Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Monday, November 11, 2024

37772. ARTI BERIMAN PADA YANG GAIB DI ALQURAN

 





ARTI BERIMAN PADA YANG GAIB DI ALQURAN     

Oleh: Drs H M Yusron Hadi, MM

 

 

 

 

 

Al-Quran surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 1-5.


الم

 

1. Alif laam miim.

 

ذَٰلِكَ الْكِتَابُ لَا رَيْبَ ۛ فِيهِ ۛ هُدًى لِلْمُتَّقِينَ

 

2. Kitab (Al-Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi orang yang bertakwa.

 

الَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِالْغَيْبِ وَيُقِيمُونَ الصَّلَاةَ وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنْفِقُونَ

 

3. (Yaitu) orang yang beriman kepada yang GAIB, mendirikan salat, dan menginfakkan sebagian rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka.

 

وَالَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْكَ وَمَا أُنْزِلَ مِنْ قَبْلِكَ وَبِالْآخِرَةِ هُمْ يُوقِنُونَ

 

4. Dan orang yang beriman kepada Kitab (Al-Quran) yang telah diturunkan padamu (Muhammad)  dan Kitab-kitab yang telah diturunkan sebelummu, serta mereka yakin akan adanya (kehidupan) akhirat.

 

أُولَٰئِكَ عَلَىٰ هُدًى مِنْ رَبِّهِمْ ۖ وَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ

 

5. Mereka tetap mendapat petunjuk dari Tuhan mereka, dan mereka orang beruntung.

 

 

 

Ayat di atas bisa dipahami.

1.Tak ada keraguan dalam Al-Quran.

2.Al-Quran petunjuk bagi orang bertakwa.

 

3.Tanda orang bertakwa

Yaitu:

 

1)        Beriman pada yang GAIB.

2)        Mengerjakan salat.

 

3)        Berbagi rezeki pada yang membutuhkan.

4)        Beriman pada Al-Quran.

 

5)        Beriman pada kitab Allah sebelum Al-Quran.

6)        Yakin adanya hidup akhirat.

 

7)        Mendapat petunjuk dari Allah.

8)        Mereka orang beruntung.

 

 

Al-Quran surah Ali lmran (surah ke-3) ayat 44.

 

ذَٰلِكَ مِنْ أَنۢبَآءِ ٱلْغَيْبِ نُوحِيهِ إِلَيْكَ ۚ وَمَا كُنتَ لَدَيْهِمْ إِذْ يُلْقُونَ أَقْلَٰمَهُمْ أَيُّهُمْ يَكْفُلُ مَرْيَمَ وَمَا كُنتَ لَدَيْهِمْ إِذْ يَخْتَصِمُونَ

 

Yang demikian adalah sebagian dari berita GAIB yang Kami wahyukan pada kamu (Muhammad); padahal kamu TAK HADIR beserta mereka, ketika mereka melemparkan anak panah mereka (untuk mengundi) siapa di antara mereka yang akan memelihara Maryam. Dan kamu tidak hadir di sisi mereka ketika mereka bersengketa.

 

Ayat di atas bisa dipahami.

 

Berita GAIB.

Artinya:

 

1)        Nabi Muhammad tak hadir saat undian pakai panah.

Untuk menentukan orang yang merawat Maryam.

 

2)        Nabi Muhammad tak hadir saat terjadi sengketa.

 

3)        Peristiwa nyata dan benar-benar terjadi.

 

4)        Bukan peristiwa fiktif.

5)        Bukan khayalan.

 

6)        Tapi Nabi Muhammad TAK HADIR.

Sebab Nabi belum lahir.

Maka disebut GAIB.

 

7)        Orang yang absen atau tak hadir.

Pada peristiwa tertentu.

 

Maka peristiwa itu.

Disebut GAIB baginya.

 

 

Al-Quran surah Hud (surah ke-3) ayat 49.

