Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Saturday, November 9, 2024

37734. CARA ATASI POST POWER SYNDROME

 




CARA ATASI POST POWER SYNDROME

Oleh: Drs H M Yusron Hadi, MM

 

 

 

Post power syndrome.

Yaitu kondisi psikologis.

 

Ketika orang kehilangan.

1)        Kekuasaan.

2)        Jabatan.

3)        Status sosial tinggi. 

 

Kondisi ini.

Sering dialami orang.

Yang baru pensiun. 

 

Tanda post power syndrome.

1)        Merasa tak dihormati.

2)        Merasa tak dihargai.

 

3)        Merasa tak berguna.

4)        Tak punya tujuan hidup.

 

5)        Merasa minder.

6)        Malas bekerja.

 

7)        Merasa cemas.

8)        Harga diri turun.

 

9)        Stres

10)  Tak bahagia.

 

11)  Depresi 

12)  Dan lainnya.

 

Penyebab post power syndrome.

 

1)        Hilang jabatan.

2)        Hilang hubungan kelompok eksklusif.

 

3)        Hilang wibawa.

4)        Hilang kontak social.

 

5)        Hilang sebagian penghasilan. 

6)        Tak ingin pensiun.

 

7)        Hilang kegiatan rutin.

8)        Anggap menua.

 

9)        Takut mati.

10)  Kegiatan terbatas.

 

Penyebab Post Power Syndrome.

Penyebab secara medis.

Belum diketahui.

 

Potensi tinggi post power syndrome:

Kondisi masuk pensiun.

 

1)        Tak punya pasangan hidup.

2)        Hidup seorang diri.

 

3)        Tak punya kesibukan lain.

4)        Tertekan masalah uang.

 

5)        Tak ingin pensiun.

6)        Punya soal kesehatan.

 

Gejala Post Power Syndrome

1)        Tubuh mudah lelah dan sakit.

2)        Pandangan mata kosong.

 

3)        Berat badan turun atau malah naik.

4)        Hidup tak bergairah.

 

5)        Tak semangat aktivitas

6)        Emosi tak stabil.

 

7)        Mudah tersinggung.

8)        Mudah meledak-ledak.

 

9)        Perasaan tak pernah puas.

10)  Cemas atau putus asa.

 

11)  Perasaan bersalah.

12)  Merasa tak berharga.

 

13)  Perubahan pola tidur.

14)  Hilang nafsu makan.

 

15)  Sulit konsentrasi.

16)  Sulit ambil putusan.

 

17)  Pendiam.

18)  Sering menyendiri.

 

19)  Menangis tanpa sebab.

20)  Tak suka keramaian.

21)  Stres di tempat ramai

 

Post power syndrome.

Bisa mengganggu:

 

1)        Kesehatan tubuh.

2)        Fisik.

3)        Mental.

 

Pengobatan Post Power Syndrome

1)        Terapi.

2)        Obat.

 

Cara atasi post power syndrome.

Secara mandiri.

 

1)                Aktif kegiatan.

2)                Menjaga pikiran aktif.

 

3)                Aktif gerak fisik.

4)                Menguatkan komunikasi keluarga.

 

5)                Mewujudkan keinginan yang belum terpenuhi.

 

6)                Melanjutkan hobi.

7)                Rutin olah raga.

 

8)                Membuat jadwal harian isi waktu luang

9)                Menjadi sukarelawan bermanfaat bagi orang lain.

 

10)          Bergabung komunitas post-power syndrome berbagi pengalaman.

 

Cara hadapi orang Post Power Syndrome.

 

1)        Bersabar.

2)        Memaklumi perilaku penderita.

 

3)        Menemani penderita.

4)        Mengajak mengobrol.

 

5)        Memberi kesibukan.

6)        Mengajak kegiatan.

7)        Meminta bantuan profesional.

 

Komplikasi Post Power Syndrome

Post power syndrome.

 

Bisa berkembang jadi demensia.

Seperti:

1)        Mudah lupa.

2)        Sulit komunikasi.

 

3)        Mudah tersesat.

4)        Sulit ambil putusan.

 

5)        Sering terjatuh.

6)        Gangguan keseimbangan.

 

7)        Linglung atau dis-orientasi.

