Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Thursday, October 8, 2020

5786. BELAJAR BAHASA ARAB FARDU KIFAYAH

 


BELAJAR BAHASA ARAB FARDU KIFAYAH

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

 

 

 

A. Hukumnya fardu kifayah untuk belajar bahasa Arab.

 

1.  Umat lslam harus mencintai bahasa Arab.

 

2.  Fardu kifayah adalah kewajiban kelompok.

 

3.  Bagi umat lslam, memahami bahasa Arab hukumnya fardu kifayah.

 

 

4.  Artinya dalam suatu kelompok harus ada orang yang belajar untuk memahami bahasa Arab.

 

5.  Jika dalam suatu kelompok tidak satu orang pun yang belajar memahami bahasa Arab, maka semua anggota kelompok itu menanggung dosa.

 

 

6.  Apakah Arab pasti Islam?

 

7.  Sabar Mas! jangan terburu-buru, memang sejak dari zaman dahulu, tidak semua Arab adalah Islam.

 

 

8.  Seperti tidak semua lslam pasti Arab.

 

9.  Tetapi yang jelas, pada zaman dahulu, wilayah di mana pun yang dikuasai oleh umat Islam, segera penduduknya berbondong-bondong belajar bahasa Arab.

 

10.     Faktanya membuktikan secara suka rela mereka segera mempelajari bahasa Arab.

 

 

11.     Setelah mempelajari bahasa Arab, kemudian mereka memakai sebagai bahasa sehari-hari.

 

12.     Misalnya, Andalus yang terletak di ujung Eropa, kala itu seakan-akan berubah menjadi negara Arab.

 

 

13.     Dataran Cina, Afganistan, lndia, berbagai daerah di benua Afrika maupun Asia, termasuk Jawa, Sumatra, dan lainnya semuanya secara sadar dan suka rela, belajar bahasa Arab.

 

14.     Kemudian mereka memakai bahasa Arab sebagai bahasa sehari hari.

 

 

15.     Anda tidak percaya?

 

16.     Mari kita renungkan dawuhnya Kiyai Nawawi Al-Bantani dalam kitab beliau:

 

 

     ( وعربية ) بأن تكون أركان الخطبتين بالعربية فإن لم يكن ثم من يحسن العربية ولم يمكن تعلمها خطب بغيرها فإن أمكن وجب على الجميع على سبيل فرض الكفاية فيكفي في ذلك واحد فلو تركوا التعلم مع امكانه عصوا ولا جمعة لهم فيصلون الظهر

 

 

    Dan di antara syarat sahnya khotbah salat Jum'at ialah kedua khotbahnya disampaikan memakai bahasa Arab.

 

17.     Dan bila jamaahnya tidak satu pun bisa berbahasa Arab, dan tidak mampu untuk mempelajarinya, maka khatib boleh menyampaikan khotbahnya dalam bahasa lain.

 

18.     Dan bila mereka mampu untuk mempelajarinya, maka mereka semua wajib mempelajarinya.

 

 

19.     Hukumnya mempelajari bahasa Arab adalah fardu kifayah (kewajiban kelompok).

 

20.     Sehingga bila telah ada satu saja orang yang mempelajarinya, maka sudah cukup.

 

 

21.     Jika mereka semua tidak mempelajari bahasa Arab, padahal bisa melakukannya, maka semua berdosa.

 

22.     Dan tidak sah salat Jum'at mereka, sehingga mereka harus menggantinya dengan salat Zuhur.

 

 

23.     (Nihayatuz Zain oleh Mbah Kiyai Muhammad bin Umar bin Ali Nawawi Al Jawi Al Bantani hal 128).

