Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tuesday, March 14, 2023

17112. KIAI JABAR ANIES BASWEDAN PAHAM ATASI SOAL INDONESIA

 



KIAI JABAR ANIES BASWEDAN PAHAM ATASI SOAL INDONESIA

Oleh:  Drs. HM Yusron Hadi,MM

 

 

 

 

 

Anies Baswedan.

Kembali dapat angin segar.

Beragam dukungan datang.

 

Saat Anies Baswedan.

Ke Pondok Pesantren.

 

 Husnul Khotimah.

Kuningan, Jawa Barat.

 

Mewakili ulama dan tokoh warga.

KH Dodo Syarif Hidayatullah .

 

Ungkapkan Indonesia.

Amat aneka ragam.

 

Kiai Dodo yakin.

 Anies Baswedan.

 

Mampu pimpin Indonesia.

Yang penuh ‘warna’ .

 

Aneka macam.

1)        Tokoh intelektual.

2)        Cendekiawan.

 

3)        Kiai.

4)        Santri.

 

5)        Tua.

6)        Muda.

 

Semua berbaur.

Dengan pakaian warna-warni.

 

Itu keindahan Indonesia,” jelas Kiai Dodo.

Senin (13/3/23)

 

“Bapak Anies ini.

Paham betul soal Indonesia.

 

Maka beliau layak.

Memimpin Indonesia,” tambahnya.

 

Kiai Dodo.

Beberapa kali bertemu Anies.

 

Ungkapkan sosok Anies.

Punya karakter pemimpin.

 

Dia sebut Anies. 

Sosok cendekiawan-intelektual.

 

Kiai Dodo berdoa.

Agar Anies Baswedan.

 

Jadi pemimpin nasional.

Di masa datang.

 

Pak Anies Baswedan.

1)        Murah senyum.

2)        Cendekiawan dan intelektual.

 

3)        Dulu disebut The Future Leader.

4)        Kini The Next National Leader.

 

Pembina Yayasan Husnul Khotimah.

 KH Achidin Noor.

 

Berharap dan mendoakan.

Agar Anies bisa jadi RI 1.

 

“Kita doakan.

Kang Anies menang terhormat.

Amin ya Robbal Alamin,” jelasnya.

 

Semoga Kang Anies.

Bisa  ke sini lagi.

 

Dalam posisi RI 1.

Sambil resmikan GOR pesantren.

Disaksikan semua.

 

Semoga Allah meridai Kang Anies,” tambah Kiai Achidin.

 

Disambut ‘Amin’.

Para hadirin.

 

(Sumber warta)

17111. ANIES BASWEDAN CALON ISLAM DAN KRISTEN PASTI ISU AGAMA

 



ANIES BASWEDAN CALON ISLAM DAN KRISTEN PASTI ISU AGAMA

Oleh:  Drs. HM Yusron Hadi,MM

 

Anies Baswedan.

Dialog tv Australia.

 

Jika ada calon lslam dan Kristen.

Maka pasti timbul isu agama.

 

Jurnalis ABC Australia.

 Beverley O'Connor.

 

Dialog Anies Baswedan.

Gubernur Jakarta.

Periode 2017-2022.

 

Jawab soal politik identitas.

Pilkada DKI 2017.

 

Anies Baswedan.

Melawan gubernur petahana.

 

Basuki Tjahaja Purnama.

Atau Ahok.

1)        Cina.

2)        Kristen.

 

Anies Baswedan.

Dituduh pakai politik agama.

 

Sebab didukung FPI.

Dituduh Bapak Politik Identitas.

 

Beverley bertanya.

Dalam bahasa Inggris.

 

Anies Baswedan.

Jawab pertanyaan.

Dengan retorika.

 

Pemilihan Umum.

Memang begitu.

 

Selalu terbelah.

Atau terpecah.

 

Contohnya.

1.        Kandidat beda jenis kelamin.

 

1)        Pria.

2)        Wanita.

 

Maka ada isu gender.

 

Jadi faktor terbelah.

Atau terpecah.

 

2.        Calon berbeda suku.

 

Maka faktor suku.

Jadi pemecah.

Atau pembelah.

 

3.        Saat referendum.

 

Apakah Britania Raya.

Keluar dari Uni Eropa atau tidak.

Maka terjadi pembelahan.

 

Referendum.

Tak ada orang dipilih.

 

 Tak ada isu agama.

Tetap jadi pembelahan.

 

Misalnya soal Brexlit.

Terjadi keterbelahan.

 

Padahal:

1)        Tak ada kandidat.

2)        Tak ada agama.

3)        Tak ada suku.

 

Jika ada calon:

1)        Islam.

2)        Kristen.

 

Maka pasti ada isu agama.

 

Anies Baswedan jelaskan.

Tiap Pemilu.

 

Tiap kubu melabeli kubu lainnya.

 

Tapi sejak 2017.

Anies selesai masa jabatannya.

Tak konfrontasi pelabelan.

 

Anies Baswedan.

Tak balas pernyataan.

Dengan pernyataan.

 

Tapi bekerja 5 tahun di Jakarta.

Anies Baswedan.

1)                Beri kesempatan sama.

2)                Beri pelakuan sama.

 

3)                Rangkul semua kelompok.

4)                Rangkul semua agama.

 

Politik identitas.

Harus dilihat rekam jejak.

Bukan pada asumsi.

 

Buktinya.

Jakarta selama 5 tahun:

 

1)        Stabil.

2)        Damai.

 

3)        Tenteram.

4)        Rukun.

 

Saya undang semua orang.

Menilai berdasar bukti.

 

Dan rekam jejak.

Bukan asumsi," pungkas Anies.

 

 

(Sumber warta)