Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Monday, January 11, 2021

8340. CARA MENGATASI PERBEDAAN PENDAPAT

 


CARA MENGATASI PERBEDAAN PENDAPAT

oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

 

 

 

 

 

 

Al-Quran surah An-Nisa (surah ke-4) ayat 59.

 

 

 

 

 (يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ أَطِيعُواْ اللّهَ وَأَطِيعُواْ الرَّسُولَ وَأُوْلِي الأَمْرِ مِنكُمْ فَإِن تَنَازَعْتُمْ فِي شَيْءٍ فَرُدُّوهُ إِلَى اللّهِ وَالرَّسُولِ إِن كُنتُمْ تُؤْمِنُونَ بِاللّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ ذَلِكَ خَيْرٌ وَأَحْسَنُ تَأْوِيلاً)

 

 

Wahai orang-orang beriman! Taatlah kepada Allah dan taatlah kepada Rasul, serta ulil amri diantara kalian. Jika kalian berselisih dalam suatu hal, maka kembalikan kepada Allah dan Rasul-Nya. Jika kalian benar-benar beriman kepada Allah dan hari akhir. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.

 

 

 

 

Hal-hal yang penting dalam ayat ini:

 

1.              Khusus untuk orang beriman.

 

2.              Perintah taat kepada:

 

1)             Allah,

2)             Rasulullah.

3)             Ulil amri.

 

3.              Jika berselisih dalam suatu hal, maka kembalikan kepada:

 

1)             Allah.

2)             Rasulullah.

 

4.              Jika benar-benar beriman kepada:

 

1)             Allah.

2)             Hari akhir.

 

 

 

PERBEDAAN PENDAPAT ADALAH RAHMAT JIKA DISIKAPI DENGAN BENAR

 

 

Jika ada perbedaan pendapat di antara orang-orang beriman, maka dikembalikan kepada:

 

1.              Taat kepada Allah.

2.              Taat kepada Rasulullah.

3.              Taat kepada ulil amri.

 

 

TAAT KEPADA ALLAH

 

1.      Artinya patuh kepada tuntunan Al-Quran.

 

 

TAAT KEPADA RASULULLAH

 

1.      Artinya patuh kepada tuntunan yang diajarkan oleh Rasulullah.

 

2.      Tetapi Rasulullah sudah wafat.

 

3.      Rasulullah meninggalkan hadis Nabi.

 

 

 

TAAT KEPADA ULIL AMRI

 

1.      Artinya patuh kepada pemimpin.

 

 

2.      Pemimpin bisa diartikan ulama atau para ahli yang sesuai dengan bidangnya.

 

 

3.      Jika yang berbeda pendapat adalah orang biasa, maka dikembalikan kepada ulamanya (ahlinya).

 

 

4.      Jika yang berbeda pendapat adalah ulamanya (ahlinya), maka dikembalikan kepada Allah dan Rasulullah.

 

 

5.      Rasulullah sudah wafat, maka tinggal dikembalikan kepada Allah lewat ajaran Al-Quran.

 

 

6.      Solusinya bisa sama dan bisa berbeda-beda di antara para ulama (ahlinya).

 

 

7.      Contohnya, para ulama mazhab saling menghormati pendapat masing-masing.

 

 

8.      Meskipun berbeda pendapat, para ulama mazhab tidak ada yang saling menghina.

 

 

9.      Tidak ada yang saling menuduh sesat dan sejenisnya.

 

 

10.               Semuanya tetap saling menghormati dan kelak masing-masing tanggung jawab di akhirat.

 

 

 

 

 

(Sumber Agus Mustofa)




8337. PENERBANGAN INDONESIA TERMASUK BURUK DI ASIA

 



PENERBANGAN INDONESIA TERMASUK BURUK DI ASIA

oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

 

 

 

 

 

 

Kecelakaan pesawat Sriwijaya Air Boeing 737-500 di perairan Kepulauan Seribu membuat keamanan industri penerbangan di tanah air menjadi sorotan.

 

 

 

Dirangkum dari Associated Presspenerbangan Indonesia salah satu yang terburuk di Asia.