 

24.     Bagaimana coba?

 

 

25.     Sudahkah kita sadar?

 

26.     Mengapa sebagian oknum begitu sakit hatinya, terhadap semua yang berbau Arab?

 

27.     Sebetulnya mereka bukan membenci Arabnya, tetapi membenci perkembangan Islamnya.

 

 

28.     Mereka tahu bahwa di Arab juga ada Yahudi, Nasrani, komunis, dan lainnya.

 

29.     Tetapi mereka juga sadar bila umat Islam pandai bahasa Arab, maka lebih mudah memahami sumber asli agama lslam.

 

 

30.     Sumber asli agama lslam semuanya berbahasa Arab.

 

31.     Jika umat Islam memahami Al-Qur'an dan hadis Nabi, maka Islamnya asli dan benar, sehingga sulit dibodohi oleh musuh lslam.

 

 

32.     Semoga hal ini menyadarkan dan menggugah semangat kita untuk terus belajar bahasa Arab.

 

33.     Paling tidak kita harus memberi fasilitas kepada anak-anak dan generasi mendatang untuk menguasai bahasa Arab.

 

 

34.     Al-Quran surah Yusuf (surah ke-12) ayat 2.

 

     إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ قُرْآنًا عَرَبِيًّا لَعَلَّكُمْ تَعْقِلُونَ

 

Sesungguhnya Kami menurunkannya berupa Al-Qur'an dengan berbahasa Arab, agar kamu memahaminya.

 

 

Daftar Pustaka

1.  Dr. Muhammad Arifin Badri.

2.  Hatta, DR. Ahmad. Tafsir Quran Per Kata, Dilengkapi dengan Asbabun Nuzul dan Terjemah. Penerbit Pustaka Maghfirah, Jakarta 2011.

3.  Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2.

4.  Tafsirq.com online.

5785. UMAT ISLAM HARUS CINTA ARAB

 


UMAT ISLAM HARUS CINTA ARAB

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

 

 

 

A. Umat lslam harus mencintai bahasa Arab.

 

1.  Fardu kifayah adalah kewajiban kelompok.

 

2.  Bagi umat lslam, memahami bahasa Arab hukumnya fardu kifayah.

 

 

3.  Artinya dalam suatu kelompok harus ada orang yang belajar untuk memahami bahasa Arab.

 

4.  Jika dalam suatu kelompok tidak satu orang pun yang belajar memahami bahasa Arab, maka semua anggota kelompok itu menanggung dosa.

 

 

5.  Apakah Arab pasti Islam?

 

6.  Sabar Mas! jangan terburu-buru, memang sejak dari zaman dahulu, tidak semua Arab adalah Islam.

 

 

7.  Seperti tidak semua lslam pasti Arab.

 

8.  Tetapi yang jelas, pada zaman dahulu, wilayah di mana pun yang dikuasai oleh umat Islam, segera penduduknya berbondong-bondong belajar bahasa Arab.

 

9.  Faktanya membuktikan secara suka rela mereka segera mempelajari bahasa Arab.

 

 

10.     Setelah mempelajari bahasa Arab, kemudian mereka memakai sebagai bahasa sehari-hari.

 

11.     Misalnya, Andalus yang terletak di ujung Eropa, kala itu seakan-akan berubah menjadi negara Arab.

 

 

12.     Dataran Cina, Afganistan, lndia, berbagai daerah di benua Afrika maupun Asia, termasuk Jawa, Sumatra, dan lainnya semuanya secara sadar dan suka rela, belajar bahasa Arab.

 

13.     Kemudian mereka memakai bahasa Arab sebagai bahasa sehari hari.

 

 

14.     Anda tidak percaya?

 

15.     Mari kita renungkan dawuhnya Kiyai Nawawi Al-Bantani dalam kitab beliau:

 

 

     ( وعربية ) بأن تكون أركان الخطبتين بالعربية فإن لم يكن ثم من يحسن العربية ولم يمكن تعلمها خطب بغيرها فإن أمكن وجب على الجميع على سبيل فرض الكفاية فيكفي في ذلك واحد فلو تركوا التعلم مع امكانه عصوا ولا جمعة لهم فيصلون الظهر

 

 

    Dan di antara syarat sahnya khotbah salat Jum'at ialah kedua khotbahnya disampaikan memakai bahasa Arab.

