Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Friday, March 17, 2023

17160. VISI ANIES BASWEDAN RAIH TUJUAN AWAL MERDEKA

 

 



VISI ANIES BASWEDAN RAIH TUJUAN AWAL MERDEKA

Oleh: Drs HM Yusron Hadi, MM

 

 

Demokrasi.

Yaitu:

1)        Pemerintahan rakyat.

 

2)        Utamakan persamaan hak, kewajiban, dan  perlakuan.

Bagi semua warga negara.

 

Aristokrat.

Yaitu:

Negara diperintah kaum:

1)        Bangsawan.

2)        Orang kaya.

 

3)        Orang mulia.

4)        Tinggi martabat.

 

5)        Ningrat.

6)        Borjuis.

 

Anies Baswedan jelaskan.

Tak Ada lagi.

Orang biasa jadi Wali Kota.

 

Anies Baswedan.

Bicara sistem demokrasi Indonesia.

Kini mulai berbeda.

 

Anies Baswedan mengatakan.

Para  pendiri negara.

 

Berjuang bagi  kesetaraan.

Dengan susah payah.

 

Tapi lambat laun.

Justru pudar.

 

Para pendiri republik.

Yaitu:

 

1)        Kaum terdidik.

2)        Kaum intelek.

 

3)        Kaum bangsawan.

Yang luar biasa.

 

Mereka mendirikan republik.

Yang setara bagi semua rakyat.

 

Hal itu.

Sungguh hebat," kata Anies.

 

Acara KAHMI Jaya.

Ancol, Jakarta Utara.

Kamis (16/3/2023).


Anies Baswedan jelaskan.

Saat ini.

 

Rakyat biasa.

Sulit jadi pemimpin.

 

Aristokrasi di Indonesia.

Jadi warisan budaya.

Bukan entitas politik.

 

Entitas.

Yaitu satuan berwujud.

 

Para pendiri bangsa.

Ingin agar semua rakyat setara.

 

Tapi saat ini.

Orang biasa saja.

 

Tak bisa jadi:

1)         Wali Kota.

2)        Bupati.

 

Tidak ada orang biasa saja.

Bisa jadi Bupati.

 

Tidak ada orang.

Bukan keluarga ningrat.

Bisa jadi seseorang," tutur Anies.


"Lihat tetangga kita.

Mereka pertahankan aristokrasi.

 

Feodal dihilangkan.

Kolonial dihilangkan.

 

Tapi aristokrasi.

Jadi warisan budaya," sambungnya.

 

Feodal.

Yaitu warga dikuasai kaum bangsawan.

 

Kolonial.

Yaitu rakyat dijajah.

 

Anies Baswedan.

Punya visi.

 

Yaitu kembalikan.

Marwah demokrasi.

Ke awalnya.

 

 

Marwah.

Yaitu bentuk tak baku dari: Muruah.

 

Artinya:

1)        Kehormatan.

2)        Harga diri.

3)        Nama baik.

 

"Pertanyaannya.

Bukan sekadar:

 

1)        Melanjutkan.

2)        Tak melanjutkan.

 

Tapi kembalikan kepada:

1)                Spirit dasar.

2)                 Nilai dasar.

Republik ini didirikan.

 

Bahasanya NasDem.

Yaitu  restorasi.

 

Yaitu kembali kepada awal," pungkasnya.

(sumber detik)

17159. PENDIRI BANGSA ORANG PINTAR MIKIR 95 PERSEN RAKYAT BUTA HURUF

 

 



PENDIRI BANGSA ORANG PINTAR MIKIR 95 PERSEN RAKYAT BUTA HURUF

Oleh: Drs HM Yusron Hadi, MM

 

 

Demokrasi.

Yaitu:

1)        Pemerintahan rakyat.

 

2)        Utamakan persamaan hak, kewajiban, dan  perlakuan.

Bagi semua warga negara.

 

Aristokrat.

Yaitu:

Negara diperintah kaum:

1)        Bangsawan.

2)        Orang kaya.

 

3)        Orang mulia.

4)        Tinggi martabat.

 

5)        Ningrat.

6)        Borjuis.

 

Anies Baswedan jelaskan.

Tak Ada lagi.

Orang biasa jadi Wali Kota.

 

Anies Baswedan.

Bicara sistem demokrasi Indonesia.

Kini mulai berbeda.

 

Anies Baswedan mengatakan.

Para  pendiri negara.

 

Berjuang bagi  kesetaraan.

Dengan susah payah.

 

Tapi lambat laun.

Justru pudar.

 

Para pendiri republik.

Yaitu:

 

1)        Kaum terdidik.

2)        Kaum intelek.

 

3)        Kaum bangsawan.