 

 

 

Dengan jumlah kecelakaan maskapai penerbangan sipil yang lebih banyak dibanding negara Asia lain sejak 1945.

 

 

 

Beragam faktor penyebab terjadinya kecelakaan pesawat.

 

1.      Lemahnya pelatihan pilot dan perawatan pesawat.

 

2.      Kegagalan mekanis.

 

3.      Masalah pada kontrol lalu lintas udara.

 

 

Sejumlah ahli menyatakan adanya perbaikan beberapa tahun terakhir.

 

 

Kecelakaan pesawat SJ-182 kembali mempertanyakan kemajuan regulasi penerbangan di Indonesia.

 

 

 

Kombinasi faktor ekonomi, sosial dan geografis sebagai penyebab banyaknya kecelakaan pesawat di tanah air.

 

 

 

Pada awal merebaknya industri penerbangan di tanah air.

 

 

 

Pasca kejatuhan Suharto akhir tahun 1990-an pasar ekonomi, regulasi dan pengawasan industri penerbangan masih sangat minim.

 

 

 

 

Maskapai bertarif rendah membanjiri pasar.

 

 

 

Menjadikan terbang dengan pesawat sebagai cara bepergian bagi banyak orang.

 

 

 

Kendati wilayah di tanah air masih kurang infrastruktur transportasi.  

 

 

Menurut data Jaringan Keselamatan Penerbangan (ASN), terjadi 104 kecelakaan pesawat maskapai penerbangan sipil di Indonesia dan lebih dari 1.300 korban jiwa sejak tahun 1945.

 

 

 

Hal itu membuat Indonesia sebagai negara paling berbahaya dalam hal penerbangan di Asia.

 

 

Amerika Serikat (AS) melarang pesawat Indonesia beroperasi di AS tahun 2007 – 2016.

 

 

 

Karena Indonesia dianggap tidak punya kelayakan cukup bidang:

 

1.          Keahlian teknis.

 

2.          Personel yang terlatih.

 

3.          Penyimpanan catatan penerbangan.

 

4.          Prosedur pemeriksaan.

 

 

 

Uni Eropa juga melarang penerbangan lndonesia tahun  2007 – 2018.

 

 

Ahli penerbangan dan pemimpin redaksi AirlineRatings.com Geoffrey Thomas menyatakan.

 

 

 

“Dalam beberapa tahun terakhir, industri penerbangan Indonesia menunjukkan perbaikan dan pengawasan lebih ketat.”  

 

 

 

Pada 2016, Pengawas Penerbangan Federal AS (FAA) memberi Indonesia peringkat Kategori 1.

 

 

 

Yang berarti Indonesia telah memenuhi standar keselamatan Organisasi Penerbangan Sipil Internasional.

 

 

 

Maskapai Sriwijaya Air hanya punya catatan minor terkait kecelakaan pesawat di masa lalu.

 

 

 

Yakni seorang petani tewas saat salah satu pesawatnya keluar dari landas pacu di Jambi akibat masalah hidrolis tahun 2008.

 

 

 

Presiden Direktur Sriwijaya Air Jefferson Irwin Jauwena menyatakan.

 

 

 

SJ-182 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu berusia 26 tahun.

 

 

Dan sebelumnya dipakai oleh sejumlah maskapai di AS dan layak terbang.

 

 

SJ-182 sebelumnya terbang pada hari yang sama saat kecelakaan naas terjadi.

 

 

 

 

Para ahli menyatakan, perlu pemeriksaan lebih lanjut untuk menentukan pesawat  laik terbang atau tidak.

 

 

Konsultan penerbangan Indonesia Gerry Soejatman menyatakan.

 

 

 

Pemeriksaan penyebab jatuhnya pesawat bisa berminggu-minggu, bahkan berbulan-bulan.

 

(Sumber internet)

8336. CATATAN PENERBANGAN INDONESIA SEJAK 1945

 


CATATAN PENERBANGAN INDONESIA SEJAK 1945

oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

 

 

 

 

 

 

Kecelakaan pesawat Sriwijaya Air Boeing 737-500 di perairan Kepulauan Seribu membuat keamanan industri penerbangan di tanah air menjadi sorotan.

