Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Saturday, March 6, 2021

8859. CARA KERJANYA AKI MOBIL

 


CARA KERJANYA AKI MOBIL

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

 

 

 

 

 

FUNGSI AKI PADA MOBIL

 

 

Aki pada kendaraan berfungsi untuk menyimpan sumber listrik.

 

 

 Yang dipakai untuk menghidupkan semua sistem kelistrikan kendaraan.

 

 

 

 

Ada 2 istilah untuk aki.

 

 

1.           Discharge

 

Discharge adalah proses pengeluaran arus listrik dari aki.

 

 

Proses discharge terjadi jika  rangkaian listrik dalam posisi tertutup.

 

 

 

 

Yaitu kutub positif dan negatif aki terhubung.

 

 

 

Akibat proses discharge ini menguras daya listrik baterai sehingga aki akan kosong.

 

 

 

2. Recharge

 

Recharge adalah proses pengisian arus ke dalam aki.

 

 

Proses recharge mirip seperti saat melakukan pengisian daya ponsel.

 

 

Dalam recharge arus dialirkan ke terminal baterai sehingga aki kembali terisi.

 

Pada kendaraan, proses recharge secara otomatis aktif saat mesin dihidupkan.

 

 

Proses recharge memakai altenator untuk mengisi daya aki.

 

 

 

Sehingga aki mobil atau motor tidak perlu di charge.

 

 

 

 

 

REAKSI KIMIA SAAT PENGELUARAN AKI

 

 

Secara sederhana aki terdiri atas:

 

 

1.              Larutan elektrolit (H2SO4).

 

2.              Plat positif (PbO2).

 

3.              Kutub negatif (Pb).

 

 

 

Saat pengeluaran arus terjadi reaksi kimia.

 

 

PbO+ 2H2SO4 + Pb = PbSO4 + PbSO4 + 2H2O

 

 

 

Saat arus listrik keluar Oksigen (O2) pada plat positif akan terlepas.

 

 

Sehingga plat positif berangsur menjadi Pb.

 

 

 

Saat itu pula larutan elektrolit akan terurai.

 

 

Larutan elektrolit ini terdiri atas  air dan asam sulfat.

 

 

 

 

Asam sulfat akan menempel pada terminal baterai negative (Pb) dan plat positif.

 

 

 

Yang menjadi Pb karena oksigen terlepas.

 

 

 

Jika aki terus dipakai, maka larutan dalam aki menjadi air.

 

 

 

Aki sudah lemah dan tidak mengeluarkan arus.

 

 

 

 

PROSES PENGISIAN AKI

 

 

 

Proses recharge (pengisian) untuk mengembalikan kondisi aki ke posisi semula.

 

 

 

Yaitu mengembalikan asam sulfat yang menempel pada plat aki agar kembali terlarut dalam air.

 

 

 

Dan mengikat oksigen pada plat positif.

 

 

 

 

Reaksi saat proses pengisian.

 

 

 

PbSO4 + PbSO4 + 2H2O = PbO+ 2H2SO4 + Pb

 

 

 

Saat arus listrik dihubungkan ke plat aki, maka molekul air akan terurai menjadi oksigen dan hydrogen.

 

 

 

 

Ion asam sulfat pada plat positif akan beralih ke plat negative.

 

 

 

Dan Oksigen akan melekat pada plat positif aki.

 

 

 

Sehingga plat positif kembali membentuk PbO2.

 

 

 

lon hydrogen yang lebih dekat dengan plat negatif menarik ion asam sulfat (SO4-).

 

 

 

Sehingga larutan dalam aki kembali ke bentuk H2SO.

 

 

 



 

MENGAPA AKI BISA MELEDAK

 

 

 

 

Kasus aki meledak saat dicharge bisa terjadi pada aki tipe basah.

 

 

Pada proses pengisian aki, terjadi pelepasan ion hydrogen dan oksigen.

 

 

 

Kedua ion menguap melalui ventilasi aki pada tutup masing-masing sel.

 

 

Hydrogen itu gas mudah terbakar.