8)        Gelisah.

 

9)        Emosi meledak-ledak.

10)  Depresi .

 

11)  Stres.

12)  Coba bunuh diri.

 

Cara mencegah Post Power Syndrome

 

1)        Kurangi kerja bertahap sebelum pensiun.

2)        Mengembangkan keterampilan baru.

 

3)        Kembangkan minat baru sebelum pensiun.

 

4)        Banyak kumpul keluarga.

5)        Banyak bersama teman.

 

6)        Daftar asuransi kesehatan sebelum pensiun.

 

7)        Membuat daftar aktivitas.

Selama masih bekerja.

 

8)        Menyusun jadwal kegiatan.

Usai pensiun

 

 

(Sumber dokter)

 

 

37733. ISLAM UNGGUL MESKIPUN MUSYRIK KAFIR TAK SUKA

 




ISLAM UNGGUL MESKIPUN MUSYRIK KAFIR TAK SUKA   

Oleh: Drs H M Yusron Hadi, MM

 

 

 

 

Al-Quran surah At-Taubah (surah ke-9) ayat 31-34.

 


اتَّخَذُوا أَحْبَارَهُمْ وَرُهْبَانَهُمْ أَرْبَابًا مِنْ دُونِ اللَّهِ وَالْمَسِيحَ ابْنَ مَرْيَمَ وَمَا أُمِرُوا إِلَّا لِيَعْبُدُوا إِلَٰهًا وَاحِدًا ۖ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ۚ سُبْحَانَهُ عَمَّا يُشْرِكُونَ

 

31. Mereka menjadikan orang alimnya dan rahib mereka sebagai tuhan selain Allah dan (juga mereka mempertuhankan) Al-Masih putera Maryam, padahal mereka hanya disuruh menyembah Tuhan yang Esa, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. Maha suci Allah dari apa yang mereka persekutukan.

 

يُرِيدُونَ أَنْ يُطْفِئُوا نُورَ اللَّهِ بِأَفْوَاهِهِمْ وَيَأْبَى اللَّهُ إِلَّا أَنْ يُتِمَّ نُورَهُ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُونَ

 

32. Mereka ingin memadamkan cahaya (agama) Allah dengan mulut (ucapan) mereka, dan Allah tidak menghendaki selain menyempurnakan cahaya-Nya, walaupun orang kafir tidak menyukai.

 

هُوَ الَّذِي أَرْسَلَ رَسُولَهُ بِالْهُدَىٰ وَدِينِ الْحَقِّ لِيُظْهِرَهُ عَلَى الدِّينِ كُلِّهِ وَلَوْ كَرِهَ الْمُشْرِكُونَ

 

33. Dia yang mengutus Rasul-Nya (dengan membawa) petunjuk (Al-Quran) dan agama benar untuk dimenangkan-Nya atas segala agama, walaupun orang musyrik tidak menyukai.

 

۞ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنَّ كَثِيرًا مِنَ الْأَحْبَارِ وَالرُّهْبَانِ لَيَأْكُلُونَ أَمْوَالَ النَّاسِ بِالْبَاطِلِ وَيَصُدُّونَ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ ۗ وَالَّذِينَ يَكْنِزُونَ الذَّهَبَ وَالْفِضَّةَ وَلَا يُنْفِقُونَهَا فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَبَشِّرْهُمْ بِعَذَابٍ أَلِيمٍ

 

34. Hai orang-orang beriman, sesungguhnya sebagian besar orang alim Yahudi dan rahib Nasrani benar-benar makan harta orang dengan jalan batil dan mereka menghalangi (manusia) dari jalan Allah. Dan orang-orang yang menyimpan emas dan perak dan tidak menafkahkannya pada jalan Allah, maka beritahukan pada mereka, (bahwa mereka akan mendapat) siksa yang pedih.

 

 

Asbabun nuzul (sebab turun) ayat 34.

Muawiyah jelaskan.

 

Ayat 34 ini turun.

Terkait pendeta dan Ahli Kitab.

 

Mereka ambil suap berupa makanan.

Dari rakyat awam.

 

Dan ujung ayat 34 ini.

Terkait umat lslam dan Ahli Kitab.

Yang menimbun harta mereka.

