SELENDANG AMANAH IBU SAIDAH UNTUK
ANIES BASWEDAN
Oleh Drs. HM Yusron Hadi,MM
Kisah Selendang Istimewa
Sa'idah.
Untuk Anies Baswedan.
Cagub DKI Jakarta.
Anies Baswedan.
Menerima
Selendang Dari Sa'idah.
Warga Bukit Duri.
Sa'idah dan
warga Bukit Duri.
Titip masa
depan anak cucu mereka.
Kepada
Anies Baswedan.
Calon Gubernur DKI Jakarta.
Nomor urut 3 Anies Baswedan.
Mengunjungi Bukit Duri, Jakarta.
Kampung ini dihuni.
Banyak korban penggusuran.
Yang berjuang melawan Pemerintah
Provinsi DKI Jakarta.
Di Pengadilan Tata Usaha Negeri
(PTUN).
Dan memenangkan gugatannya.
Dalam kunjungan itu.
Ada kisah haru.
Yang dialami Anies Baswedan.
Kisah ini terjadi.
Saat seorang wanita.
Mengalungkan selendangnya.
Pada leher Anies.
Seperti memberi amanah.
Agar calon gubernur itu.
Memperjuangkan nasib anak cucunya.
Serta semua generasi.
Penerus Bukit Duri.
"Saya lahir dan besar di
sini.
Saya ingin titip harapan.
Untuk masa depan anak-anak.
Dan cucu-cucu kami.
Saya memberi kain selendang ini.
Agar Pak Anies.
Bisa memperjuangkannya.
Agar anak dan cucu kami.
Bisa tumbuh dan berkembang.
Di tempat ini," ujar Sa'idah.
Sembari menangis.
Selendang yang biasa.
Dipakai menggendong cucunya itu.
Dia kenakan di leher Anies.
Mendapat selendang itu.
Anies Baswedan.
Merasa mendapat amanah sangat
besar.
"Saya dapat selendang.
Hal ini bentuk amanah yang berat.
Tidak sederhana.
Dia membawa harapan dan amanat.
Bapak Ibu untuk generasi anak-anak kita.
Bukan hanya rumah yang hadir di
sini.
Tapi juga sekolah yang bermutu,"
kata Anies.
Lazimnya kain selendang.
Dipakai menggendong anak kecil.
Tapi, di mata Anies Baswedan.
Kain itu simbol harapan warga.
" Ketika diberikan pada saya.
Rasanya berbeda dari biasanya.
Artinya.
Saya harus bisa menggendong
anak-cucu mereka.
Bahwa saya harus menyayangi.
Dan mengayomi generasi penerus.
Di Jakarta," ucap Anies.
(Sumber dream)
0 comments:
Post a Comment