Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Saturday, July 13, 2024

34196. PDIP JOKOWI GENDONG ANAK MENANTU CUCU JADI PEJABAT

 


PDIP JOKOWI GENDONG ANAK MENANTU CUCU JADI PEJABAT

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM

 

 

 

Ketua PDIP.

Djarot Saiful Hidayat singgung.

 

 Presiden Jokowi dorong.

Semua orang terdekat.

Terjun politik. 

 

Menurut Djarot.

Tak pernah terjadi.

 Pada semua presiden sebelumnya.

 

"Sejarah politik.

Kita catat bersama.

 

Sejak masa Pak Jokowi.

 

Anak-anak, menantu, keluarga terdekatnya.

Terlibat aktif politik," ungkapnya.

 

 Kamis (11/7/2024).

 

"Sejak Presiden.

1)        Bung Karno.

2)        Pak Harto.

 

3)        Pak Habibie.

4)        Gus Dur.

 

5)        Bu Mega.

6)        Pak SBY.

 

Hanya baru kali ini.

Mulai dari anaknya, menantunya.

Mungkin cucunya.

 

Mungkin saudaranya.

Akan disiapkan,” sambungnya. 

 

Djarot mengaku.

Secara prosedur.

Hal itu tak salah.

 

Tapi dalam dunia politik.

Tetap harus ada etika. 

 

"Dalam demokrasi prosedur.

Itu oke.

 

Tapi dalam demokrasi dan politik.

Harus ada etika dan moral," sebut Djarot. 

 

Djarot menilai.

Tindakan Presiden Jokowi.

 

Sudah kelewatan.

Sebab berulang kali.

 

Mengubah aturan.

Demi lancarkan keluarganya.

 

Maju ikut kontestasi politik.

Mulai dari:

 

1)        Revisi usia calon Wakil Presiden.

 

Untuk loloskan putra pertamanya.

Gibran Rakabuming Raka.

 

2)        Usia calon Kepala Daerah.

Juga diubah secara kilat. 

 

Hal itu diduga.

Muluskan putra bungsu Jokowi.

 

Kaesang Pangarep.

Maju dalam:

 

1)        Pilkada DKI Jakarta.

2)        Jawa Tengah. 

 

Atas dasar itu.

Djarot anggap Presiden Jokowi.

 

Sudah benar-benar melanggar etika.

Begitu aturan direkayasa.

 

Menurut saya:

1)        Sudah cacat etika.

2)        Cacat moral," beber Djarot. 

 

(Sumber warta)

34193. TUJUAN DAN HIKMAH HARI KIAMAT DI ALQURAN

 


TUJUAN DAN HIKMAH HARI KIAMAT DI ALQURAN

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM

 

 

 

Bukti adanya Hari Kiamat.

 

A.       Tujuan dan himah hari kiamat.

 

Al-Quran surah An-Najm (surah ke-53) ayat 31.


وَلِلَّهِ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ لِيَجْزِيَ الَّذِينَ أَسَاءُوا بِمَا عَمِلُوا وَيَجْزِيَ الَّذِينَ أَحْسَنُوا بِالْحُسْنَى

 

Dan hanya kepunyaan Allah segala yang ada di langit dan di bumi supaya Dia memberi balasan pada orang berbuat jahat terhadap apa yang telah mereka kerjakan dan memberi balasan pada orang berbuat baik dengan pahala lebih baik (surga).

 

B.       Argumen filosofi.

 

 

 Al-Quran surah Yasin (surah ke-36) ayat 78-81.


وَضَرَبَ لَنَا مَثَلًا وَنَسِيَ خَلْقَهُ ۖ قَالَ مَنْ يُحْيِي الْعِظَامَ وَهِيَ رَمِيمٌ

 

Dan ia membuat perumpamaan bagi Kami; dan dia lupa pada kejadiannya; ia berkata: "Siapakah yang dapat menghidupkan tulang belulang, yang telah hancur luluh?"