 

 

(Sumber Tafsir AlQuran Perkata DR M Hatta)



 

 

 

37732. ALLAH BUAT ISLAM UNGGUL ATAS SEMUA AGAMA

 


ALLAH BUAT ISLAM UNGGUL ATAS SEMUA AGAMA  

Oleh: Drs H M Yusron Hadi, MM

 

 

 

 

Al-Quran surah At-Taubah (surah ke-9) ayat 31-34.

 


اتَّخَذُوا أَحْبَارَهُمْ وَرُهْبَانَهُمْ أَرْبَابًا مِنْ دُونِ اللَّهِ وَالْمَسِيحَ ابْنَ مَرْيَمَ وَمَا أُمِرُوا إِلَّا لِيَعْبُدُوا إِلَٰهًا وَاحِدًا ۖ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ۚ سُبْحَانَهُ عَمَّا يُشْرِكُونَ

 

31. Mereka menjadikan orang alimnya dan rahib mereka sebagai tuhan selain Allah dan (juga mereka mempertuhankan) Al-Masih putera Maryam, padahal mereka hanya disuruh menyembah Tuhan yang Esa, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. Maha suci Allah dari apa yang mereka persekutukan.

 

يُرِيدُونَ أَنْ يُطْفِئُوا نُورَ اللَّهِ بِأَفْوَاهِهِمْ وَيَأْبَى اللَّهُ إِلَّا أَنْ يُتِمَّ نُورَهُ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُونَ

 

32. Mereka ingin memadamkan cahaya (agama) Allah dengan mulut (ucapan) mereka, dan Allah tidak menghendaki selain menyempurnakan cahaya-Nya, walaupun orang kafir tidak menyukai.

 

هُوَ الَّذِي أَرْسَلَ رَسُولَهُ بِالْهُدَىٰ وَدِينِ الْحَقِّ لِيُظْهِرَهُ عَلَى الدِّينِ كُلِّهِ وَلَوْ كَرِهَ الْمُشْرِكُونَ

 

33. Dia yang mengutus Rasul-Nya (dengan membawa) petunjuk (Al-Quran) dan agama benar untuk dimenangkan-Nya atas segala agama, walaupun orang musyrik tidak menyukai.

 

۞ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنَّ كَثِيرًا مِنَ الْأَحْبَارِ وَالرُّهْبَانِ لَيَأْكُلُونَ أَمْوَالَ النَّاسِ بِالْبَاطِلِ وَيَصُدُّونَ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ ۗ وَالَّذِينَ يَكْنِزُونَ الذَّهَبَ وَالْفِضَّةَ وَلَا يُنْفِقُونَهَا فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَبَشِّرْهُمْ بِعَذَابٍ أَلِيمٍ

 

34. Hai orang-orang beriman, sesungguhnya sebagian besar orang alim Yahudi dan rahib Nasrani benar-benar makan harta orang dengan jalan batil dan mereka menghalangi (manusia) dari jalan Allah. Dan orang-orang yang menyimpan emas dan perak dan tidak menafkahkannya pada jalan Allah, maka beritahukan pada mereka, (bahwa mereka akan mendapat) siksa yang pedih.

 

 

Asbabun nuzul (sebab turun) ayat 34.

Muawiyah jelaskan.

 

Ayat 34 ini turun.

Terkait pendeta dan Ahli Kitab.

 

Mereka ambil suap berupa makanan.

Dari rakyat awam.

 

Dan ujung ayat 34 ini.

Terkait umat lslam dan Ahli Kitab.

Yang menimbun harta mereka.

 

 

(Sumber Tafsir AlQuran Perkata DR M Hatta)



 

 

 

37731. NABI MEMAAFKAN MUSYRIK DAN AHLI KITAB

 


NABI MUHAMMAD MEMAAFKAN MUSYRIK DAN AHLI KITAB

Oleh: Drs H M Yusron Hadi, MM

 

 

 

 

Al-Quran surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 106-109.

