Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Saturday, June 8, 2024

33544. ALQURAN MELARANG MANUSIA MERUSAK LINGKUNGAN

 

 


ALQURAN MELARANG MANUSIA MERUSAK LINGKUNGAN

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

 

 

 

 

 

Allah mengutus manusia.

Sebagai khalifah memimpin bumi.

 

Al-Quran surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 30.

 

إِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلَائِكَةِ إِنِّي جَاعِلٌ فِي الْأَرْضِ خَلِيفَةً ۖ قَالُوا أَتَجْعَلُ فِيهَا مَنْ يُفْسِدُ فِيهَا وَيَسْفِكُ الدِّمَاءَ وَنَحْنُ نُسَبِّحُ بِحَمْدِكَ وَنُقَدِّسُ لَكَ ۖ قَالَ إِنِّي أَعْلَمُ مَا لَا تَعْلَمُونَ

 

Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat: "Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di bumi". Mereka berkata: "Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih memuji Engkau dan menyucikan Engkau?" Tuhan berfirman: "Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui".

 

Al-Quran surah Ar-Rum (surah ke-2) ayat 41-42.


ظَهَرَ الْفَسَادُ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ بِمَا كَسَبَتْ أَيْدِي النَّاسِ لِيُذِيقَهُمْ بَعْضَ الَّذِي عَمِلُوا لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَ

 

Telah tampak kerusakan di darat dan di laut karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebagian (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan benar).

 


قُلْ سِيرُوا فِي الْأَرْضِ فَانْظُرُوا كَيْفَ كَانَ عَاقِبَةُ الَّذِينَ مِنْ قَبْلُ ۚ كَانَ أَكْثَرُهُمْ مُشْرِكِينَ

 

Katakan (Muhammad): "Bepergianlah di muka bumi dan perhatikan bagaimana kesudahan orang terdahulu. Kebanyakan mereka orang yang menyekutukan (Allah)".

 

Rasulullah bersabda,

“Ketika orang yang sering berbuat dosa  mati, maka hamba Allah yang lain.

 

Seperti manusia, bumi, pohon dan hewan merasa lega”.

 

(HR. Bukhari dan Muslim).

 

(Sumber republika)

33543. PERINTAH ALQURAN MANUSIA JAGA LINGKUNGAN

 

 


PERINTAH ALQURAN AGAR MANUSIA JAGA LINGKUNGAN

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

 

 

 

 

 

Allah mengutus manusia.

Sebagai khalifah memimpin bumi.

 

Al-Quran surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 30.

 

إِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلَائِكَةِ إِنِّي جَاعِلٌ فِي الْأَرْضِ خَلِيفَةً ۖ قَالُوا أَتَجْعَلُ فِيهَا مَنْ يُفْسِدُ فِيهَا وَيَسْفِكُ الدِّمَاءَ وَنَحْنُ نُسَبِّحُ بِحَمْدِكَ وَنُقَدِّسُ لَكَ ۖ قَالَ إِنِّي أَعْلَمُ مَا لَا تَعْلَمُونَ

 

Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat: "Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di bumi". Mereka berkata: "Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih memuji Engkau dan menyucikan Engkau?" Tuhan berfirman: "Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui".

 

Al-Quran surah Ar-Rum (surah ke-2) ayat 41-42.


ظَهَرَ الْفَسَادُ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ بِمَا كَسَبَتْ أَيْدِي النَّاسِ لِيُذِيقَهُمْ بَعْضَ الَّذِي عَمِلُوا لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَ

 

Telah tampak kerusakan di darat dan di laut karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebagian (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan benar).

 


قُلْ سِيرُوا فِي الْأَرْضِ فَانْظُرُوا كَيْفَ كَانَ عَاقِبَةُ الَّذِينَ مِنْ قَبْلُ ۚ كَانَ أَكْثَرُهُمْ مُشْرِكِينَ

 

Katakan (Muhammad): "Bepergianlah di muka bumi dan perhatikan bagaimana kesudahan orang terdahulu. Kebanyakan mereka orang yang menyekutukan (Allah)".

 

Rasulullah bersabda,

“Ketika orang yang sering berbuat dosa  mati, maka hamba Allah yang lain.

 

Seperti manusia, bumi, pohon dan hewan merasa lega”.

 

(HR. Bukhari dan Muslim).

 

(Sumber republika)

33541. MATEMATIKA HUNGARIA

33540. MATEMATIKA JEPANG

33539. MATEMATIKA PERANCIS

Friday, June 7, 2024

33535. PENDETA JUGA BINGUNG

33633. BADUI BODOH TAPI DISEBUT NABI DIA PINTAR

 


KISAH BADUI BODOH TAPI DISEBUT NABI DIA PINTAR

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

 

 

Seorang lelaki Badui tinggal di pedalaman.

 

Dia hidup di pelosok pedesaan.

