Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Saturday, August 10, 2024

35688. BANGLADESH RUSUH 30 JUTA TAK KERJA

 


SEKITAR 30 JUTA TAK KERJA  BANGLADESH RUSUH

Oleh: Drs. HM. Yusron Hadi, MM

 

 

 

 

Mahasiswa Bangladesh.

Demo besar-besaran.

 

Mereka tuntut :

1)        PM Sheikh Hasina mundur.

2)        Pembubaran parlemen.

 

Protes berhasil.

Singkirkan PM Hasina.

Dari kursi kekuasaan.

 

Dia minggat ke luar negeri.

Hhindari amukan massa.

 

Massa gulingkan pemerintah.

Tak puas dan murka.

 

Atas tindakan pemerintah.

Pada aksi Juli 3034.

 

Pemerintah menembak pedemo.

Lebih 200 orang meninggal.

 

PM Hasina.

1)        Blokir internet.

2)        Berlaku jam malam.

 

Pada 1 Juli 2024.

Massa tuntut.

 

Pemerintah batalkan

Kuota 30 persen.

PNS bagi keluarga pejuang.

 

Pendemo lihat.

Kebijakan ini.

 

Untuk amankan kekuasaan.

Tempatkan para pendukung.

Di lembaga pemerintah.

 

Mereka juga lihat.

Sistem kuota diskriminasi.

 

Mestinya bagi perempuan.

Dan difabel.

 

Pada tengah Juli 2024.

Demo jadi kekerasan .

 

Usai Liga Chhatra Bangladesh.

Sayap mahasiswa partai berkuasa.

 

Dengan polisi.

Menyerang mahasiswa di Dhaka.

 

Pemerintah tutup universitas.

Putus akses internet.

Untuk redam protes.

 

Protes terus terjadi.

Akhirnya Mahkamah Agung.

Batalkan sistem kuota PNS.

 

Kuota 30 persen jadi 5 persen.

Dan 2 persen etnis minoritas.

 

Jadi 93 persen.

Bagi warga Bangladesh.

Masuk PNS jalur prestasi.

 

Di tengah gejolak.

Beredar video .

 

Polisi tembaki pengunjuk rasa.

Yang terluka.

 

Petugas juga menangkap aksi.

Tindakan ini buat massa marah.

 

Pada 10 - 20 Juli 2024.

1)        Sekitar 187 orang tewas.

2)        1.000 orang ditangkap.

 

Dalam tindakan keras pemerintah.

 

Pada 25 Juli 2024.

Mahasiswa tuntut.

 

Yang ditangkap.

Agar dibebaskan.

 

Tuntutan protes meluas.

Massa minta PM Hasina mundur.

 

Kelompok dukung PM Hasina.

Juga turun ke jalan.

 

Mereka terlibat bentrok.

Dengan kelompok anti pemerintah.

 

Di Chattogram.

Demo yang damai.

 

Tetiba pecah.

Karena terdengar ledakan.

 

Aksi Juli 2024.

Saat Bangladesh.

 

1)        Pengangguran tinggi.

2)        Lapangan kerja minim.

3)        Ekonomi lesu.

 

4)        Lebih dari 30 juta orang.

Tak punya pekerjaan.

Tak punya pendidikan.

 

5)        Lulusan universitas menganggur lebih tinggi.

 

Pada tahun 2023.

Sebanyak 346.000 kandidat.

 

Ujian masuk PNS.

Untuk 3.300 posisi.

 

Bagi sejumlah pihak.

PNS pekerjaan.

 

1)        Menjanjikan pendapatan.

2)        Aman.

3)        Presitise.

 

Lapangan kerja sektor swasta.

Mandek stagnasi.

 

Profesor Studi Pembangunan.

Universitas Dhaka

Rashed Mahmud Titumir katakan.

 

 "Gerakan reformasi kuota".

 Soal tidak aman pendapatan.

 

Kaum muda hadapi.

1)        Tak aman terus-menerus.

