Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Sunday, August 11, 2024

35701. KAUM YAHUDI DAN NASRANI DI ALQURAN (1)

 





KAUM YAHUDI DAN NASRANI  DI ALQURAN (1)

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

 

 

Salah satu keistimewaan Al-Quran.

Susunan redaksinya sangat teliti.

 

Karena redaksi Al-Quran.

Bersumber langsung dari Allah.

 

 

Al-Quran pakai istilah berbeda.

Menunjuk orang:

 

1)        Yahudi.

2)        Nasrani.

 

Al-Quran pakai istilah:

 

1)        Ahli kitab.

2)        Utul kitab.

 

3)        Utu nashiban minal kitab.

4)        Al-Yahud.

 

5)        Al-Ladzina Hadu.

6)        Bani Israil.

 

7)        An Nashara.

8)        Dan lainnya.

 

 

Dalam Al-Quran.

 

1)        Kata “ahli kitab” terulang 31 kali.

2)        Utul kitab 18 kali.

 

3)        Utu nashiban minal kitab 3 kali.

4)        Al-Yahud 8 kali.

 

5)        Al-Ladzina Hadu 10 kali,.

6)        An-Nashara 14 kali.

7)        Bani Israil 41 kali.

 

Kesan umum.

Al-Quran pakai kata “al-Yahud”.

 

Berisi “kecaman” atau gambaran negatif orang Yahudi.

 

Al-Quran surah Al-Maidah (surah ke-5) ayat 82.

Kebencian orang Yahudi pada kaum Muslim.

 

تَجِدَنَّ أَشَدَّ النَّاسِ عَدَاوَةً لِلَّذِينَ آمَنُوا الْيَهُودَ وَالَّذِينَ أَشْرَكُوا ۖ وَلَتَجِدَنَّ أَقْرَبَهُمْ مَوَدَّةً لِلَّذِينَ آمَنُوا الَّذِينَ قَالُوا إِنَّا نَصَارَىٰ ۚ ذَٰلِكَ بِأَنَّ مِنْهُمْ قِسِّيسِينَ وَرُهْبَانًا وَأَنَّهُمْ لَا يَسْتَكْبِرُونَ

 

Sesungguhnya kamu dapati orang paling keras bermusuhan pada orang beriman ialah orang Yahudi dan orang musyrik. Dan sesungguhnya kamu dapati paling dekat persahabatan dengan orang beriman ialah orang yang berkata: "Sesungguhnya kami orang Nasrani". Yang demikian karena di antara mereka (orang Nasrani) ada pendeta dan rahib, (juga) karena sesungguhnya mereka tak menyombongkan diri.

 

 

Al-Quran surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 120.

 

Orang Yahudi dan Nasrani tak rela.

Sebelum kaum Muslim ikut mereka.


وَلَنْ تَرْضَىٰ عَنْكَ الْيَهُودُ وَلَا النَّصَارَىٰ حَتَّىٰ تَتَّبِعَ مِلَّتَهُمْ ۗ قُلْ إِنَّ هُدَى اللَّهِ هُوَ الْهُدَىٰ ۗ وَلَئِنِ اتَّبَعْتَ أَهْوَاءَهُمْ بَعْدَ الَّذِي جَاءَكَ مِنَ الْعِلْمِ ۙ مَا لَكَ مِنَ اللَّهِ مِنْ وَلِيٍّ وَلَا نَصِيرٍ

 

Orang Yahudi dan Nasrani tidak senang padamu hingga kamu ikut agama mereka. Katakan: "Sesungguhnya petunjuk Allah itu petunjuk (yang benar)". Dan sesungguhnya jika kamu ikut kemauan mereka setelah pengetahuan datang padamu, maka Allah tidak lagi jadi pelindung dan penolong bagimu.

 

Al-Quran surah Al-Maidah (surah ke-5) ayat 18.


