MENGAPA ORANG JAHAT HIDUP ENAK DI
DUNIA
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM
Pertanyaan bisa bikin orang goyah iman.
1)
Kenapa orang jahat malah hidup enak.
2)
Tapi orang baik hidupnya susah?
Jawaban.
1)
Dunia BUKAN tempat pembalasan akhir
2)
Nikma bisa jadi istidraj (penangguhan
sebelum hukuman)
3)
Allah memberi waktu, tak langsung
menghukum
4)
Nikmat dunia tak berarti Bahagia
5)
Orang baik diuji, orang jahat
“dibiarkan”
6)
Akhir cerita belum terjadi
1️⃣ Dunia BUKAN tempat pembalasan akhir
1)
Menurut Qur’an.
2)
Hidup dunia tempat ujian.
3)
Bukan tempat nilai akhir dibagikan.
QS Ali Imran (3:196-197)
لَا يَغُرَّنَّكَ تَقَلُّبُ الَّذِينَ كَفَرُوا فِي الْبِلَادِ
196. Jangan
sekali-kali kamu terperdaya oleh kebebasan orang-orang kafir bergerak di dalam
negeri.
مَتَاعٌ قَلِيلٌ ثُمَّ مَأْوَاهُمْ
جَهَنَّمُ ۚ وَبِئْسَ الْمِهَادُ
197. Itu hanya
kesenangan sementara, kemudian tempat tinggal mereka ialah Jahanam; dan Jahanam
adalah tempat yang seburuk-buruknya.
4)
Jangan tertipu kebebasan orang kafir
di negeri-negeri.
5)
Itu hanya kesenangan sementara…
6)
Artinya:
7)
Orang jahat kaya, sehat, berkuasa.
8)
Bukan tanda Allah sayang.
9)
Tapi bagian ujian hidup dunia.
10) Ibarat ujian sekolah:
a.
Ada murid tampak santai.
b.
Main terus, tak belajar
c.
Tapi nilai rapor belum keluar.
2️⃣ Kenikmatan bisa jadi istidraj (penangguhan sebelum hukuman)
1)
Ada istilah istidraj:
2)
Allah biarkan orang menikmati dunia.
3)
Padahal dia makin jauh dari kebenaran
4)
Akhirnya datang hukuman
5)
muncul tak disangka
QS Al-An’am (6:44)
فَلَمَّا نَسُوا مَا ذُكِّرُوا بِهِ فَتَحْنَا عَلَيْهِمْ أَبْوَابَ كُلِّ شَيْءٍ
حَتَّىٰ إِذَا فَرِحُوا بِمَا أُوتُوا أَخَذْنَاهُمْ بَغْتَةً فَإِذَا هُمْ
مُبْلِسُونَ
Maka tatkala mereka
melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, Kami membukakan semua
pintu kesenangan untuk mereka; sehingga apabila mereka bergembira dengan apa
yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka dengan sekonyong-konyong,
maka ketika itu mereka terdiam berputus asa.
6)
“Ketika mereka melupakan peringatan,
Kami buka bagi mereka pintu segala kesenangan.
7)
Sampai ketika mereka bergembira.
8)
Kami siksa mereka secara tiba-tiba.”
9)
Jadi kesenangan itu.
10) Bukan hadiah.
11) Tapi bisa jadi jebakan.
12) Membuat orang makin tenggelam.
3️⃣ Allah Maha Pengasih memberi waktu, tak langsung menghukum
1)
Manusia sering ingin keadilan
2)
Saat ini juga.
3)
Allah melihat hidup manusia dalam
skala dunia + akhirat.
QS Ibrahim (14:42)
وَلَا تَحْسَبَنَّ اللَّهَ غَافِلًا عَمَّا يَعْمَلُ الظَّالِمُونَ ۚ إِنَّمَا
يُؤَخِّرُهُمْ لِيَوْمٍ تَشْخَصُ فِيهِ الْأَبْصَارُ
Dan jangan sekali-kali
kamu (Muhammad) mengira, bahwa Allah lalai dari apa yang diperbuat oleh orang zalim.
Sesungguhnya Allah memberi tangguh kepada mereka sampai hari yang pada waktu
itu mata (mereka) terbelalak,
4)
Allah hanya menunda.
5)
Sampai hari ketika mata terbelalak.
6)
Artinya:
7)
Hukuman ditunda.
8)
Bukan tidak ada hukuman.
4️⃣ Kenikmatan dunia tak berarti bahagia
1)
Dari luar kelihatan:
a.
Kaya
b.
Mobil bagus
c.
Rumah besar
2)
Qur’an sering tekankan:
3)
Hati bisa sempit
4)
Meskipun hidup mewah
QS Thaha (20:124)
5)
Siapa berpaling dari peringatan-Ku,
maka baginya kehidupan sempit…
6)
Sempit tak cuma uang.
7)
Tapi:
a.
gelisah
b.
takut kehilangan
c.
tak tenang
d.
tak puas
5️⃣ Orang baik diuji, orang jahat “dibiarkan”
Logika sederhana:
1)
Orang baik diuji
a.
Naik derajat.
b.
Dosa dibersihkan.
c.
Susah sebentar.
d.
Akhirnya kekal bahagia.
2)
Orang jahat dibiarkan
a.
Makin jaauh.
b.
Dosanya ditumpuk.
c.
Senang sebentar.
d.
Akhirnya rugi abadi.
QS Al-Mukminun (23:55-56)
أَيَحْسَبُونَ أَنَّمَا نُمِدُّهُمْ بِهِ مِنْ مَالٍ وَبَنِينَ
55. Apakah mereka
mengira bahwa harta dan anak-anak yang Kami berikan kepada mereka itu (berarti
bahwa),
نُسَارِعُ لَهُمْ فِي الْخَيْرَاتِ ۚ
بَلْ لَا يَشْعُرُونَ
56. Kami bersegera
memberikan kebaikan kepada mereka? Tidak, sebenarnya mereka tidak sadar.
6️⃣ Akhir cerita belum terjadi
1)
Menilai hidup hanya dari sekarang.
2)
Memang terlihat tidak adil.
3)
Tapi Qur’an ajak lihat akhir
perjalanan.
4)
Bayangkan 2 orang:
a.
A hidup susah, tapi sabar dan beriman
b.
B hidup enak, tapi zalim dan menolak
kebenaran
5)
Di dunia:
a.
A terlihat kalah
b.
B terlihat menang
6)
Di akhirat:
a.
A dapat nikmat abadi
b.
B tanggung jawab berat
7)
Keadilan sempurna
8)
Baru terlihat.
Kesimpulan
1)
Orang jahat hidup enak
2)
Bukan Allah tidak adil.
3)
Tapi bisa jadi:
a.
Ujian
b.
Penangguhan
c.
Istidraj
d.
Nikmat sebentar
e.
Sebelum hitungan akhir
Tapi orang baik yang susah:
1)
Dibersihkan
2)
Dinaikkan derajatnya
3)
Disiapkan balasan besar
Kesimpulan siswa
1)
Ada orang jahat hidup enak.
2)
Bisa berarti:
a.
Ujian
b.
Penangguhan
c.
Jebakan nikmat sebentar
3)
Bukan Allah sayang pada kejahatan.
4)
Tapi orang baik yang susah:
1)
Dibersihkan
2)
Dinaikkan derajatnya
3)
Disiapkan bahagia abadi.
1)
Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.
2)
ChatGPT.
3)
Copilot.
4)
Cici.
5)
Claude.
6)
Grok.
7)
Meta AI



.png)
.png)
