Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Thursday, February 16, 2023

16701. PRO DAN KONTRA POLITIK IDENTITAS

 



PRO DAN KONTRA POLITIK IDENTITAS

Oleh: Drs. HM. Yusron Hadi, M.M.

 

 

 


Politik
 identitas.

Yaitu politik kesamaan suatu kelompok.

Agar menang pemilu.

 

Seperti kesamaan:

1)        Etnis.

2)        Suku.

 

3)        Budaya.

4)        Agama.

5)        Lainnya.

 

Politik identitas.

Untuk tujuan tertentu.

 

Misalnya:

 

1)        Sebagai bentuk perlawanan.

2)        Sebagai alat menunjukkan jati diri.

 

Politik Identitas.

Yaitu politik didasari kesamaan.

 

Politik identitas.

Untuk mendulang suara.

 

Dalam pemilihan demokrasi.

Di berbagai negara di dunia.

 

Pengertian Politik Identitas.

 

1.        Politik identitas.

Yaitu politik untuk merangkul atas dasar persamaan.

 

Contoh Politik Identitas

 

1.Politik Identitas Etnis.

 

Dalam pilkada.

Calon mementingkan kesamaan etnisnya.

Untuk mendulang kekuatan.

 

2.Politik Identitas Agama.

 

PAN berbasis Muhammadiyah.

PKB berbasis NU (Nahdlatul Ulama).

 

3.Politik Identitas Gender.

 

Kuota khusus wanita.

Untuk memberi kesempatan.

Para wanita berkarir di dunia politik.

 

Politik identitas wajar dan normal.

 

Contohnya.

Pilkada Jakarta tahun 2017.

 

A.            Pemilih Anies dan Sandi

 

Anies beragama lslam.

 

1)Pemilih  lslam 64,5 persen.

2)Pemilih Kristen 4,8 persen.

 

B.           Pemilih Ahok dan Djarot.

 

Ahok bergama Kristen.

 

1)Pemilih Kristen 84,7 persen.

2)Pemilih Islam 25,2 persen.

3)Pemilih Cina 100 persen.

 

 

Kesimpulan.

1.        Pemilih lslam milih lslam.

Hanya 64,5 persen.

 

2.        Pemilih Kristen milih Kristen.

Pemilih Kristen 84,7 persen.

 

3.             Pemilih Cina milih Cina.

Pemilih Cina 100 persen pilih Ahok.

 

Artinya.

Ahok pakai politik identitas.

Yaitu identitas Kristen dan Cina.

 

Pro kontra politik identitas.

 

1.        Tak setuju politik identitas.

 

1)        Rakyat terpecah.

2)        Merusak persatuan.

 

 

2.        Setuju politik identitas.

 

1)        Wajar identitas agama dan suku.

2)        Beragam ciptaan Allah.

 

3)        Tak menarik.

 

Jika semua manusia sama kulit, bahasa, wajah, tradisi.

Seperti jutaan domba seragam.

 

4)        lndonesia akui perbedaan.

Bhinneka Tunggal Ika. 

 

Warga lndonesia majemuk.

Sadar perbedaan.

Slogan Bhinneka Tunggal Ika.

 

Terima perbedaan.

Tapi sepakat tujuan.

 

Yaitu keadilan sosial bagi seluruh rakyat.

 

Manipulasi Agama.

 Jadi soal isu etnis dan agama.

 

Dimanipulasi dan dipolitisasi.

Untuk menjaring massa.

Demi menang politik.

 

Tapi langgar:

1)        jujur.

2)        Adil.

 

3)        Kompetensi fair.

4)        Integritas calon. 

 

Dalam pilih pemimpin.

Tak cukup hanya andalkan:

 

1)        Etnis sama.

2)        Agama sama.

 

Tapi harus lihat kualitas calon.

Agar rakyat tak rugi.

 

Orang cari sama identitas.

1)        Berkawan.

2)        Bisnis.

3)        Politik.

 

Hal itu wajar dan sah.

 

Tapi ada manipulasi dan politisasi.

Hal itu bohongi rakyat.

Dan rendahkan martabat agama.

 

Calon tidak percaya diri.

Dengan modal integritas, popularitas dan kompetensi.

 

Dia cari cara lain.

Untuk beli suara rakyat.

 

Cara mudah.

Membeli suara dan goreng isu agama.

 

Karena rakyat bodoh dan miskin.

 
Agama mencerahkan moral.

Dan menguatkan karakter. 

 

Agama adalah:

1)        Rahmat.

2)        Nikmat.

 

3)        Gembira.

4)        Bukan ancaman.

 

Politik adalah ilmu dan seni.

Mulia untuk meraih kekuasaan.

 

Guna melindungi rakyat.

Agar rakyat Makmur.

 

Ada 2 entitas.

Pada dasarnya baik.

 

Yaitu :

1)        Agama.

2)        Politik.

 

Harus jadi akselerasi pembangunan.

Dan kemajuan bangsa.

 

Bukan pertengkaran dan saling jegal.

Tanpa panduan moral.

 

Hanya memenuhi ambisi .