Jauh dari pusat keramaian kota.

 

Tempat tinggalnya termasuk daerah terpencil, terjauh, dan terluar.

 

Wilayahnya sulit terjangkau.

 

Si Badui tak berpendidikan.

Orang bodoh dan tak pernah makan sekolah.

 

Si Badui datang menjumpai Rasulullah di Madinah.

 

Badui bertanya,

“Wahai Rasulullah.

Siapakah yang mengurus hisabnya seluruh makhluk?”

 

Rasulullah bersabda,“Allah”.

 

Badui bertanya lagi,

“Apakah Allah mengurusnya seorang diri?”

 

Rasulullah bersabda, “Ya.”

 

Mendengar jawaban Nabi Muhammad.

Si Badui tersenyum puas.

 

Dan tampaknya dia amat gembira.

 

Rasulullah bersabda,

“Mengapa engkau tersenyum, wahai orang Badui?”

 

Badui menjawab,

“Seorang pemurah, jika menghisab pasti akan banyak memaafkan.”

 

Si Badui melanjutkan,

 

”Allah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, Allah Maha Pemaaf lagi Maha Pengampun.

 

Jika Allah menghisab manusia.

Pasti akan banyak memaafkan.

Dan banyak memberi ampunan.”

 

Rasulullah tersenyum mendengarkan jawaban si Badui.

 

Rasulullah bersabda,

”Engkau benar, tidak ada yang lebih pemurah dibandingkan dengan Allah.

 

 Allah Maha Pemurah lagi Maha Pengampun.”

 

Si Badui mengucapkan terima kasih kepada Rasulullah.

 

Dan pamit pulang dengan wajah puas dan lega.

 

Rasulullah bersabda,

“Dia sungguh pintar.”

 

Al-Quran surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 163.

 

وَإِلَٰهُكُمْ إِلَٰهٌ وَاحِدٌ ۖ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الرَّحْمَٰنُ الرَّحِيمُ

 

  Dan Tuhanmu adalah Tuhan Yang Maha Esa; tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia, Yang Maha Pemurah lagi  Maha Penyayang.”

 

 

 

Daftar Pustaka

1.      Katsir, Ibnu. Kisah Para Nabi. Penerbit Pustaka Azzam. Jakarta 2011.

2.      Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2.

3.      Tafsirq.com online.

 

 

 

 

 

 

 

33632. BADUI DESA BODOH TAPI PINTAR

 


BADUI DESA BODOH TAPI PINTAR

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

 

 

Seorang lelaki Badui tinggal di pedalaman.

 

Dia hidup di pelosok pedesaan.

Jauh dari pusat keramaian kota.

 

Tempat tinggalnya termasuk daerah terpencil, terjauh, dan terluar.

 

Wilayahnya sulit terjangkau.

 

Si Badui tak berpendidikan.

Orang bodoh dan tak pernah makan sekolah.

 

Si Badui datang menjumpai Rasulullah di Madinah.

 

Badui bertanya,

“Wahai Rasulullah.

Siapakah yang mengurus hisabnya seluruh makhluk?”

 

Rasulullah bersabda,“Allah”.

 

Badui bertanya lagi,

“Apakah Allah mengurusnya seorang diri?”

 

Rasulullah bersabda, “Ya.”

 

Mendengar jawaban Nabi Muhammad.

Si Badui tersenyum puas.

 

Dan tampaknya dia amat gembira.

 

Rasulullah bersabda,

“Mengapa engkau tersenyum, wahai orang Badui?”

 

Badui menjawab,

“Seorang pemurah, jika menghisab pasti akan banyak memaafkan.”

 

Si Badui melanjutkan,

 

”Allah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, Allah Maha Pemaaf lagi Maha Pengampun.

 

Jika Allah menghisab manusia.

Pasti akan banyak memaafkan.

Dan banyak memberi ampunan.”

 

Rasulullah tersenyum mendengarkan jawaban si Badui.

 

Rasulullah bersabda,

”Engkau benar, tidak ada yang lebih pemurah dibandingkan dengan Allah.

 

 Allah Maha Pemurah lagi Maha Pengampun.”

 

Si Badui mengucapkan terima kasih kepada Rasulullah.

 

Dan pamit pulang dengan wajah puas dan lega.

 

Rasulullah bersabda,

“Dia sungguh pintar.”

 

Al-Quran surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 163.

 

وَإِلَٰهُكُمْ إِلَٰهٌ وَاحِدٌ ۖ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الرَّحْمَٰنُ الرَّحِيمُ

 

  Dan Tuhanmu adalah Tuhan Yang Maha Esa; tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia, Yang Maha Pemurah lagi  Maha Penyayang.”

 

 

 

Daftar Pustaka

1.      Katsir, Ibnu. Kisah Para Nabi. Penerbit Pustaka Azzam. Jakarta 2011.

2.      Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2.

3.      Tafsirq.com online.