Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Wednesday, October 12, 2022

15344. PRABOWO KETUA PARTAI GANJAR GUBERNUR 2 KALI ANIES 1 KALI

 

 


 

 

PRABOWO KETUA PARTAI GANJAR GUBERNUR 2 KALI ANIES 1 KALI

Oleh: Drs HM Yusron Hadi, MM

 




Gubernur DKI Jakarta.

 Anies Baswedan.

 

Berterima kasih atas survei.

Yang memunculkan namanya.

 

Sebagai kandidat.

Calon presiden tahun 2024.

 

Menurut Anies Baswedan.

Dia tak berada pada jalur capres.

 

Tak seperti:

 Menteri Pertahanan.

 Prabowo Subianto.

 

Dan Gubernur Jawa Tengah.

 Ganjar Pranowo.

 

Anies Baswedan.

Merasa tidak berada.

Dalam jalur jadi capres.


Anies mulanya bicara.

Tentang banyak persepsi.

Bahwa dia akan maju jadi capres.

 

Padahal kata Anies.

Selama ini.

Dia fokus urus Jakarta.

 

Tak pernah kampanye.

Atau membuat survei capres.

 

"Saya terhormat Betul.

Terhormat sekali.

 

Hal itu tanda dalam benak orang.

Mereka melihat fakta.

 

Yaitu Anies mengerjakan A, B, dan lainnya.

 

Artinya saya kerjakan untuk Jakarta.

Tapi persepsinya.

Saya ingin jadi capres.

 

Tapi itu persepsi mereka.

Faktanya saya mengerjakan Jakarta.

 

Jadi ketika survei.

Ada nama Anies di situ.

Hal itu bukan hasil kampanye," ujar Anies.

 

Dalam program Blak-blakan di detikcom.

 Selasa (11/10/2022).




Anies membuat survei.

Tentang kinerjanya di Jakarta.

Tapi tak terkait capres 2024.



"Saya bikin survei Jakarta.

Karena urusannya Jakarta," katanya.


Anies mengatakan.

Bahwa angka survei.

 

Elektabilitas capres.

Bukan sekadar statistik.

 

Tapi hal itu manah dan kepercayaan.



"Saya terima kasih pada survei.

Karena memberi feedback.

Melewati wilayah kerja Jakarta.

 

 

Saya memandang angka di survei.

Bukan sebagai statistik.

 

Tapi sebagai kepercayaan.

 

Bahwa mereka titip kepercayaan itu.

Pada saya," ujar Anies.

 

Anies Baswedan.

Menyampaikan terima kasih.

Pada lembaga survei.

 

Yang mencantumkan namanya.

Dalam 3 besar calon presiden.

 

Padahal, menurut Anies.

Selama ini fokus bekerja.

Untuk Jakarta.



"Padahal saat ini.

Saya tidak berada.

 

Dalam wilayah track.

Untuk jadi capres.

 

Jadi untuk 3 nama itu.

Misalnya.

 

Pak Prabowo.

Jelas seorang calon presiden.

Karena Ketua Umum Partai.

 

Pak Ganjar.

Sudah 2 periode jadi gubernur.

 

Jika sudah 2 periode.

Takbisa 3 periode.

 

Otomatis berikutnya.

Yaitu jadi calon presiden.

Sangat logis.

 

Bahwa punya tim sukses.

Logis juga.

 

Punya tim pemenangan sah-sah saja," ungkapnya.

 

Anies Baswedan.

Tidak pernah menyiapkan tim sukses.

Untuk jadi capres.

 

Rencananya dia menyiapkan.

Tim kampanye.

Untuk Pilgub DKI Jakarta.

 

Tapi batal.

Sebab tidak ada Pilkada.


Saya periode pertama.

 

Di Jakarta belum 5 tahun.

 

Kami siap fokus kampanye Pilgub DKI.

Karena tahun 2022.’

Ada Pilkada.

 

Ternyata pilkadanya tidak ada.

Rencana bikin sekretariat pilkada.

Sudah batal," papar Anies.



(sumber detik)

15343. ANIS BASWEDAN SAYA TAK BERADA DI JALUR TREK CAPRES

 

 

 


 

ANIES BASWEDAN SAYA TAK BERADA DI JALUR TREK CAPRES

Oleh: Drs HM Yusron Hadi, MM

 




Gubernur DKI Jakarta.

 Anies Baswedan.

 

Berterima kasih atas survei.

Yang memunculkan namanya.

 

Sebagai kandidat.

Calon presiden tahun 2024.

 

Menurut Anies Baswedan.

Dia tak berada pada jalur capres.

 

Tak seperti:

 Menteri Pertahanan.

 Prabowo Subianto.

 

Dan Gubernur Jawa Tengah.

 Ganjar Pranowo.

 

Anies Baswedan.

Merasa tidak berada.

Dalam jalur jadi capres.


Anies mulanya bicara.

Tentang banyak persepsi.

Bahwa dia akan maju jadi capres.

 

Padahal kata Anies.

Selama ini.

Dia fokus urus Jakarta.

 

Tak pernah kampanye.

Atau membuat survei capres.

 

"Saya terhormat Betul.

Terhormat sekali.

 

Hal itu tanda dalam benak orang.

Mereka melihat fakta.

 

Yaitu Anies mengerjakan A, B, dan lainnya.

 

Artinya saya kerjakan untuk Jakarta.

Tapi persepsinya.

Saya ingin jadi capres.

 

Tapi itu persepsi mereka.

Faktanya saya mengerjakan Jakarta.

 

Jadi ketika survei.

Ada nama Anies di situ.