وَقَالَتِ الْيَهُودُ وَالنَّصَارَىٰ نَحْنُ أَبْنَاءُ اللَّهِ وَأَحِبَّاؤُهُ ۚ قُلْ فَلِمَ يُعَذِّبُكُمْ بِذُنُوبِكُمْ ۖ بَلْ أَنْتُمْ بَشَرٌ مِمَّنْ خَلَقَ ۚ يَغْفِرُ لِمَنْ يَشَاءُ وَيُعَذِّبُ مَنْ يَشَاءُ ۚ وَلِلَّهِ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَا ۖ وَإِلَيْهِ الْمَصِيرُ

 

Orang Yahudi dan Nasrani mengatakan: "Kami ini anak-anak Allah dan kekasih-Nya". Katakan: "Maka mengapa Allah menyiksa kamu karena dosamu?" (Kamu bukan anak Allah dan kekasih-Nya), tapi kamu  manusia (biasa) di antara orang yang diciptakan-Nya. Dia mengampuni bagi siapa yang dikehendaki-Nya dan menyiksa siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Kepunyaan Allah kerajaan antara keduanya. Dan kepada Allah kembali (segala sesuatu).

 

 

 

Daftar Pustaka

1.                Shihab, M.Quraish. Lentera Hati. Kisah dan Hikmah Kehidupan. Penerbit Mizan, 1994.

2.                Shihab, M. Quraish Shihab. Wawasan Al-Quran. Tafsir Maudhui atas Perbagai Persoalan Umat. Penerbit Mizan, 2009.

3.                Shihab, M.Quraish. E-book Membumikan Al-Quran.

4.                Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2

5.                Tafsirq.com online.

35700. ARTI AHLI KITAB DALAM ALQURAN (1)

 





ARTI AHLI KITAB DALAM ALQURAN (1)

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

 

 

Salah satu keistimewaan Al-Quran.

Susunan redaksinya sangat teliti.

 

Karena redaksi Al-Quran.

Bersumber langsung dari Allah.

 

 

Al-Quran pakai istilah berbeda.

Menunjuk orang:

 

1)        Yahudi.

2)        Nasrani.

 

Al-Quran pakai istilah:

 

1)        Ahli kitab.

2)        Utul kitab.

 

3)        Utu nashiban minal kitab.

4)        Al-Yahud.

 

5)        Al-Ladzina Hadu.

6)        Bani Israil.

 

7)        An Nashara.

8)        Dan lainnya.

 

 

Dalam Al-Quran.

 

1)        Kata “ahli kitab” terulang 31 kali.

2)        Utul kitab 18 kali.

 

3)        Utu nashiban minal kitab 3 kali.

4)        Al-Yahud 8 kali.

 

5)        Al-Ladzina Hadu 10 kali,.

6)        An-Nashara 14 kali.

7)        Bani Israil 41 kali.

 

Kesan umum.

Al-Quran pakai kata “al-Yahud”.

 

Berisi “kecaman” atau gambaran negatif orang Yahudi.

 

Al-Quran surah Al-Maidah (surah ke-5) ayat 82.

Kebencian orang Yahudi pada kaum Muslim.

 

تَجِدَنَّ أَشَدَّ النَّاسِ عَدَاوَةً لِلَّذِينَ آمَنُوا الْيَهُودَ وَالَّذِينَ أَشْرَكُوا ۖ وَلَتَجِدَنَّ أَقْرَبَهُمْ مَوَدَّةً لِلَّذِينَ آمَنُوا الَّذِينَ قَالُوا إِنَّا نَصَارَىٰ ۚ ذَٰلِكَ بِأَنَّ مِنْهُمْ قِسِّيسِينَ وَرُهْبَانًا وَأَنَّهُمْ لَا يَسْتَكْبِرُونَ

 

Sesungguhnya kamu dapati orang paling keras bermusuhan pada orang beriman ialah orang Yahudi dan orang musyrik. Dan sesungguhnya kamu dapati paling dekat persahabatan dengan orang beriman ialah orang yang berkata: "Sesungguhnya kami orang Nasrani". Yang demikian karena di antara mereka (orang Nasrani) ada pendeta dan rahib, (juga) karena sesungguhnya mereka tak menyombongkan diri.

