Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Wednesday, October 5, 2022

15219. GUBERNUR ANIES 400 RUMAH POLRI POLDA METRO

 



 

 

 

GUBERNUR ANIES SIAPKAN 400 RUMAH BAGI KELUARGA POLDA JAYA

Oleh:  Drs. HM. Yusron Hadi, M.M.

 

 

 

Gubernur Jakarta.

Anies Baswedan.

 

Sediakan 400 Unit Hunian.

Bagi Keluarga Polda Metro.

 

Gubernur DKI Jakarta.

 Anies Baswedan .

 

Meresmikan Asrama Polri.

Di Jakarta.

Selasa, 4 Oktober 2022.

 

Pembangunan Rumah Susun.

Polri Menteng.

 

Tindak lanjut Pemprov DKI.

Hhibah Rusun Polri Menteng.

 Jakarta Pusat.

 

Oleh Kepolisian Daerah Metro Jaya .

Pada  tahun 2018.

 

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

 

Lewat Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta.

 

Menyediakan 400 unit hunian.

Pada rumah susun (Rusun) Polri.

 

Di Menteng, Jakarta Pusat.

Bagi keluarga besar

Polda Metro Jaya.

 

 

 “Kami berharap ini.

Bisa bermanfaat.

 

Dan membuat keluarga besar.

 Polda Metro Jaya.

 

Tinggal di tempat nyaman,” kata Gubernur DKI Anies Baswedan.

Selasa, 4 Oktober 2022.

 

Bangunan rusun terdiri atas 2 tower.

Dengan tinggi 17 lantai.

Dan 400 unit hunian.

 

Terdiri atas:

1)        360 hunian.

Dengan luas 36 m persegi.

 

2)        20 hunian.

Dengan luas 54 m persegi.

 

3)        20 hunian.

Dengan luas 72 m persegi.

 

Gubernur Anies menjelaskan.

Pembangunan Rumah Susun Polri Menteng.

 

Tindak lanjut Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

 

Dari permohonan hibah rumah susun.

 Polri Menteng Jakarta Pusat.

 

Oleh Kepolisian Daerah Metro Jaya.

Pada tahun 2018.

 

Sebab, sampai saat ini.

Masih banyak anggota Polri/ASN Polri.

 

Di wilayah DKI Jakarta.

1)        Belum punya rumah.

2)        Menumpang orang tua.

3)        Mengontrak.

 

Program ini dilaksanakan.

Dengan konsep rancang bangun.

 

Kolaborasi Pemprov DKI Jakarta.

Dan Kepolisian Daerah Metro Jaya.

 

Melibatkan para ahli.

Dalam rencana lingkungan.

Permukiman layak huni.

 

Rusun didukung.

Sarana prasarana lingkungan.

 

Seperti:

1)        Tempat ibadah.

2)        Area komersial.

 

3)        Ruang terbuka tiap lantai.

4)        Ruang terbuka hijau.

 

5)        Ruang aula.

6)        Ruang kesehatan.

 

7)        Kantor RT dan pengelola.

8)        Sekolah TK.

 

9)        Arena bermain.

10)  Area parkir.

 

(Sumber kba)

 

15217. KEPALA DAERAH NASDEM BISA DIGANGGU KASUS HUKUM

 


 

 

 

KEPALA DAERAH NASDEM BISA DIGANGGU KASUS HUKUM

Oleh:  Drs. HM. Yusron Hadi, M.M.

 

 

 

Surya Paloh dan Partai NasDem.

Ingin cari presiden sebenarnya.

 

Bukan presiden boneka.

Yang terus dikendalikan pengusung.

 

 Sikap Paloh ini sikap negarawan.

 

Tidak banyak pemimpin partai.

Yang mengendalikan partai.

 

Model seperti ini.

Respek.

 

Sikap politik Surya Paloh.

Deklarasi Capres 2024 Partai NasDem.

 

Sikap politik berbeda.

Dengan pilihan istana.

 

Hal itu sikap tegas.

 

 Sikap Paloh.

Pasti punya risiko tak kecil.

 

Pilihan sikap itu.

Bisa disebut nekat.

 

Sikap Paloh seolah dikejar waktu.

 

 

Muncul kesan.

Bahwa Paloh pasang badan buat Anies.

 

Yang dibidik KPK.

Menilik laporan Koran Tempo.

Pekan lalu.

 

Firli Bahuri.

Ketua KPK.

 

Tampak bernafsu.

Membuat Anies Baswedan.

Jadi  tersangka.

 

Dalam kasus Formula E.

Yang tidak ditemukan unsur pidana.

 

Paloh seolah isyarat.

Bahwa nasib Anies.

 

Bentuk tanggung jawab.

Yang diambil NasDem.

 

Paloh melakukan gerakan.

Yang mencengangkan.

 

Meskipun beda pandangan politik.

Hal biasa dalam demokrasi.

 

Tetap saja punya risiko.

Dan itu tidak main-main.

 

Gerakan Paloh.

Bisa dimaknai head to head.

Berhadapan dengan istana.

 

Paloh siap memutus gerbong.

NasDem dalam barisan Presiden Jokowi.

 

Pilihan NasDem.

Yang berbeda dengan istana.

 

Pasti muncul risiko.

 

Tidak saja buat Paloh.

Tapi juga bagi NasDem.

 

Pada hitungan hari.

Bisa muncul reshuffle menteri.

Yang berasal dari NasDem.

 

 

Bahkan tidak cuma menteri.

Bisa menyasar Kepala Daerah.

Yang diusung NasDem.

 

Akan “diganggu”.

Dengan kasus hukum.

 

Semua risiko yang akan dihadapi Paloh dan NasDem, pastilah sudah ada dipikirkannya.

 

 

Di NasDem Tower.

Pinangan pada Anies Baswedan.

Sebagai capres NasDem.

 

Penuh narasi kebangsaan.

Yaitu ingin negeri yang lebih baik lagi.

 

“Kenapa (memilih) Anies Baswedan?

 

Yang dijawab Paloh sendiri, “Why not the best?

 

“Kami memikirkan masa depan bangsa.

 

Insya Allah jika Anies terpilih jadi Presiden.

Pimpinlah bangsa ini.

Jadi bangsa bermartabat.

 

Yang mampu membentuk karakter bangsa.”

 

Kita butuh 2 hal penting, yaitu:

1)                Membangun fisik.

2)                Membangun karakter bangsa.

Keduanya sangat penting.

 

 

Anies siap menerima tantangan itu.

 

“Ketika Bang Surya dan NasDem.

Mengajak berdampingan.

 

Mengajak memperbaiki yang kurang tuntas.

Maka kami terima.

 

Kami siap menjawab tantangan.

Dengan rendah hati,” kata Anies.

 

Paloh membangun tradisi.

Tak menghadirkan capres “dipaksa”.

 

Atau “terpaksa”.

Disandingkan dengan cawapres.

 

Tradisi yang salah ini.

Coba diluruskan Surya Paloh.

 

Yaitu ingin presiden leluasa.

Milih wakil presiden.

 

Bukan presiden yang “dirantai”.

Hanya jadi petugas partai.

 

Surya Paloh dan Partai NasDem.

Ingin menghadirkan presiden sebenarnya.

 

Bukan presiden boneka.

 

Yang terus dikendalikan pengusung.

 

Sikap Paloh ini sikap negarawan.

 

Tidak banyak pemimpin partai.

Yang mengendalikan partai.

 

Model seperti ini.

Respek.

 

(Ady Amar)