Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tuesday, April 11, 2023

17461. ADA 3 SYARAT SEBAR INFO MEDIA SOSIAL

 


ADA 3 SYARAT SEBAR INFO DI MEDIA SOSIAL

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M

 

 

 

 

Al-Quran surah An-Nur (surah ke-24) ayat 11-20.

 


إِنَّ الَّذِينَ جَاءُوا بِالْإِفْكِ عُصْبَةٌ مِنْكُمْ ۚ لَا تَحْسَبُوهُ شَرًّا لَكُمْ ۖ بَلْ هُوَ خَيْرٌ لَكُمْ ۚ لِكُلِّ امْرِئٍ مِنْهُمْ مَا اكْتَسَبَ مِنَ الْإِثْمِ ۚ وَالَّذِي تَوَلَّىٰ كِبْرَهُ مِنْهُمْ لَهُ عَذَابٌ عَظِيمٌ

 

Sesungguhnya orang yang sebar berita bohong dari golongan kamu juga. Janganlah kamu kira berita bohong itu buruk bagi kamu bahkan ia baik bagi kamu. Tiap orang dari mereka mendapat balasan dosa yang dikerjakannya. Dan siapa di antara mereka mengambil bagian terbesar dalam sebaran  berita bohong baginya azab besar.

 

لَوْلَا إِذْ سَمِعْتُمُوهُ ظَنَّ الْمُؤْمِنُونَ وَالْمُؤْمِنَاتُ بِأَنْفُسِهِمْ خَيْرًا وَقَالُوا هَٰذَا إِفْكٌ مُبِينٌ

 

Mengapa waktu kamu mendengar berita bohon, orang mukmin dan mukminat tidak bersangka baik terhadap diri mereka sendiri, dan (mengapa tidak) berkata: "Ini nyata  suatu berita bohong".

 

َوْلَا جَاءُوا عَلَيْهِ بِأَرْبَعَةِ شُهَدَاءَ ۚ فَإِذْ لَمْ يَأْتُوا بِالشُّهَدَاءِ فَأُولَٰئِكَ عِنْدَ اللَّهِ هُمُ الْكَاذِبُونَ

 

Mengapa mereka (yang menuduh itu) tidak mendatangkan 4 orang saksi atas berita bohong itu? Karena mereka tidak mendatangkan saksi, maka mereka pada sisi Allah orang yang dusta.

 

وَلَوْلَا فَضْلُ اللَّهِ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَتُهُ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ لَمَسَّكُمْ فِي مَا أَفَضْتُمْ فِيهِ عَذَابٌ عَظِيمٌ

 

Sekiranya tidak ada kurnia Allah dan rahmat-Nya kepada kamu semua di dunia dan di akhirat, niscaya kamu ditimpa azab besar, karena kamu sebar berita bohong.

 

إِذْ تَلَقَّوْنَهُ بِأَلْسِنَتِكُمْ وَتَقُولُونَ بِأَفْوَاهِكُمْ مَا لَيْسَ لَكُمْ بِهِ عِلْمٌ وَتَحْسَبُونَهُ هَيِّنًا وَهُوَ عِنْدَ اللَّهِ عَظِيمٌ

 

(Ingatlah) waktu kamu menerima berita bohong dari mulut ke mulut dan kamu katakan dengan mulutmu apa yang tidak kamu ketahui sedikit pun, dan kamu menganggap ringan saja. Padahal pada sisi Allah adalah besar.

 

وَلَوْلَا إِذْ سَمِعْتُمُوهُ قُلْتُمْ مَا يَكُونُ لَنَا أَنْ نَتَكَلَّمَ بِهَٰذَا سُبْحَانَكَ هَٰذَا بُهْتَانٌ عَظِيمٌ

 

Dan mengapa kamu tidak berkata, waktu mendengar berita bohong: "Sekali-kali tidak pantas bagi kita membahas ini, Maha Suci Engkau (Ya Tuhan kami), ini adalah dusta besar".

 

يَعِظُكُمُ اللَّهُ أَنْ تَعُودُوا لِمِثْلِهِ أَبَدًا إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ

 

Allah mengingatkan kamu agar (jangan) kembali berbuat seperti itu selamanya, jika kamu orang beriman.

 

وَيُبَيِّنُ اللَّهُ لَكُمُ الْآيَاتِ ۚ وَاللَّهُ عَلِيمٌ حَكِيمٌ

 

Dan Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada kamu. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.

