Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Sunday, June 6, 2021

9801. SEMUA MUKJIZAT AKAN BISA DIJELASKAN (3)

 


SEMUA MUKJIZAT AKAN BISA DIJELASKAN (3)

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M

 

 

 

Semua mukjizat akan bisa dijelaskan secara ilmiah pada waktunya.

 

Al-Quran surah Sad (surah ke-38) ayat 87-88.

 

إِنْ هُوَ إِلَّا ذِكْرٌ لِلْعَالَمِينَ

 

Al-Quran ini tidak lain hanya peringatan (pelajaran) bagi semesta alam.

 

وَلَتَعْلَمُنَّ نَبَأَهُ بَعْدَ حِينٍ

 

Dan sesungguhnya kamu akan mengetahui (kebenaran) berita Al-Quran itu setelah beberapa waktu lagi (ke masa depan).

 

 

 

Ada 3 salah paham tentang Nabi Isa.

 

1.      Kelahirannya.

2.      Mukjizatnya.

3.      Kematiannya.

 

 

3.   KEMATIAN NABI ISA

 

 

Kita banyak yang percaya bahwa Nabi Isa belum wafat.

 

Hanya ’diangkat seutuhnya’ oleh Allah ke langit.

 

Dan kelak akan diturunkan lagi sebagai juru selamat dunia.

 

Alias Imam Mahdi.

 

Al-Quran menjelaskan ’juru selamat’ akhir zaman bukan Nabi Isa.

 

 

Tapi juru selamatnya adalah Nabi Muhammad.

 

 

Nabi Muhammad adalah utusan Allah akhir zaman.

 

Artinya, tidak ada lagi utusan  Allah setelah Nabi Muhammad.

 

Al-Quran surah As-Saf (surah ke-61) ayat 6.

 

وَإِذْ قَالَ عِيسَى ابْنُ مَرْيَمَ يَا بَنِي إِسْرَائِيلَ إِنِّي رَسُولُ اللَّهِ إِلَيْكُمْ مُصَدِّقًا لِمَا بَيْنَ يَدَيَّ مِنَ التَّوْرَاةِ وَمُبَشِّرًا بِرَسُولٍ يَأْتِي مِنْ بَعْدِي اسْمُهُ أَحْمَدُ ۖ فَلَمَّا جَاءَهُمْ بِالْبَيِّنَاتِ قَالُوا هَٰذَا سِحْرٌ مُبِينٌ

 

Dan (ingatlah) ketika Isa ibnu Maryam berkata: "Hai Bani Israel, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan kitab sebelumku, yaitu Taurat dan memberi kabar gembira dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad (Muhammad)". Maka tatkala rasul itu datang kepada mereka dengan membawa bukti yang nyata, mereka berkata: "Ini adalah sihir yang nyata".

 

 

Al-Quran surah Al-Ahzab (surah ke-33) ayat 40.

 

مَا كَانَ مُحَمَّدٌ أَبَا أَحَدٍ مِنْ رِجَالِكُمْ وَلَٰكِنْ رَسُولَ اللَّهِ وَخَاتَمَ النَّبِيِّينَ ۗ وَكَانَ اللَّهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمًا

 

 

Muhammad itu sekali-kali bukan bapak dari seorang pria di antaramu, tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup para nabi. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.

 

 

 

Al-Qur’an menyebutkan ada utusan kepada setiap umat manusia.

 

 

Hal itu sudah ditutup dengan hadirnya Nabi Muhammad sebagai Nabi penutup.

 

 

Nabi Isa telah wafat di usia muda, dengan cara yang tidak diketahui.

 

 

Yang jelas, bukan di tiang salib para penguasa Romawi waktu itu.

 

 

Al-Quran surah An-Nisa (surah ke-4) ayat 157.

 

 

وَقَوْلِهِمْ إِنَّا قَتَلْنَا الْمَسِيحَ عِيسَى ابْنَ مَرْيَمَ رَسُولَ اللَّهِ وَمَا قَتَلُوهُ وَمَا صَلَبُوهُ وَلَٰكِنْ شُبِّهَ لَهُمْ ۚ وَإِنَّ الَّذِينَ اخْتَلَفُوا فِيهِ لَفِي شَكٍّ مِنْهُ ۚ مَا لَهُمْ بِهِ مِنْ عِلْمٍ إِلَّا اتِّبَاعَ الظَّنِّ ۚ وَمَا قَتَلُوهُ يَقِينًا

 

Dan karena ucapan mereka: "Sesungguhnya kami telah membunuh Al-Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah", padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keraguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak yakin tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa.

 

 

Al-Quran surah Ali-lmran (surah ke-3) ayat 55.

