Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Thursday, August 14, 2025

43026. AL ANBIYA 30 BIG BANG LEDAKAN BESAR

 

 






AL ANBIYA 30 TEORI BIG BANG LEDAKAN BESAR

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM

 

Al-Quran surah Al-Anbiya (surah ke-21) ayat 30.


أَوَلَمْ يَرَ الَّذِينَ كَفَرُوا أَنَّ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ كَانَتَا رَتْقًا فَفَتَقْنَاهُمَا ۖ وَجَعَلْنَا مِنَ الْمَاءِ كُلَّ شَيْءٍ حَيٍّ ۖ أَفَلَا يُؤْمِنُونَ

 

Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi  keduanya dahulu suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapa mereka tidak juga beriman?

 

Catatan.

Sering dikaitkan fenomena sains modern:

 

1)        Big Bang.

2)        Sumber kehidupan dari air.

 

 Tafsir Klasik

Tafsir Tabari

 

1)        Langit dan bumi dahulu menyatu.

2)        Tak terbelah.

3)        Tak punya celah.

 

4)        Allah memisahkannya.

5)        Dari langit turun hujan.

6)        Dari bumi keluar tumbuhan.

 

7)        Sebagian ulama menafsirkan.

8)        Pada awalnya langit tak turunkan hujan.

9)        Bumi tak menumbuhkan tanaman.

 

10)  Allah “memisahkannya”.

11)  Dengan menurunkan hujan.

12)  Menumbuhkan tanaman.

 

Tafsir Ibnu Kasir

Ada 2 makna:

 

1)        Menyatu secara fisik.

Lalu dipisahkan.

 

Membentuk langit dan bumi.

Seperti sekarang.

 

2)        Menyatu dalam fungsi.

Tak ada kehidupan.

 

Lalu dipisahkan.

Ada hujan dan tumbuhan.

 

3)        Ayat ini bukti kekuasaan Allah.

4)        Menjadi hujjah untuk keesaan-Nya.

 

Tafsir Qurthubi

 

1)        Ratq secara bahasa: sesuatu yang menyatu tanpa celah.

 

2)        Memisahkan langit dan bumi mencakup makna kosmologis (penciptaan) dan ekosistem (hujan–tumbuhan).

 

3)        Frasa “dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup” bukti pentingnya air bagi seluruh makhluk.

 

 Tafsir Modern

 

1)        Sayid Quthb, Thantawi Jauhari.

2)        Selaras teori Big Bang.

 

3)        Alam semesta dahulu satu kesatuan yang sangat rapat (ratq).

 

4)        Kemudian terjadi pemisahan (fataq), membentuk galaksi, bintang, planet.

 

5)        Bagian “dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup”.

 

6)        Terbukti ilmiah bahwa air komponen esensial bagi semua bentuk kehidupan di bumi.

 

7)        Tapi para ulama tegaskan.

8)        Ayat ini bukan kitab sains.

 

9)        Hubungan dengan Big Bang mungkin tafsir tambahan.

 

10)  Bukan makna utama yang pasti.

 

Hikmah

 

1)        Keesaan Allah.

Penciptaan langit, bumi, dan kehidupan bukti kuasa Allah.

 

2)        Air adalah sumber kehidupan.

Semua makhluk hidup bergantung pada air.

 

3)        Ilmu dan iman saling melengkapi.

4)        Pengetahuan alam menguatkan keyakinan, bukan menggantikannya.

 

Ada 3 hal penting:

 

1)        Kekuasaan Allah dalam penciptaan.

Alam semesta teratur bukti Allah Maha Pencipta.

 

2)        Air sumber kehidupan.

Kita harus mensyukuri nikmat air dengan menjaganya, tak boros, dan tak mencemarinya.

 

3)        Iman lahir dari perenungan.

Semakin merenungi alam, semakin kenal kebesaran Allah.

 

Allah menutup ayat ini.

Dengan teguran: "Maka mengapa mereka tidak juga beriman?"

 

Artinya.

Ada orang sudah melihat tanda kekuasaan Allah.

Tetapi tetap berpaling.

 

Air Sebagai Sumber Kehidupan

 

1)        Bukti fakta ilmiah.

2)        Semua sel makhluk hidup.

3)        Butuh air untuk hidup.

 

4)        Tubuh manusia sekitar 70 persen air.

5)        Tak ada kehidupan di bumi tanpa air.

  •  

Penutup.

 

1)        Menjaga kelestarian air.

2)        Bagian perintah agama.

 

3)        Merusak sumber air.

4)        Merusak kehidupan.

 

Sumber

1)        Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.

2)        ChatGPT.

 

3)        Copilot.

4)        Cici.

 

5)        Claude.

6)        Grok.

 

 

 

43025. AL ANBIYA 31 GUNUNG JADI PASAK

 

 






 

AL ANBIYA 31 GUNUNG JADI PASAK AGAR BUMI TAK GOYAH

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM

 

 

 

 

 

Al-Quran surah An-Naba (surah ke-78) ayat 7.