 

 

Oksigen akan mempercepat proses pembakaran.

 

 

 

Pada saat aki sedang diisi.

 

 

 

Ada percikan api di sekitarnya.

 

 

Maka api akan membakar ion hydrogen dan menyambar hydrogen dalam aki.

 

Hasil pembakaran dalam aki bisa menimbulkan ledakan.

 

 

 

Apakah bedanya reaksi kimia aki kering dan aki basah ?

 

 

 

Pada dasarnya sama.

 

 

 

 

Aki kering memakai elektrolit lebih padat.

 

 

 

Biasanya berbentuk jel.

 

 

Yang bertujuan mengurangi  proses penguapan hydrogen.

 

 

 

Sehingga aki kering minim risiko meledak.

 

 

 

 

Untuk reaksinya, secara umum sama saja.

 

 

 

(Sumber internet)

8858. CARA KERJA JAM TANGAN MEKANIS

 



CARA KERJA JAM TANGAN MEKANIS

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

 

 

 

 

 

 

 

Cara Kerja Jam Tangan  Mekanis.

 

 

 

Jam tangan mekanik adalah jam yang memakai pengaturan mekanis untuk mengukur waktu.

 

 

 

 

 

Sistem mekanis jam tangan  didorong oleh pegas.

 

 

 

Yang disebut mainspring atau per utama.

 

 

Yang harus dialiri secara berkala.

 

 

 

 

Kekuatannya ditransmisikan melalui serangkaian roda gigi (gir).

 

 

 

Untuk menggerakkan roda keseimbangan (balance wheel).

 

 

 

Yaitu roda berbobot yang berosilasi bolak-balik pada laju yang konstan.

 

 

Perangkat ini disebut “escapement” bertugas melepas roda jam untuk bergerak sedikit demi sedikit.

 

 

 

Menyesuaikan setiap ayunan roda keseimbangan.

 

 

 

Dan menggerakkan jarum jam tangan ke depan dengan laju konstan.

 

 

 

 

Jam tangan mekanis biasanya punya tingkat akurasi di bawah jam tangan quartz elektronik modern.

 

 

 

Dan jam tangan mekanis butuh pembersihan berkala.

 

 

 

 

RASIO RODA GIGI JAM MEKANIS

 

 

 

Jarum untuk menunjukkan menit (jarum panjang) dan jarum menunjukkan jam (jarum pendek) berada pada satu titik.

 

 

Titik itu adalah roda pusat (center wheel) yang berputar berdasarkan hitungan menit.

 

 

Karena jarum jam harus menunjukkan waktu tertentu.

 

 

Maka perlu rangkaian  roda (train wheel) agar jarum panjang dan pendek bekerja sesuai fungsinya.

 

 

Urutan rangkaian roda:

 

1.      Roda canon pinion.

2.      Roda menit.

3.      Roda jam.

 

 

Lubang sumbu canon pinion terikat erat dengan poros sumbu center wheel.

 

 

Putaran canon pinion sama dengan putaran center wheel.

 

 

 

Satu putaran canon pinion sama dengan 1 jam.

 

 

Jika canon pinion berputar 12 kali, maka hour wheel berputar 1 kali (12 jam).

 

 

Rasio canon (P) dengan hour wheel (Q) adalah 1 berbanding 12 (jumlah jam).

 

 

 

Jika canon wheel (P) punya 12 leaves dan roda (R) punya 36 gigi, maka rasionya 1 berbanding 3.

 

 

 

Roda (R) punya pinion 10 dan roda (Q) punya pinion 40, maka rasionya 1 berbanding 4.

 

 

 

Jika dikalikan menghasilkan 1 berbanding 12 .

 

 

Artinya 3 kali putaran canon pinion menggerakkan roda (R) 1 kali.

 

 

 

Putaran roda (R) 1 kali menggerakkan roda (Q) seperempat kali.

 

 

 

Jika canon pinion berputar 12 kali, maka hour wheel berputar 1 kali.

 

(Sumber internet)