Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tuesday, August 19, 2025

43073. AZ ZUMAR 5 BENTUK BUMI BULAT TAK DATAR

 

 





AZ ZUMAR 5 BENTUK BUMI BULAT TAK DATAR

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM

 

 

 

Al-Quran surah Az-Zumar (surah ke-39) ayat 5.

 


خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ بِالْحَقِّ ۖ يُكَوِّرُ اللَّيْلَ عَلَى النَّهَارِ وَيُكَوِّرُ النَّهَارَ عَلَى اللَّيْلِ ۖ وَسَخَّرَ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ ۖ كُلٌّ يَجْرِي لِأَجَلٍ مُسَمًّى ۗ أَلَا هُوَ الْعَزِيزُ الْغَفَّارُ

 

Dia Allah menciptakan langit dan bumi dengan (tujuan) yang benar; Dia menutupkan malam atas siang dan menutupkan siang atas malam dan menundukkan matahari dan bulan, masing-masing berjalan menurut waktu yang ditentukan. Ingatlah Dia Yang Maha Perkasa lagi Maha Pengampun.

 

Catatan.

 

1)        "… يُكَوِّرُ اللَّيْلَ عَلَى النَّهَارِ وَيُكَوِّرُ النَّهَارَ عَلَى اللَّيْلِ …".

2)        Dia menutupkan malam atas siang dan menutupkan siang atas malam …".

 

Tafsir:

 

1)        Kata “yukawwiru” = menggulung.

Seperti menggulung sorban di kepala.

 

2)        Isyarat bahwa malam dan siang mengitari bumi yang bulat, bukan datar.

 

3)        Tafsir Ibnu Kasir:

 

Siang dan malam saling menutupi, bergantian terus.

 

4)        Tafsir modern:

Pergantian siang dan malam.

 

Hanya mungkin terjadi.

Jika bumi berotasi dan berbentuk bulat.

 

Al-Quran surah An-Nazi‘at (surah ke-79) ayat 30.

 

وَالْأَرْضَ بَعْدَ ذَٰلِكَ دَحَاهَا

 

Dan bumi sesudah itu dihamparkan-Nya.

 

 

Tafsir.

 

1.        Kata “dahāhā”

Berasal dari kata “dahw”.

Artinya:

 

1)        Menghamparkan.

2)        Meluaskan.

 

3)        Membuat berbentuk bulat telur.

4)        Dahw al-duḥyā = sarang burung unta yang oval).

 

Tafisir klasik.

 

1)        Menghamparkan yaitu Allah menjadikan bumi layak dihuni.

 

Tafsir kontemporer.

 

1)        Bumi layak dihuni.

2)        Bentuk bumi bulat agak pepat (oblate spheroid)

3)        Sesuai makna “dahahā”.

 

Al-Quran surah Ar-Rahman (surah ke-55) ayat 33.

 


يَا مَعْشَرَ الْجِنِّ وَالْإِنْسِ إِنِ اسْتَطَعْتُمْ أَنْ تَنْفُذُوا مِنْ أَقْطَارِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ فَانْفُذُوا ۚ لَا تَنْفُذُونَ إِلَّا بِسُلْطَانٍ

 

Hai bangsa jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasi, kamu tidak dapat menembusnya kecuali dengan kekuatan.

 

Tafsir:

 

1)                Kata “aqṭār” (penjuru).

Berbentuk jamak.

Bukti bumi punya batas dari segala sisi.

 

2)                Para mufassir modern.

Selaras bumi berbentuk bulat.

Punya “cakrawala” dari segala arah.

 

Al-Quran surah Luqman (surah ke-31) ayat 29.

 


أَلَمْ تَرَ أَنَّ اللَّهَ يُولِجُ اللَّيْلَ فِي النَّهَارِ وَيُولِجُ النَّهَارَ فِي اللَّيْلِ وَسَخَّرَ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ كُلٌّ يَجْرِي إِلَىٰ أَجَلٍ مُسَمًّى وَأَنَّ اللَّهَ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ

 

Tidakkah kamu memperhatikan, bahwa sesungguhnya Allah memasukkan malam ke dalam siang dan memasukkan siang ke dalam malam dan Dia tundukkan matahari dan bulan masing-masing berjalan sampai kepada waktu yang ditentukan, dan sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.

 

Tafsir:

 

1)        “Memasukkan malam ke dalam siang”.

2)        Pergantian gradual.

 

3)        Tak langsung sekaligus.

4)        Sesuai rotasi bumi yang bulat.

 

5)         Cahaya siang dan kegelapan malam bergradasi.

 

Kesimpulan.

 

 

1)        Bumi berbentuk bulat.

Isyarat dari kata “yukawwiru” (Az-Zumar 5) dan dahahā (An-Nazi‘at 30).

 

2)        Pergantian siang dan malam bertahap.

Hanya mungkin pada bumi bulat yang berotasi.

 

3)        Orbit benda langit.

Matahari dan bulan tunduk pada hukum kosmik (Yasin 40).