 

 

 

Dirangkum dari Associated Presspenerbangan Indonesia salah satu yang terburuk di Asia.

 

 

 

Dengan jumlah kecelakaan maskapai penerbangan sipil yang lebih banyak dibanding negara Asia lain sejak 1945.

 

 

 

Beragam faktor penyebab terjadinya kecelakaan pesawat.

 

1.      Lemahnya pelatihan pilot dan perawatan pesawat.

 

2.      Kegagalan mekanis.

 

3.      Masalah pada kontrol lalu lintas udara.

 

 

Sejumlah ahli menyatakan adanya perbaikan beberapa tahun terakhir.

 

 

Kecelakaan pesawat SJ-182 kembali mempertanyakan kemajuan regulasi penerbangan di Indonesia.

 

 

 

Kombinasi faktor ekonomi, sosial dan geografis sebagai penyebab banyaknya kecelakaan pesawat di tanah air.

 

 

 

Pada awal merebaknya industri penerbangan di tanah air.

 

 

 

Pasca kejatuhan Suharto akhir tahun 1990-an pasar ekonomi, regulasi dan pengawasan industri penerbangan masih sangat minim.

 

 

 

 

Maskapai bertarif rendah membanjiri pasar.

 

 

 

Menjadikan terbang dengan pesawat sebagai cara bepergian bagi banyak orang.

 

 

 

Kendati wilayah di tanah air masih kurang infrastruktur transportasi.  

 

 

Menurut data Jaringan Keselamatan Penerbangan (ASN), terjadi 104 kecelakaan pesawat maskapai penerbangan sipil di Indonesia dan lebih dari 1.300 korban jiwa sejak tahun 1945.

 

 

 

Hal itu membuat Indonesia sebagai negara paling berbahaya dalam hal penerbangan di Asia.

 

 

Amerika Serikat (AS) melarang pesawat Indonesia beroperasi di AS tahun 2007 – 2016.

 

 

 

Karena Indonesia dianggap tidak punya kelayakan cukup bidang:

 

1.          Keahlian teknis.

 

2.          Personel yang terlatih.

 

3.          Penyimpanan catatan penerbangan.

 

4.          Prosedur pemeriksaan.

 

 

 

Uni Eropa juga melarang penerbangan lndonesia tahun  2007 – 2018.

 

 

Ahli penerbangan dan pemimpin redaksi AirlineRatings.com Geoffrey Thomas menyatakan.

 

 

 

“Dalam beberapa tahun terakhir, industri penerbangan Indonesia menunjukkan perbaikan dan pengawasan lebih ketat.”  

 

 

 

Pada 2016, Pengawas Penerbangan Federal AS (FAA) memberi Indonesia peringkat Kategori 1.

 

 

 

Yang berarti Indonesia telah memenuhi standar keselamatan Organisasi Penerbangan Sipil Internasional.

 

 

 

Maskapai Sriwijaya Air hanya punya catatan minor terkait kecelakaan pesawat di masa lalu.

 

 

 

Yakni seorang petani tewas saat salah satu pesawatnya keluar dari landas pacu di Jambi akibat masalah hidrolis tahun 2008.

 

 

 

Presiden Direktur Sriwijaya Air Jefferson Irwin Jauwena menyatakan.

 

 

 

SJ-182 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu berusia 26 tahun.

 

 

Dan sebelumnya dipakai oleh sejumlah maskapai di AS dan layak terbang.

 

 

SJ-182 sebelumnya terbang pada hari yang sama saat kecelakaan naas terjadi.

 

 

 

 

Para ahli menyatakan, perlu pemeriksaan lebih lanjut untuk menentukan pesawat  laik terbang atau tidak.

 

 

Konsultan penerbangan Indonesia Gerry Soejatman menyatakan.

 

 

 

Pemeriksaan penyebab jatuhnya pesawat bisa berminggu-minggu, bahkan berbulan-bulan.

 

(Sumber internet)