 

16.     Dan bila jamaahnya tidak satu pun bisa berbahasa Arab, dan tidak mampu untuk mempelajarinya, maka khatib boleh menyampaikan khotbahnya dalam bahasa lain.

 

17.     Dan bila mereka mampu untuk mempelajarinya, maka mereka semua wajib mempelajarinya.

 

 

18.     Hukumnya mempelajari bahasa Arab adalah fardu kifayah (kewajiban kelompok).

 

19.     Sehingga bila telah ada satu saja orang yang mempelajarinya, maka sudah cukup.

 

 

20.     Jika mereka semua tidak mempelajari bahasa Arab, padahal bisa melakukannya, maka semua berdosa.

 

21.     Dan tidak sah salat Jum'at mereka, sehingga mereka harus menggantinya dengan salat Zuhur.

 

 

22.     (Nihayatuz Zain oleh Mbah Kiyai Muhammad bin Umar bin Ali Nawawi Al Jawi Al Bantani hal 128).

 

23.     Bagaimana coba?

 

 

24.     Sudahkah kita sadar?

 

25.     Mengapa sebagian oknum begitu sakit hatinya, terhadap semua yang berbau Arab?

 

26.     Sebetulnya mereka bukan membenci Arabnya, tetapi membenci perkembangan Islamnya.

 

 

27.     Mereka tahu bahwa di Arab juga ada Yahudi, Nasrani, komunis, dan lainnya.

 

28.     Tetapi mereka juga sadar bila umat Islam pandai bahasa Arab, maka lebih mudah memahami sumber asli agama lslam.

 

 

29.     Sumber asli agama lslam semuanya berbahasa Arab.

 

30.     Jika umat Islam memahami Al-Qur'an dan hadis Nabi, maka Islamnya asli dan benar, sehingga sulit dibodohi oleh musuh lslam.

 

 

31.     Semoga hal ini menyadarkan dan menggugah semangat kita untuk terus belajar bahasa Arab.

 

32.     Paling tidak kita harus memberi fasilitas kepada anak-anak dan generasi mendatang untuk menguasai bahasa Arab.

 

 

33.     Al-Quran surah Yusuf (surah ke-12) ayat 2.

 

     إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ قُرْآنًا عَرَبِيًّا لَعَلَّكُمْ تَعْقِلُونَ

 

Sesungguhnya Kami menurunkannya berupa Al-Qur'an dengan berbahasa Arab, agar kamu memahaminya.

 

 

Daftar Pustaka

1.  Dr. Muhammad Arifin Badri.

2.  Hatta, DR. Ahmad. Tafsir Quran Per Kata, Dilengkapi dengan Asbabun Nuzul dan Terjemah. Penerbit Pustaka Maghfirah, Jakarta 2011.

3.  Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2.

4.  Tafsirq.com online.

5784. MALAIKAT MEMBANTU PERANG BADAR

 


MALAIKAT MEMBANTU PERANG BADAR

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

 

 

A. Rasulullah melemparkan kerikil ke arah musuh pada Perang Badar.

 

1.  Al-Quran surah Al-Anfal (surah ke-8) ayat 17.

 

     فَلَمْ تَقْتُلُوهُمْ وَلَٰكِنَّ اللَّهَ قَتَلَهُمْ ۚ وَمَا رَمَيْتَ إِذْ رَمَيْتَ وَلَٰكِنَّ اللَّهَ رَمَىٰ ۚ وَلِيُبْلِيَ الْمُؤْمِنِينَ مِنْهُ بَلَاءً حَسَنًا ۚ إِنَّ اللَّهَ سَمِيعٌ عَلِيمٌ

     

     Maka (yang sebenarnya) bukan kamu yang membunuh mereka, tetapi Allah yang membunuh mereka, dan bukan kamu yang melempar ketika kamu melempar, tetapi Allah yang melempar. (Allah berbuat demikian untuk membinasakan mereka) dan untuk memberi kemenangan kepada orang mukmin, dengan kemenangan yang baik. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

 

 

2.  Al-Quran surah Al-Anfal (surah ke-8) ayat 18.

 

     ذَٰلِكُمْ وَأَنَّ اللَّهَ مُوهِنُ كَيْدِ الْكَافِرِينَ

 

     Demikian (karunia Allah yang dilimpahkan kepadamu), dan sesungguhnya Allah melemahkan tipu daya orang-orang yang kafir.

