ADA 3 KARAKTER HARUS DIMILIKI
DOKTER
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M
Rektor Universitas
Muhammadiyah
(UM) Surabaya.
Dr dr Sukadiono MM
Ada 3 karakter.
Harus dimiliki dokter.
Menurut Prof Dr dr Nila
Faried Moeloek SpM (K).
Yaitu:
1)
Santun.
2)
Sejawat.
3)
Bersama.
1.
Karakter santun.
Dokter harus pandai komunikasi
.
Dengan pasien
dan keluarga.
Dengan santun dan
komunikatif.
Tak sakiti pasien dan
keluarganya.
Tak hanya aspek bicara.
Tapi juga aspek
mendengarkan.
Dokter pandai beri saran.
Dan pandai mendengar keluhan.
Gejala dimiliki pasien.
Bisa didapat “auto anamneses”.
Atau “hetero anamneses”.
Anamnesa.
Artinya wawancara dengan
pasien atau keluarganya.
Butuh kesantunan.
Meskipun dikejar waktu.
2. Karakter
kesejawatan.
Dokter harus depankan
etika profesi.
Selalu tingkatkan
kompetensi.
Tak pernah puas.
Ilmunya terus diasah.
Dokter Suko cerita.
Kisah Dokter Laila
Bertemu dr Laila Rahma.
Di lran.
Dokter Laila Rahma.
1)
Umur 15 tahun.
Lulus SMA Jakarta.
2)
Umur 18 tahun.
Lulus sarjana UB Malang.
3)
Alumni beasiswa.
University of Tehran Medical Science
Pada School of Medicine.
4)
Sekarang Wakil Ketua
PCIM Iran.
“Dokter Laila cerita pada saya.
Bahwa dulu dia jadi
pemulung.
Bapak ibunya kurang
beruntung.
Sampai usia SMP.
Riwayat pendidikan dr
Laila.
1)
SD 4,5 tahun.
2)
SMP 2 tahun.
3)
SMA 2 tahun.
“Dengan kondisi orang tua seperti itu.
Tapi dia bisa
berprestasi.
Semua akselerasi.
Dia masuk UB.
Lulus cumlaude IPK 4.00.
Terus beasiswa.
TUMS (Tehran University
of Medical Science)
Di Iran.
Dokter Suko
Ketua Pimpinan
Wilayah Muhammadiyah.
Jawa Timur.
Bersyukur dokter Laila.
Aktif Wakil Ketua PCIM
Iran.
Melanjutkan
S2 Telemedicine.
Dengan beasiswa.
“Kami rekrut dr Laila.
Jadi calon dosen.
Fakultas Kedokteran
Universitas Muhammadiyah
Surabaya.
Juga jadi duta UM
Surabaya.
Kerja sama FK seluruh
dunia.
Dokter Laila.
Executive
director.
Dari 69 FK.
Paling top dunia.
Pesan moralnya.
Jangan berhenti tuntut
ilmu.
Dengan gelar dokter umum
saja.
“Saudara harus punya cita-cita tinggi.
Regulasi sekarang.
Dokter lulusan luar
negeri.
Tak harus adaptasi lagi.
Usai spesialis atau
subspesialis.
Di luar negeri.
Bisa langsung praktik
RS Indonesia.
Dia ungkapkan.
PWM Jatim.
Akan bangun RS Premium.
Atau internasional.
Dokter standar
internasional.
2.
Karakter kebersamaan.
Dokter harus bisa kerja sama.
Dengan semua profesi.
Tak one man show.
Tapi kebersamaan.
(sumber muhammadiyah)
0 comments:
Post a Comment