Kelompok dan pemodal.

Dalam pemilu.

 

(Dari berbagai sumber)

 

Wednesday, February 15, 2023

16700. HAJI BAGI YG MAMPU KELOLA DANA HAJI BAGI YG MAMPU

 

HAJI BAGI YANG MAMPU KELOLA DANA HAJI BAGI YANG MAMPU

Oleh: Drs. HM. Yusron Hadi, M.M.

 

 

 

 

 

Silakan buka website.

Pesan tiket pesawat.

 

Beli tiket naik haji.

Jakarta-Jeddah.

 

Berangkat 2 minggu.

Sebelum Idul Adha.

 

Dan pulang 2 minggu.

Sesudahnya.

 

Berapa total biaya tiketnya?

Rp 18 juta.

 

 PP. Naik Etihad.

Ajaib.

 

Tuan Nyonya.

Jika Garuda menderita lahir batin.

 

Gara2 angkut jamaah haji.

Margin hanya 2,5 persen

 

Dipaksa turun harga lagi.

Kamu bisa berhenti.

 

Tak usah drama.

Biar tahun depan.

 

Agar diurus maskapai lain.

Siapa tahu model bisnisnya.

Lebih menarik.

 

Harga kompetitif.

Garuda itu utangnya banyak.

 

Kasihan.

Disuruh urus beginian.

 

Mending urus rute lain.

 

Termasuk pemerintah.

Jika kamu menderita lahir batin.

 

Urus haji.

Bubarkan BPKH.

 

Uang jamaah ratusan trilyun kembalikan.

Agar jamaah urus sendiri lewat swasta.

 

Pemerintah cukup jadi regulator, visa.

Urus yg mudah2 saja.

 

Kenapa Kemenag.

Jadi biro travel raksasa?

 

Buat apa?

 

Agar pejabat punya anggaran.

Bisa jalan2 gratis.

Naik haji gratis?

 

Mending Kemenag.

Fokus urus:

 

Toleransi.

Kerukunan umat agama.

Dll.

 

Ibadah haji.

Hanya untuk yang MAMPU saja.

 

Pengelolaan haji.

Juga hanya utk yang MAMPU saja.

 

Yang tdk mampu, drama.

Mending tak usah ikut .

Urus duit trilyunan jamaah.

 

 

(Sumber Tere Liye)

16699. MUSHAF ALQURAN ZAMAN KHALIFAH ABU BAKAR -USMAN

 

MUSHAF AL-QURAN ZAMAN  KHALIFAH ABU BAKAR-USMAN

Oleh: Drs. HM. Yusron Hadi, M.M.

 

 

ZAMAN KHALIFAH ABU BAKAR

 

Nabi Muhammad wafat.

Abu Bakar jadi  Khalifah.

 

Tahun 632 Masehi.

Terjadi Perang Yamamah.

 

Khalifah Abu Bakar.

Kirim pasukan menumpas pemberontak.

Dipimpin Musailamah Kazzab.

Yang mengaku sebagai nabi.

 

 Khalid bin Walid.

Komandan pasukan Islam.

Berhasil tumpas pemberontak.

 

Banyak sahabat Nabi.

Penghafal Quran yang gugur.

 

Umar bin Khattab gelisah.

Usul agar tulisan Al-Quran.

 

Dikumpulkan jadi sebuah buku.

 

Khalifah Abu Bakar.

Awalnya ragu.

 

Karena Nabi tidak melakukannya.

 

Umar bin Khattab.

Berhasil yakinkan Khalifah Abu Bakar.

Untuk membukukan Al-Quran.

 

Lalu dibentuk:

 “Tim Pengumpulan” Al-Quran.

 

Zaid bin Tsabit.

Salah seorang penulis wahyu.

Pada zaman Nabi.

Sebagai ketua tim.

 

Zaid bin Tsabit menerima.

Meskipun awalnya menolak.

 

Tim Penyusun Pembukuan Al-Quran.

Mulai bertugas.

 

Khalifah Abu Bakar.

Perintahkan para sahabat.

 

Kumpulkan naskah tulisan Al-Quran.

Di Masjid Nabawi.

 

 Syaratnya.

 

1)        Harus sesuai hafalan sahabat lain.

 

2)        Naskah tulisan ayat Al-Quran.

 

Memang diperintah Nabi .

Dan ditulis di depan Nabi. 

 

Karena beberapa sahabat.

Menulis inisiatif sendiri.

 

3)        Naskah tulisan dibuktikan 2 saksi.

 

Tim Penyusun Mushaf Al-Quran.

Selesai tugasnya.

 

Zaid bin Tsabit.

Serahkan hasilnya.

Kepada Khalifah Abu Bakar.

 

Ketika Abu Bakar wafat.

Buku mushaf Al-Quran.

Disimpan Khalifah Umar Bin Khattab.

 

 

ZAMAN KHALIFAH UMAR BIN KHATTAB

 

Tak ada soal mushaf Al-Quran.

Naskah mushaf Al-Quran sudah selesai.

 

Semua sahabat sepakat.

