Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Saturday, May 2, 2026

55466. SAMPEL HADIS MELAWAN QURAN

 





SAMPEL HADIS BERTENTANGAN DENGAN QURAN

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM

 

 

 

Dalam Islam

1)        Al-Qur’an

 

a.        Sumber utama

b.        Pasti terjaga.

 

2)        Hadis

 

Hadis perlu diteliti:

 

a.         Sanad.

b.        Isi.

c.        Maknanya.

 

Jika ada hadis

Tampak bertentangan dengan Qur’an

 

Maka sikap ilmiahnya:

Yaitu:

1)        Cek

Apakah:

a.        Hadis sahih atau lemah

b.        Maknanya benar dipahami

 

2)        Bisa jadi:

 

a.        Hadis khusus

b.        Qur’an umum

 

3)        Jika hadis jelas bertentangan dengan Quran.

4)        Maka Qur’an didahulukan

 

Sejalan logika modern:

1)        Sumber primer kalahkan sumber sekunder.

 

Contoh sering dibahas

Yaitu:

 

1)        Hadis mayit disiksa karena tangisan keluarga

 

2)        Hadis rajam pezina vs Qur’an cambuk 100 kali

 

3)        Hadis lalat jatuh dalam minuman

4)        Hadis wanita kurang akal dan agama

Penjelasan.

 

 

A.        Hadis tentang mayit disiksa karena tangisan keluarga

 

1)        Ada riwayat:

 

a.        Mayit disiksa

b.        Sebab keluarganya menangis.

 

2)        Tapi Qur’an berkata:

 “Seseorang tak pikul dosa orang lain.”

 

Al-Qur’an tegaskan

1)        Orang tak pikul dosa orang lain

2)        Beberapa kali diulang.

 

3)        Bukti prinsip keadilan Allah

4)        Dan tanggung jawab pribadi.

QS Al-An’am (6:164)

 “Dan seseorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain.”

 

QS Al-Isra’ (17:15)

“Dan orang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain.”

 

QS Fatir (35:18)

“Dan orang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain.”

 

QS Az-Zumar (39:7)

“Dan seseorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain.”

 

QS An-Najm (53:38)

“Bahwa seseorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain.”

 

Makna

 

1)        Anak tak menanggung dosa ayah.

2)        Ayah tak menanggung dosa anak.

 

3)        Ustaz tak menanggung dosa jamaah.

4)        Tiap orang tanggung jawab sendiri.

 

Tapi Ada Catatan

 

1)        Orang menyesatkan orang lain.

2)        Dia tanggung dosa sendiri

 

3)        Ditambah dosa

4)        Akibat pengaruh buruknya.

 

5)        Tak pindahkan dosa orang lain

6)        Pada dirinya.

 

QS An-Nahl 16:25

 

“Agar mereka memikul dosanya sendiri secara penuh dan sebagian dosa orang yang disesatkan.”

 

Prinsip Qur’an sangat adil:

 

1)        Tidak ada dosa warisan.

2)        Tidak ada kambing hitam.

 

3)        Tidak ada transfer dosa.

4)        Tiap jiwa tanggung jawab sendiri.

Top of Form

Bottom of Form

 

Kenapa hadis dianggap bertentangan dengan Quran?

Jawaban.

 

1)        Keluarga menangis

2)        Lalu mayit disiksa.

 

3)        Seolah mayit

4)        Menanggung dosa orang lain.

 

Penjelasan ulama

Maksudnya

 

1)        Jika semasa hidup

2)        Mayit perintahkan ratapan jahiliah

 

3)        Atau hadis dipahami khusus

 

4)        Aisyah binti Abu Bakar

5)        Kritisi pahaman literal

6)        Riwayat ini

 

Logika modern

 

1)        Hukuman tanpa tanggung jawab pribadi

2)        Maka tidak adil.

 

3)        Qur’an tegas keadilan individu.

 

B.        Hadis rajam pezina vs Qur’an cambuk 100 kali

 

1)        Ada riwayat hadis hukuman rajam.

 

2)        Tapi Qur’an sebut:

Pezina perempuan dan laki-laki, dera masing-masing 100 kali.

 

Kenapa diperdebatkan?

 

1)        Qur’an sebut hukuman jelas.

2)        Tapi hadis sebut bentuk lain.

 

Pendapat ulama

 

1)        Mayoritas fiqih gabungkan:

 

a.        Ayat untuk ghairu muhshan (bujangan)

b.        Rajam untuk muhshan (menikah)

 

Logika modern

 

1)        Aturan pidana utama

2)        Tertulis jelas di konstitusi (Qur’an).

 

3)        Maka tambahan hukuman dari hadis

4)        Perlu sangat kuat buktinya.

