Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Friday, May 16, 2025

40667. BERSYUKUR NIKMAT AIR DAN ANGIN DI QURAN

 






BERSYUKUR NIKMAT AIR DAN ANGIN VERSI ALQURAN

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM

 

 

 

 

Al-Qur’an banyak menyebut nikmat air.

Sebagai:

 

1)        Tanda kekuasaan Allah.

2)        Sumber kehidupan harus disyukuri.

 

Al-Quran surah An-Nahl (surah ke-16) ayat 65.

 


وَاللَّهُ أَنْزَلَ مِنَ السَّمَاءِ مَاءً فَأَحْيَا بِهِ الْأَرْضَ بَعْدَ مَوْتِهَا ۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَةً لِقَوْمٍ يَسْمَعُونَ

 

 

Dan Allah menurunkan dari langit air (hujan) dan dengan air itu dihidupkan-Nya bumi sesudah matinya. Sesungguhnya pada yang demikian benar-benar ada tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang yang mendengarkan (pelajaran).

 

Al-Quran surah Al-Anbiya (surah ke-21) ayat 30.

 


أَوَلَمْ يَرَ الَّذِينَ كَفَرُوا أَنَّ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ كَانَتَا رَتْقًا فَفَتَقْنَاهُمَا ۖ وَجَعَلْنَا مِنَ الْمَاءِ كُلَّ شَيْءٍ حَيٍّ ۖ أَفَلَا يُؤْمِنُونَ

 

Dan apakah orang-orang kafir tidak tahu bahwa langit dan bumi keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?

 

Al-Quran surah Al-Waqi’ah (surah ke-56) ayat 68 - 70.

 


أَفَرَأَيْتُمُ الْمَاءَ الَّذِي تَشْرَبُونَ

 

68. Maka terangkan kepadaku tentang air yang kamu minum.

 

أَأَنْتُمْ أَنْزَلْتُمُوهُ مِنَ الْمُزْنِ أَمْ نَحْنُ الْمُنْزِلُونَ

 

69. Kamu yang menurunkannya atau Kami yang menurunkannya?

 

لَوْ نَشَاءُ جَعَلْنَاهُ أُجَاجًا فَلَوْلَا تَشْكُرُونَ

 

70. Kalau Kami kehendaki, niscaya Kami jadikan dia asin, maka mengapa kamu tidak bersyukur?

 

Kesimpulan.

 

1)        Air adalah sumber kehidupan yang sangat vital.

 

2)        Al-Qur’an menegaskan bahwa air bukan semata kebutuhan fisik, tapi juga tanda kekuasaan Allah.

 

3)        Kita diajak untuk bersyukur dan tidak menyia-nyiakan nikmat air.

 

Nikmat udara dan angin.

Juga disebut dalam Al-Qur’an.

 

Bagian tanda kekuasaan Allah.

Yang harus disyukuri.

 

Al-Quran surah Ar-Rum (surah ke-30) ayat 46.

 


وَمِنْ آيَاتِهِ أَنْ يُرْسِلَ الرِّيَاحَ مُبَشِّرَاتٍ وَلِيُذِيقَكُمْ مِنْ رَحْمَتِهِ وَلِتَجْرِيَ الْفُلْكُ بِأَمْرِهِ وَلِتَبْتَغُوا مِنْ فَضْلِهِ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

 

Dan di antara tanda-tanda kekuasan-Nya adalah bahwa Dia mengirimkan angin sebagai pembawa berita gembira dan untuk merasakan kepadamu sebagian dari rahmat-Nya dan supaya kapal dapat berlayar dengan perintah-Nya dan (juga) supaya kamu dapat mencari karunia-Nya; semoga kamu bersyukur.

 

Keterangan.

 

1)        Angin membawa manfaat.

2)        Pertanda hujan.

 

3)        Rahmat Allah.

4)        Penggerak kapal.

5)        Sarana rezeki.

 

Al-Quran surah Al-A'raf (surah ke-7) ayat 57.