2)         Sulit lapangan kerja.

3)        Sulit pendapatan.

 

(Sumber CNN)

35687. MATI MUSIBAH TAK BAWA BEKAL DAN YANG DITINGGAL

 


MATI MUSIBAH TAK BAWA BEKAL DAN YANG DITINGGAL

Oleh: Drs. HM. Yusron Hadi, MM

 

 

 

Hidup akhirat sempurna.

Diperoleh keadilan sejati.

 

Jadi dambaan tiap manusia.

Diperoleh kenikmatan hidup.

Yang tiada tara.

 

Satu-satunya jalan.

Dapat nikmat sempurna.

Lewat kematian.

 

Kematian terlihat punah.

Hakikatnya kelahiran kedua.

 

 Kematian manusia.

Ibarat menetasnya telur.

 

 Anak ayam terkurung dalam telur.

Tak sempurna evolusi.

Selain ia menetas.

 

Demikian juga manusia.

Tak capai sempurna.

 

Selain tinggalkan dunia.

Yaitu mati.

 

Al-Quran pakai beberapa istilah.

Menunjuk kematian.

 

Yaitu:

1)        Wafat .

2)        Imsak (menahan).

 

Al-Quran surah Az-Zumar (surah ke-39) ayat 42.


اللَّهُ يَتَوَفَّى الْأَنْفُسَ حِينَ مَوْتِهَا وَالَّتِي لَمْ تَمُتْ فِي مَنَامِهَا ۖ فَيُمْسِكُ الَّتِي قَضَىٰ عَلَيْهَا الْمَوْتَ وَيُرْسِلُ الْأُخْرَىٰ إِلَىٰ أَجَلٍ مُسَمًّى ۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ

 

Allah memegang jiwa (orang) ketika matinya dan (memegang) jiwa (orang) yang belum mati pada waktu tidurnya; maka Dia tahan jiwa (orang) yang telah Dia tetapkan kematiannya dan Dia melepaskan jiwa lain sampai waktu ditetapkan. Sesungguhnya pada yang demikian ada tanda kekuasaan Allah bagi kaum berpikir.

Kematian adalah wafat.

Berarti sempurna.

 

Atau imsak.

Berarti menahan (di sisi-Nya).

 

Al-Quran juga sifati mati.

Sebagai musibah.

 

Tapi bagi orang durhaka.

Atau orang ditinggal mati.

 

Al-Quran surah Al-Maidah (surah ke-5) ayat 106.


يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا شَهَادَةُ بَيْنِكُمْ إِذَا حَضَرَ أَحَدَكُمُ الْمَوْتُ حِينَ الْوَصِيَّةِ اثْنَانِ ذَوَا عَدْلٍ مِنْكُمْ أَوْ آخَرَانِ مِنْ غَيْرِكُمْ إِنْ أَنْتُمْ ضَرَبْتُمْ فِي الْأَرْضِ فَأَصَابَتْكُمْ مُصِيبَةُ الْمَوْتِ ۚ تَحْبِسُونَهُمَا مِنْ بَعْدِ الصَّلَاةِ فَيُقْسِمَانِ بِاللَّهِ إِنِ ارْتَبْتُمْ لَا نَشْتَرِي بِهِ ثَمَنًا وَلَوْ كَانَ ذَا قُرْبَىٰ ۙ وَلَا نَكْتُمُ شَهَادَةَ اللَّهِ إِنَّا إِذًا لَمِنَ الْآثِمِينَ

 

Hai orang-orang beriman, jika salah seorang kamu hadapi kematian, sedangkan dia akan berwasiat, maka hendaklah (wasiat itu) disaksikan 2 orang adil di antara kamu, atau 2 orang berlainan agama dengan kamu, jika kamu dalam perjalanan di bumi lalu kamu ditimpa bahaya kematian. Kamu tahan 2 saksi itu sesudah salat (untuk bersumpah), lalu mereka bersumpah atas nama Allah, jika kamu ragu-ragu: "(Demi Allah) kami tidak akan membeli dengan sumpah ini harga  sedikit (untuk kepentingan seseorang), walaupun dia karib kerabat, dan tidak (pula) kami menyembunyikan persaksian Allah; sesungguhnya kami kalau demikian tentu termasuk orang berdosa".