 

تِلْكَ مِنْ أَنۢبَآءِ ٱلْغَيْبِ نُوحِيهَآ إِلَيْكَ ۖ مَا كُنتَ تَعْلَمُهَآ أَنتَ وَلَا قَوْمُكَ مِن قَبْلِ هَٰذَا ۖ فَٱصْبِرْ ۖ إِنَّ ٱلْعَٰقِبَةَ لِلْمُتَّقِينَ

 

Itu di antara berita penting tentang yang GAIB yang Kami wahyukan padamu (Muhammad); tidak pernah kamu mengetahuinya dan tidak (pula) kaummu sebelum ini. Maka bersabarlah; sesungguhnya kesudahan yang baik adalah bagi orang-orang bertakwa.

 

Ayat di atas bisa dipahami.

Berita GAIB.

 

1)        Nabi Muhammad diberi wahyu dari Allah.

 

2)        Tentang peristiwa Nabi Nuh yang benar terjadi pada masa lalu.

 

3)        Nabi Muhammad TAK TAHU sebelumnya.

4)        Umat Nabi Muhammad juga tak tahu.

 

Al-Quran surah Hujurat (surah ke-49) ayat 18.

 

إِنَّ ٱللَّهَ يَعْلَمُ غَيْبَ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ ۚ وَٱللَّهُ بَصِيرٌۢ بِمَا تَعْمَلُونَ

 

Sesungguhnya Allah mengetahui apa yang GAIB di langit dan bumi. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.

 

Al-Quran surah Ali lmran (surah ke-3) ayat 179.


مَا كَانَ اللَّهُ لِيَذَرَ الْمُؤْمِنِينَ عَلَىٰ مَا أَنْتُمْ عَلَيْهِ حَتَّىٰ يَمِيزَ الْخَبِيثَ مِنَ الطَّيِّبِ ۗ وَمَا كَانَ اللَّهُ لِيُطْلِعَكُمْ عَلَى الْغَيْبِ وَلَٰكِنَّ اللَّهَ يَجْتَبِي مِنْ رُسُلِهِ مَنْ يَشَاءُ ۖ فَآمِنُوا بِاللَّهِ وَرُسُلِهِ ۚ وَإِنْ تُؤْمِنُوا وَتَتَّقُوا فَلَكُمْ أَجْرٌ عَظِيمٌ

 

Allah sekali-kali tidak akan membiarkan orang-orang beriman dalam keadaan kamu sekarang ini, sehingga Dia menyisihkan yang buruk (munafik) dari yang baik (mukmin). Dan Allah sekali-kali tidak akan memperlihatkan kepada kamu hal-hal yang GAIB, tapi Allah memilih siapa yang dikehendaki-Nya di antara rasul-Nya. Karena itu berimanlah kepada Allah dan rasul-rasul-Nya; dan jika kamu beriman dan bertakwa, maka bagimu pahala besar.

 

Kesimpulan.

Arti GAIB bersifat RELATIF.

1)        Bagi yang hadir disebut tak gaib.

2)        Bagi yang tak hadir disebut gaib.

 

Berita gaib karena:

1)        Tak hadir.

2)        Tak tahu.

 

3)        Tak punya ilmu.

4)        Tak terlihat sebab terlalu besar.

 

5)        Tak terlihat sebab terlalu kecil.

6)        Tak terdengar oleh telinga manusia.

 

7)        Tak terjangkau indra manusia.

8)        Belum terjangkau oleh ilmu manusia.

 

9)        Peristiwa zaman dulu disebut gaib.

10)  Peristiwa akan datang disebut gaib.

 

Ada 5 hal gaib.

1)        Terhalang suatu dinding.

2)        Terhalang ruang.

 

3)        Terhalang waktu.

4)        Tak punya ilmu.

 

Akidah lslam

Yaitu beriman pada yang gaib.

 

Bersifat ilmiah.

Mendorong majunya ilmu pengetahuan dan teknologi.

 

(Sumber Agus Mustofa)

 

37771. AGUS MUSTOFA ARTI GAIB

37767. KHOTBAH JUMAT HARTA BENDA

 


Khotbah Jumat

“UJIAN HARTA BENDA”

الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِين

إِنَّ الْحَمْدَ للهِ نَحْمَدُهُ وَ نَسْتَعِيْنُهُ وَ نَسْتَغْفِرُهُ وَ نَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ

أَنْفُسِنَا وَسَيِّئَاتِ أَعْمَاِلنَا مَنْ يَهْدِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَ مَنْ يُضْلِلْ

فَلاَ هَادِيَ لَهُ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ

وَ أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَ رَسُوْلُهُ

اَللَّهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَ عَلىَ اَلِهِ وَ أَصْحَابِهِ وَ مَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ أَمَّا بَعْدُ

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُون

 .Para jamaah yang berbahagia,

Marilah kita selalu meningkatkan takwa kepada Allah SWT dengan menjalankan semua perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya.