 


وَهُوَ الَّذِي يُرْسِلُ الرِّيَاحَ بُشْرًا بَيْنَ يَدَيْ رَحْمَتِهِ ۖ حَتَّىٰ إِذَا أَقَلَّتْ سَحَابًا ثِقَالًا سُقْنَاهُ لِبَلَدٍ مَيِّتٍ فَأَنْزَلْنَا بِهِ الْمَاءَ فَأَخْرَجْنَا بِهِ مِنْ كُلِّ الثَّمَرَاتِ ۚ كَذَٰلِكَ نُخْرِجُ الْمَوْتَىٰ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ

 

Dan Dia yang meniupkan angin sebagai pembawa berita gembira sebelum kedatangan rahmat-Nya (hujan); hingga apabila angin itu membawa awan mendung, Kami halau ke suatu daerah tandus, lalu Kami turunkan hujan di daerah itu, maka Kami keluarkan dengan sebab hujan itu pelbagai macam buah-buahan. Seperti itu Kami membangkitkan orang-orang yang telah mati, semoga kamu mengambil pelajaran.

 

Al-Quran surah Al-Furqan (surah ke-25) ayat 48 – 49.


وَهُوَ الَّذِي أَرْسَلَ الرِّيَاحَ بُشْرًا بَيْنَ يَدَيْ رَحْمَتِهِ ۚ وَأَنْزَلْنَا مِنَ السَّمَاءِ مَاءً طَهُورًا

 

48. Dia yang meniupkan angin (sebagai) pembawa kabar gembira dekat sebelum kedatangan rahmat-nya (hujan); dan Kami turunkan dari langit air yang amat bersih,

 

لِنُحْيِيَ بِهِ بَلْدَةً مَيْتًا وَنُسْقِيَهُ مِمَّا خَلَقْنَا أَنْعَامًا وَأَنَاسِيَّ كَثِيرًا

 

49. agar Kami menghidupkan dengan air itu negeri (tanah) yang mati, dan agar Kami memberi minum dengan air itu sebagian besar dari makhluk Kami, binatang ternak dan manusia yang banyak.

 

Keterangan.

 

1)        Angin bagian sistem kehidupan.

2)        Membawa hujan.

 

3)        Membantu pelayaran.

4)        Menyebarkan benih tumbuhan.

 

Kita harus bersyukur:

 

1)        Udara bersih.

2)        Angin sejuk.

 

Yang sering luput dari perhatian.

 

Al-Qur’an mengaitkan angin dengan rahmat dan karunia Allah.

 

Sumber

1)        Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.

2)        ChatGPT

 

 

40666. PERINTAH QURAN BERBUAT BAIK PADA TETANGGA

 






PERINTAH QURAN BERBUAT  BAIK PADA TETANGGA

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM

 

 

 

Al-Qur’an memberi panduan.

 

1)                Cara bertetangga.

2)                Tetangga yang baik dan buruk.

 

A.       Perintah berbuat baik pada tetangga.

 

Al-Quran surah An-Nisa (surah ke-4) ayat 36.


۞ وَاعْبُدُوا اللَّهَ وَلَا تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا ۖ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا وَبِذِي الْقُرْبَىٰ وَالْيَتَامَىٰ وَالْمَسَاكِينِ وَالْجَارِ ذِي الْقُرْبَىٰ وَالْجَارِ الْجُنُبِ وَالصَّاحِبِ بِالْجَنْبِ وَابْنِ السَّبِيلِ وَمَا مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ ۗ إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ مَنْ كَانَ مُخْتَالًا فَخُورًا

 

Sembahlah Allah dan jangan kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat baik kepada dua orang ibu-bapak, karib-kerabat, anak yatim, orang miskin, tetangga dekat dan tetangga jauh, dan teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahayamu. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri.

 

Keterangan.

 

1)        Tetangga dekat.

 

Tinggal dekat secara fisik.

Atau punya hubungan darah atau agama.

 

2)        Tetangga jauh.

 

Jauh secara fisik.

Atau berbeda suku/agama.

 

Al-Qur'an menyuruh berbuat baik.

Kepada semua tetangga.

Tak membedakan latar belakangnya.

 

B.       Ciri Tetangga Buruk Menurut Hadis.

 

Al-Qur’an tak sebut  langsung.

Tentang "tetangga buruk".

 

Rasulullah SAW menjelaskan.

Hadis Sahih Bukhari dan Muslim:

 

Nabi bersabda,

 

“Tak akan masuk surga.

Orang yang tetangganya tak aman dari gangguannya.”

 

(HR. Muslim no. 46)

 

Keterangan.

Mengganggu tetangga.

 

Yaitu ciri tetangga yang buruk.

Menurut ajaran Islam.

 

C.       Prinsip Umum dalam Islam.

 

Dalam Al-Quran dan hadis.

Prinsip seperti:

 

1)        Berbuat baik (ihsan)

2)        Tak menyakiti.