 

 

Bahwa kematian itu musibah.

 

1)        Bagi orang yang ditinggal mati.

 

2)        Orang mati tak bawa bekal cukup.

Untuk hidup akhirat.

 

 

Daftar Pustaka

1.     Shihab, M.Quraish. Lentera Hati. Kisah dan Hikmah Kehidupan. Penerbit Mizan, 1994.  

2.     Shihab, M. Quraish Shihab. Wawasan Al-Quran. Tafsir Maudhui atas Perbagai Persoalan Umat. Penerbit Mizan, 2009.

3.     Shihab, M.Quraish. E-book Membumikan Al-Quran.

4.     Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2

5.     Tafsirq.com online.

 

35686. SEMUA AGAMA BAHAS HIDUP SETELAH MATI (2)

 


SEMUA AGAMA BAHAS HIDUP SETELAH MATI (2)

Oleh: Drs. HM. Yusron Hadi, MM

 

 

 

Hidup akhirat sempurna.

Diperoleh keadilan sejati.

 

Jadi dambaan tiap manusia.

Diperoleh kenikmatan hidup.

Yang tiada tara.

 

Satu-satunya jalan.

Dapat nikmat sempurna.

Lewat kematian.

 

Kematian terlihat punah.

Hakikatnya kelahiran kedua.

 

 Kematian manusia.

Ibarat menetasnya telur.

 

 Anak ayam terkurung dalam telur.

Tak sempurna evolusi.

Selain ia menetas.

 

Demikian juga manusia.

Tak capai sempurna.

 

Selain tinggalkan dunia.

Yaitu mati.

 

Al-Quran pakai beberapa istilah.

Menunjuk kematian.

 

Yaitu:

1)        Wafat .

2)        Imsak (menahan).

 

Al-Quran surah Az-Zumar (surah ke-39) ayat 42.


اللَّهُ يَتَوَفَّى الْأَنْفُسَ حِينَ مَوْتِهَا وَالَّتِي لَمْ تَمُتْ فِي مَنَامِهَا ۖ فَيُمْسِكُ الَّتِي قَضَىٰ عَلَيْهَا الْمَوْتَ وَيُرْسِلُ الْأُخْرَىٰ إِلَىٰ أَجَلٍ مُسَمًّى ۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ

 

Allah memegang jiwa (orang) ketika matinya dan (memegang) jiwa (orang) yang belum mati pada waktu tidurnya; maka Dia tahan jiwa (orang) yang telah Dia tetapkan kematiannya dan Dia melepaskan jiwa lain sampai waktu ditetapkan. Sesungguhnya pada yang demikian ada tanda kekuasaan Allah bagi kaum berpikir.

Kematian adalah wafat.

Berarti sempurna.

 

Atau imsak.

Berarti menahan (di sisi-Nya).

 

Al-Quran juga sifati mati.

Sebagai musibah.

 

Tapi bagi orang durhaka.

Atau orang ditinggal mati.

 

Al-Quran surah Al-Maidah (surah ke-5) ayat 106.


يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا شَهَادَةُ بَيْنِكُمْ إِذَا حَضَرَ أَحَدَكُمُ الْمَوْتُ حِينَ الْوَصِيَّةِ اثْنَانِ ذَوَا عَدْلٍ مِنْكُمْ أَوْ آخَرَانِ مِنْ غَيْرِكُمْ إِنْ أَنْتُمْ ضَرَبْتُمْ فِي الْأَرْضِ فَأَصَابَتْكُمْ مُصِيبَةُ الْمَوْتِ ۚ تَحْبِسُونَهُمَا مِنْ بَعْدِ الصَّلَاةِ فَيُقْسِمَانِ بِاللَّهِ إِنِ ارْتَبْتُمْ لَا نَشْتَرِي بِهِ ثَمَنًا وَلَوْ كَانَ ذَا قُرْبَىٰ ۙ وَلَا نَكْتُمُ شَهَادَةَ اللَّهِ إِنَّا إِذًا لَمِنَ الْآثِمِينَ

