Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Saturday, May 8, 2021

9510. USTAZ ABDUL SOMAD DIGODA JEMAAH WANITA DI DESA ISTRINYA FATIMAH ZAHRA

 





USTAZ ABDUL SOMAD DIGODA JEMAAH WANITA DI DESA ISTRI FATIMAH ZAHRA

Oleh: Drs. H.M. Yusron Hadi, M.M.

 

 

 

MASIH pengantin baru, Ustaz Abdul Somad 'digoda' jemaah wanita saat ceramah di kampung istri.

 

 

   Ustaz Abdul Somad perdana ceramah di kampung istri.

 

 

Berstatus pengantin baru, Ustaz Abdul Somad langsung ceramah di kampung sang istri.

 

 

Fatimah Az Zahra Salim Barabud.

 

 

Saat ceramah Ustaz Abdul Somad digoda oleh jemaah wanita.

 

 

Mendengar celetuk sang jemaah wanita, Ustaz Abdul Somad seketika salah tingkah.

 

 

Wajah suami Fatimah Az Zahra Salim Barabud mendadak memerah sambil menahan senyum malunya.

 

 

Ustaz Abdul Somad Ceramah di Musala Kampung Istri tentang 7 Kemuliaan Al-Quran.

 

 

Momen ini terekam dalam kanal YouTube UAS di hai guys official.

 

 

Di video yang diunggah pada Jumat (30/4/2021).

 

 UAS ceramah di Musala Darussalam Kepuh Permai, Jombang.

 

 

 

Musala itu di dekat tempat tinggal istri UAS.

 

 

Dalam video, UAS ceramah soal kemuliaan Al-Quran.

 

 

UAS menjelaskan 7 hal terkait kemuliaan Alquran.

 

1.              Kemuliaaan malam Lailatul Qadar.

Yaitu malam diturunkannya Al-Quran.

 

2.              Bulan Ramadan yang diturunkannya Al-Quran.

 

 

3.              UAS menyinggung 2 kota paling mulia.

 

Yakni Mekkah dan Madinah.

 

Karena keduanya kota tempat diturunkannya Al-Quran.

 

Ada sedikit tawa saat UAS menjelaskan hal ini.

 

 

Saat UAS menjelaskan kemuliaan Mekah dan Madinah.

 

Karena tempat diturunkannya Al-Quran.

 

Tiba-tiba ada suara jemaah wanita yang berucap.

 

 

Bahwa itu tempat diturunkannya Pak Ustaz.

 

 

Sontak hal itu membuat UAS dan jemaah lain tertawa.

 

"Malam menjadi mulia karena turun Al-Quran.

 

Bulan menjadi mulia karena turun Al-Quran.

 

Dan kota menjadi mulia karena turun Al-Quran," kata UAS dikutip TribunJakarta.com, Sabtu (1/5/2021).

 

 

UAS juga menjelaskan keutamaan gua Hira.

 

Karena gua Hira tempat diturunkan ayat awal Al-Quran.

 

 

Yang disampaikan kepada Nabi Muhammad melalui malaikat Jibril.

 

 

 

Selanjutnya air zam-zam.

 

Yang menjadi mulia karena dibacakan ayat Al-Quran.

 

 

"Sudah diteliti oleh orang Jepang.

 

Air yang dibacakan Al-Quran mengeluarkan mulekul-mulekul cahaya seperti batu kristal,” katanya.

 

 

Yang ke-6, manusia akan menjadi mulia.

 

 

Jika selalu membaca dan menjadi penghafal Al-Quran.

 

 

Serta melaksanakan nilai yang terkandung dalam Al-Quran.

 

 

Yang ke-7, jika negara banyak penghafal Al-Quran.

 

 

Maka negara itu akan diberikan keberkahan.

 

 

Lebih lanjut UAS menjelaskan Qengapa hanya 7 kemuliaan Al-quran saja yang dia sampaikan dalam ceramahnya.

 

 

Padahal, sejatinya, masih banyak lagi kemuliaan Al-Quran.

 

 

 

"Kenapa hanya 7.

 

Karena judulnya kultum, kuliah 7 menit," kata UAS disambut tawa jemaah.

 

 

Dai kondang Ustaz Abdul Somad (UAS) menikah dengan Fatimah Az Zahra Salim Barabud.

 

 

Begini awal pertemuan keduanya.

Pernikahan digelar Rabu (28/4/2021) di kediaman pengantin perempuan di Jombang, Jawa Timur, sore hari pukul 16.00 WIB.

 

 

 

Ustaz Hasan yang juga Pimpinan Pesantren Tahfidz Qur'an Al Muqoddasah, Ponorogo.

 

 

Tempat belajar Fatimah sebelum dinikahi UAS.

 

 

Menjelaskan latar belakang pertemuan kedua mempelai ini.

