kasih.

 

Nabi Sulaiman punya istana.

Dengan dengan hiasan banyak patung.

 

Benda patungnya hukumnya mubah (boleh).

Tapi yang haram.

Jika patung itu disembah.

 

Yang haram bukan bendanya.

Tapi perbuatannya.

 

Al-Quran surah Al-Anbiya (surah ke-21) ayat 52-54.

 

إِذْ قَالَ لِأَبِيهِ وَقَوْمِهِ مَا هَٰذِهِ التَّمَاثِيلُ الَّتِي أَنْتُمْ لَهَا عَاكِفُونَ

 

(Ingatlah), ketika Ibrahim berkata kepada bapaknya dan kaumnya: "Patung-patung apakah ini yang kamu tekun beribadat kepadanya?"

 

قَالُوا وَجَدْنَا آبَاءَنَا لَهَا عَابِدِينَ

 

Mereka menjawab: "Kami mendapati bapak-bapak kami menyembahnya".

 

قَالَ لَقَدْ كُنْتُمْ أَنْتُمْ وَآبَاؤُكُمْ فِي ضَلَالٍ مُبِينٍ

 

Ibrahim berkata: "Sesungguhnya kamu dan bapak-bapakmu berada dalam kesesatan nyata".

 

Benda patungnya hukumnya mubah (boleh).

Tapi menyembah patung hukumnya haram.

 

Kesimpulan.

 

1. Benda wayang, gamelan, dan pengeras suara adalah alat manusia.

Maka hukumnya mubah (boleh).

 

2. Jika wayang, gamelan pengeras suara, dan alat lainnya.

Dipakai untuk syirik.

Maka hukumnya haram.

 

3. Semua alat manusia bersifat netral dan boleh.

Tapi perbuatan syirik.

Hukumnya haram.

 

 

Sumber

1) Zakir Naik.

2) Agus Mustofa