Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Sunday, April 11, 2021

9240. PANDUAN CARA MENGHADAPI GEMPA BUMI

 



PANDUAN CARA MENGHADAPI GEMPA BUMI

Oleh:Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

 

 

 

 

 

Gempa bumi adalah peristiwa berguncangnya bumi, karena:

 

1.      Tumbukan antar lempeng bumi.

2.      Aktivitas sesar (patahan).

 

3.      Aktivitas gunung api.

4.      Runtuhan batuan.

 

 

Gempa bumi adalah jenis bencana yang merusak.

 

 

Gempa bumi bisa terjadi setiap saat dan berlangsung dalam waktu singkat.

 

 

Gempa bumi bisa menghancurkan bangunan, jalan, jembatan, dan lainnya dalam sekejap.

 

 

Sampai saat ini, belum ada ahli dan institusi yang mampu memprediksi kapan terjadinya gempa bumi.

 

 

Institusi yang berwenang  mengeluarkan informasi gempa bumi adalah BMKG.

 

 

Berbagai informasi tentang gempa bumi, titik pusat gempa bumi, kedalaman, dan potensi tsunami bisa dilihat di laman (www.bmkg. go.id).

 

Atau aplikasi gawai BMKG berbasis android atau IOS.

 

 

PANDUAN MENGHADAPI GEMPA BUMI

 

A. SEBELUM GEMPA BUMI

 

1.      Menyiapkan rencana  penyelamatan diri jika terjadi gempa bumi.

 

2.      Melakukan latihan yang dapat bermanfaat dalam menghadapi reruntuhan saat gempa bumi.

Seperti:

 

1)  Merunduk.

2)  Perlindungan terhadap kepala.

 

3)  Berpegangan.

4)  Bersembunyi di bawah meja.

 

3.      Menyiapkan alat pemadam kebakaran, alat keselamatan standar, dan persediaan obat-obatan.

 

4.      Membangun konstruksi rumah tahan guncangan gempa bumi dengan fondasi kuat.

 

 

5.      Bisa merenovasi bagian bangunan yang sudah rentan.

 

6.      Memperhatikan daerah rawan gempa bumi.

 

7.      Mempelajari aturan Pemerintah tentang seputar penggunaan lahan.

 

 

B.                SAAT TERJADI GEMPA BUMI

 

1.              Setelah mendengar peringatan dini tsunami, segera  evakuasi ke tempat tinggi, seperti bukit dan bangunan tinggi.

 

2.              Saat berada dalam bangunan, seperti rumah, sekolah atau bangunan bertingkat, guncangan akan terasa beberapa saat.

 

3.              Selama jangka waktu itu, upayakan keselamatan diri.

 

Dengan cara berlindung di bawah meja untuk menghindari benda yang mungkin jatuh dan jendela kaca.

 

4.              Lindungi kepala dengan bantal atau helm.

 

5.              Berdiri di bawah pintu.

 

6.              Saat terasa aman, segera lari keluar rumah.

 

7.              Ketika memasak, segera matikan kompor.

 

8.              Mencabut dan mematikan semua alat listrik untuk mencegah kebakaran.

 

9.              Saat keluar rumah, perhatikan pecahan kaca, genteng, atau material lain.

 

10.       Tetap lindungi kepala.

 

11.       Segera menuju ke lapangan terbuka.

 

12.       Jangan berdiri dekat tiang, pohon, atau sumber listrik atau gedung yang mungkin roboh.

 

13.       Jangan gunakan lift jika sudah terasa guncangan.

 

Gunakan tangga darurat untuk keluar bangunan.