 

إِنَّ الَّذِينَ يُحِبُّونَ أَنْ تَشِيعَ الْفَاحِشَةُ فِي الَّذِينَ آمَنُوا لَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ ۚ وَاللَّهُ يَعْلَمُ وَأَنْتُمْ لَا تَعْلَمُونَ

 

Sesungguhnya orang yang ingin agar (berita) perbuatan amat keji itu tersiar di kalangan orang beriman, bagi mereka azab pedih di dunia dan akhirat. Dan Allah mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui.

 

وَلَوْلَا فَضْلُ اللَّهِ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَتُهُ وَأَنَّ اللَّهَ رَءُوفٌ رَحِيمٌ

 

Dan sekiranya tidaklah karena kurnia Allah dan rahmat-Nya kepada kamu semua, dan Allah Maha Penyantun dan Maha Penyayang, (niscaya kamu akan ditimpa azab besar).

 

 

Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Dadang Kahmad.

 

Umat lslam agar berhati-hati.

Saat pakai media social.

Terutama di bulan Ramadan.

 

Program Nasihat Ayahanda.

Youtube TvMu.

Senin (10/4/2023).

 

Dadang jelaskan.

Bahwa di akhirat kelak.

 

Semua organ tubuh bersaksi.

Atas perbuatan di dunia.

 

Termasuk posting hal buruk atau bohong.

Jika kita dusta.

 

Terima postingan tidak jelas.

Lalu disebarkan lagi.

 

Maka terkena surah An-Nur ayat 11-20.

Soal penyebar hoaks.

Atau berita palsu.

 

Hal itu berdosa.

Bisa batal puasa.

 

Dan pahala puasa hilang,” kata dia.

Ada 3 syarat.

Sebar informasi dunia maya.

 

Harus dicek apakah:

 

1)        Benar?

2)        Baik?

3)        Bermanfaat?

 

Sebar berita bohong.

Sering dianggap remeh.

 

Padahal menurut Al-Quran.

Hal itu soal besar.

 

(Sumber muhammadiyah)

17460. CARA IKTIKAF TEMPAT DURASI WAKTUNYA

 



CARA IKTIKAF TEMPAT DAN DURASI WAKTUNYA

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M

 

 

 

Iktikaf.

Yaitu diam beberapa waktu di masjid.

Sebagai suatu ibadah.

 

Dengan syarat tertentu.

Sambil menjauhkan dari pikiran dunia.

Untuk mendekatkan diri kepada Allah.

 

 

Al-Quran surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 187.

 

أُحِلَّ لَكُمْ لَيْلَةَ الصِّيَامِ الرَّفَثُ إِلَىٰ نِسَائِكُمْ ۚ هُنَّ لِبَاسٌ لَكُمْ وَأَنْتُمْ لِبَاسٌ لَهُنَّ ۗ عَلِمَ اللَّهُ أَنَّكُمْ كُنْتُمْ تَخْتَانُونَ أَنْفُسَكُمْ فَتَابَ عَلَيْكُمْ وَعَفَا عَنْكُمْ ۖ فَالْآنَ بَاشِرُوهُنَّ وَابْتَغُوا مَا كَتَبَ اللَّهُ لَكُمْ ۚ وَكُلُوا وَاشْرَبُوا حَتَّىٰ يَتَبَيَّنَ لَكُمُ الْخَيْطُ الْأَبْيَضُ مِنَ الْخَيْطِ الْأَسْوَدِ مِنَ الْفَجْرِ ۖ ثُمَّ أَتِمُّوا الصِّيَامَ إِلَى اللَّيْلِ ۚ وَلَا تُبَاشِرُوهُنَّ وَأَنْتُمْ عَاكِفُونَ فِي الْمَسَاجِدِ ۗ تِلْكَ حُدُودُ اللَّهِ فَلَا تَقْرَبُوهَا ۗ كَذَٰلِكَ يُبَيِّنُ اللَّهُ آيَاتِهِ لِلنَّاسِ لَعَلَّهُمْ يَتَّقُونَ

 

Dihalalkan bagi kamu pada malam hari bulan puasa bercampur dengan isteri kamu; mereka pakaian bagimu, dan kamu pakaian bagi mereka. Allah mengetahui bahwa kamu tidak dapat menahan nafsumu, karena itu Allah mengampuni kamu dan memberi maaf kepadamu. Maka sekarang campuri mereka dan ikuti apa yang telah ditetapkan Allah untukmu, dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakan puasa sampai (datang) malam, (tapi) janganlah kamu campuri mereka, sedangkan kamu iktikaf dalam masjid. Itu larangan Allah, maka janganlah kamu mendekatinya. Demikian Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada manusia, supaya mereka bertakwa.

 

Waktu Iktikaf.

Dianjurkan tiap waktu.

Di  bulan Ramadan.

 

Terutama 10 hari terakhir.