 

 

 

"Saat itu UAS menyampaikan takziyah meninggalnya anak saya lewat WA.

 

 

Lalu obrolan berlanjut soal pernikahan."

 

 

"UAS minta tolong agar dicarikan jodoh yang hafizah (penghafal Qur'an)," ujar Ustaz Hasan.

 

 

UAS berkeinginan menikahi seorang hafidzah karena sedang merintis pesantren Tahfiz Quran.

"Insya Allah ini pasangan baik yang siap berdakwah meninggikan kalimatullah," kata Ustaz Hasan.

 

 

Pernikahan UAS dengam Fatimah maju dari jadwal semula.

 

 

Yang rencananya akan digelar usai lebaran Idul Fitri bulan depan.

 

 

 

 

Acara digelar dengan sangat sederhana.

 

 

Dihadiri Pimpinan Pondok Modern Gontor dan Ketua-ketua lembaga Pondok Modern Gontor.

 

 

 

Hadir pula beberapa undangan dari keluarga Fatimah.

 

 

Yang salah satu utusan keluarga menyampaikan khotbah pernikahan.

 

 

"Pernikahan ini dilaksanakan di bulan yang penuh berkah.

 

 

Bulan mulia, bertepatan dengan malam Nuzulul Qur'an."

 

 

 

"Insya Allah akan menghadirkan keberkahan buat mempelai berdua dan kita semua," kata KH. Hasan Abdullah Sahal.

 

 

 

Saat menyampaikan nasihat pernikahan.

 

 

 

Kiai Hasan menyampaikan nasihat kepada kedua mempelai.

 

 

Agar membangun rumah tangga atas dasar pondasi ketaqwaan.

 

 

Yaitu  "Ussisa ala taqwa".

 

 

(Sumber tribun)

9509. TAK MENSYUKURI NIKMAT ALLAH TERMASUK KAFIR



TAK MENSYUKURI NIKMAT ALLAH TERMASUK KAFIR.

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M

 

 

 

Kata “kafir” (menurut KBBI V) adalah “orang yang tidak percaya kepada Allah dan rasul-Nya”,

 

Kata “kafir” dalam berbagai bentuknya terulang dalam Al-Quran 525 kali.

 

Kata “kafir” awalnya berarti “menutupi”.

 

Para petani yang menutupi benih dengan tanah disebut “kuffar”.

 

Kuffar adalah jamak dari “kafir”.

 

 

 

Al-Quran surah Al-Hadid (surah ke-57) ayat 20.

 

                          اعْلَمُوا أَنَّمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا لَعِبٌ وَلَهْوٌ وَزِينَةٌ وَتَفَاخُرٌ بَيْنَكُمْ وَتَكَاثُرٌ فِي الْأَمْوَالِ وَالْأَوْلَادِ ۖ كَمَثَلِ غَيْثٍ أَعْجَبَ الْكُفَّارَ نَبَاتُهُ ثُمَّ يَهِيجُ فَتَرَاهُ مُصْفَرًّا ثُمَّ يَكُونُ حُطَامًا ۖ وَفِي الْآخِرَةِ عَذَابٌ شَدِيدٌ وَمَغْفِرَةٌ مِنَ اللَّهِ وَرِضْوَانٌ ۚ وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا مَتَاعُ الْغُرُورِ

 

 

Ketahuilah, sesungguhnya kehidupan dunia hanya permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-bangga tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanya kesenangan menipu.

 

 

Kata “kafir” dalam teks agama sedikitnya punya 5 arti.

 

 

Kafir artinya tak mensyukuri nikmat.

 

 

Sebaiknya umat Islam jangan cepat mengafirkan orang lain.

 

Mengafirkan adalah menganggap keluar dari agama lslam.

 

Meskipun ada teks yang menunjuk kepada kekafirannya.

 

 

 

Kafir artinya tak mensyukuri nikmat.

 

 

Salah satu arti “kafir” adalah “tidak mensyukuri nikmat”.

 

Kemerdekaan bangsa Indonesia adalah nikmat dari Allah.

 

Orang Indonesia yang tidak bersyukur nikmat kemerdekaan bisa disebut “kafir”.

 

Artinya “tidak mensyukuri nikmat dari Allah”.

 

 

Rasulullah diperintahkan merenungkan ucapan Nabi Musa.

 

Yang menyeru kaumnya agar ingat nikmat kemerdekaan yang dianugerahkan Allah.

 

Al-Quran surah Al-Maidah (surah ke-5) ayat 20.

