Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tuesday, August 13, 2024

35751. ROCKY JOKOWI TAK PEDULI RAKYAT LAPAR PAJAK NAIK

 


ROCKY JOKOWI TAK PEDULI RAKYAT LAPAR PAJAK NAIK

Oleh: Drs. HM. Yusron Hadi, M.M.

 

 

 

Anggaran upacara.

Kemerdekaan Republik Indonesia.

 

Di Ibu Kota Nusantara (IKN).

Jadi sorotan publik.

 

Rocky Gerung sebutkan.

Presiden Jokowi .

 

Tak peduli.

Kondisi rakyat.

Rakyat kelaparan.

Di tengah bengkaknya.

 

Anggaran upacara di IKN.

 

Menteri Sekretaris Negara.

Khawati hal ini.

 

Tapi Jokowi santai.

Bengkak anggaran wajar.

 

Sebab perayaan 2 Lokasi.

Yaitu IKN dan Jakarta.

 

Rocky Gerung nilai.

Jokowi tak punya rasa peka.

Kondisi ekonomi rakyat.

 

Rocky Gerung nilai.

Pemerintah harus kelola anggaran.

Dengan efisien.

 

Tak boros.

Tak pamer kemewahan.

 

Rocky Gerung jelaskan.

Pemerintah tak peka.

 

Paksakan pameran kemerdekaan di IKN.

Belum siap penuh."

 

"Banyak rakyat lapar.

Dan sulit ekonomi," ujar Rocky Gerung.

 

Ia tambahkan.

 Presiden Jokowi utamakan.

 

1)                Penampilan.

2)                Pameran.

 

3)                Tak tangani isu mendesak.

4)                Tak atasi rakyat lapar.

 

Rocky Gerung soroti.

Rencana pemerintah.

 

Naikkan Pajak PPN.

Berlaku tahun 2025.

 

Tambah beban rakyat.

Daya beli makin turun.

 

"Kebijakan tidak adil.

Rakyat kesulitan.

 

Pemerintah tambah beban.

Pajak lebih tinggi," tegas Rocky Gerung.

 

Pengeluaran tinggi.

Sewa mobil mewah.

 

Tak tidak sesuai kondisi rakyat.

Butuh banyak bantuan.

 

Rocky Gerung harap.

Pemerintah Atasi masalah mendasar.

 

Tak fokus pameran kemewahan.

 

(Sumber Rocky Gerung)

 

35750. SALAH KECIL JADI BESAR SALAH BESAR HILANG

 


PALOH SALAH KECIL JADI BESAR SALAH BESAR HILANG

Oleh: Drs. HM. Yusron Hadi, M.M.

 

 

 

 

Ketua Umum Partai NasDem 

Surya Paloh menilai 

 

Pilkada 2024 tak asyik.

Jika calon tertentu.

Diskenario menang.

 

Ibaratnya.

Tak berburu di hutan.

Tapi berburu di kebun binatang. 

 

Surya Paloh tekankan.

Pilkada Serentak 2024.

 

1)        Jenjunjung tinggi etika.

2)        Adil bagi semua pihak.

 

3)        Bermain fair.

4)        Kompetisi adil.

 

5)        Berjuang bersama.

Secara adil.

 

 

Senin (12/8/2024).

 

Ia katakan.

Kompetisi pilkada.

 

1)                Tak indah.

2)                Jika calon pihak tertentu.

3)                Sejak awal skenario menang.

 

"Untuk apa bikin kompetisi?

Seperti kita berburu.

Berburu di mana?

 

Kita mencari:

1)                Rusa.

2)                Harimau.

 

3)                Gajah.

4)                Dan lainnya.

 

Berburu di mana?

"Kita berpikir berburu di hutan.

 

Tapi dia bilang tidak.

Hal itu tak laku lagi.

 

Paling efektif berburu.

Di kebun binatang.

 

Kita tinggal pilih.

Pilih harimau.

Pasti dapat.

 

Mau pilih gajah.

Juga ada.

 

Kompetisi ibarat berburu.

Di kebun Binatang.

 

Tak indah kompetisinya," paparnya.

 

Surya Paloh gerah.

Banyak kabar penangkapan.

Figur tertentu.

Diduga terlibat korupsi.

 

lndonesia kaya  ragam:

1)                Budaya.

2)                Adat istiadat .

 

3)                Banyak arif lokal.

4)                Banyak hal positif.

 

Penting digaungkan.

Dibanding kabar penangkapan.

 

Jangan terus menerus.

Berita A ditangkap.

B masuk penjara.

 

Sudah capek negeri ini.

Tiap hari hanya itu.

Yang dikonsumsi," lanjut dia.

 

Surya Paloh sebut.

Tak bangga.

Kabar penangkapan.

 

Figur tertentu.

Dugaan terlibat korupsi.

 

1)                Kepala Daerah ditangkap.

2)                Menteri dikejar.

 

3)                A ditangkap.

4)                B ditangkap.

 

Bangsa apa ini?

 

Atas nama berantas korupsi.

Merasa paling hebat," ucap Surya Paloh.

 

Ia menilai.

Figur tertentu.

 

Diamankan penegak hukum.

Terlibat korupsi.

 

Semua cepat nilai .

 

1)        Dia 'orang jahat'.

2)        Tak sensitif lagi.

 

3)        Tak ada empati.

4)        Tak ada kasihan.

 

Terlepas dia salah atau tidak," katanya.

 

Ia kelakar.

Salah kecil

Bisa jadi besar.

 

Tapi salah besar.

Bisa hilang begitu saja.

 

 

(Sumber Surya Paloh)