Tak ada perselisihan.

 

Khalifah Umar bin Khattab.

Konsentrasi sebar Islam ke seluruh wilayah.

 

Umar bin Khattab wafat.

Buku mushaf Al-Quran.

Disimpan Khalifah Usman bin Affan.

 

ZAMAN KHALIFAH USMAN BIN AFFAN

 

Wilayah Islam makin luas.

Beragam suku bangsa masuk Islam.

 

Terjadi beda logat, dialek, aksen.

Dan cara baca Al-Quran.  

 

Khalifah Usman Bin Affan.

Bentuk Tim Lajnah Al-Quran.

 

Ketua:

 Zaid bin Tsabit.

 

Anggota:

1)        Abdullah bin Zubair.

2)        Said ibnu Ash.

3)        Abdurahman bin Harits.

 

Khalifah Usman Bin Affan.

Perintah Zaid bin Tsabit.

 

Ambil mushaf AlQuran.

Di rumah Hafsah binti Umar.

 

Bacaan diseragamkan.

Jadi 1 dialek.

 

Dialek Nabi Muhammad.

Yaitu dialek suku Quraisy.  

 

 Khalifah Usman Bin Affan.

Membuat 6 bendel mushaf.

 

Tiap bendel dikirim ke:

1)        Mekah.

2)        Kuffah.

 

3)        Basrah.

4)        Syria.

5)        Disimpan sendiri di Madinah.

 

Mushaf itu disebut “Mushaf Usmani”.

 

 

Daftar Pustaka

1.        Shihab, M.Quraish. Lentera Hati. Kisah dan Hikmah Kehidupan. Penerbit Mizan, 1994.  

2.        Shihab, M.Quraish. E-book Membumikan Al-Quran.

16698. MUSHAF ALQURAN ZAMAN RASULULLAH

 

MUSHAF AL-QURAN ZAMAN RASULULLAH

Oleh: Drs. HM. Yusron Hadi, M.M.

 

 

 

 

Al-Quran.

Sumber utama Islam.

Diwahyukan Allah lewat malaikat Jibril.

 

Kepada Nabi Muhammad .

Secara mutawatir.

Ketika terjadi peristiwa.

Mutawatir.

Yaitu sifat hadis.

Punya banyak sanad.

 

Diriwayatkan banyak perawi.

Pada sanadnya.

 

Mustahil mereka sepakat dusta.

Atau memalsukan hadis.

 

Sanad.

Yaitu rentetan rawi hadis.

 

Kepada Nabi Muhammad.

Yang dapat dipercaya.

 

Perawi.

Yaitu orang yang meriwayatkan.

Hadis Nabi Muhammad.

 

ZAMAN NABI MUHAMMAD.

 

Nabi menghafalkan ayat Al-Quran.

Secara pribadi.

 

Mengajarkan kepada para sahabat .

Untuk dipahami, dihafal, dan dilaksanakan.

 

Ketika wahyu turun.

 Nabi menyuruh Zaid bin Tsabit.

 

Untuk menulisnya.

Agar mudah dihafal para sahabat.  

 

Zaid bin Tsabit.

Sahabat sangat cerdas.

Dia diperintah Nabi belajar bahasa asing.

 

Agar Nabi bisa kirim surat.

Kepada pemimpin bangsa lain.

 

Zaid bin Tsabit.

Mampu kuasai bahasa asing.

Dengan amat cepat.

 

Para sahabat.

Rutin menulis teks Al-Quran.

Untuk dimiliki sendiri.

 

Para sahabat.

Selalu sodorkan Al-Quran kepada Nabi.

 

Dalam bentuk hafalan dan tulisan.

Untuk dicek benarnya.

 

Zaman Nabi.

Alat tulis menulis terbatas.

 

Para sahabat.

Menuliskan naskah tulisan teks Al-Quran.

 

Pada pelepah kurma, lempengan batu, kepingan tulang hewan, dan lainnya.

 

Zaman Nabi.

 Naskah teks Al-Quran sudah tertuliskan.

 

Tapi masih berserakan.

Tak terkumpul dalam buku atau mushaf.

 

Zaman Nabi.

Sengaja dibentuk hafalan.

Dan penulisan teks Al-Quran para sahabat.

 

 Karena Nabi.

Menunggu wahyu berikutnya.

 

Sebagian ayat Al-Quran.

Ada yang “nasikh” dan “mansukh”.

 

Ayat “Nasikh”.

Yaitu menghapus.

Atau mengganti.

 

Ayat “Mansukh”.

Yang dihapus.

Atau diganti.

 

Zaman Nabi .

Al-Quran belum dibukukan.

Karena wahyu dari Allah.

Lewat malaikat Jibril.

Terus turun pada Nabi Muhammad.

 

Untuk menjawab pertanyaan.

Dan menerangkan peristiwa.

 

 

 

Daftar Pustaka

1.        Shihab, M.Quraish. Lentera Hati. Kisah dan Hikmah Kehidupan. Penerbit Mizan, 1994.  

2.        Shihab, M.Quraish. E-book Membumikan Al-Quran.