 

A. Asbabun nuzul (penyebab turunnya) surah Al-Anfal (surah ke-8) ayat 17 dan 18.

 

1.  Hakim bin Hizam menjelaskan ayat ini turun berkenaan dengan Perang Badar.

 

2.  Pada waktu Perang Badar, para sahabat mendengar suara gemuruh, seperti suara batu-batu kecil berjatuhan dalam bejana.

 

 

3.  Rasulullah melempari musuh dengan batu-batu kecil, sehingga banyak musuh  yang berjatuhan.

 

4.  Kemudian turun ayat 17 dan 18 ini yang menjelaskan bahwa yang melempari musuh adalah para malaikat yang ditugaskan oleh Allah.

 

 

 

 

Daftar Pustaka

1.  Hatta, DR. Ahmad. Tafsir Quran Per Kata, Dilengkapi dengan Asbabun Nuzul dan Terjemah. Penerbit Pustaka Maghfirah, Jakarta 2011.

2.  Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2.

3.  Tafsirq.com online.

5783. RASUL MELEMPARKAN KERIKIL KEPADA MUSUH

 


RASUL MELEMPARKAN KERIKIL PADA MUSUH

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

 

 

A. Rasulullah melemparkan kerikil ke arah musuh pada Perang Badar.

 

1.  Al-Quran surah Al-Anfal (surah ke-8) ayat 17.

 

     فَلَمْ تَقْتُلُوهُمْ وَلَٰكِنَّ اللَّهَ قَتَلَهُمْ ۚ وَمَا رَمَيْتَ إِذْ رَمَيْتَ وَلَٰكِنَّ اللَّهَ رَمَىٰ ۚ وَلِيُبْلِيَ الْمُؤْمِنِينَ مِنْهُ بَلَاءً حَسَنًا ۚ إِنَّ اللَّهَ سَمِيعٌ عَلِيمٌ

     

     Maka (yang sebenarnya) bukan kamu yang membunuh mereka, tetapi Allah yang membunuh mereka, dan bukan kamu yang melempar ketika kamu melempar, tetapi Allah yang melempar. (Allah berbuat demikian untuk membinasakan mereka) dan untuk memberi kemenangan kepada orang mukmin, dengan kemenangan yang baik. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

 

 

2.  Al-Quran surah Al-Anfal (surah ke-8) ayat 18.

 

     ذَٰلِكُمْ وَأَنَّ اللَّهَ مُوهِنُ كَيْدِ الْكَافِرِينَ

 

     Demikian (karunia Allah yang dilimpahkan kepadamu), dan sesungguhnya Allah melemahkan tipu daya orang-orang yang kafir.

 

A. Asbabun nuzul (penyebab turunnya) surah Al-Anfal (surah ke-8) ayat 17 dan 18.

 

1.  Hakim bin Hizam menjelaskan ayat ini turun berkenaan dengan Perang Badar.

 

2.  Pada waktu Perang Badar, para sahabat mendengar suara gemuruh, seperti suara batu-batu kecil berjatuhan dalam bejana.

 

 

3.  Rasulullah melempari musuh dengan batu-batu kecil, sehingga banyak musuh  yang berjatuhan.

 

4.  Kemudian turun ayat 17 dan 18 ini yang menjelaskan bahwa yang melempari musuh adalah para malaikat yang ditugaskan oleh Allah.

 

 

 

 

Daftar Pustaka

1.  Hatta, DR. Ahmad. Tafsir Quran Per Kata, Dilengkapi dengan Asbabun Nuzul dan Terjemah. Penerbit Pustaka Maghfirah, Jakarta 2011.