 

 نَنْسَخْ مِنْ آيَةٍ أَوْ نُنْسِهَا نَأْتِ بِخَيْرٍ مِنْهَا أَوْ مِثْلِهَا ۗ أَلَمْ تَعْلَمْ أَنَّ اللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

 

106. Ayat mana saja yang Kami nasakh, atau Kami jadikan (manusia) lupa padanya, Kami datangkan yang lebih baik daripadanya atau sebanding dengannya. Tidakkah kamu tahu bahwa sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu?

 

Asbabun nuzul (sebab turun) ayat 106.

Ibnu Abbas jelaskan.

 

Terkadang wahyu pada Nabi Muhammad.

Turun pada malam hari.

 

Pada siang hari berikutnya.

Nabi Muhammad lupa.

 

Ayat 106 ini turun.

Sebagai jaminan

 

Bahwa wahyu dari Allah pada Nabi Muhammad.

Tak mungkin terlupakan.

 

 

أَلَمْ تَعْلَمْ أَنَّ اللَّهَ لَهُ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۗ وَمَا لَكُمْ مِنْ دُونِ اللَّهِ مِنْ وَلِيٍّ وَلَا نَصِيرٍ

 

107. Tidakkah kamu tahu bahwa kerajaan langit dan bumi adalah kepunyaan Allah? Dan tidak ada bagimu selain Allah seorang pelindung maupun penolong.

 

أَمْ تُرِيدُونَ أَنْ تَسْأَلُوا رَسُولَكُمْ كَمَا سُئِلَ مُوسَىٰ مِنْ قَبْلُ ۗ وَمَنْ يَتَبَدَّلِ الْكُفْرَ بِالْإِيمَانِ فَقَدْ ضَلَّ سَوَاءَ السَّبِيلِ

 

108. Apakah kamu ingin minta pada Rasul kamu seperti Bani Israil minta pada Musa pada zaman dahulu? Dan barang siapa menukar iman dengan kafir, maka sungguh orang itu sesat dari jalan lurus.

 

Asbabun nuzul (sebab turun) ayat 108.

Ibnu Abbas jelaskan.

 

Rafi bin Huraimalah dan Wahab bin Zaid.

Berkata pada Rasulullah,

 

“Wahai Muhammad, datangkan dari langit.

Kitab yang kau turunkan pada kami.

Yang dapat kami baca.

 

Atau pancarkan sungai bagi kami.

Agar kami beriman padamu.”

 

Lalu turun ayat 108 ini.

 

 

وَدَّ كَثِيرٌ مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ لَوْ يَرُدُّونَكُمْ مِنْ بَعْدِ إِيمَانِكُمْ كُفَّارًا حَسَدًا مِنْ عِنْدِ أَنْفُسِهِمْ مِنْ بَعْدِ مَا تَبَيَّنَ لَهُمُ الْحَقُّ ۖ فَاعْفُوا وَاصْفَحُوا حَتَّىٰ يَأْتِيَ اللَّهُ بِأَمْرِهِ ۗ إِنَّ اللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

 

109. Sebagian besar Ahli Kitab ingin agar mereka dapat mengembalikan kamu pada kafir setelah kamu beriman, karena dengki yang (timbul) dari diri mereka sendiri, setelah nyata bagi mereka kebenaran. Maka maafkan dan biarkan mereka, sampai Allah mendatangkan perintah-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.

 

Asbabun nuzul (sebab turun) ayat 109.

Usamah bin Zaid jelaskan.

 

Rasulullah berkendara di atas kuda.

Nabi bersabda pada Sa’ad bin Ubadah,

 

“Bukankan kamu pernah mendengar ucapan Abdullah bin Ubay (tokoh munafik).

Yang mengatakan ini dan itu.”

 

Sa’ad bin Ubadah berkata,

“Maafkan dia dan ampunilah.”

 

Lalu Rasulullah memaafkannya.

Pada saat itu.

Nabi dan para sahabat.

 

Memaafkan perbuatan kaum musyrik dan Ahli Kitab.

 

Turun firman Allah.

Ayat 109 ini.

 

 (Sumber Tafsir AlQuran Perkata DR M Hatta)



 

 

 

37730. KAFIR MINTA KITAB DARI LANGIT YANG BISA DIBACA

 


KAFIR MINTA KITAB DARI LANGIT  YANG BISA DIBACA

Oleh: Drs H M Yusron Hadi, MM

 

 

 

 

Al-Quran surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 106-109.