 

Hai orang-orang beriman, jika salah seorang kamu hadapi kematian, sedangkan dia akan berwasiat, maka hendaklah (wasiat itu) disaksikan 2 orang adil di antara kamu, atau 2 orang berlainan agama dengan kamu, jika kamu dalam perjalanan di bumi lalu kamu ditimpa bahaya kematian. Kamu tahan 2 saksi itu sesudah salat (untuk bersumpah), lalu mereka bersumpah atas nama Allah, jika kamu ragu-ragu: "(Demi Allah) kami tidak akan membeli dengan sumpah ini harga  sedikit (untuk kepentingan seseorang), walaupun dia karib kerabat, dan tidak (pula) kami menyembunyikan persaksian Allah; sesungguhnya kami kalau demikian tentu termasuk orang berdosa".

 

 

Bahwa kematian itu musibah.

 

1)        Bagi orang yang ditinggal mati.

 

2)        Orang mati tak bawa bekal cukup.

Untuk hidup akhirat.

 

 

Daftar Pustaka

1.     Shihab, M.Quraish. Lentera Hati. Kisah dan Hikmah Kehidupan. Penerbit Mizan, 1994.  

2.     Shihab, M. Quraish Shihab. Wawasan Al-Quran. Tafsir Maudhui atas Perbagai Persoalan Umat. Penerbit Mizan, 2009.

3.     Shihab, M.Quraish. E-book Membumikan Al-Quran.

4.     Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2

5.     Tafsirq.com online.

 

35684. FUNGSI OTAK MANUSIA

35683. SEMUA AGAMA BAHAS HIDUP SETELAH MATI (1)

 



SEMUA AGAMA BAHAS HIDUP SETELAH MATI (1)

Oleh: Drs. HM. Yusron Hadi, MM

 

 

 

Semua agama.

Terutama agama samawi.

 

Agama bertalian dengan langit.

Ajarkan ada hidup sesudah mati.

 

 Kematian awal perjalanan Panjang.

Dalam evolusi manusia.

 

Selanjutnya dapat kehidupan.

1)        Segala macam nikmat.

2)        Berbagai ragam siksa.

 

 Kematian manusia.

Menurut agama samawi.

 

Punya peran besar.

Mantapkan akidah.

Tumbuh semangat pengabdian.

 

Tanpa adanya kematian.

Manusia tidak berpikir.

 

Keadaan sesudah mati.

Tak siap hadapinya.

 

 Nabi Muhammad bersabda,

 

“Perbanyaklah ingat pemutus segala kenikmatan dunia.

Yaitu kematian”.

 

Bisa disimpulkan.

Inti ajakan para Nabi dan Rasul.

 

Setelah wajib percaya pada Tuhan.

Yaitu wajib percaya.

Adanya hidup setelah mati.

 

 Al-Quran jelaskan.

Banyak macam dan tingkat kehidupan.

 

Misalnya kehiudpan:

 

1)        Tetumbuhan.

2)        Binatang.

 

3)        Manusia.

4)        Jin.

 

5)        Malaikat.

 

6)        Tingkat tertinggi.

Yaitu kehidupan Yang Maha Hidup dan Pemberi Kehidupan.

 

Al-Quran jelaskan.

Bahwa hidup di dunia.

Yaitu kehidupan rendah.

 

Kehidupan akhirat.

Yaitu kehidupan sempurna.

 

Al-Quran surah Al-Ankabut (surah ke-29) ayat 64.