2.  Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2.

3.  Tafsirq.com online.

5782. ABU JAHAL DOANYA DITOLAK ALLAH

 


ABU JAHAL DOANYA DITOLAK ALLAH

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

 

 

A. Allah menolak doanya Abu Jahal.

 

1.  Al-Quran surah Al-Anfal (surah ke-8) ayat 19.

 

  إِنْ تَسْتَفْتِحُوا فَقَدْ جَاءَكُمُ الْفَتْحُ ۖ وَإِنْ تَنْتَهُوا فَهُوَ خَيْرٌ لَكُمْ ۖ وَإِنْ تَعُودُوا نَعُدْ وَلَنْ تُغْنِيَ عَنْكُمْ فِئَتُكُمْ شَيْئًا وَلَوْ كَثُرَتْ وَأَنَّ اللَّهَ مَعَ الْمُؤْمِنِينَ

     

     Jika kamu (orang-orang musyrik) mencari keputusan, maka telah datang keputusan kepadamu dan jika kamu berhenti; maka itu yang lebih baik bagimu; dan jika kamu kembali, niscaya Kami kembali (memberi pertolongan); dan pasukanmu tidak akan dapat menolak sesuatu bahaya sedikit pun darimu, biar pun jumlah (pasukannya) banyak dan sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang beriman.

 

 

B. Asbabun nuzul (penyebab turunnya) surah Al-Anfal (surah ke-8) ayat 19.

 

1.  Abdullah bin Tsa’labah menjelaskan ayat ini turun berkenaan dengan Perang Badar.

 

2.  Abu Jahal berdoa mohon kemenangan dalam Perang Badar,”Ya Allah, siapakah di antara kami yang memutus tali silaturahmi dan datang dengan ajaran yang tidak dikenal, maka buktikan kehancurannya besuk.”

 

 

3.  Kemudian turun ayat 19 ini.

 

 

Daftar Pustaka

1.  Hatta, DR. Ahmad. Tafsir Quran Per Kata, Dilengkapi dengan Asbabun Nuzul dan Terjemah. Penerbit Pustaka Maghfirah, Jakarta 2011.

2.  Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2.

3.  Tafsirq.com online.


5781. ABU LUBABAH INTEL YANG BERKHIANAT

 


ABU LUBABAH INTEL YANG BERKHIANAT

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

 

 

 

A. Abu Lubabah mengkhianati Rasulullah.

 

1.  Al-Quran surah Al-Anfal (surah ke-8) ayat 27.

 

  يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَخُونُوا اللَّهَ وَالرَّسُولَ وَتَخُونُوا أَمَانَاتِكُمْ وَأَنْتُمْ تَعْلَمُونَ

 

      Hai orang-orang beriman, janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul (Muhammad) dan (juga) janganlah kamu mengkhianati amanah yang dipercayakan kepadamu, sedangkan kamu mengetahui.

 

B. Asbabun nuzul (penyebab turunnya) surah Al-Anfal (surah ke-8) ayat 27.

 

1.  Abdullah bin Qatadah menjelaskan ayat ini turun berkenaan dengan Perang Bani Quraizhah.

 

2.  Sebelum terjadi Perang Bani Quraizah, Rasulullah mengirim Abu Lubabah bin Abdul Mundzir  mendatangi perkampungan Bani Quraizhah sebagai mata-mata.

 

 

3.  Tetapi setelah tiba di perkampungan Bani Quraizah, Abu Lubabah membocorkan semua rencana Rasulullah yang akan mengepung benteng Bani Quraizhah.

 

4.  Kemudian turun ayat 27 ini.

 

 

Daftar Pustaka

1.  Hatta, DR. Ahmad. Tafsir Quran Per Kata, Dilengkapi dengan Asbabun Nuzul dan Terjemah. Penerbit Pustaka Maghfirah, Jakarta 2011.

2.  Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2.

3.  Tafsirq.com online.