Para jamaah yang berbahagia, Ujian harta benda. Dalam Al-Quran. Surah Ali lmran (3 : 186). Surah An-Nisa (4 : 24). Surah Al-Anfal (8 : 28). Surah Yunus (10 : 88) Surah Al-Ahzab (33 : 55). Surah Muhammad (47 : 36) Surah Al-Fath (48 : 11). Surah Al-Hadid (57 : 20). Surah (61 : 11). Surah (63 : 9). Surah At-Tagabun (64 : 15). Surah Al-Haqqah (69 : 28)

 

Semua harta benda adalah ujian.

Al-Quran surah Al-Baqarah (surah ke-3) ayat 186.


۞ لَتُبْلَوُنَّ فِي أَمْوَالِكُمْ وَأَنْفُسِكُمْ وَلَتَسْمَعُنَّ مِنَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ مِنْ قَبْلِكُمْ وَمِنَ الَّذِينَ أَشْرَكُوا أَذًى كَثِيرًا ۚ وَإِنْ تَصْبِرُوا وَتَتَّقُوا فَإِنَّ ذَٰلِكَ مِنْ عَزْمِ الْأُمُورِ

Kamu sungguh akan diuji terhadap hartamu dan dirimu. Dan (juga) kamu sungguh akan mendengar dari orang yang diberi kitab sebelum kamu dan dari orang yang menyekutukan Allah, banyak gangguan menyakitkan hati. Jika kamu bersabar dan bertakwa, maka sesungguhnya yang demikian urusan patut diutamakan.

 

Harta untuk bekal menikah bukan berzina. Al-Quran surah An-Nisa (surah ke-4) ayat 24.

 

وَالْمُحْصَنَاتُ مِنَ النِّسَاءِ إِلَّا مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ ۖ كِتَابَ اللَّهِ عَلَيْكُمْ ۚ وَأُحِلَّ لَكُمْ مَا وَرَاءَ ذَٰلِكُمْ أَنْ تَبْتَغُوا بِأَمْوَالِكُمْ مُحْصِنِينَ غَيْرَ مُسَافِحِينَ ۚ فَمَا اسْتَمْتَعْتُمْ بِهِ مِنْهُنَّ فَآتُوهُنَّ أُجُورَهُنَّ فَرِيضَةً ۚ وَلَا جُنَاحَ عَلَيْكُمْ فِيمَا تَرَاضَيْتُمْ بِهِ مِنْ بَعْدِ الْفَرِيضَةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلِيمًا حَكِيمًا

Dan (diharamkan juga kamu mengawini) wanita bersuami, kecuali budak yang kamu miliki (Allah telah menetapkan hukum) sebagai ketetapan-Nya atas kamu. Dan dihalalkan bagi kamu selain demikian (yaitu) mencari isteri dengan hartamu untuk dikawini bukan untuk berzina. Maka isteri yang telah kamu nikmati (campuri) di antara mereka, berikan pada mereka maharnya (dengan sempurna), sebagai suatu kewajiban; dan tidak mengapa bagi kamu terhadap sesuatu yang kamu telah saling merelakannya, sesudah menentukan mahar. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.

 

Harta dan anak adalah ujian. Al-Quran surah Al-Anfal (surah ke-8) ayat 28.


وَاعْلَمُوا أَنَّمَا أَمْوَالُكُمْ وَأَوْلَادُكُمْ فِتْنَةٌ وَأَنَّ اللَّهَ عِنْدَهُ أَجْرٌ عَظِيمٌ

Dan ketahui, bahwa hartamu dan anak-anakmu hanya sebagai ujian dan sesungguhnya di sisi Allah pahala yang besar.