 


وَالْجِبَالَ أَوْتَادًا

 

Dan gunung-gunung sebagai pasak?.

 

 

Al-Quran surah Al-Anbiya (surah ke-21) ayat 31.

 


وَجَعَلْنَا فِي الْأَرْضِ رَوَاسِيَ أَنْ تَمِيدَ بِهِمْ وَجَعَلْنَا فِيهَا فِجَاجًا سُبُلًا لَعَلَّهُمْ يَهْتَدُونَ

 

Dan telah Kami jadikan di bumi gunung-gunung kokoh supaya bumi (tidak) goncang bersama mereka dan telah Kami jadikan (pula) di bumi jalan-jalan yang luas, agar mereka mendapat petunjuk.

 

Al-Quran surah Lukman (surah ke-31) ayat 10.

 

خَلَقَ السَّمَاوَاتِ بِغَيْرِ عَمَدٍ تَرَوْنَهَا ۖ وَأَلْقَىٰ فِي الْأَرْضِ رَوَاسِيَ أَنْ تَمِيدَ بِكُمْ وَبَثَّ فِيهَا مِنْ كُلِّ دَابَّةٍ ۚ وَأَنْزَلْنَا مِنَ السَّمَاءِ مَاءً فَأَنْبَتْنَا فِيهَا مِنْ كُلِّ زَوْجٍ كَرِيمٍ

 

Dia Allah menciptakan langit tanpa tiang yang kamu melihatnya dan Dia meletakkan gunung-gunung (di permukaan) bumi supaya bumi itu tidak menggoyangkan kamu; dan mengembangbiakkan padanya segala macam jenis binatang. Dan Kami turunkan air hujan dari langit, lalu Kami tumbuhkan padanya segala macam tetumbuhan yang baik.

 

Tafsir Klasik

Tafsir Thabari

 

1)        Al-Awtad (pasak) artinya tiang yang menancap untuk mengokohkan sesuatu.

 

2)        Gunung diibaratkan pasak.

3)        Sebab memantapkan bumi dan mencegah berguncang berlebihan.

 

4)        Ungkapan ini majas (metafora).

 

5)        Pakai istilah pasak tenda yang menahan agar tidak roboh.

 

Tafsir Qurthubi

 

1)        Gunung adalah “awtad” bagi bumi seperti paku untuk tenda.

 

2)        Allah menempatkannya agar bumi tidak miring atau bergerak liar.

 

3)        Sejak penciptaan, gunung berfungsi sebagai penyeimbang kerak bumi.

 

Tafsir Ibnu Kasir

 

1)        Gunung punya akar menghunjam dalam bumi.

 

2)        Seperti pasak tenda yang masuk ke tanah, gunung juga memegang kerak bumi.

 

3)        Bukti kekuasaan Allah.

4)        Menciptakan bumi stabil untuk manusia.

 

 Tafsir Modern

 

Kaitkan dengan Geologi modern:

 

1)        Struktur Gunung
Geologi.

 

2)        Gunung tak hanya bagian terlihat di atas permukaan.

 

3)        Akar gunung dapat masuk jauh ke bawah tanah.

 

4)        Terkadang lebih dalam daripada tinggi bagian yang terlihat — mirip pasak.

 

5)        Fungsi Tectonic Stability.

 

6)        Gunung terbentuk dari pertemuan lempeng tektonik.

 

7)        Membantu “mengunci” kerak bumi.

8)        Mengurangi gerakan lateral.

 

9)        membuat wilayah sekitarnya relatif stabil.

 

10)  Konsep isostasy.

11)  Gunung menekan kerak bumi.

 

12)  Menjaga keseimbangan kerak dengan mantel.

13)  Tak “menghentikan gempa” sepenuhnya.

 

14)  Tapi memberi keseimbangan struktural.

 

Para ulama tegaskan .

1)        Al-Qur’an tak beri teori geologi terperinci.

2)         Tapi beri gambaran kekuasaan Allah.

 

3)        Dalam bahasa mudah dipahami manusia tiap zaman.

 

 Hikmah

1)        Tanda kebesaran Allah.

2)        Gunung megah bukti rancangan dan keteraturan ciptaan.

 

3)        Kehidupan yang stabil.

 

4)        Tanpa bumi stabil.

5)        Hidup manusia sulit berlangsung.

 

6)        Kesadaran Lingkungan.

7)        Agar manusia menjaga keseimbangan alam.

 

8)        Gunung juga berperan mengatur iklim, aliran air, dan tanah.

 

9)        Gunung tanda kekuasaan Allah.

10)  Gunung menjaga kehidupan .

 

11)  Dari aliran sungai, kesuburan tanah, hingga kestabilan iklim.

 

12)  Manusia harus menjaga alam.

13)  Tak merusak gunung.

14)  Tak merambah hutan secara liar.

 

15)  Merusak pasak bumi.

16)  Merusak kestabilan hidup sendiri.

 

 

Sumber

1)        Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.

2)        ChatGPT.

 

3)        Copilot.

4)        Cici.

 

5)        Claude.

6)        Grok.