Yang luar biasa.

 

Mereka mendirikan republik.

Yang setara bagi semua rakyat.

 

Hal itu.

Sungguh hebat," kata Anies.

 

Acara KAHMI Jaya.

Ancol, Jakarta Utara.

Kamis (16/3/2023).


Anies Baswedan jelaskan.

Saat ini.

 

Rakyat biasa.

Sulit jadi pemimpin.

 

Aristokrasi di Indonesia.

Jadi warisan budaya.

Bukan entitas politik.

 

Entitas.

Yaitu satuan berwujud.

 

Para pendiri bangsa.

Ingin agar semua rakyat setara.

 

Tapi saat ini.

Orang biasa saja.

 

Tak bisa jadi:

1)         Wali Kota.

2)        Bupati.

 

Tidak ada orang biasa saja.

Bisa jadi Bupati.

 

Tidak ada orang.

Bukan keluarga ningrat.

Bisa jadi seseorang," tutur Anies.


"Lihat tetangga kita.

Mereka pertahankan aristokrasi.

 

Feodal dihilangkan.

Kolonial dihilangkan.

 

Tapi aristokrasi.

Jadi warisan budaya," sambungnya.

 

Feodal.

Yaitu warga dikuasai kaum bangsawan.

 

Kolonial.

Yaitu rakyat dijajah.

 

Anies Baswedan.

Punya visi.

 

Yaitu kembalikan.

Marwah demokrasi.

Ke awalnya.

 

 

Marwah.

Yaitu bentuk tak baku dari: Muruah.

 

Artinya:

1)        Kehormatan.

2)        Harga diri.

3)        Nama baik.

 

"Pertanyaannya.

Bukan sekadar:

 

1)        Melanjutkan.

2)        Tak melanjutkan.

 

Tapi kembalikan kepada:

1)                Spirit dasar.

2)                 Nilai dasar.

Republik ini didirikan.

 

Bahasanya NasDem.

Yaitu  restorasi.

 

Yaitu kembali kepada awal," pungkasnya.

(sumber detik)

17157. BAHAYA GENG WARKOP


 

Thursday, March 16, 2023

17150. BAWA PEDANG 25 GENG WARKOP TAWUR WONOAYU SIDOARJO

 






BAWA PEDANG 25 GENG WARKOP TAWUR WONOAYU SIDOARJO

Oleh:  Drs. HM Yusron Hadi,MM

 

 

 

Viral aksi geng WARKOP.

Mengacungkan pedang.

Di Wonoayu Sidoarjo.

 

Dalam video.

Tampak gerombolan anak muda.

Acungkan sajam yang dibawanya.


Tampak sejumlah pemuda.

Berboncengan 3.

Mereka angkat pedang ke atas.

Ada pula yang turun ke jalan.

Sambil bawa pedang.


Aksi tambah gaduh.

Saat mereka nyalakan petasan.

 

"Ayo mulih mulih.

 (Ayo pulang pulang)," kata seseorang.

 

Selasa (14/3/2023).


Saat konfirmasi.

Kapolsek Wonoayu.

 

 AKP Hafid Dian Maulidi.

Benarkan kejadian ini.

 

Hafid menyebut.

Teror gangster itu.

Terjadi Senin (13/3/2023) dini hari.


Polres Sidoarjo.

Tangkap 2 gangster.

 

1)        FS (18).

Warga Desa Kemangsen.

 

Kecamatan Balongbendo.

Sidoarjo.

 

2)         D (20).

Warga Desa Jeruk Gamping.

 

Kecamatan Krian.

 Sidoarjo.

Kapolresta Sidoarjo.

 Kombes Kusumo Wahyu Bintaro.

 

Bahwa mereka mengaku.

Gangster Warung Belakang.

Atau Warkang.

 

Geng ini.

Ditantang tawuran.

 

Gangster Warung Pojok.

Atau Warjok.


Kusumo menjelaskan.

Berdirinya gangster.

 

Berawal nongkrong.

Di warung kopi.

 

Kedua gangster.

Akan tawuran.

Di perempatan Wonoayu.


Admin Instagram "warkang_sidoarjo".

Ditantang kelompok lain.

Untuk tawuran.



Pukul 02.00 WIB.

Sekitar 25 orang kumpul.

 

Beberapa bawa senjata tajam.

 

Mereka konvoi.

Naik sepeda motor.

 

Ke arah Wonoayu, Sidoarjo.

Untuk tawuran.

 

Pukul 03.00 WIB.

Tiba di perempatan.

 Wonoayu Sidoarjo.

 

Tapi kelompok penantang.

Tak  datang.


Aksi mereka direkam.

Hingga viral di media sosial.

 

(Sumber detik)