 

14.       Saat dalam elevator, tekan semua tombol atau pakai interphone untuk panggilan kepada pengelola bangunan.

 

15.       Kenali bagian bangunan yang punya struktur kuat, seperti sudut bangunan.

 

16.       Jika ada petugas keamanan, ikuti instruksinya.

 

 

GEMPA BUMI SAAT DALAM MOBIL

 

1.      Saat terjadi gempa bumi besar, mobil sulit dikontrol.

 

2.       Pinggirkan mobil dan berhenti di kiri bahu jalan.

 

3.      Jauhi persimpangan jalan.

 

4.      Ikuti instruksi petugas berwenang.

 

5.       Perhatikan lingkungan sekitar atau pakai alat komunikasi lainnya seperti radio atau HP.

 

 

SETELAH GEMPA BUMI

 

1.      Tetap waspada terhadap gempa bumi susulan.

 

2.      Saat dalam bangunan, evakuasi diri setelah gempa bumi berhenti.

 

3.      Perhatikan reruntuhan dan  benda yang membahayakan pada saat evakuasi.

 

4.      Saat berada dalam rumah, tetap berada di bawah meja yang kuat.

 

5.      Periksa adanya api dan potensi terjadinya kebakaran.

 

6.      Berdiri di tempat terbuka jauh dari gedung dan instalasi listrik dan air.

 

7.      Jika berada di luar bangunan dengan tebing di sekeliling, hindari daerah rawan longsor.

 

8.      Jika dalam mobil segera berhenti, tetapi tetap dalam mobil.

 

9.       Hindari berhenti di bawah atau di atas jembatan atau rambu lalu lintas.

 

(Sumber internet)

 

9239. TAHUN 1970 MALAYSIA BUTUH GURU DARI INDONESIA




TAHUN 1970 MALAYSIA BUTUH GURU DARI INDONESIA

Oleh:Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

 

 

 

 

 

 

 

ZAMAN SEKITAR TAHUN 1970

 

 

Pada tahun 1970-an, semua guru yang akan diangkat menjadi PNS Indonesia harus membuat pernyataan:

 

 

 

1.      Bersedia di tempatkan di seluruh wilayah Indonesia.

 

 

2.      Bersedia di tempatkan di negara lain yang ditunjuk pemerintah, misalnya Malaysia.

 

 

 

3.      Zaman itu, Malaysia masih butuh guru dari Indonesia.

 

 

4.      Banyak mahasiswa Malaysia yang belajar di Indonesia.

 

 

5.      Hampir tidak ada mahasiswa lndonesia yang belajar di Malaysia.

 

 

6.      Pendidikan di Indonesia relatif lebih baik dibanding Malaysia.

 

 

ZAMAN SEKITAR TAHUN 2000

 

Waktu terus berlalu sampai ke anak cucu.

 

 

1.      Malaysia sudah tidak butuh guru dari Indonesia.

 

 

2.      Gaji guru Malaysia lebih baik dibanding Indonesia.

 

 

3.      Fasilitas pendidikan Malaysia lebih baik dibanding Indonesia.

 

 

4.      Sarana prasarana pendidikan Malaysia lebih baik dibanding Indonesia.

 

 

5.      Guru Malaysia lebih mudah memahami bahasa internasional bahasa lnggris dibanding lndonesia.

 

 

6.      Malaysia pernah dijajah lnggris.

 

 

 

7.      Hampir tidak ada mahasiswa Malaysia belajar di Indonesia.

 

 

8.      Gaji guru lndonesia LEBIH KECIL dibanding Malaysia.

 

 

9.      Fasilitas pendidikan lndonesia kalah dibanding Malaysia.

 

 

10.               Sarana prasarana pendidikan Indonesia kalah dibanding Malaysia.

 

 

11.               Banyak mahasiswa lndonesia belajar di Malaysia.

 

 

12.               Guru Indonesia lebih sulit memahami bahasa internasional bahasa lnggris dibanding Malaysia.

 

 

 

13.               Indonesia pernah lama dijajah Belanda.

 

 

14.               Guru lndonesia yang ingin mengembangkan wawasannya ke luar negeri, misalnya ke lnggris dan Australia harus ditatar terlebih dahulu di Malaysia.

 

 

(Sumber: internet)