Fir’aun rugi, sebab hartanya untuk sesatkan manusia dari jalan Allah. Al-Quran surah Yunus (surah ke-10) ayat 88.


وَقَالَ مُوسَىٰ رَبَّنَا إِنَّكَ آتَيْتَ فِرْعَوْنَ وَمَلَأَهُ زِينَةً وَأَمْوَالًا فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا رَبَّنَا لِيُضِلُّوا عَنْ سَبِيلِكَ ۖ رَبَّنَا اطْمِسْ عَلَىٰ أَمْوَالِهِمْ وَاشْدُدْ عَلَىٰ قُلُوبِهِمْ فَلَا يُؤْمِنُوا حَتَّىٰ يَرَوُا الْعَذَابَ الْأَلِيمَ

Musa berkata: "Ya Tuhan kami, sesungguhnya Engkau telah memberi kepada Fir'aun dan pemuka kaumnya perhiasan dan harta kekayaan dalam hidup dunia, ya Tuhan Kami -- akibatnya mereka menyesatkan (manusia) dari jalan Engkau. Ya Tuhan kami, binasakan harta benda mereka, dan kunci mati hati mereka, maka mereka tidak beriman hingga mereka melihat siksaan pedih".

Orang beriman berhati-hati pakai hartanya, sebab takut azab dari Allah. Al-Quran surah Al-Mukminun (surah ke-23) ayat 55-57.

 

أَيَحْسَبُونَ أَنَّمَا نُمِدُّهُمْ بِهِ مِنْ مَالٍ وَبَنِينَ

Apakah mereka mengira bahwa harta dan anak-anak yang Kami berikan pada mereka (berarti bahwa).

نُسَارِعُ لَهُمْ فِي الْخَيْرَاتِ ۚ بَلْ لَا يَشْعُرُونَ

Kami segera memberi kebaikan pada mereka? Tidak, sebenarnya mereka tidak sadar.

إِنَّ الَّذِينَ هُمْ مِنْ خَشْيَةِ رَبِّهِمْ مُشْفِقُونَ

Sesungguhnya orang berhati-hati karena takut (azab) Tuhan mereka.

Allah tak minta harta, sebab manusia kikir dan dengki. Al-Quran surah Muhammad (surah ke-47) ayat 36-37.


إِنَّمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا لَعِبٌ وَلَهْوٌ ۚ وَإِنْ تُؤْمِنُوا وَتَتَّقُوا يُؤْتِكُمْ أُجُورَكُمْ وَلَا يَسْأَلْكُمْ أَمْوَالَكُمْ

Sesungguhnya hidup dunia hanya permainan dan senda gurau. Dan jika kamu beriman dan bertakwa, Allah akan memberi pahala padamu dan Dia tidak minta harta-hartamu.


إِنْ يَسْأَلْكُمُوهَا فَيُحْفِكُمْ تَبْخَلُوا وَيُخْرِجْ أَضْغَانَكُمْ

Jika Dia minta harta kepadamu lalu mendesak kamu (supaya memberi semua) niscaya kamu akan kikir dan Dia akan menampakkan kedengkianmu.

Harta tak hambat berperang membela lslam. Al-Quran surah Al-Fath (surah ke-48) ayat 11.


سَيَقُولُ لَكَ الْمُخَلَّفُونَ مِنَ الْأَعْرَابِ شَغَلَتْنَا أَمْوَالُنَا وَأَهْلُونَا فَاسْتَغْفِرْ لَنَا ۚ يَقُولُونَ بِأَلْسِنَتِهِمْ مَا لَيْسَ فِي قُلُوبِهِمْ ۚ قُلْ فَمَنْ يَمْلِكُ لَكُمْ مِنَ اللَّهِ شَيْئًا إِنْ أَرَادَ بِكُمْ ضَرًّا أَوْ أَرَادَ بِكُمْ نَفْعًا ۚ بَلْ كَانَ اللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرًا

Orang-orang Badui yang tertinggal (tidak turut ke Hudaibiyah) mengatakan: "Harta dan keluarga kami merintangi kami, maka mohonkan ampunan untuk kami"; mereka mengucapkan dengan lidahnya apa yang tak ada dalam hatinya. Katakan: "Maka siapa yang dapat menghalangi kehendak Allah jika Dia menghendaki kmudarat bagimu atau jika Dia menghendaki manfaat bagimu. Sebenarnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.

