Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Sunday, October 9, 2022

15291. TAHUN 2019 ANIES BASWEDAN TAK MAU DITAWARI WAPRES 2 CAPRES

 

 


TAHUN 2019 ANIES BASWEDAN TAK MAU DITAWAR WAPRES 2 CAPRES

Oleh: Drs HM Yusron Hadi, MM

 

 

 

 

 

Anies Baswedan.

Tahun 2018.

 

Ditawari wapres.

Tak mau.

 

Tahun 2019.

Ditawari 2 kali capres.

Tak mau.

 

 

 

Gubernur DKI Jakarta.

 Anies Baswedan mengungkapkan.

 

Pernah menolak tawaran.

Maju calon presiden (capres).

 

Dan calon wakil presiden (cawapres).

Pada Pemilu 2019.

 

“Pada tahun 2018.

Saya ditawari jadi wapres.

Tapi saya tidak bersedia.

 

Pada tahun 2019.

Ditawari 2 kali jadi capres.

 

Saya tidak bersedia," kata Anies.

 Jumat, 7 Oktober 2022.

 

Anies menolak tawaran.

Capres dan cawapres.

 

Karena ingin tuntas jabatannya.

Selama 5 tahun.

Sebagai Gubernur DKI.

 

"Saya janji 5 tahun di Jakarta.

Dan janji itu kami pegang," katanya.

 

Anies dilantik jadi Gubernur Jakarta.

Pada Oktober 2017.

 

Dengan Wakil Gubernur.

 Sandiaga Uno.

 

Tapi 1 tahun kemudian.

Ditinggal Sandiaga Uno.

 

Sebagai calon wakil presiden.

Pada Pilpres 2019.

 

Jabatan wakil gubernur.

Kosong sejak 2018 hingga April 2020.

 

 Wakil Gubernur Ahmad Riza Patria .

Menemani Anies mulai April 2020.

 

Menyelesaikan masa jabatan.

Tahun  2017-2022.

 

Anies ibaratkan mitra dengan Riza Patria.

Seperti main bulutangkis.

Yang saling melengkapi.

 

“Selama Wakil Gubernur kosong.

Saat pandemi.

Terasa betul.

 

Setelah ada Pak Ariza.

Saya merasa luar biasa terbantu," ucap Anies.

 

Anies dan Riza Patria.

Mengakhiri kepemimpinan.

Pada 16 Oktober 2022.

 

 

(Sumber Tempo)

15287. ANIES BASWEDAN SIMBOL PERUBAHAN BUKAN CUMA HARAPAN

 

 


 

ANIES BASWEDAN SIMBOL PERUBAHAN BUKAN CUMA HARAPAN

Oleh: Drs HM Yusron Hadi, MM

 

 

 

 

Anies Baswedan.

Tak sekadar harapan.

Tapi simbol perubahan.

 

Para pendukung Anies.

1)        Harus terbuka.

2)        Tak anti kritik.

3)        Menerima kenyataan.

 

Bahwa maju dan tidaknya.

 Anies Baswedan.

Jadi calon presiden.

 

Bergantung partai politik.

 

Deklarasi partai NasDem.

Anies Baswedan calon presiden.

 

Hal itu titik awal penegasan.

Bahwa Anies Baswedan.

 

Bukan sekadar harapan.

Tapi berubah menjadi simbol.

 

Menyatukan semua pihak.

Yang ingin perubahan lebih baik.

 

Bukan hanya perubahan nasib.

Semua warga negara.

 

Tapi perubahan cara kelola negara.

Agar dipakai sebesar-besarnya.

Untuk kemakmuran rakyat.

 

Pemerintah.

Yaitu aktor utama pengelola negara.

Bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

 

Negara berkeadilan.

Harus diwujudkan.

 

Yaitu negara tanpa kelas.

Semua warga negara.

Diperlakukan sama.

 

Yaitu hak menerima keadilan sosial.

Bagi seluruh rakyat lndonesia.

 

Jangan terjadi.

Pemilik modal mendapat hak khusus.

 

Sehingga leluasa ambil manfaat.

Dari kerja rakyat.

 

Jangan hanya menghasilkan banyak keuntungan.

Bagi para pemilik modal.

Dan oligarki.

 

Rakyat jangan dianggap beban.

Sehingga negara bisnis dengan rakyatnya.

 

Contohnya;

1)        Pencabutan subsidi BBM.

2)        Kenaikan tarif listrik.

3)        Undang undang cipta kerja.

 

Gelombang tuntutan perubahan sosial.

Dan ingin perlakuan adil.

 

Bukan sekadar perbincangan.

Tapi sudah jadi aksi nyata.

Hampir di seluruh pelosok negeri.

 

 Rakyat menemukan harapan.

Dan simbol perubahan.

Yaitu Anies Baswedan.

 

Nama Anies Baswedan.

Bukan sekadar harapan.

 

Tapi simbol perubahan.

Yang lebih baik.

 

Mengapa harus Anies?

Tentu ada alasannya.

 

 Anies Baswedan.

Selama jadi Gubernur Jakarta.

Membuktikan:

1.Kerja nyata.

2.Menepati janji.

 

3.Melindungi dan mengayomi.

 

 

4.Jakarta jadi kota:

 

1)        Indah.

2)        Damai.

 

3)        Tenteram.

4)        Adil.

 

5)        Toleran.

6)        Makmur.

 

Kini gelombang perubahan sudah bergulir.

 

Perjuangan Anies.

Tentu mudah.

Anies harus bisa merangkul semua.

 

Tapi Anies tak bisa dibiarkan sendirian.

Tantangan dan gangguan.

Makin masif.

 

Firli Bahuri melalui KPK.

Berusaha mentersangkakan Anies.

Seperti berita Tempo.

 

Serangan terhadap NasDem.

Makin  masif.

 

Lewat media dan buzzer pemecah bangsa.

 

Seligman ( Olson, 2005).

Harapan yaitu emosi positif.

Tentang masa depan.

 

Menjelang Anies purna.

Harus makin tingkatkan.

Kerja dan publikasi.

 

Bahwa Anies adalah harapan.

Dan menjadikan Anies.

 

Sebagai simbol perubahan.

Yang lebih baik.

 

Sejarah mengajarkan.

Bahwa tiap perubahan.

Butuh perjuangan.

 

Dan tiap perjuangan.

Butuh pengorbanan.

 

Surabaya, 9 Oktober 2022

(Isa Ansori)