Hal itu bukan hasil kampanye," ujar Anies.

 

Dalam program Blak-blakan di detikcom.

 Selasa (11/10/2022).




Anies membuat survei.

Tentang kinerjanya di Jakarta.

Tapi tak terkait capres 2024.



"Saya bikin survei Jakarta.

Karena urusannya Jakarta," katanya.


Anies mengatakan.

Bahwa angka survei.

 

Elektabilitas capres.

Bukan sekadar statistik.

 

Tapi hal itu manah dan kepercayaan.



"Saya terima kasih pada survei.

Karena memberi feedback.

Melewati wilayah kerja Jakarta.

 

 

Saya memandang angka di survei.

Bukan sebagai statistik.

 

Tapi sebagai kepercayaan.

 

Bahwa mereka titip kepercayaan itu.

Pada saya," ujar Anies.

 

Anies Baswedan.

Menyampaikan terima kasih.

Pada lembaga survei.

 

Yang mencantumkan namanya.

Dalam 3 besar calon presiden.

 

Padahal, menurut Anies.

Selama ini fokus bekerja.

Untuk Jakarta.



"Padahal saat ini.

Saya tidak berada.

 

Dalam wilayah track.

Untuk jadi capres.

 

Jadi untuk 3 nama itu.

Misalnya.

 

Pak Prabowo.

Jelas seorang calon presiden.

Karena Ketua Umum Partai.

 

Pak Ganjar.

Sudah 2 periode jadi gubernur.

 

Jika sudah 2 periode.

Takbisa 3 periode.

 

Otomatis berikutnya.

Yaitu jadi calon presiden.

Sangat logis.

 

Bahwa punya tim sukses.

Logis juga.

 

Punya tim pemenangan sah-sah saja," ungkapnya.

 

Anies Baswedan.

Tidak pernah menyiapkan tim sukses.

Untuk jadi capres.

 

Rencananya dia menyiapkan.

Tim kampanye.

Untuk Pilgub DKI Jakarta.

 

Tapi batal.

Sebab tidak ada Pilkada.


Saya periode pertama.

 

Di Jakarta belum 5 tahun.

 

Kami siap fokus kampanye Pilgub DKI.

Karena tahun 2022.’

Ada Pilkada.

 

Ternyata pilkadanya tidak ada.

Rencana bikin sekretariat pilkada.

Sudah batal," papar Anies.



(sumber detik)

15342. TAHUN 2019 ANIES BASWEDAN DITAWARI WAPRES PRABOWO

  


 

TAHUN 2019 ANIES BASWEDAN DITAWARI WAPRES PRABOWO

Oleh: Drs HM Yusron Hadi, MM

 

 

 

Anies Baswedan.

Pernah Ditawari Prabowo.

 

 Jadi Cawapres.

Tahun 2019.


Gubernur DKI Jakarta.

 Anies Baswedan mengungkapkan.

 

Ditawari Prabowo Subianto.

Untuk jadi calon wakil presiden (cawapres).

 

Ketika Anies belum genap 1 tahun.

Jadi Gubernur Jakarta.

 

Tapi Anies menolak ajakan Prabowo.


"Saya bertugas di Jakarta.

Belum 1 tahun.

 

Ketika diundang  Pak Prabowo.

Untuk jadi calon wakil presiden.

 

Waktu itu saya sampaikan.

 Terima kasih.

Hal ini kehormatan.

 

Tapi saya berjanji.

Untuk bertugas di Jakarta.

Selama  5 tahun'," ujar Anies.

 

Dalam program Blak-blakan.

Di detikcom.


Anies menegaskan.

Komitmen tuntaskan.

 

Tugasnya di Jakarta.

Selama 5 tahun.

 

"Saya janji di Jakarta 5 tahun.

Alhamdulillah ini masuk minggu terakhir.

 

Tuntas sudah.

Insyallah husnulkhotimah.

Jadi di mana petualangnya?

 

Justru saya ini konsisten.

Bahkan yang ajak jadi cawapres.

Yaitu  Pak Prabowo.

 

"Jadi saya komitmen.

Tidak ikut kompetisi Pilpres.

 

Selama jadi gubernur.

Dan itu diungkapkan berkali-kali.

 

Pada tahun 2019.

Pak Prabowo mencalonkan saya.

Masa saya mau khianat janji?" imbuh Anies.


Selain ditawari jadi cawapres.

Pendamping Prabowo.

 

Anies mengaku didatangi.

Pimpinan partai politik (parpol).

 

Anies tidak menjelaskan parpol mana.

Tapi pertemuan terjadi.

 

Saat menonton final.

 Abang None Jakarta.


Pada tahun 2018.

Saya didatangi pimpinan partai politik.

 

Meminta jadi calon presiden.

Untuk tahun 2019.

 

Pertemuan di belakang ruangan.

Mereka bilang 'ini kami mencalonkan'.

 

Saya bilang:

 Saya komit di Jakarta 5 tahun.

Saya tidak bersedia'," tutur Anies.


Pertemuan dengan pimpinan parpol.

Disaksikan beberapa orang.


Saya ingin selalu tepati janji.

 

Jika  ada janji tidak ditepati.

Bukan sengaja mengingkari.

 

Tapi  ada kendala:

1)        Tak mampu.

2)        Kurang sumber daya.

3)        Ada kendala.

 

Sehinga tidak terlaksana.

Tapi bukan sengaja.

Tak tepati janji.

 

Saya berjanji 5 tahun di Jakarta.

Saya tak mau mengubah.

Alhamdulillah tuntas.

 

 

(Sumber detik)