 

 

C.        Hadis lalat jatuh dalam minuman

 

1)        Riwayat hadis:

 

a.        Jika lalat jatuh dalam minuman

b.        Maka lalat itu celupkan

 

c.         Sebab 1 sayap penyakit

d.        Dan 1 sayap obat.

 

Kenapa diperdebatkan?

 

1)        Bertentangan prinsip kebersihan

2)        Dalam Qur’an.

 

3)        Allah mencintai orang bersih dan suci.

 

Logika modern

 

1)        Kebersihan, higienitas, dan pencegahan penyakit penting.

2)        Sebagian ulama pahami hadis kontekstual.

 

3)        Bukan perintah wajib universal.

 

 

D.        Hadis perempuan kurang akal dan agama

 

1)        Riwayat populer ini

2)        Dipahami rendahkan perempuan.

 

3)        Qur’an tegaskan:

 

a.        Yang paling mulia adalah yang paling takwa.

 

b.        Laki-laki dan perempuan sama-sama dapat balasan amal.

 

Logika modern

 

1)        Jika dipahami literal

2)        Merendahkan semua Perempuan.

 

3)        Bertentangan prinsip keadilan

4)        Dalam Qur’an.

 

5)        Ulama jelaskan

 

a.         Konteks hukum

b.        Saksi dan ibadah

 

c.        Waktu haid

d.        Tak hina intelektual.

 

Prinsip Qur’an dan logika modern

Dalam islam.

 

1)        Hadis tampak bertentangan dengan Quran.

 

2)        Tak langsung ditolak.

 

Yang dilakukan:

 

1)        Teliti riwayatnya

2)        Lihat konteks sejarah

 

3)        Lihat bahasa Arabnya

4)        Dulukan ayat Qur’an yang pasti

 

5)        Pakai akal sehat dan keadilan

 

Rumus

 

1)        Qur’an

Pasti wahyu terjaga

 

2)        Hadis

Perlu verifikasi manusia

 

3)        Wajar Qur’an jadi standar penguji.

 

Penutup

 

1)        Pertentangan Hadis dan Quran

 

2)        Berasal dari

 

a.        Salah paham.

b.        Konteks hilang.

c.        Riwayat lemah

 

3)        Bukan benturan asli Nabi dan Qur’an.

 

 

Sumber

 

1) Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.

2) Tafsirq.com

3) ChatGPT

Top of Form

Bottom of Form

 

 

 

 

Bottom of Form

Top of Form

Bottom of Form

 

Top of Form

Bottom of Form

 

 

55465. LUCU MKKS SIDOARJO DI HOTEL PURNAMA BATU

 





LUCU MKKS SIDOARJO DI HOTEL PURNAMA BATU

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM.

 

 

 

 

1.        HUMOR BANK ES-A-TE

 

 

Beberapa tahun lalu

 

Sebanyak 44 orang kepala SMP Negeri Sidoarjo, dari sekolah masing-masing, berangkat menuju ke Malang.

 

Sebagian besar memakai kendaraan sendiri, tetapi beberapa orang bergabung dengan temannya, termasuk saya.

 

Dengan satu tujuan, hotel Purnama, Batu, Malang, mengikuti acara Program MKKS Bermutu.

 

Saya ikut menumpang mobil teman, berangkat dari Bogi, Pademo Negoro, Sukodono.

 

Pak Rodhi, sebagai joki yang mengendalikan “kuda”, agar baik jalannya.

 

Duduk di sebelah kiri Pak Rodhi adalah Pak Azhari, si “ahli hisab”.

 

Tentu saja, sambil kebul-kebul, duduk dengan santai sambil merokok.

 

Pak Azhari, si “kepala suku” yang menentukan “abang ijonya” rombongan.

 

Kapan berangkat, jalur yang dilewati, di mana mampir, kapan berhenti untuk makan dan “pipis”.

 

Di belakang Pak Rodhi, duduk Pak Hariono, si “raja lokal” yang memiliki IP tinggi.

 

Makna IP di sini, bukan hanya berarti Indeks Prestasi waktu kuliah, juga bermakna “ilmu pendekatan”.

 

Terbukti, selama bertugas sebagai kepala sekolah selalu berada di lokasi dekat tinggalnya.

 

Pak Ari, duduk di kursi sebelah kiri Pak Hariono.

 

Pak Ari mendapat julukan si “panglima pinggiran”.

 

Laksana sebuah peperangan, mulai dari pinggiran, kemudian menguasai pusat kota.

 

Artinya, Pak Ari merasa “senang” dan “nyaman” bertugas di sekolah pinggiran.

 

Sedangkan saya, duduk di dekat pintu mobil, bertugas sebagai “kernet” yang membuka dan menutup pintu mobil, agak mirip dengan Pak Ari.

 

Kami menunggang mobil Toyota Avanza, berwarna silver.

 

Toyota Avanza adalah jenis mobil yang “ditakuti” oleh para sopir bus.

 

Mengapa?

Karena tidak dapat disalip.

