Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Showing posts with label NABI TAKUT TERIMA WAHYU AWAL. Show all posts
Showing posts with label NABI TAKUT TERIMA WAHYU AWAL. Show all posts

Thursday, October 16, 2025

43745. NABI TAKUT TAK GEMBIRA TERIMA WAHYU AWAL

 

 





NABI TAKUT TAK GEMBIRA TERIMA WAHYU AWAL

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM

 

 

 

Nabi Muhammad.

Menerima wahyu awal.

 

Nabi Muhammad merasa:

 

1)        Takut.

2)        Gemetar.

 

3)        Cemas.

4)        Bukan gembira.

 

Hal ini tidak dijelaskan langsung.

Dalam Al-Qur’an.

 

Dengan kata “takut”.

Pada saat wahyu pertama.

 

Tapi konteks dan penjelasan.

Berdasar hadis sahih.

Hal itu dijelaskan gamblang.

 

 

A.       Peristiwa Wahyu Pertama

 

Wahyu pertama turun.

Saat Nabi Muhammad menyendiri.

Di Gua Hira, Mekah.

 

Surah Al-‘Alaq (96): 1-5.

 


اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِي خَلَقَ

 

1. Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan,

 

خَلَقَ الْإِنْسَانَ مِنْ عَلَقٍ

 

2. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah.

 

اقْرَأْ وَرَبُّكَ الْأَكْرَمُ

 

3. Bacalah, dan Tuhanmu Yang Maha Pemurah,

 

الَّذِي عَلَّمَ بِالْقَلَمِ

 

4. Yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam,

 

عَلَّمَ الْإِنْسَانَ مَا لَمْ يَعْلَمْ

 

5. Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.

 

Catatan.

 

1)        Malaikat Jibril mendekap Nabi.

2)        Dan menyuruh membaca.

 

3)        Nabi Muhammad menjawab, “Aku tidak bisa membaca.”

 

4)        Peristiwa itu terjadi 3 kali.

5)        Nabi sangat takut dan menggigil.

 

B.       Riwayat Hadis Sahih

 (Sumber Historis)

 

Dalam Sahih Bukhari

(Kitab Bad’ul Wahy).

Diriwayatkan:

 

"Maka Rasulullah ﷺ pulang dengan gemetar seluruh badannya.

 

Nabi berkata kepada Khadijah:


زَمِّلُونِي زَمِّلُونِي

(‘Selimuti aku! Selimuti aku!’).


Nabi diselimuti Khadijah.

Hingga hilang rasa takutnya.

 

Nabi berkata:

“Aku takut atas diriku."

 

Khadijah menenangkan Nabi.

Dan meyakinkan.

 

Bahwa Allah tak akan menelantarkannya.

 

C.       Ayat yang Menunjukkan Keadaan Setelahnya

 

Setelah peristiwa itu.

Turun surah Al-Muddassir:

 

Surah Al-Muddassir (74): 1-2


يَا أَيُّهَا الْمُدَّثِّرُ

 

1. Hai orang yang berkemul (berselimut),

 

قُمْ فَأَنْذِرْ

 

2. bangunlah, lalu berilah peringatan!

 

Catatan.

 

1)        Kata “الْمُدَّثِّرُ (al-muddatsir)”

2)        Berarti orang yang berselimut.

 

3)        Merujuk pada keadaan Nabi.

4)        Yang diselimuti.

 

5)        Sebab takut dan menggigil.

6)        Usai menerima wahyu pertama.

 

7)        Ayat ini fase transisi.

8)        Dari rasa takut ke misi kerasulan.

 

D.       Penjelasan Para Ulama

 

Ibnu Kasir jelaskan.

 

1)        Nabi merasa takut.

2)        Sebab melihat malaikat dalam rupa aslinya.

 

3)        Dan mendengar suara wahyu pertama kali.

 

4)        Hal yang belum pernah dialami sebelumnya.

 

 

Imam Nawawi jelaskan.

 

1)        Rasa takut Nabi adalah wajar.

2)        Bukan karena ragu.

 

3)        Tapi belum tahu hakikat peristiwa itu.

4)        Apakah berasal dari Allah atau selainnya.

 

Kesimpulan

 

1)        Ketika  terima wahyu nawal.

2)        Nabi Muhammad tak langsung gembira.

 

3)        Tapi merasa takut dan gemetar.

 

4)        Bukti utama berasal dari hadis sahih Bukhari dan Muslim.

 

5)        Al-Qur’an menyinggung kondisinya lewat

 

Surah Al-Muddatsir (74:1–2)

Dan Al-‘Alaq (96:1–5).

 

6)        Setelah diyakinkan oleh Khadijah.

7)        Dan mendapat wahyu lanjutan.

 

8)        Nabi mantap menerima tugas kerasulan.

 

 

Sumber

1)        Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.

2)        ChatGPT.

 

3)        Copilot.

4)        Cici.

 

5)        Claude.

6)        Grok.