 

قُلْ يُحْيِيهَا الَّذِي أَنْشَأَهَا أَوَّلَ مَرَّةٍ ۖ وَهُوَ بِكُلِّ خَلْقٍ عَلِيمٌ

 

Katakan: "Ia akan dihidupkan oleh Tuhan yang menciptakannya kali pertama. Dan Dia Maha Mengetahui tentang segala makhluk.

 

الَّذِي جَعَلَ لَكُمْ مِنَ الشَّجَرِ الْأَخْضَرِ نَارًا فَإِذَا أَنْتُمْ مِنْهُ تُوقِدُونَ

 

Yaitu Tuhan yang menjadikan untukmu api dari kayu hijau, maka tiba-tiba kamu nyalakan (api) dari kayu itu".

 


أَوَلَيْسَ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ بِقَادِرٍ عَلَىٰ أَنْ يَخْلُقَ مِثْلَهُمْ ۚ بَلَىٰ وَهُوَ الْخَلَّاقُ الْعَلِيمُ

 

Dan tidaklah Tuhan yang menciptakan langit dan bumi berkuasa menciptakan serupa dengan itu? Benar, Dia berkuasa. Dan Dia Maha Pencipta lagi Maha Mengetahui.

 

C.       Pakai analogi.

 

Al-Quran surah Al-Haj (surah ke-22) ayat 5-7.


يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنْ كُنْتُمْ فِي رَيْبٍ مِنَ الْبَعْثِ فَإِنَّا خَلَقْنَاكُمْ مِنْ تُرَابٍ ثُمَّ مِنْ نُطْفَةٍ ثُمَّ مِنْ عَلَقَةٍ ثُمَّ مِنْ مُضْغَةٍ مُخَلَّقَةٍ وَغَيْرِ مُخَلَّقَةٍ لِنُبَيِّنَ لَكُمْ ۚ وَنُقِرُّ فِي الْأَرْحَامِ مَا نَشَاءُ إِلَىٰ أَجَلٍ مُسَمًّى ثُمَّ نُخْرِجُكُمْ طِفْلًا ثُمَّ لِتَبْلُغُوا أَشُدَّكُمْ ۖ وَمِنْكُمْ مَنْ يُتَوَفَّىٰ وَمِنْكُمْ مَنْ يُرَدُّ إِلَىٰ أَرْذَلِ الْعُمُرِ لِكَيْلَا يَعْلَمَ مِنْ بَعْدِ عِلْمٍ شَيْئًا ۚ وَتَرَى الْأَرْضَ هَامِدَةً فَإِذَا أَنْزَلْنَا عَلَيْهَا الْمَاءَ اهْتَزَّتْ وَرَبَتْ وَأَنْبَتَتْ مِنْ كُلِّ زَوْجٍ بَهِيجٍ

 

Hai manusia, jika kamu dalam keraguan tentang kebangkitan (dari kubur), maka (ketahui) sesungguhnya Kami telah menjadikan kamu dari tanah, kemudian dari setetes mani, kemudian dari segumpal darah, kemudian dari segumpal daging sempurna kejadiannya dan tidak sempurna, agar Kami jelaskan padamu dan Kami tetapkan dalam rahim, apa yang Kami kehendaki sampai waktu yang ditentukan, kemudian Kami keluarkan kamu sebagai bayi, kemudian (berangsur-angsur) kamu sampai dewasa, dan di antara kamu ada yang diwafatkan dan (ada pula) di antara kamu yang dipanjangkan umurnya sampai pikun, supaya dia tidak mengetahui lagi sesuatu pun yang dulunya diketahuinya. Dan kamu lihat bumi ini kering, kemudian jika Kami turunkan air di atasnya, bumi hidup dan subur dan menumbuhkan berbagai macam tumbuhan indah.