 

Percuma mendahului mobil Toyota Avanza.

Ketika berhasil mendahului satu mobil Avanza.

 

Ternyata, di depan bus, masih ada mobil Avanza lagi.

 

Menyalip lagi, masih ada lagi, begitu seterusnya, saking banyaknya.

 

Selama perjalananan, kami membahas topik “ngalor ngidul”, bicara “nggedabrus”, dan “ngomong blek”, sambil mendengarkan radio SS, Radio Suara Surabaya.

 

Saat itu, Yoyong Burhanuddin, penyiar SS menyampaikan telah terjadi peristiwa kejahatan yang terjadi di suatu Bank Surabaya.

 

Si penjahat memakai semacam isolasi “double tape” untuk menghambat jalan masuk dan keluarnya kartu yang dipasang di mulut lubang masuk dan keluar Kartu ATM.

 

Dengan modus itu, penjahat memanfaatkan model itu untuk melakukan niat jahatnya.

 

Saya mengawali pembicaraan, “Bank yang ditakuti pedagang adalah Bank Krut, karena pedagang yang “bangkrut”, artinya barang dagangannya telah habis, tetapi uangnya juga ludes tidak ada sisanya.

 

“Bank yang amat menjengkelkan adalah Bank ES-A-TE,” ujar Pak Azhari.

 

“Bank apa itu?” tanya kami serentak.

“Bangsat!”, seru Pak Azhari dan kami tertawa meledak berderai bersama.

 

Tetapi Pak Ari diam saja.

Mengapa?

 

“Gak lucu”, teriak Pak Ari, sambil tersenyum.

Kami tambah tertawa meledak.

 

Ya, sungguh lucu, wong humor kok tidak lucu.

 

Berarti kan lucu!


 

2.        HUMOR PERMAINAN TINGKAT TINGGI

 

 

      Setelah salat Subuh, beberapa orang sudah siap berpakaian olah raga. Mereka membawa peralatan tenis lapangan, berangkat dari kamar masing-masing menuju lapangan tenis di pojok hotel Purnama, Batu, Malang.

 

 

     Para pemain tenis lapangan sudah melakukan pemanasan di lapangan. Pak Hartoyo, Pak Solik, Pak Arie, Pak Wahid, sudah berkeringat sejak langit masih gelap.

 

Saya, Pak Mujib, Pak Kayis, Pak Afani, dan beberapa orang dari kabupaten lain duduk manis di kursi tepi lapangan menyaksikan permainan.

 

 

    Permainan tenis kelompok pertama selesai. Pak Wahid berkata,”Ayo, sekarang giliran Pak Yusron, pemain tenis rasa badminton untuk turun ke lapangan.”

 

 

     Saya berpasangan dengan Pak Hartoyo berhadapan dengan pasangan Pak Solik dan Pak Wahid.

 

      Saya mengenal olahraga badminton sejak kecil. Paman saya (Pak Chusyairi) adalah seorang mantri kesehatan yang mempunyai lapangan badminton di samping rumahnya di Desa Panjunan, Sukodono, Sidoarjo. Saya sering ikut menonton dan bermain bersama teman-teman sebaya.

 

 

     Tangan saya sudah terbentuk lama untuk bermain badminton. Saya bermain tenis lapangan baru ikut belajar setelah menjadi kepala sekolah dan biasanya bermain tenis ketika ada kegiatan di luar kota yang ada lapangan tenisnya.

 

 

     Saya mempunyai raket tenis lapangan bekas pakai merk BB di Pasar Sepanjang, Taman, Sidoarjo  seharga Rp. 100.000,- dan sepatu olah raga merk Kodachi seharga Rp. 85.000,- di Toko Santi Jaya Sukodono.

 

 

      Permainan baru dimulai, saya menerima bola yang diserve oleh Pak Wahid

 

Dan bola terbang melambung jauh di atas pagar besi setinggi sekitar 5 meter dan jatuh di luar pagar lapangan tenis.

 

 

     Pak Wahid berteriak,”Hebat, ini adalah permainan tingkat tinggi.” “Ya, sungguh hebat! Pak Yusron adalah pemain tingkat tinggi, karena pukulannya jauh meninggi melewati atas pagar lapangan tenis,” teriak Pak Arie dengan sumringah.

 

 

      Pak Hartoyo dan Pak Solik berteriak bersamaan,” Ya, Pak Yusron adalah pemain tenis lapangan rasa badminton!”

 

Semua orang yang menyaksikan bola melambung tinggi keluar lapangan, tertawa membahana.

 

 

      Saya juga ikut gembira dengan pukulan menyentak ala badminton ternyata mampu  menghilangkan bola tenis dan membuat semua orang tertawa terbahak-bahak.

 

 

    Menertawakan diri sendiri dan tidak menyinggung orang lain adalah salah satu hiburan yang menyenangkan.