 

                         وَإِذْ قَالَ مُوسَىٰ لِقَوْمِهِ يَا قَوْمِ اذْكُرُوا نِعْمَةَ اللَّهِ عَلَيْكُمْ إِذْ جَعَلَ فِيكُمْ أَنْبِيَاءَ وَجَعَلَكُمْ مُلُوكًا وَآتَاكُمْ مَا لَمْ يُؤْتِ أَحَدًا مِنَ الْعَالَمِينَ

 

 

Dan (ingatlah), ketika Musa berkata kepada kaumnya,”Hai kaumku, ingatlah nikmat Allah atasmu ketika Dia mengangkat nabi-nabi di antaramu, dan dijadikan-Nya kamu orang-orang merdeka, dan diberikan-Nya kepadamu apa yang belum pernah diberikan-Nya kepada seorang pun di antara umat lain”.

 

 

 

Ayat Al-Quran ini memakai kata “kufur” sebagai lawan kata “syukur”.

 

Dengan kata lain, artinya “tidak mensyukuri nikmat”.

 

Al-Quran surah Ibrahim (surah ke-14) ayat 7.

 

 

                               وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ ۖ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ

 

 

 Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan, ”Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”.

 

Ayat Al-Quran ini memerintahkan mensyukuri nikmat kemerdekaan.

 

Termasuk nikmat kemerdekaan Indonesia dan tidak mengufurinya.

 

Artinya “tidak menutupi” nikmat dari Allah.

 

 

Cara mensyukuri nikmat kemerdekaan:

 

1)    Mengisi kemerdekaan sesuai tujuan kita.

 

2)    Sesuai tujuan Allah menganugerahkan kepada kita.

 

 Dengan kalimat lebih singkat.

 

Mengisi kemerdekaan dengan membangun peradaban lebih baik.

 

Untuk mencapai keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

 

Al-Quran melukiskan akibat kufur terhadap nikmat kemerdekaan.

 

 

Suatu negeri aman sejahtera dan rezekinya melimpah ruah di segenap penjuru.

 

Tetapi karena mereka kufur.

 

 

Maka Allah membuat mereka kelaparan dan ketakutan.

 

 

Karena ulah mereka sendiri.

 

Al-Quran surah An-Nahl (surah ke-16) ayat 112.

 

                             وَضَرَبَ اللَّهُ مَثَلًا قَرْيَةً كَانَتْ آمِنَةً مُطْمَئِنَّةً يَأْتِيهَا رِزْقُهَا رَغَدًا مِنْ كُلِّ مَكَانٍ فَكَفَرَتْ بِأَنْعُمِ اللَّهِ فَأَذَاقَهَا اللَّهُ لِبَاسَ الْجُوعِ وَالْخَوْفِ بِمَا كَانُوا يَصْنَعُونَ

 

Dan Allah membuat suatu perumpamaan sebuah negeri yang dahulunya aman lagi tenteram, rezekinya datang kepadanya melimpah ruah dari segenap tempat, tetapi (penduduk) nya mengingkari nikmat Allah; karena itu Allah merasakan kepada mereka kelaparan dan ketakutan, karena apa yang selalu mereka perbuat.

 

 

Pesan ini kita pahami kaitannya dengan Indonesia.

 

Allah menganugerahkan kepada kita tanah air kaya raya.

 

Dalam perut bumi dan dalam lautan kita terpendam berbagai nikmat Allah.

 

Semuanya harus disyukuri.

 

Tidak boleh dikufuri.

 

Artinya tidak boleh ditutupi.

 

Semua kekayaan alam di seluruh Indonesia adalah anugerah dari Allah.

 

Harus diolah yang baik dan benar.

 

Sehingga bermanfaat bagi semua orang.

 

Dan dinikmati oleh semua warga masyarakat.

 

Agar seluruh rakyat Indoneisa sejahtera.

 

Yang dimaksud “kufur” yang dilakukan oleh penduduk negeri dikisahkan Al-Quran.

 

 

Yaitu mereka tidak mengolah kekayaan alamnya dengan baik dan benar.

 

Sehingga timbul kelaparan dan kemiskinan.

 

Dan muncul rasa takut datangnya bencana akibat ulahnya sendiri.

 

 

 

Dalam umat lslam ada orang kafir.

 

Jika makna “kufur” adalah “tidak mensyukuri nikmat dari Allah”.

 

Maka dalam umat Islam pun ada orang kafir.

 

Yaitu orang yang tidak mensyukuri nikmat Allah.

 

Meskipun dia beriman kepada Allah, Malaikat, kitab, Rasul, dan hari kiamat.

 

  

 

Daftar Pustaka

 

1.    Shihab, M.Quraish. Lentera Hati. Kisah dan Hikmah Kehidupan. Penerbit Mizan, 1994. 

2.    Shihab, M. Quraish Shihab. Wawasan Al-Quran. Tafsir Maudhui atas Perbagai Persoalan Umat. Penerbit Mizan, 2009.

3.    Shihab, M.Quraish. E-book Membumikan Al-Quran.

4.    Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2

5.    Tafsirq.com online