Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Friday, April 14, 2023

17505. ISLAM AJARKAN TOLERAN LOMBA KEBAIKAN

 



ISLAM AJARKAN TOLERAN BERLOMBA DALAM KEBAIKAN

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M

 

 

Allah Maha Kuasa.

Tapi Allah tak membuat umat manusia.

 

1)        1 bangsa.

2)        1 jenis.

 

3)        1 suku.

4)        1 jenis kelamin.

 

5)        1 iman.

6)        1 kepercayaan saja.

 

Al-Quran surah Yunus (surah ke-10) ayat 99.

 

وَلَوْ شَاءَ رَبُّكَ لَآمَنَ مَنْ فِي الْأَرْضِ كُلُّهُمْ جَمِيعًا ۚ أَفَأَنْتَ تُكْرِهُ النَّاسَ حَتَّىٰ يَكُونُوا مُؤْمِنِينَ

 

Dan jika Tuhanmu menghendaki, tentu beriman semua orang yang di muka bumi seluruhnya. Maka apakah kamu (hendak) memaksa manusia supaya mereka menjadi orang beriman semuanya?

 

Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

 Dadang Kahmad jelaskan.

 

Hal itu ujian dari Allah.

Untuk menyaring hamba terbaik.

 

Di negara demokrasi Indonesia.

Panduan bersaing Islami.

 

Yaitu “fastabiqul khairat”.

Berlomba dalam kebaikan.

 

Dalam warga majemik.

Seperti Indonesia.

 

 Sikap terbaik yaitu:

1)        Toleransi.

2)        Moderat.

3)        Wasatiyah (tengah).

 

Dengan cara:

1)        Bebas ibadah.

2)        Tak usir orang.

 

3)        Tak merusak.

4)        Tak ganggu.

 

Al-Quran surah Al-An’am (surah ke-6) ayat 52.

 

وَلَا تَطْرُدِ الَّذِينَ يَدْعُونَ رَبَّهُمْ بِالْغَدَاةِ وَالْعَشِيِّ يُرِيدُونَ وَجْهَهُ ۖ مَا عَلَيْكَ مِنْ حِسَابِهِمْ مِنْ شَيْءٍ وَمَا مِنْ حِسَابِكَ عَلَيْهِمْ مِنْ شَيْءٍ فَتَطْرُدَهُمْ فَتَكُونَ مِنَ الظَّالِمِينَ

 

Dan janganlah kamu mengusir orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan petang hari, sedangkan mereka menghendaki rida-Nya. Kamu tidak memikul tanggung jawab sedikitpun terhadap perbuatan mereka dan mereka pun tidak memikul tanggung jawab sedikit pun terhadap perbuatanmu, yang menyebabkan kamu (berhak) mengusir mereka, (sehingga kamu termasuk orang zalim).

 

Orang beragama itu ringan.

Yakin agamaku  benar.

 

Yakin pahamku benar.

 

Tapi  tetap punya kasih sayang.

Pada sesama manusia.

 

Apalagi sesama umat lslam.

Mungkin beda Manhaj.

 

Harus dibiarkan.

Tak boleh diganggu.

 

Program Nasihat Ayahanda.

Youtube TvMu.

Selasa (11/4/2023.

 

Al-Quran surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 256.

لَا إِكْرَاهَ فِي الدِّينِ ۖ قَدْ تَبَيَّنَ الرُّشْدُ مِنَ الْغَيِّ ۚ فَمَنْ يَكْفُرْ بِالطَّاغُوتِ وَيُؤْمِنْ بِاللَّهِ فَقَدِ اسْتَمْسَكَ بِالْعُرْوَةِ الْوُثْقَىٰ لَا انْفِصَامَ لَهَا ۗ وَاللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ

 

Tidak ada paksaan untuk (masuk) agama (Islam); sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan sesat. Karena itu barang siapa ingkar kepada Thaghut dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali amat kuat yang tidak akan putus. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

 

Tak ada paksaan.

Dalam beragama.

 

Mari beragama dengan baik.

Saling menghormati.

 

Fastabiqul Khairat

Berlomba dalam kebaikan.

 

Tak saling menggangu.

Bersaing dalam kebaikan.