وَمَا هَٰذِهِ الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا لَهْوٌ وَلَعِبٌ ۚ وَإِنَّ الدَّارَ الْآخِرَةَ لَهِيَ الْحَيَوَانُ ۚ لَوْ كَانُوا يَعْلَمُونَ

 

Dan tidaklah kehidupan dunia ini melainkan senda gurau dan main-main. Dan sesungguhnya akhirat itu yang sebenarnya kehidupan, kalau mereka mengetahui.

 

Berulang kali ditekankan.

Bahwa ada hidup dunia.

Dan ada hidup akhirat.

 

Dalam Al-Quran.

Hidup dunia disebut “al-hayat ad-dunya”.

Atau “hidup rendah”.

 

Hidup akhirat.

Disebut “al-hayawan”.

Atau “hidup sempurna”.

 

Juga dijelaskan.

Kesenangan dunia hanya sebentar.

Akhirat lebih baik bagi orang bertakwa.

 

Al-Quran surah An-Nisa (surah ke-4) ayat 77.


أَلَمْ تَرَ إِلَى الَّذِينَ قِيلَ لَهُمْ كُفُّوا أَيْدِيَكُمْ وَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ وَآتُوا الزَّكَاةَ فَلَمَّا كُتِبَ عَلَيْهِمُ الْقِتَالُ إِذَا فَرِيقٌ مِنْهُمْ يَخْشَوْنَ النَّاسَ كَخَشْيَةِ اللَّهِ أَوْ أَشَدَّ خَشْيَةً ۚ وَقَالُوا رَبَّنَا لِمَ كَتَبْتَ عَلَيْنَا الْقِتَالَ لَوْلَا أَخَّرْتَنَا إِلَىٰ أَجَلٍ قَرِيبٍ ۗ قُلْ مَتَاعُ الدُّنْيَا قَلِيلٌ وَالْآخِرَةُ خَيْرٌ لِمَنِ اتَّقَىٰ وَلَا تُظْلَمُونَ فَتِيلًا

 

Tidakkah kamu perhatikan orang yang dikatakan pada mereka: "Tahan tanganmu (dari berperang), dirikan salat dan tunaikan zakat!" Setelah diwajibkan pada mereka berperang, tiba-tiba sebagian mereka (golongan munafik) takut pada manusia (musuh), seperti takutnya pada Allah, bahkan lebih sangat takutnya. Mereka berkata: "Ya Tuhan kami, mengapa Engkau wajibkan berperang pada kami? Mengapa tidak Engkau tangguhkan (kewajiban berperang) kepada kami beberapa waktu lagi?" Katakan: "Kesenangan di dunia hanya sebentar dan akhirat lebih baik untuk orang bertakwa, dan kamu tidak akan dianiaya sedikit pun.

 

Al-Quran surah At-Taubah (surah ke-9) ayat 38.


يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا مَا لَكُمْ إِذَا قِيلَ لَكُمُ انْفِرُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ اثَّاقَلْتُمْ إِلَى الْأَرْضِ ۚ أَرَضِيتُمْ بِالْحَيَاةِ الدُّنْيَا مِنَ الْآخِرَةِ ۚ فَمَا مَتَاعُ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا فِي الْآخِرَةِ إِلَّا قَلِيلٌ

 

Hai orang-orang beriman, apakah sebabnya bila dikatakan padamu: "Berangkatlah (untuk berperang) pada jalan Allah" kamu merasa berat dan ingin tinggal di tempatmu? Apakah kamu puas dengan kehidupan dunia sebagai ganti kehidupan akhirat? Padahal kenikmatan hidup di dunia (dibanding kehidupan) akhirat hanya sedikit.

 

 

Daftar Pustaka

1.     Shihab, M.Quraish. Lentera Hati. Kisah dan Hikmah Kehidupan. Penerbit Mizan, 1994.  

2.     Shihab, M. Quraish Shihab. Wawasan Al-Quran. Tafsir Maudhui atas Perbagai Persoalan Umat. Penerbit Mizan, 2009.

3.     Shihab, M.Quraish. E-book Membumikan Al-Quran.

4.     Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2

5.     Tafsirq.com online.