 

إِذْ قَالَ اللَّهُ يَا عِيسَىٰ إِنِّي مُتَوَفِّيكَ وَرَافِعُكَ إِلَيَّ وَمُطَهِّرُكَ مِنَ الَّذِينَ كَفَرُوا وَجَاعِلُ الَّذِينَ اتَّبَعُوكَ فَوْقَ الَّذِينَ كَفَرُوا إِلَىٰ يَوْمِ الْقِيَامَةِ ۖ ثُمَّ إِلَيَّ مَرْجِعُكُمْ فَأَحْكُمُ بَيْنَكُمْ فِيمَا كُنْتُمْ فِيهِ تَخْتَلِفُونَ

 

 

(Ingatlah), ketika Allah berfirman: "Hai Isa, sesungguhnya Aku akan menyampaikan kamu kepada akhir ajalmu dan mengangkat kamu kepada-Ku serta membersihkan kamu dari orang kafir, dan menjadikan orang yang mengikuti kamu di atas orang kafir hingga hari kiamat. Kemudian hanya kepada Aku kembalimu, lalu Aku memutuskan di antaramu tentang hal yang selalu kamu berselisih padanya".

 

Al-Quran surah An-Nisa (surah ke-4) ayat 159.

 

وَإِنْ مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ إِلَّا لَيُؤْمِنَنَّ بِهِ قَبْلَ مَوْتِهِ ۖ وَيَوْمَ الْقِيَامَةِ يَكُونُ عَلَيْهِمْ شَهِيدًا

 

Tidak ada seorang pun dari Ahli Kitab, kecuali akan beriman kepadanya (Isa) sebelum kematiannya. Dan di hari kiamat nanti Isa itu akan menjadi saksi terhadap mereka.

 

Al-Quran surah Maryam (surah ke-19) ayat 33.

 

وَالسَّلَامُ عَلَيَّ يَوْمَ وُلِدْتُ وَيَوْمَ أَمُوتُ وَيَوْمَ أُبْعَثُ حَيًّا

 

Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali.

 

 

 

Nabi Isa adalah manusia terlahir di bumi dengan cara berbeda dengan manusia umumnya.

 

Allah mengangkat Nabi lsa sebagai hamba dan Rasulullah bagi Bani Israel.

 

Allah menjadikan Nabi lsa sebagai bukti Allah Maha Berkuasa dan Maha Berkehendak atas segala sesuatu.

 

 

Al-Quran surah Az-Zuhruf (surah ke-43) ayat 59.

 

إِنْ هُوَ إِلَّا عَبْدٌ أَنْعَمْنَا عَلَيْهِ وَجَعَلْنَاهُ مَثَلًا لِبَنِي إِسْرَائِيلَ

 

Isa tidak lain hanya seorang hamba yang Kami berikan kepadanya nikmat (kenabian) dan Kami jadikan dia sebagai tanda bukti (kekuasaan Allah) untuk Bani lsrael.

 

 

(Sumber Agus Mustofa)

 

 

 

9800. SURAT DUBES ARAB SAUDI TENTANG IBADAH HAJI 2021

 SURAT DUTA BESAR ARAB SAUDI TENTANG KUOTA IBADAH HAJI TAHUN 2021



9799. SEMUA MUKJIZAT AKAN BISA DIJELASKAN (2)

 


SEMUA MUKJIZAT AKAN BISA DIJELASKAN (2)

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M

 

 

 

Semua mukjizat akan bisa dijelaskan secara ilmiah pada waktunya.

 

Al-Quran surah Sad (surah ke-38) ayat 87-88.

 

إِنْ هُوَ إِلَّا ذِكْرٌ لِلْعَالَمِينَ

 

Al-Quran ini tidak lain hanya peringatan (pelajaran) bagi semesta alam.

 

وَلَتَعْلَمُنَّ نَبَأَهُ بَعْدَ حِينٍ

 

Dan sesungguhnya kamu akan mengetahui (kebenaran) berita Al-Quran itu setelah beberapa waktu lagi (ke masa depan).

 

 

 

Ada 3 salah paham tentang Nabi Isa.

 

1.      Kelahirannya.

2.      Mukjizatnya.

3.      Kematiannya.

 

 

2.   MUKJIZAT NABI ISA

 

Mukjizat yang diberikan Allah kepada Isa luar biasa hebatnya.

 

Terutama dalam dunia kedokteran.

 

Nabi lsa bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit.

 

Yang waktu itu tidak tersembuhkan.

 

Bahkan bisa menghidupkan orang yang sudah mati untuk bersaksi.

 

 

Bisa mencipta burung yang benar-benar hidup dari tanah liat yang dibentuk.

Sebagian mukjizat Nabi lsa mulai bisa dijelaskan lewat ilmu biomolekuler.

 

 

Ternyata, sebagian besar penyakit bersumber dari perintah genetika yang malfunction.

 

 

Jika kelainan genetika bisa diperbaiki.

 

 

Maka penyakit apa pun yang diderita orang bakal sembuh sendiri dari dalam.

 

 

Yang begini sedang menjadi garapan ahli biomolekuler:

 

 

Yaitu mengutak-atik DNA dalam inti sel untuk merekaya fungsi genetikanya.

 

 

Ilmunya disebut rekayasa genetika.

 

 

Kelak, berbagai cacat bawaan.

