Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Thursday, April 13, 2023

17489. HUKUM IKTIKAF BAGI WANITA HAID

 



HUKUM IKTIKAF BAGI WANITA HAID

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M

 

 

 

Iktikaf.

Yaitu diam beberapa waktu di masjid.

Sebagai suatu ibadah.

 

Dengan syarat tertentu.

Sambil menjauhkan dari pikiran dunia.

Untuk mendekatkan diri kepada Allah.

 

 Al-Quran surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 187.

 

أُحِلَّ لَكُمْ لَيْلَةَ الصِّيَامِ الرَّفَثُ إِلَىٰ نِسَائِكُمْ ۚ هُنَّ لِبَاسٌ لَكُمْ وَأَنْتُمْ لِبَاسٌ لَهُنَّ ۗ عَلِمَ اللَّهُ أَنَّكُمْ كُنْتُمْ تَخْتَانُونَ أَنْفُسَكُمْ فَتَابَ عَلَيْكُمْ وَعَفَا عَنْكُمْ ۖ فَالْآنَ بَاشِرُوهُنَّ وَابْتَغُوا مَا كَتَبَ اللَّهُ لَكُمْ ۚ وَكُلُوا وَاشْرَبُوا حَتَّىٰ يَتَبَيَّنَ لَكُمُ الْخَيْطُ الْأَبْيَضُ مِنَ الْخَيْطِ الْأَسْوَدِ مِنَ الْفَجْرِ ۖ ثُمَّ أَتِمُّوا الصِّيَامَ إِلَى اللَّيْلِ ۚ وَلَا تُبَاشِرُوهُنَّ وَأَنْتُمْ عَاكِفُونَ فِي الْمَسَاجِدِ ۗ تِلْكَ حُدُودُ اللَّهِ فَلَا تَقْرَبُوهَا ۗ كَذَٰلِكَ يُبَيِّنُ اللَّهُ آيَاتِهِ لِلنَّاسِ لَعَلَّهُمْ يَتَّقُونَ

 

Dihalalkan bagi kamu pada malam hari bulan puasa bercampur dengan isteri kamu; mereka pakaian bagimu, dan kamu pakaian bagi mereka. Allah mengetahui bahwa kamu tidak dapat menahan nafsumu, karena itu Allah mengampuni kamu dan memberi maaf kepadamu. Maka sekarang campuri mereka dan ikuti apa yang telah ditetapkan Allah untukmu, dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakan puasa sampai (datang) malam, (tapi) janganlah kamu campuri mereka, sedangkan kamu iktikaf dalam masjid. Itu larangan Allah, maka janganlah kamu mendekatinya. Demikian Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada manusia, supaya mereka bertakwa.

 

Waktu Iktikaf.

Dianjurkan tiap waktu.

Di  bulan Ramadan.

 

Terutama 10 hari terakhir.

 

Hadis riwayat lbnu Umar.

 

“Rasulullah selalu iktikaf.

Pada 10 hari akhir bulan Ramadan.”

 

Durasi Iktikaf.

 

Mazhab Hanafi.

Tak ditentukan batas lamanya.

 

Mazhab Maliki.

Lama iktikaf minimal 1 hari 1 malam.

 

Kesimpulan.

 Lama iktikaf.

Bisa 1 - 2 jam.

Boleh sehari semalam (24 jam).

 

Tempat Iktikaf.

 Mazhab Hanafi.

Tempat iktikaf.

Di masjid tempat salat 5 waktu.

 

Mazhab Hambali.

Tempat iktikaf.

Di masjid tempat salat berjamaah.

 

Menurut Muhammadiyah.

Boleh di masjid mana pun.

 

Menurut Muhammadiyah.

Syarat iktikaf.

 

1)        Orang lslam.

2)        Balig.

3)        Di masjid.

 

4)        Niat iktikaf.

 

5)        Saat tak puasa.

Boleh iktikaf.

 

6)        Wanita haid.

Boleh iktikaf di masjid.

 

Karena:

 

1.        Wanita haid tak boleh puasa.

Tapi wajib qada.

Yaitu ganti puasa di luar Ramadan.

 

2.        Wanita haid boleh masuk masjid.

Syaratnya:

 

1)        Ada keperluan.

2)        Tak kotori masjid.

 

Hadis melarang wanita masuk masjid.

Tak sahih.

 

Larangan membaca Al-Qur’an.

Bagi orang berhadas besar.

 

Berdasar etis dan kepatutan.

Tanda memuliakan Al-Quran.

 

Hadis sahih riwayat Muslim.

Dari Aisyah.

 

“Rasulullah menyebut nama Allah.

Dalam segala hal.”

 

1)        Orang hadas besar.

Boleh berzikir menyebut nama Allah.

 

2)        Membaca Al-Qur’an.

Disamakan  menyebut nama Allah.