 

Jangan tertipu dunia dengan banyaknya harta. Al-Quran surah Al-Hadid (surah ke-57) ayat 20.

 

لَمُوا أَنَّمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا لَعِبٌ وَلَهْوٌ وَزِينَةٌ وَتَفَاخُرٌ بَيْنَكُمْ وَتَكَاثُرٌ فِي الْأَمْوَالِ وَالْأَوْلَادِ ۖ كَمَثَلِ غَيْثٍ أَعْجَبَ الْكُفَّارَ نَبَاتُهُ ثُمَّ يَهِيجُ فَتَرَاهُ مُصْفَرًّا ثُمَّ يَكُونُ حُطَامًا ۖ وَفِي الْآخِرَةِ عَذَابٌ شَدِيدٌ وَمَغْفِرَةٌ مِنَ اللَّهِ وَرِضْوَانٌ ۚ وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا مَتَاعُ الْغُرُورِ

Ketahui, bahwa sesungguhnya hidup dunia hanya permainan melalaikan, perhiasan dan kamu bermegah-megah bangga banyaknya harta dan anak, seperti hujan dengan tanaman mengagumkan petani; kemudian tanaman jadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab keras dan ampunan dari Allah serta rida-Nya. Dan hidup dunia tak lain hanya kesenangan menipu.

Harta untuk membela agama Allah. Al-Quran surah As-Saf (surah ke-61) ayat 10-11.


يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا هَلْ أَدُلُّكُمْ عَلَىٰ تِجَارَةٍ تُنْجِيكُمْ مِنْ عَذَابٍ أَلِيمٍ

Hai orang-orang beriman, sukakah kamu aku tunjukkan bisnis menyelamatkan dari azab pedih?


تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ وَتُجَاهِدُونَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ بِأَمْوَالِكُمْ وَأَنْفُسِكُمْ ۚ ذَٰلِكُمْ خَيْرٌ لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ

(Yaitu) kamu beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwamu. Itu lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui.

Harta tak membuat lupa pada Allah. Al-Quran surah Al-Fath (surah ke-63) ayat 9.


يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تُلْهِكُمْ أَمْوَالُكُمْ وَلَا أَوْلَادُكُمْ عَنْ ذِكْرِ اللَّهِ ۚ وَمَنْ يَفْعَلْ ذَٰلِكَ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الْخَاسِرُونَ

Hai orang-orang beriman, janganlah hartamu dan anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat Allah. Barang siapa berbuat demikian maka mereka orang merugi.

Harta dan anak adalah ujian dari Allah. Al-Quran surah At-Tagabun (surah ke-64) ayat 15.

إِنَّمَا أَمْوَالُكُمْ وَأَوْلَادُكُمْ فِتْنَةٌ ۚ وَاللَّهُ عِنْدَهُ أَجْرٌ عَظِيمٌ

Sesungguhnya hartamu dan anak-anakmu hanya ujian (bagimu), dan di sisi Allah pahala yang besar.

Harta harus bermanfaat bagi pemiliknya di dunia dan akhirat. Al-Quran surah Al-Haqqah (surah ke-69) ayat 27-28.

 

لَيْتَهَا كَانَتِ الْقَاضِيَةَ

Wahai kiranya kematian yang menyelesaikan segala sesuatu.

مَا أَغْنَىٰ عَنِّي مَالِيَهْ ۜ

Hartaku sekali-kali tidak memberi manfaat kepadaku.

Para jamaah yang berbahagia.

Semoga kita bisa pakai harta beda untuk meraih rida dan ampunan Allah SWT.   Sehingga dapat meraih bahagia dunia akhirat. Amin ya robbal alamin.

 

بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْكَرِيْمِ

وَ نَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلأَيَاتِ وَ ذِكْرِ الْحَكِيْمِ

وَتَقَبَّلَ مِنِّي وَمِنْكُمْ تِلاَوَتَهُ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ

 

-duduk-