BAIAT POHON
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

1. Al-Quran surah Al-Fath
(surah ke-48) ayat 18.
۞ لَقَدْ رَضِيَ اللَّهُ عَنِ الْمُؤْمِنِينَ
إِذْ يُبَايِعُونَكَ تَحْتَ الشَّجَرَةِ فَعَلِمَ مَا فِي قُلُوبِهِمْ فَأَنْزَلَ
السَّكِينَةَ عَلَيْهِمْ وَأَثَابَهُمْ فَتْحًا قَرِيبًا
Sesungguhnya Allah
telah rida terhadap orang-orang mukmin ketika mereka berjanji setia kepadamu (Muhammad)
di bawah pohon. Allah mengetahui apa yang ada dalam hati mereka, lalu
memberikan ketenangan atas mereka dengan memberi balasan dengan kemenangan yang
dekat (waktunya).
2. Asbabun nuzul
(penyebab turunnya) surah Al-Fath (surah ke-48) ayat 18.
1) Salamah bin Akwa menjelaskan
ayat ini turun berkenaan dengan Baiat Pohon.
2) Para sahabat Rasulullah
sedang beristirahat di siang hari.
3) Seorang utusan Rasulullah
datang dan berseru,”Wahai kaum muslimin, mari kita berjanji (berbaiat).”
4) Kami segera mendatangi
Rasulullah yang berada di bawah pohon samurah.
5) Kemudian kami berbaiat
kepada Rasulullah.
6)
Kemudian turun ayat 18 ini.
Daftar Pustaka
1. Hatta, DR. Ahmad.
Tafsir Quran Per Kata, Dilengkapi dengan Asbabun Nuzul dan Terjemah. Penerbit
Pustaka Maghfirah, Jakarta 2011.
2. Al-Quran Digital,
Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2.
3. Tafsirq.com online.
0 comments:
Post a Comment