 

ذَٰلِكَ بِأَنَّ اللَّهَ هُوَ الْحَقُّ وَأَنَّهُ يُحْيِي الْمَوْتَىٰ وَأَنَّهُ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

 

 

Yang demikian, karena sesungguhnya Allah, Dia yang hak dan sesungguhnya Dia menghidupkan segala yang mati dan sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.

 

وَأَنَّ السَّاعَةَ آتِيَةٌ لَا رَيْبَ فِيهَا وَأَنَّ اللَّهَ يَبْعَثُ مَنْ فِي الْقُبُورِ

 

Dan sesungguhnya hari kiamat itu pasti datang, tak ada keraguan padanya; dan bahwa Allah membangkitkan semua orang di dalam kubur.

 

 

 

Daftar Pustaka

1.                Shihab, M.Quraish. Lentera Hati. Kisah dan Hikmah Kehidupan. Penerbit Mizan, 1994.  

2.                Shihab, M. Quraish Shihab. Wawasan Al-Quran. Tafsir Maudhui atas Perbagai Persoalan Umat. Penerbit Mizan, 2009.

3.                Shihab, M.Quraish. E-book Membumikan Al-Quran.

4.                Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2

5.                Tafsirq.com online.

34192. LOGIKA FILSAFAT HARI KIAMAT DI ALQURAN

 


LOGIKA FILSAFAT ADA HARI KIAMAT DI ALQURAN

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM

 

 

 

 

Bukti adanya Hari Kiamat.

 

1.        Argumen filosofi.

 

 

 Al-Quran surah Yasin (surah ke-36) ayat 78-81.


وَضَرَبَ لَنَا مَثَلًا وَنَسِيَ خَلْقَهُ ۖ قَالَ مَنْ يُحْيِي الْعِظَامَ وَهِيَ رَمِيمٌ

 

Dan ia membuat perumpamaan bagi Kami; dan dia lupa pada kejadiannya; ia berkata: "Siapakah yang dapat menghidupkan tulang belulang, yang telah hancur luluh?"

 

قُلْ يُحْيِيهَا الَّذِي أَنْشَأَهَا أَوَّلَ مَرَّةٍ ۖ وَهُوَ بِكُلِّ خَلْقٍ عَلِيمٌ

 

Katakan: "Ia akan dihidupkan oleh Tuhan yang menciptakannya kali pertama. Dan Dia Maha Mengetahui tentang segala makhluk.

 

الَّذِي جَعَلَ لَكُمْ مِنَ الشَّجَرِ الْأَخْضَرِ نَارًا فَإِذَا أَنْتُمْ مِنْهُ تُوقِدُونَ

 

Yaitu Tuhan yang menjadikan untukmu api dari kayu hijau, maka tiba-tiba kamu nyalakan (api) dari kayu itu".

 


أَوَلَيْسَ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ بِقَادِرٍ عَلَىٰ أَنْ يَخْلُقَ مِثْلَهُمْ ۚ بَلَىٰ وَهُوَ الْخَلَّاقُ الْعَلِيمُ

 

Dan tidaklah Tuhan yang menciptakan langit dan bumi berkuasa menciptakan serupa dengan itu? Benar, Dia berkuasa. Dan Dia Maha Pencipta lagi Maha Mengetahui.

 

2.        Pakai analogi.

 

Al-Quran surah Al-Haj (surah ke-22) ayat 5-7.


يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنْ كُنْتُمْ فِي رَيْبٍ مِنَ الْبَعْثِ فَإِنَّا خَلَقْنَاكُمْ مِنْ تُرَابٍ ثُمَّ مِنْ نُطْفَةٍ ثُمَّ مِنْ عَلَقَةٍ ثُمَّ مِنْ مُضْغَةٍ مُخَلَّقَةٍ وَغَيْرِ مُخَلَّقَةٍ لِنُبَيِّنَ لَكُمْ ۚ وَنُقِرُّ فِي الْأَرْحَامِ مَا نَشَاءُ إِلَىٰ أَجَلٍ مُسَمًّى ثُمَّ نُخْرِجُكُمْ طِفْلًا ثُمَّ لِتَبْلُغُوا أَشُدَّكُمْ ۖ وَمِنْكُمْ مَنْ يُتَوَفَّىٰ وَمِنْكُمْ مَنْ يُرَدُّ إِلَىٰ أَرْذَلِ الْعُمُرِ لِكَيْلَا يَعْلَمَ مِنْ بَعْدِ عِلْمٍ شَيْئًا ۚ وَتَرَى الْأَرْضَ هَامِدَةً فَإِذَا أَنْزَلْنَا عَلَيْهَا الْمَاءَ اهْتَزَّتْ وَرَبَتْ وَأَنْبَتَتْ مِنْ كُلِّ زَوْجٍ بَهِيجٍ

 

Hai manusia, jika kamu dalam keraguan tentang kebangkitan (dari kubur), maka (ketahui) sesungguhnya Kami telah menjadikan kamu dari tanah, kemudian dari setetes mani, kemudian dari segumpal darah, kemudian dari segumpal daging sempurna kejadiannya dan tidak sempurna, agar Kami jelaskan padamu dan Kami tetapkan dalam rahim, apa yang Kami kehendaki sampai waktu yang ditentukan, kemudian Kami keluarkan kamu sebagai bayi, kemudian (berangsur-angsur) kamu sampai dewasa, dan di antara kamu ada yang diwafatkan dan (ada pula) di antara kamu yang dipanjangkan umurnya sampai pikun, supaya dia tidak mengetahui lagi sesuatu pun yang dulunya diketahuinya. Dan kamu lihat bumi ini kering, kemudian jika Kami turunkan air di atasnya, bumi hidup dan subur dan menumbuhkan berbagai macam tumbuhan indah.

 

ذَٰلِكَ بِأَنَّ اللَّهَ هُوَ الْحَقُّ وَأَنَّهُ يُحْيِي الْمَوْتَىٰ وَأَنَّهُ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

 

 

Yang demikian, karena sesungguhnya Allah, Dia yang hak dan sesungguhnya Dia menghidupkan segala yang mati dan sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.

 

وَأَنَّ السَّاعَةَ آتِيَةٌ لَا رَيْبَ فِيهَا وَأَنَّ اللَّهَ يَبْعَثُ مَنْ فِي الْقُبُورِ

 

Dan sesungguhnya hari kiamat itu pasti datang, tak ada keraguan padanya; dan bahwa Allah membangkitkan semua orang di dalam kubur.

 

 

 

Daftar Pustaka

1.                Shihab, M.Quraish. Lentera Hati. Kisah dan Hikmah Kehidupan. Penerbit Mizan, 1994.  

2.                Shihab, M. Quraish Shihab. Wawasan Al-Quran. Tafsir Maudhui atas Perbagai Persoalan Umat. Penerbit Mizan, 2009.

3.                Shihab, M.Quraish. E-book Membumikan Al-Quran.

4.                Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2

5.                Tafsirq.com online.

34191. ALASAN HISTORIS ADA HARI KIAMAT DI ALQURAN

 


ALASAN HISTORIS HARI KIAMAT DALAM ALQURAN

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM

 

 

 

 

 

Al-Quran surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 259-260.


أَوْ كَالَّذِي مَرَّ عَلَىٰ قَرْيَةٍ وَهِيَ خَاوِيَةٌ عَلَىٰ عُرُوشِهَا قَالَ أَنَّىٰ يُحْيِي هَٰذِهِ اللَّهُ بَعْدَ مَوْتِهَا ۖ فَأَمَاتَهُ اللَّهُ مِائَةَ عَامٍ ثُمَّ بَعَثَهُ ۖ قَالَ كَمْ لَبِثْتَ ۖ قَالَ لَبِثْتُ يَوْمًا أَوْ بَعْضَ يَوْمٍ ۖ قَالَ بَلْ لَبِثْتَ مِائَةَ عَامٍ فَانْظُرْ إِلَىٰ طَعَامِكَ وَشَرَابِكَ لَمْ يَتَسَنَّهْ ۖ وَانْظُرْ إِلَىٰ حِمَارِكَ وَلِنَجْعَلَكَ آيَةً لِلنَّاسِ ۖ وَانْظُرْ إِلَى الْعِظَامِ كَيْفَ نُنْشِزُهَا ثُمَّ نَكْسُوهَا لَحْمًا ۚ فَلَمَّا تَبَيَّنَ لَهُ قَالَ أَعْلَمُ أَنَّ اللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