 

Kesimpulan.

Wanita haid:

 

1)        Boleh iktikaf di masjid.

2)        Tak boleh puasa.

 

 

(Sumber muhammadiyah)

 

17488. HUKUM JAHILIAH ZIHAR HARAM ISLAM BOLEH

 




HUKUM JAHILIAH ZIHAR HARAM TAPI ISLAM BOLEH

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

 

 

 

Hukum zihar istri dihapus oleh Allah.

 

 Zihar.

Yaitu menyamakan istrinya.

Dengan ibu kandungnya.

 

Zihar.

Yaitu ucapan suami.

 

Menyamakan anggota tubuh isterinya.

Dengan tubuh ibu kandungnya.

 

Suami menzihar istrinya.

Dia tak boleh lagi menggauli istrinya.

Seperti anak dilarang menggauli ibunya.

  

Menurut adat Jahiliah.

Kalimat zihar.

Sama dengan menceraikan istrinya.

 

  Al-Quran surah Al-Mujadilah (surah ke-58) ayat 1.

 

     قَدْ سَمِعَ اللَّهُ قَوْلَ الَّتِي تُجَادِلُكَ فِي زَوْجِهَا وَتَشْتَكِي إِلَى اللَّهِ وَاللَّهُ يَسْمَعُ تَحَاوُرَكُمَا ۚ إِنَّ اللَّهَ سَمِيعٌ بَصِيرٌ

 

Sesungguhnya Allah telah mendengar perkataan wanita yang mengajukan gugatan kepada kamu (Muhammad) tentang suaminya, dan mengadukan (halnya) kepada Allah. Dan Allah mendengar percakapan kalian berdua. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.

 

 

Asbabun-nuzul (penyebab turunnya).

Surah Al-Mujadilah (surah ke-58) ayat 1.

 

Aisyah (istri Rasulullah) menjelaskan.

Ayat ini turun.

Terkait seorang wanita.

 

Mengadukan suaminya.

Kepada Rasulullah.

 

Wanita bernama Khaulah binti Tsa’labah.

Mengadukan sikap suaminya.

Kepada Rasulullah.

 

Kemudian turun ayat 1 ini.

 

 Khaulah binti Tsa’labah.

Mengadukan sikap suaminya.

 

Yaitu Aus bin Tsamit.

Kepada Rasulullah.

 

Aus bin Tsamit.

Telah menzihar istrinya.

Yaitu Khaulah binti Tsa’labah.

 

  Aus bin Tsamit.

Berkata kepada istrinya,

 

”Kamu bagiku sudah seperti punggung ibuku.”

 

Zihar.

Yaitu menyamakan istrinya.

Dengan ibu kandungnya.

 

 Khaulah mengadu kepada Rasulullah.

 

 

 Rasulullah bersabda,

 

“Tunggu dulu.

Belum ada keputusan dari Allah.”

 

Dalam riwayat lain.

 Rasulullah bersabda,

 

”Kamu telah diiharamkan.

Bergaul dengan suamimu.”

 

Khaulah binti Tsa’labah berkata,

 

”Suamiku belum mengucapkan kata talak.”

 

Khaulah berulang-ulang.

Mendesak Rasulullah.

Untuk memutuskan kasusnya.

 

Kemudian turun ayat 1 ini.

 

 Akhirnya.

Hukum adat zihar jahiliah.

Dibatalkan dan dihapus.

 

Aus bin Tsamit dan Khaulah binti Tsa’labah.

Jadi suami istri lagi.

  

 

Daftar Pustaka

1.  Hatta, DR. Ahmad. Tafsir Quran Per Kata, Dilengkapi dengan Asbabun Nuzul dan Terjemah. Penerbit Pustaka Maghfirah, Jakarta 2011.

2.  Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2.

3.  Tafsirq.com online.

 

17487. AC MILAN VS NAPOLI (1-0)

Wednesday, April 12, 2023

17484. CARA BAKTI PADA ORANG TUA YANG SUDAH WAFAT

 






CARA BAKTI PADA ORANG TUA YANG SUDAH WAFAT

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

 

 

 

Cara berbakti kepada orang tua.

Yang sudah wafat.

 

Yaitu:

1)        Selalu mendoakan orang tua.

Agar amal kebaikan diterima Allah.

Dan kesalahan diampuni Allah.

 

2)        Menjalin silaturahmi dengan kerabat orang tua.

 

3)        Melunasi utang orang tua.

4)        Memenuhi janji orang tua.

 

5)        Menghormati teman orang tua.

6)        Beramal kebaikan atas nama orang tua.

 

7)        Menyebarkan ilmu yang bermanfaat

8)        Menjaga nama baik orang tua.

 

9)        Tak berbuat jahat.

Agar nama orang tua tetap harum.

 

(Dari berbagai sumber)