GUBERNUR ANIES BASWEDAN
AJAK WARGA HIDUP POLA BARU TOD
Oleh Drs. HM Yusron Hadi, MM
Gubernur Jakarta.
Anies Baswedan.
Ajak milenial untuk hidup
modern.
Yaitu :
1)
Tinggal dekat kantor.
2)
Pakai transportasi umum.
Gubernur DKI Jakarta,
Anies Baswedan.
Di Menteng, Jakarta
Pusat.
Jumat (19/8/2022).
Gubernur DKI Jakarta.
Mengajak generasi milenial di Jakarta.
Untuk meninggalkan pola hidup lama.
Ciri pola hidup lama, yaitu:
1)
Tinggal jauh dari tempat kerja.
2)
Naik kendaraan pribadi.
Hal ini dilakukan.
Didukung pembangunan TOD.
(Transit Oriented
Development).
"Apa pola hidup lama itu?
Yaitu mengandalkan kendaraan pribadi.
Tinggalnya jauh dari tempat kerja.
Ini pola sudah lama.
Contohnya banyak.
Kita salah satu contohnya.
Yaitu rumahnya jauh.
Dan pakai kendaraan pribadi," kata Anies.
Kamis (19/8/2022).
Menurut Anies Baswedan.
Pola lama itu mesti ditinggalkan.
Dan diganti pola modern.
Pola modern dapat dilakukan.
Dengan sejumlah cara.
Yang juga ditawarkan pihaknya.
Ciri pola baru hidup modern, yaitu:
1)
Tinggal di sekitar tempat kerja.
2)
Tinggal di sekitar transportasi umum.
3)
Suka Jalan kaki.
4)
Suka naik sepeda.
5)
Suka naik transpor umum.
Pola modern ini disebut:
Pembangunan kawasan TOD," terang Anies Baswedan.
Pola modern itu.
Sejalan program Pemprov DKI.
Yang mengedepankan pola kolaborasi.
Contohnya.
Pola kolaborasi dan keberadaan MRT.
"MRT kolaborasi dengan perusahaan.
Yang punya aktivitas menyediakan tempat tinggal.
Hal ini prinsip tumbuh
bersama.
MRT sebagai pengelola TOD.
Tak membuat yang punya kegiatan usaha tersaingi," tuturnya.
"Dengan pola kolaborasi.
Kami berharap.
Semua usaha tumbuh berkembang.
ARTI TOD
TOD (Transit
Oriented Development).
Yaitu konsep
perencanaan kota.
Yang terintegrasi.
Dengan menggabungkan:
1)
Sistem transportasi.
2)
Tempat tinggal.
3)
Area komersial.
4)
Ruang terbuka.
5)
Ruang publik.
Tujuan konsep TOD.
Yaitu agar masyarakat
mudah:
1)
Berjalan kaki.
2)
Naik sepeda.
3)
Moda transpor umum.
Kota yang menerapkan
konsep TOD.
Berhasil mengurangi
macet.
Karena kendaraan
pribadi berkurang.
Contoh negara sukses
Transit Oriented Development.
Yaitu:
1)
Singapura.
2)
Amerika Serikat.
3)
Tokyo.
4)
Seoul.
5)
Hongkong.
6)
Dan negara di Eropa.
Di Indonesia.
Konsep ini makin
dikembangkan.
Dengan menerapkan
pengembangan mix-used development .
Berupa area
perpaduan kawasan:
1)
Hunian.
2)
Bisnis.
Konsep pun dirancang.
Untuk menjadi area ramah
pejalan kaki.
Pengembangan TOD.
Tidak dapat berdiri
sendiri.
Perlu dukungan dan
kolaborasi.
Sejumlah pihak.
Yaitu:
1)
Developer
properti.
2)
Pemerintah.
3)
Pengelola transportasi.
Manfaat Transit
Oriented Development (TOD)
1)
Strategis.
2)
Tingkatkan mutu hidup manusia.
3)
Memberi dampak ekonomi.
4)
Prospek investasi yang baik.
Ciri Khas Kawasan TOD , yaitu:
1.Menggabungkan kawasan hunian berdampingan kawasan bisnis dan kantor.
2.Punya banyak hunian vertikal.
Seperti:
1) Apartemen.
2) Rumah susun.
3) Condominium.
Yang memanfaatkan lahan terbatas.
3.Tersedia fasilitas pendukung lainnya.
Seperti:
1)
Pusat belanja.
2)
Sarana kesehatan.
3)
Pusat pendidikan.
4)
Kawasan hiburan.
5)
Fasilitas perbankan.
6)
Sarana olahraga.
(Sumber Anies Baswedan)
0 comments:
Post a Comment