 

Atau apakah (kamu tak perhatikan) orang lewat suatu negeri yang (temboknya) telah roboh menutupi atapnya. Dia berkata: "Bagaimana Allah menghidupkan kembali negeri ini setelah hancur?" Maka Allah mematikan orang itu 100 tahun, kemudian menghidupkan kembali. Allah bertanya: "Berapa lama kamu tinggal di sini?" Ia menjawab: "Saya tinggal di sini 1 hari atau setengah hari". Allah berfirman: "Sebenarnya kamu telah tinggal di sini 100 tahun lamanya; lihat makanan dan minumanmu yang belum beubah; dan lihat kepada keledai kamu (telah jadi tulang belulang); Kami akan menjadikan kamu tanda kekuasaan Kami bagi manusia; dan lihat kepada tulang belulang keledai itu, kemudian Kami menyusunnya kembali, kemudian Kami membalutnya dengan daging". Maka tatkala telah nyata kepadanya (bagaimana Allah menghidupkan yang mati) dia pun berkata: "Saya yakin bahwa Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu".

 

وَإِذْ قَالَ إِبْرَاهِيمُ رَبِّ أَرِنِي كَيْفَ تُحْيِي الْمَوْتَىٰ ۖ قَالَ أَوَلَمْ تُؤْمِنْ ۖ قَالَ بَلَىٰ وَلَٰكِنْ لِيَطْمَئِنَّ قَلْبِي ۖ قَالَ فَخُذْ أَرْبَعَةً مِنَ الطَّيْرِ فَصُرْهُنَّ إِلَيْكَ ثُمَّ اجْعَلْ عَلَىٰ كُلِّ جَبَلٍ مِنْهُنَّ جُزْءًا ثُمَّ ادْعُهُنَّ يَأْتِينَكَ سَعْيًا ۚ وَاعْلَمْ أَنَّ اللَّهَ عَزِيزٌ حَكِيمٌ

 

Dan (ingatlah) ketika Ibrahim berkata: "Ya Tuhanku, perlihatkan padaku cara Engkau menghidupkan orang mati". Allah berfirman: "Belum yakinkah kamu?" Ibrahim menjawab: "Aku telah yakin, tapi agar hatiku tetap mantap (dengan imanku) Allah berfirman: "(Kalau demikian) ambil 4 ekor burung, lalu cincang semua olehmu. (Allah berfirman): "Lalu letakkan di atas tiap 1 bukit 1 bagian dari bagianitu, kemudian panggil mereka, niscaya mereka datang kepadamu dengan segera". Dan ketahui bahwa Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

 

Al-Quran surah Al-Kaf (surah ke-18) ayat 9-26.


أَمْ حَسِبْتَ أَنَّ أَصْحَابَ الْكَهْفِ وَالرَّقِيمِ كَانُوا مِنْ آيَاتِنَا عَجَبًا


Atau kamu mengira bahwa orang mendiami gua dan (punya) raqim, mereka termasuk tanda kekuasaan Kami yang mengherankan?

 

إِذْ أَوَى الْفِتْيَةُ إِلَى الْكَهْفِ فَقَالُوا رَبَّنَا آتِنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً وَهَيِّئْ لَنَا مِنْ أَمْرِنَا رَشَدًا

 

(Ingatlah) tatkala para pemuda mencari tempat berlindung dalam gua, lalu mereka berdoa: "Wahai Tuhan kami, berikan rahmat pada kami dari sisi-Mu dan sempurnakan bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami".