 

 

Seperti orang buta sejak lahir.

 

Insya Allah akan bisa disembuhkan dengan rekayasa genetika ini.

 

 

Atau memakai stem sel.

 

 

Yang belum bisa dijelaskan adalah bangkitnya orang yang sudah mati.

 

 

Bagaimana orang sudah mati lantas bangkit dan berbicara di depan banyak orang.

 

 

Kemudian setelah kesaksiannya, ia mati lagi.

 

Fenomena ’mati suri’ bisa  mengungkapkan mekanisme hidupnya orang yang sudah mati.

 

Bahwa, nyawa yang berpindah ke alam jiwa.

 

Bisa kembali lagi masuk ke dalam raga si jenazah, untuk beberapa lama.

 

 

Di masa depan, mungkin mekanisme seperti ini bisa direkayasa.

 

 

Tentu dengan memanfaatkan Sunatullah.

 

 

Semuanya ilmu Allah.

 

 

Mungkin sekarang belum terbuka saja.

 

 

Peristiwa demikian sering  dikisahkan Allah dalam Al-Quran.

 

 

1)  Ashabul Kahfi ’ditidurkan’ 300 tahun.

 

 

Al-Quran surah Al-Kahfi (surah ke-18) ayat 25.

 

 

وَلَبِثُوا فِي كَهْفِهِمْ ثَلَاثَ مِائَةٍ سِنِينَ وَازْدَادُوا تِسْعًا

 

Dan mereka tinggal dalam gua selama 300 tahun ditambah 9 tahun (lagi).

 

 

2)  Ahli ibadah dimatikan 100 tahun, lalu dihidupkan lagi.

 

 

Al-Quran surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 259.

 

 

أَوْ كَالَّذِي مَرَّ عَلَىٰ قَرْيَةٍ وَهِيَ خَاوِيَةٌ عَلَىٰ عُرُوشِهَا قَالَ أَنَّىٰ يُحْيِي هَٰذِهِ اللَّهُ بَعْدَ مَوْتِهَا ۖ فَأَمَاتَهُ اللَّهُ مِائَةَ عَامٍ ثُمَّ بَعَثَهُ ۖ قَالَ كَمْ لَبِثْتَ ۖ قَالَ لَبِثْتُ يَوْمًا أَوْ بَعْضَ يَوْمٍ ۖ قَالَ بَلْ لَبِثْتَ مِائَةَ عَامٍ فَانْظُرْ إِلَىٰ طَعَامِكَ وَشَرَابِكَ لَمْ يَتَسَنَّهْ ۖ وَانْظُرْ إِلَىٰ حِمَارِكَ وَلِنَجْعَلَكَ آيَةً لِلنَّاسِ ۖ وَانْظُرْ إِلَى الْعِظَامِ كَيْفَ نُنْشِزُهَا ثُمَّ نَكْسُوهَا لَحْمًا ۚ فَلَمَّا تَبَيَّنَ لَهُ قَالَ أَعْلَمُ أَنَّ اللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

 

Atau apakah (kamu tidak memperhatikan) orang yang melalui suatu negeri yang (temboknya) telah roboh menutupi atapnya. Dia berkata: "Bagaimana Allah menghidupkan kembali negeri ini setelah hancur?"

Maka Allah mematikan orang itu 100 tahun, kemudian menghidupkannya kembali. Allah bertanya: "Berapa lama kamu tinggal di sini?" Ia menjawab: "Saya tinggal di sini sehari atau setengah hari". Allah berfirman: "Sebenarnya kamu telah tinggal di sini 100 tahun lamanya; lihatlah kepada makanan dan minumanmu yang belum lagi beubah; dan lihatlah kepada keledaimu (yang telah menjadi tulang belulang); Kami akan menjadikan kamu tanda kekuasaan Kami bagi manusia; dan lihat tulang belulang keledai itu, kemudian Kami menyusunnya kembali, kemudian Kami membalutnya dengan daging". Maka tatkala telah nyata kepadanya (bagaimana Allah menghidupkan yang telah mati) diapun berkata: "Saya yakin bahwa Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu".

 

 

 

3)  Kejadian serupa zaman Nabi Musa.

 

 

Al-Quran surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 73.

 

 

فَقُلْنَا اضْرِبُوهُ بِبَعْضِهَا ۚ كَذَٰلِكَ يُحْيِي اللَّهُ الْمَوْتَىٰ وَيُرِيكُمْ آيَاتِهِ لَعَلَّكُمْ تَعْقِلُونَ

 

 

Lalu Kami berfirman: "Pukullah mayat itu dengan sebagian anggota sapi betina itu!" Demikian Allah menghidupkan kembali orang yang telah mati, dan memperlihatkan padamu tanda-tanda kekuasaan-Nya agar kamu mengerti.

 

 

 

Jadi, menghidupkan orang yang sudah mati pada zaman Nabi Isa.

 

 

Bukan satu-satunya keajaiban.

 

 

(Sumber Agus Mustofa)