 

 

Al-Quran surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 120.

 

Orang Yahudi dan Nasrani tak rela.

Sebelum kaum Muslim ikut mereka.


وَلَنْ تَرْضَىٰ عَنْكَ الْيَهُودُ وَلَا النَّصَارَىٰ حَتَّىٰ تَتَّبِعَ مِلَّتَهُمْ ۗ قُلْ إِنَّ هُدَى اللَّهِ هُوَ الْهُدَىٰ ۗ وَلَئِنِ اتَّبَعْتَ أَهْوَاءَهُمْ بَعْدَ الَّذِي جَاءَكَ مِنَ الْعِلْمِ ۙ مَا لَكَ مِنَ اللَّهِ مِنْ وَلِيٍّ وَلَا نَصِيرٍ

 

Orang Yahudi dan Nasrani tidak senang padamu hingga kamu ikut agama mereka. Katakan: "Sesungguhnya petunjuk Allah itu petunjuk (yang benar)". Dan sesungguhnya jika kamu ikut kemauan mereka setelah pengetahuan datang padamu, maka Allah tidak lagi jadi pelindung dan penolong bagimu.

 

Al-Quran surah Al-Maidah (surah ke-5) ayat 18.


وَقَالَتِ الْيَهُودُ وَالنَّصَارَىٰ نَحْنُ أَبْنَاءُ اللَّهِ وَأَحِبَّاؤُهُ ۚ قُلْ فَلِمَ يُعَذِّبُكُمْ بِذُنُوبِكُمْ ۖ بَلْ أَنْتُمْ بَشَرٌ مِمَّنْ خَلَقَ ۚ يَغْفِرُ لِمَنْ يَشَاءُ وَيُعَذِّبُ مَنْ يَشَاءُ ۚ وَلِلَّهِ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَا ۖ وَإِلَيْهِ الْمَصِيرُ

 

Orang Yahudi dan Nasrani mengatakan: "Kami ini anak-anak Allah dan kekasih-Nya". Katakan: "Maka mengapa Allah menyiksa kamu karena dosamu?" (Kamu bukan anak Allah dan kekasih-Nya), tapi kamu  manusia (biasa) di antara orang yang diciptakan-Nya. Dia mengampuni bagi siapa yang dikehendaki-Nya dan menyiksa siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Kepunyaan Allah kerajaan antara keduanya. Dan kepada Allah kembali (segala sesuatu).

 

 

 

Daftar Pustaka

1.                Shihab, M.Quraish. Lentera Hati. Kisah dan Hikmah Kehidupan. Penerbit Mizan, 1994.

2.                Shihab, M. Quraish Shihab. Wawasan Al-Quran. Tafsir Maudhui atas Perbagai Persoalan Umat. Penerbit Mizan, 2009.

3.                Shihab, M.Quraish. E-book Membumikan Al-Quran.

4.                Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2

5.                Tafsirq.com online.

35699. NIKMAT MATI BUMI TAK SESAK ADIL BAHAGIA DI AKHIRAT

 



NIKMAT MATI BUMI TAK SESAK ADIL BAHAGIA DI AKHIRAT

Oleh: Drs. HM. Yusron Hadi, MM

 

 

 

 

Kematian juga dikemukakan Al-Quran.

Konteks nikmat pada manusia.

 

Al-Quran surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 28.


كَيْفَ تَكْفُرُونَ بِاللَّهِ وَكُنْتُمْ أَمْوَاتًا فَأَحْيَاكُمْ ۖ ثُمَّ يُمِيتُكُمْ ثُمَّ يُحْيِيكُمْ ثُمَّ إِلَيْهِ تُرْجَعُونَ

 

Mengapa kamu ingkar pada Allah, padahal kamu tadinya mati, lalu Allah menghidupkan kamu, kemudian kamu dimatikan dan dihidupkan-Nya kembali, kemudian kepada-Nya kamu dikembalikan?