 


سَيَقُولُونَ ثَلَاثَةٌ رَابِعُهُمْ كَلْبُهُمْ وَيَقُولُونَ خَمْسَةٌ سَادِسُهُمْ كَلْبُهُمْ رَجْمًا بِالْغَيْبِ ۖ وَيَقُولُونَ سَبْعَةٌ وَثَامِنُهُمْ كَلْبُهُمْ ۚ قُلْ رَبِّي أَعْلَمُ بِعِدَّتِهِمْ مَا يَعْلَمُهُمْ إِلَّا قَلِيلٌ ۗ فَلَا تُمَارِ فِيهِمْ إِلَّا مِرَاءً ظَاهِرًا وَلَا تَسْتَفْتِ فِيهِمْ مِنْهُمْ أَحَدًا

 

Nanti (ada orang yang akan) mengatakan (jumlah mereka) 3 orang yang ke-4 anjingnya, dan (yang lain) mengatakan: "(jumlah mereka) 5 orang yang ke-6 anjing nya", sebagai terkaan terhadap barang gaib; dan (yang lain lagi) mengatakan: "(jumlah mereka) 7 orang, yang ke-8 anjingnya". Katakan: "Tuhanku lebih mengetahui jumlah mereka; tidak ada orang mengetahui (bilangan) mereka kecuali sedikit". Karena itu janganlah kamu (Muhammad) bertengkar tentang hal mereka, kecuali pertengkaran lahir saja dan jangan kamu menanyakan tentang mereka (pemuda itu) kepada seorang pun di antara mereka.

 

وَلَا تَقُولَنَّ لِشَيْءٍ إِنِّي فَاعِلٌ ذَٰلِكَ غَدًا


Dan jangan sekali-kali kamu mengatakan tentang sesuatu: "Sesungguhnya aku akan mengerjakan ini besok pagi.

 

إِلَّا أَنْ يَشَاءَ اللَّهُ ۚ وَاذْكُرْ رَبَّكَ إِذَا نَسِيتَ وَقُلْ عَسَىٰ أَنْ يَهْدِيَنِ رَبِّي لِأَقْرَبَ مِنْ هَٰذَا رَشَدًا

 

Kecuali (dengan menyebut): "Insya Allah". Dan ingatlah pada Tuhanmu jika kamu lupa dan katakan: "Semoga Tuhanku akan memberiku petunjuk yang lebih dekat kebenaran daripada ini".

 

وَلَبِثُوا فِي كَهْفِهِمْ ثَلَاثَ مِائَةٍ سِنِينَ وَازْدَادُوا تِسْعًا

 

Dan mereka tinggal dalam gua mereka 300 tahun dan ditambah 9 tahun (lagi).

 

قُلِ اللَّهُ أَعْلَمُ بِمَا لَبِثُوا ۖ لَهُ غَيْبُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۖ أَبْصِرْ بِهِ وَأَسْمِعْ ۚ مَا لَهُمْ مِنْ دُونِهِ مِنْ وَلِيٍّ وَلَا يُشْرِكُ فِي حُكْمِهِ أَحَدًا

 

Katakan: "Allah lebih tahu berapa lama mereka tinggal (di gua); kepunyaan-Nya semua tersembunyi di langit dan di bumi. Alangkah terang penglihatan-Nya dan alangkah tajam pendengaran-Nya; tak ada seorang pelindung pun bagi mereka selain dari-Nya; dan Dia tidak mengambil seorang pun menjadi sekutu-Nya dalam menetapkan keputusan".

 

 

Daftar Pustaka

1.        Shihab, M.Quraish. Lentera Hati. Kisah dan Hikmah Kehidupan. Penerbit Mizan, 1994.  

2.        Shihab, M.Quraish. E-book Membumikan Al-Quran.