 

Hadis riwayat lbnu Umar.

 

“Rasulullah selalu iktikaf.

Pada 10 hari akhir bulan Ramadan.”

 

Durasi Iktikaf.

 

Mazhab Hanafi.

Tak ditentukan batas lamanya.

 

Mazhab Maliki.

Lama iktikaf minimal 1 hari 1 malam.

 

Kesimpulan.

 

Lama iktikaf.

Bisa 1 - 2 jam.

Boleh sehari semalam (24 jam).

 

Tempat Iktikaf.

 

Mazhab Hanafi.

Tempat iktikaf.

Di masjid tempat salat 5 waktu.

 

Mazhab Hambali.

Tempat iktikaf.

Di masjid tempat salat berjamaah.

 

Menurut Muhammadiyah.

Boleh di masjid mana pun.

 

(Sumber muhammadiyah)

17459. PUASA KENDALI NAFSU RAKUS MANUSIA

 



PUASA KENDALI NAFSU RAKUS MANUSIA

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M

 

 

Al-Quran surah As-Sad (surah ke-38) ayat 26.

 

يَا دَاوُودُ إِنَّا جَعَلْنَاكَ خَلِيفَةً فِي الْأَرْضِ فَاحْكُمْ بَيْنَ النَّاسِ بِالْحَقِّ وَلَا تَتَّبِعِ الْهَوَىٰ فَيُضِلَّكَ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ ۚ إِنَّ الَّذِينَ يَضِلُّونَ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ لَهُمْ عَذَابٌ شَدِيدٌ بِمَا نَسُوا يَوْمَ الْحِسَابِ

 

Hai Daud, sesungguhnya Kami menjadikan kamu khalifah (penguasa) di muka bumi, maka beri keputusan (perkara) di antara manusia dengan adil dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu, karena ia akan menyesatkan kamu dari jalan Allah. Sesungguhnya orang sesat dari jalan Allah akan mendapat azab yang berat, karena mereka melupakan hari perhitungan.

 

 

Menurut Ibnu Rajab.

Jika “al-hawa” dipakai mutlak.

Maka melawan kebenaran.

 

Firman Allah:

 

Dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu, karena ia akan menyesatkan kamu dari jalan Allah.” (QS. Shad: 26).

 

Hawa nafsu.

Yaitu ikut semua keinginan.

Dengan segala cara.

 

Hal itu.

Akan menyesatkan manusia.

Dari jalan Allah.

 

“Manusia punya “rasa ingin”.

 

Misalnya.

Ingin punya sesuatu.

 

Jika dituruti.

Dengan segala cara.

 

Maka hawa nafsu.

Akan sesatkan manusia,” terangnya.

 

 Kepala Pusat Tarjih Muhammadiyah. Universitas Ahmad Dahlan.

 

Anggota Majelis Tarjih dan Tajdid.

 PP Muhammadiyah

Budi Jaya Putra 

 

 Kajian Masjid Islamic Center.

 Universitas Ahmad Dahlan.

Senin (13/03/2023).

 

Agar nafsu berbuah positif.

Maka manusia harus kendalikan.

 

Hawa nafsunya.

Dengan cara ikuti sunah Nabi.

 

Hadis Arbain ke-41.

 

  Dari Abu Muhammad Abdullah bin ‘Amr bin ‘Ash.

 

Rasulullah bersabda,

 

 “Tidak beriman seorang dari kalian.

Hingga hawa nafsunya.

Mengikuti apa yang aku bawa.

 

Mengikuti ajaran Rasulullah.

Cara paling mungkin.

 

Agar manusia.

Tak jadi budak hawa nafsu.

 

Al-Quran surah An-Naziat (surah ke-79) ayat 40-41.

 

وَأَمَّا مَنْ خَافَ مَقَامَ رَبِّهِ وَنَهَى النَّفْسَ عَنِ الْهَوَىٰ

 

Dan adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran Tuhannya dan menahan diri dari keinginan hawa nafsunya.

 

فَإِنَّ الْجَنَّةَ هِيَ الْمَأْوَىٰ

 

Maka sesungguhnya surga tempat tinggal(nya).

 

Jika orang tahui batas.

Mampu kendalikan hawa nafsu.

 

Maka diberi hidup bahagia.

Di akhirat.

 

Manusia harus dulukan syariat.

Daripada hawa nafsu.

 

 

Manusia paling bebas.

Jika mampu kendalikan hawa nafsu.

 

Cara kendalikan hawa nafsu.

Yaitu amalkan ajaran Islam.

Yang dibawa Rasulullah,” pungkas Budi.

 

(Sumber muhammadiyah)