 

Nikmat akibat kematian.

Bagi hidup akhirat.

Juga bagi hidup dunia.

 

Bumi terbatas.

Jika semua manusia hidup terus.

 

Tanpa mati.

Bumi akan penuh sesak.

 

Al-Quran surah Al-Mulk (surah ke-67) ayat 1-2.


تَبَارَكَ الَّذِي بِيَدِهِ الْمُلْكُ وَهُوَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

 

Maha Suci Allah Yang di tangan-Nya segala kerajaan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.

 

الَّذِي خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيَاةَ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلًا ۚ وَهُوَ الْعَزِيزُ الْغَفُورُ

 

Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun,

 

Dalam lslam.

Kematian bukan hal buruk.

 

Sebab adanya kematian:

 

1)        Dorong manusia tingkatkan pengabdian dalam hidup dunia.

 

2)        Pintu masuk bahagia abadi.

Di akhirat.

 

3)        Jalan dapat keadilan sejati.

Di akhirat.

 

Daftar Pustaka

1.                Shihab, M.Quraish. Lentera Hati. Kisah dan Hikmah Kehidupan. Penerbit Mizan, 1994.

2.                Shihab, M. Quraish Shihab. Wawasan Al-Quran. Tafsir Maudhui atas Perbagai Persoalan Umat. Penerbit Mizan, 2009.

3.                Shihab, M.Quraish. E-book Membumikan Al-Quran.

4.                Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2

5.                Tafsirq.com online.

 

35698. SEMUA AGAMA BAHAS HIDUP SETELAH MATI (3)

 


SEMUA AGAMA BAHAS HIDUP SETELAH MATI (3)

Oleh: Drs. HM. Yusron Hadi, MM

 

 

 

 

Kematian juga dikemukakan Al-Quran.

Konteks nikmat pada manusia.

 

Al-Quran surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 28.


كَيْفَ تَكْفُرُونَ بِاللَّهِ وَكُنْتُمْ أَمْوَاتًا فَأَحْيَاكُمْ ۖ ثُمَّ يُمِيتُكُمْ ثُمَّ يُحْيِيكُمْ ثُمَّ إِلَيْهِ تُرْجَعُونَ

 

Mengapa kamu ingkar pada Allah, padahal kamu tadinya mati, lalu Allah menghidupkan kamu, kemudian kamu dimatikan dan dihidupkan-Nya kembali, kemudian kepada-Nya kamu dikembalikan?

 

Nikmat akibat kematian.

Bagi hidup akhirat.

Juga bagi hidup dunia.

 

Bumi terbatas.

Jika semua manusia hidup terus.

 

Tanpa mati.

Bumi akan penuh sesak.

 

Al-Quran surah Al-Mulk (surah ke-67) ayat 1-2.


تَبَارَكَ الَّذِي بِيَدِهِ الْمُلْكُ وَهُوَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

 

Maha Suci Allah Yang di tangan-Nya segala kerajaan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.

 

الَّذِي خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيَاةَ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلًا ۚ وَهُوَ الْعَزِيزُ الْغَفُورُ

 

Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun,

 

Dalam lslam.

Kematian bukan hal buruk.

 

Sebab adanya kematian:

 

1)        Dorong manusia tingkatkan pengabdian dalam hidup dunia.

 

2)        Pintu masuk bahagia abadi.

Di akhirat.

 

3)        Jalan dapat keadilan sejati.

Di akhirat.

 

Daftar Pustaka

1.                Shihab, M.Quraish. Lentera Hati. Kisah dan Hikmah Kehidupan. Penerbit Mizan, 1994.

2.                Shihab, M. Quraish Shihab. Wawasan Al-Quran. Tafsir Maudhui atas Perbagai Persoalan Umat. Penerbit Mizan, 2009.

3.                Shihab, M.Quraish. E-book Membumikan Al-Quran.

4.                Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2

5.                Tafsirq.com online.

 

35695. BAYERN VS SPURS (3-2)