 

4)        Al-Qur’an tak pernah sebut bumi datar.

 

5)         Tapi sering pakai kata hamparan (mahduhā, suthihat, farashnāhā).

 

6)        Dalam arti layak dihuni.

7)        Bukan bentuk fisik.

 

 

Sumber

1)        Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.

2)        ChatGPT.

 

3)        Copilot.

4)        Cici.

 

5)        Claude.

6)        Grok.

 

 

43072. ALI IMRAN 61 MUBAHALAH NABI DAN NASRANI

 

 




ALI IMRAN 61 MUBAHALAH NABI DAN NASRASI

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM

 

 

 

Mubāhalah (المُبَاهَلَةُ)

Dalam Islam.

 

Artinya:

 

1)        Saling berdoa pada Allah.

2)        Agar menurunkan laknat.

 

3)        Kepada pihak yang berdusta.

4)        Dalam perselisihan agama.

 

Secara Bahasa, “Al-mubāhalah”.

Berasal dari kata “al-bahl” (البهل).

 

Artinya:

1)        Melepas.

2)        Meninggalkan.

 

Dalam konteks doa.

Yaitu menyerahkan urusan pada Allah.

 

Sambil memohon.

Agar Allah melaknat pihak yang dusta.

 

Al-Qur’an surah Āli ‘Imrān (surah ke-3) ayat 61.


فَمَنْ حَاجَّكَ فِيهِ مِنْ بَعْدِ مَا جَاءَكَ مِنَ الْعِلْمِ فَقُلْ تَعَالَوْا نَدْعُ أَبْنَاءَنَا وَأَبْنَاءَكُمْ وَنِسَاءَنَا وَنِسَاءَكُمْ وَأَنْفُسَنَا وَأَنْفُسَكُمْ ثُمَّ نَبْتَهِلْ فَنَجْعَلْ لَعْنَتَ اللَّهِ عَلَى الْكَاذِبِينَ

 

Siapa yang membantahmu tentang kisah Isa sesudah datang ilmu (yang meyakinkan kamu), maka katakana (Muhammad)  (padanya): "Mari kita memanggil anak kami dan anak kamu, isteri kami dan isteri kamu, diri kami dan diri kamu; kemudian mari kita bermubahalah kepada Allah dan kita minta supaya laknat Allah ditimpakan kepada orang yang dusta.

 

Catatan.

 

1)        Ayat ini turun ketika Nabi Muhammad dialog dengan delegasi Nasrani Najran.

 

2)        Yang berselisih tentang hakikat Nabi Isa.

3)        Setelah penjelasan tak diterima.

 

4)        Allah memerintahkan mubahalah.

5)        Tapi pihak Nasrani mengurungkan diri.

 

6)        Sebab takut jika memang salah.

7)        Maka laknat Allah akan menimpa mereka.

 

Mubāhalah.

1)        Cara terakhir dalam dakwah atau berdialog.

2)         Saat argumen sudah jelas.

3)        Tapi lawan masih keras kepala.

 

4)        Yaitu berdoa serius kepada Allah.

5)        Agar tampak yang benar dan dusta.

 

 

Tafsir Ibnu Kasir

 

1)        Ayat ini turun terkait delegasi Nasrani Najran.

2)        Yang berselisih tentang hakikat Isa.

 

3)        Mereka tetap ngotot bahwa Isa adalah Tuhan atau anak Tuhan.

 

4)        Allah memerintahkan Nabi Muhammad.

5)        Untuk mengajak mereka mubāhalah.

 

6)        Jika mereka menolak kebenaran.

7)        Tapi ketika melihat kesungguhan Nabi.

 

8)         Nabi datang bersama keluarga terdekatnya.

9)        Yaitu Ali, Fatimah, Hasan, Husain.

 

10)  Nasrani Najran takut laknat Allah akan menimpa.

 

11)  Mereka menolak mubahalah.

12)  Memilih damai dengan bayar jizyah.

 

Tafsir Qurthubi

 

1)        Perintah mubāhalah.

2)        Bukti kuatnya keyakinan Nabi Muhammad bahwa dirinya benar.

 

3)        Orang Nasrani Najran akhirnya mundur.

4)        Sebab mereka tahu.

 

5)        Jika Nabi Muhammad benar seorang rasul.

6)        Maka laknat Allah pasti menimpa mereka.

 

7)        Mubāhalah cara terakhir dalam debat agama.

8)        Bukan langkah pertama.

 

Hikmah Mubāhalah

 

1)        Bukti kebenaran risalah Nabi Muhammad.

 

2)        Menjadi dalil bahwa Nabi membawa keluarganya yang suci untuk bukti serius.

 

3)        Menjadi contoh adab berdakwah.

4)        Mulai dengan hujah argument.

 

5)        Jika ditolak, maka mubahalah.

6)        Tapi bukan dengan hawa nafsu.

 

Sumber

1)        Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.

2)        ChatGPT.

 

3)        Copilot.

4)        Cici.

 

5)        Claude.

6)        Grok.