 

3)        Menjaga hak-hak orang lain

4)        Dasar menilai tetangga baik atau buruk.

 

Kesimpulan

 

A.       Tetangga baik     

 

1)                Berbuat baik dan peduli.

2)                Menjaga hak dan batas tanah.

 

3)                Menolong saat susah.

4)                Tak membuat masalah.

 

B.       Tetangga buruk

 

1)        Mengganggu  dan menyakiti.

2)        Iri, mengadu domba, menjelekkan.

 

3)        Acuh tak acuh, tak peduli.

4)        Suka membuat masalah.

 

Cara bertetangga menurut Al-Qur’an.

Cermin nilai :

 

1)                Akhlak mulia.

2)                Kasih sayang.

3)                Tanggung jawab sosial.

 

Al-Qur’an tak mengatur teknis.

Aturan bertetangga.

 

Tapi memberi prinsip dasar.

Yang sangat kuat.

 

Cara bertetangga menurut Al-Qur’an.

 

1)        Berbuat baik pada tetangga.

2)        Bersikap ramah.

 

3)        Tak menyakiti dengan ucapan atau perbuatan.

 

4)        Saling membantu.

 

5)        Menjaga perasaan.

 

6)        Menjaga privasi tetangga.

 

7)        Tak mengganggu.

 

Al-Quran surah Al-Hujurat (surah ke-49) ayat 11-12.


يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا يَسْخَرْ قَوْمٌ مِنْ قَوْمٍ عَسَىٰ أَنْ يَكُونُوا خَيْرًا مِنْهُمْ وَلَا نِسَاءٌ مِنْ نِسَاءٍ عَسَىٰ أَنْ يَكُنَّ خَيْرًا مِنْهُنَّ ۖ وَلَا تَلْمِزُوا أَنْفُسَكُمْ وَلَا تَنَابَزُوا بِالْأَلْقَابِ ۖ بِئْسَ الِاسْمُ الْفُسُوقُ بَعْدَ الْإِيمَانِ ۚ وَمَنْ لَمْ يَتُبْ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الظَّالِمُونَ

 

11. Hai orang-orang beriman, jangan sekumpulan pria merendahkan kumpulan lain, bisa jadi yang direndahkan lebih baik daripada mereka. Dan jangan pula sekumpulan wanita merendahkan kumpulan lain, bisa jadi yang direndahkan lebih baik. Dan jangan suka mencela dirimu sendiri dan jangan memanggil dengan gelar ejekan. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan barang siapa tidak bertobat, maka mereka orang yang zalim.

 

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اجْتَنِبُوا كَثِيرًا مِنَ الظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ إِثْمٌ ۖ وَلَا تَجَسَّسُوا وَلَا يَغْتَبْ بَعْضُكُمْ بَعْضًا ۚ أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ أَنْ يَأْكُلَ لَحْمَ أَخِيهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوهُ ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ تَوَّابٌ رَحِيمٌ

 

12. Hai orang-orang beriman, jauhi kebanyakan prasangka, karena sebagian  prasangka itu dosa. Dan jangan mencari keburukan orang dan jangan bergunjing satu sama lain. Adakah seorang di antara kamu suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentu kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Tobat lagi Maha Penyayang.

 

Contoh sikap buruk pada tetangga.

 

1)        Mengolok atau meremehkan tetangga.

2)        Menggunjing dan memfitnah.

 

3)        Membicarakan keburukan.

4)        Menyebarkan aib.

 

5)        Kikir dan tidak peduli.

6)        Tak mau membantu saat dibutuhkan.

 

7)        Tak peduli kesulitan tetangga.

 

 

8)        Kikir, meskipun hal kecil (seperti pinjam alat rumah tangga).

 

9)        Pamer dan sombong

 

Sikap buruk pada tetangga:

 

1)        Suka pamer kekayaan atau keberhasilan.

 

2)        Menyombongkan diri pada tetangga yang kurang mampu.

 

3)        Menyuruh orang lain untuk tidak membantu tetangga tertentu.

 

4)        Zalim dan tak menjaga hak tetangga.

 

5)        Memakai tanah tetangga tanpa izin.

6)        Merusak property.

 

7)        Tak menghormati batas rumah.

8)        Menipu atau merugikan tetangga.

 

9)        Menyebar fitnah dan permusuhan.

10)  Mengadu domba.

 

11)  Menciptakan suasana tak aman.

 

 

Sumber

1)        Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.

2)        ChatGPT