 

 نَنْسَخْ مِنْ آيَةٍ أَوْ نُنْسِهَا نَأْتِ بِخَيْرٍ مِنْهَا أَوْ مِثْلِهَا ۗ أَلَمْ تَعْلَمْ أَنَّ اللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

 

106. Ayat mana saja yang Kami nasakh, atau Kami jadikan (manusia) lupa padanya, Kami datangkan yang lebih baik daripadanya atau sebanding dengannya. Tidakkah kamu tahu bahwa sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu?

 

Asbabun nuzul (sebab turun) ayat 106.

Ibnu Abbas jelaskan.

 

Terkadang wahyu pada Nabi Muhammad.

Turun pada malam hari.

 

Pada siang hari berikutnya.

Nabi Muhammad lupa.

 

Ayat 106 ini turun.

Sebagai jaminan

 

Bahwa wahyu dari Allah pada Nabi Muhammad.

Tak mungkin terlupakan.

 

 

أَلَمْ تَعْلَمْ أَنَّ اللَّهَ لَهُ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۗ وَمَا لَكُمْ مِنْ دُونِ اللَّهِ مِنْ وَلِيٍّ وَلَا نَصِيرٍ

 

107. Tidakkah kamu tahu bahwa kerajaan langit dan bumi adalah kepunyaan Allah? Dan tidak ada bagimu selain Allah seorang pelindung maupun penolong.

 

أَمْ تُرِيدُونَ أَنْ تَسْأَلُوا رَسُولَكُمْ كَمَا سُئِلَ مُوسَىٰ مِنْ قَبْلُ ۗ وَمَنْ يَتَبَدَّلِ الْكُفْرَ بِالْإِيمَانِ فَقَدْ ضَلَّ سَوَاءَ السَّبِيلِ

 

108. Apakah kamu ingin minta pada Rasul kamu seperti Bani Israil minta pada Musa pada zaman dahulu? Dan barang siapa menukar iman dengan kafir, maka sungguh orang itu sesat dari jalan lurus.

 

Asbabun nuzul (sebab turun) ayat 108.

Ibnu Abbas jelaskan.

 

Rafi bin Huraimalah dan Wahab bin Zaid.

Berkata pada Rasulullah,

 

“Wahai Muhammad, datangkan dari langit.

Kitab yang kau turunkan pada kami.

Yang dapat kami baca.

 

Atau pancarkan sungai bagi kami.

Agar kami beriman padamu.”

 

Lalu turun ayat 108 ini.

 

 

وَدَّ كَثِيرٌ مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ لَوْ يَرُدُّونَكُمْ مِنْ بَعْدِ إِيمَانِكُمْ كُفَّارًا حَسَدًا مِنْ عِنْدِ أَنْفُسِهِمْ مِنْ بَعْدِ مَا تَبَيَّنَ لَهُمُ الْحَقُّ ۖ فَاعْفُوا وَاصْفَحُوا حَتَّىٰ يَأْتِيَ اللَّهُ بِأَمْرِهِ ۗ إِنَّ اللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

 

109. Sebagian besar Ahli Kitab ingin agar mereka dapat mengembalikan kamu pada kafir setelah kamu beriman, karena dengki yang (timbul) dari diri mereka sendiri, setelah nyata bagi mereka kebenaran. Maka maafkan dan biarkan mereka, sampai Allah mendatangkan perintah-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.

 

Asbabun nuzul (sebab turun) ayat 109.

Usamah bin Zaid jelaskan.

 

Rasulullah berkendara di atas kuda.

Nabi bersabda pada Sa’ad bin Ubadah,

 

“Bukankan kamu pernah mendengar ucapan Abdullah bin Ubay (tokoh munafik).

Yang mengatakan ini dan itu.”

 

Sa’ad bin Ubadah berkata,

“Maafkan dia dan ampunilah.”

 

Lalu Rasulullah memaafkannya.

Pada saat itu.

Nabi dan para sahabat.

 

Memaafkan perbuatan kaum musyrik dan Ahli Kitab.

 

Turun firman Allah.

Ayat 109 ini.

 

 (Sumber Tafsir AlQuran Perkata DR M Hatta)