 

Berlomba mengabdi.

Berbuat baik pada warga dan bangsa.

 

 

(Sumber muhammadiyah)

 

17504. RUKYAT 5 WAKTU SALAT MELIHAT POSISI MATAHARI

 



RUKYAT 5 WAKTU SALAT MELIHAT POSISI MATAHARI

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

 

 

Jadwal salat wajib 5 waktu.

Dengan melihat perjalanan matahari.

 

Zaman Rasulullah.

Dengan rukyat.

 

Zaman sekarang.

Dengan ilmu hisab (kalender).

 

1)        Jam mekanik.

2)        Jam digital.

 

Hampir tak ada orang yang merukyat matahari.

 

Karena 1 hari perlu merukyat 5 kali.

  

Jadwal pergantian bulan Hijriah.

Dengan melihat perjalanan bulan.

 

Zaman Rasulullah.

Dengan rukyat.

 

Zaman sekarang.

 

1)                Dengan rukyat.

2)                Dengan ilmu hisab (kalender).

3)                Gabungan rukyat dan ilmu hisab.

 

Dalam 1 tahun hanya beberapa kali.

 

Allah berfirman,

 “Salat adalah kewajiban yang ditentukan waktunya.”

 

Al-Quran surah An-Nisa (surah ke-4) ayat 103.

 

فَإِذَا قَضَيْتُمُ الصَّلَاةَ فَاذْكُرُوا اللَّهَ قِيَامًا وَقُعُودًا وَعَلَىٰ جُنُوبِكُمْ ۚ فَإِذَا اطْمَأْنَنْتُمْ فَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ ۚ إِنَّ الصَّلَاةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ كِتَابًا مَوْقُوتًا

 

Maka jika kamu telah menyelesaikan salat(mu), ingatlah Allah di waktu berdiri, di waktu duduk dan di waktu berbaring. Kemudian jika kamu telah merasa aman, maka dirikan salat  (seperti biasa). Sesungguhnya salat adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang beriman.

 

BATAS WAKTU SALAT FARDU

 

1.      Salat Zuhur.

Mulai matahari bergeser dari tengah langit.

 

Sampai bayangan suatu benda sama panjangnya dengan benda aslinya.

 

2.      Salat Asar.

Mulai bayangan suatu benda lebih panjangnya daripada benda aslinya.

 

Sampai terbenam matahari.

 

 

3.      Salat Magrib

Mulai terbenam matahari.

 

Sampai terbenam teja (syafaq) merah.

 

4.      Salat Isya.

Mulai terbenam teja merah.

Sampai terbit fajar.

 

Hadis riwayat Muslim.

 

“Waktu Zuhur adalah saat matahari tergelincir ke barat, selama belum datag waktu asar.”


“Asar waktunya sebelum matahari terbenam.”

 

“Magrib waktunya sebelum hilang syafaq.”

 

Al-Quran surah Yunus (surah ke-10) ayat 5.

 

 هُوَ الَّذِي جَعَلَ الشَّمْسَ ضِيَاءً وَالْقَمَرَ نُورًا وَقَدَّرَهُ مَنَازِلَ لِتَعْلَمُوا عَدَدَ السِّنِينَ وَالْحِسَابَ ۚ مَا خَلَقَ اللَّهُ ذَٰلِكَ إِلَّا بِالْحَقِّ ۚ يُفَصِّلُ الْآيَاتِ لِقَوْمٍ يَعْلَمُونَ

 

Dia menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya dan ditetapkan-Nya manzilah-manzilah (tempat-tempat) bagi perjalanan bulan, supaya kamu mengetahui bilangan tahun dan perhitungan (waktu). Allah tidak menciptakan yang demikian melainkan dengan hak. Dia menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya) kepada orang-orang yang mengetahui.

 

Al-Quran surah Ar-Rahman (surah ke-55) ayat 5.

 

الشَّمْسُ وَالْقَمَرُ بِحُسْبَانٍ

 

Matahari dan bulan (beredar) menurut perhitungan.

 

 

 

Daftar Pustaka

1.      Sulaiman Rasjid. Fikih Lengkap.

Penerbit Sinar Baru Algensindo,

Bandung 2017.