Monday, January 26, 2026

54773. BELI MOBIL DIANGSUR RIBA DAN TAK RIBA

 


CONTOH BELI MOBIL DIANGSUR RIBA DAN TAK RIBA

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM

 

 

 

A.       Contoh beli mobil yang mengandung riba:

 

1)        Andi datang ke showroom mobil.

2)        Harga cash mobil Rp200 juta.

 

3)        Karena tak punya uang tunai.

4)        Sales tawarkan kredit

 

5)        Lewat perusahaan pembiayaan

6)        Jasa leasing konvensional.

 

Skemanya seperti ini:

1)        Andi bayar DP Rp20 juta.

2)        Sisanya Rp180 juta “dibiayai” oleh leasing.

 

3)        Di kontrak tertulis bunga.

4)        Misalnya 10% per tahun.

5)        Selama 5 tahun.

 

6)        Setelah dihitung.

7)        Total yang harus dibayar Andi.

 

8)         Selama masa kredit

9)        Sekitar Rp270 juta.

 

Setiap bulan

1)        Andi bayar mencicil.

2)        Jika Andi telat bayar

 

3)        Maka kena denda.

4)        Dalam beberapa kasus.

 

5)        Dendanya menambah jumlah utang.

 

Yang sebenarnya terjadi

 

1)        Leasing meminjamkan uang Rp180 juta pada Andi.

 

2)        Andi harus mengembalikan lebih banyak.

3)        Karena faktor waktu.

 

4)        Tambahan puluhan juta.

5)        Bukan jual beli mobil baru.

 

6)        Tapi bunga atas pinjaman uang.

7)        Ini termasuk RIBA

 

8)        Hukumnya HARAM:

 

9)        Sebab utang uang

10)  Dibayar dengan uang lebih banyak.

 

B.       Contoh beli mobil yang TIDAK RIBA:

 

Skema Lembaga Biaya Syariah.

 

1)        Budi ingin membeli mobil.

2)        Harga cash Rp200 juta.

 

3)        Ia datang ke Bank

4)        Atau Leasing Syariah.

 

Prosesnya berbeda.

 

1)        Pihak Syariah terlebih dahulu

2)        Membeli mobil itu dari dealer.

 

3)        Mobil itu sempat jadi milik Leasing.

4)        Setelah itu.

 

5)         Mereka jual mobil itu pada Budi.

6)        Dengan akad jual beli cicilan.

 

Di awal akad disepakati:

 

1)        Harga jual mobil cicilan Rp240 juta

2)        Selama 5 tahun.

 

3)        Angka Rp240 juta

4)        Sudah final dari awal.

 

5)        Cicilan per bulan tetap

6)        Tak berubah

 

7)        Sampai lunas.

8)        Tak ada istilah bunga persen per tahun.

 

9)        Yang ada harga jual dan margin untung

10)  Dari penjualan mobil itu.

 

11)  Jika Budi telat bayar

12)  Maka bisa ada denda disiplin.

 

13)  Tapi denda itu tak jadi untung Lembaga.

14)   Biasanya alokasi untuk dana sosial.

 

15)  Tak membuat pokok utangnya berbunga.

 

Yang terjadi

 

1)        Transaksi jual beli mobil.

2)        Dengan bayar bertahap.

 

3)        Tambahan Rp40 juta

4)        Untung penjual dalam jual beli barang.

 

5)        Bukan tambahan

6)        Atas pinjaman uang.

 

7)        Akad jual beli nyata.

8)        Bukan utang berbunga.

 

9)        Maka ini BUKAN RIBA.

 

C.       Perbedaan paling mendasar

 

Pada skema riba

1)        Terjadi “jual beli” uang.

 

Pada skema halal.

1)        Proses jual beli mobil.

2)        Dengan harga cicilan

3)        Disepakati sejak awal.

 

 

1.        QS Al-Baqarah (2:275)

 

“Allah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba.”

 

1)        Ayat ini tegaskan perbedaan:

2)        Bisnis itu halal.

3)        Tapi tambahan dari utang (riba) itu haram.

 

QSu Al-Baqarah (2:276)


يَمْحَقُ اللَّهُ الرِّبَا وَيُرْبِي الصَّدَقَاتِ ۗ وَاللَّهُ لَا يُحِبُّ كُلَّ كَفَّارٍ أَثِيمٍ

 

Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah. Dan Allah tidak suka tiap orang tetap kafir dan selalu berbuat dosa.

 

Catatan.

1)        “Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah.”

 

2)        Artinya, harta dari riba tak berkah.

3)        Sedekah justru tumbuhkan kebaikan.

 

 

QS Al-Baqarah (2:278-279)

Temukan lebih banyak

Al Quran

Al-Qur'an

Quran

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَذَرُوا مَا بَقِيَ مِنَ الرِّبَا إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ

 

278. Hai orang-orang beriman, bertakwalah kepada Allah dan tinggalkan sisa riba (yang belum dipungut) jika kamu orang-orang yang beriman.

 

فَإِنْ لَمْ تَفْعَلُوا فَأْذَنُوا بِحَرْبٍ مِنَ اللَّهِ وَرَسُولِهِ ۖ وَإِنْ تُبْتُمْ فَلَكُمْ رُءُوسُ أَمْوَالِكُمْ لَا تَظْلِمُونَ وَلَا تُظْلَمُونَ

 

279. Maka jika kamu tidak mengerjakan (meninggalkan sisa riba), maka ketahui bahwa Allah dan Rasul-Nya akan memerangimu. Dan jika kamu bertobat (dari ambilriba), maka bagimu pokok hartamu; kamu tak menganiaya dan tak (pula) dianiaya.

 

 

 

1)        Peringatan paling keras di Al-Qur’an.

2)        Riba dipandang zalim

3)        Dalam sistem ekonomi.

 

QS Ali ‘Imran (3:130)


يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَأْكُلُوا الرِّبَا أَضْعَافًا مُضَاعَفَةً ۖ وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

 

Hai orang-orang beriman, jangan kamu memakan riba dengan berlipat ganda dan bertakwalah kamu kepada Allah supaya kamu mendapat keberuntungan.

Catatan.

1)        Pada masa jahiliyah.

2)        Utang bisa berlipat-lipat

 

3)        Saat jatuh tempo.

4)        Ayat ini melarang penindasan itu.

 

QS An-Nisa (4:161)

 

وَأَخْذِهِمُ الرِّبَا وَقَدْ نُهُوا عَنْهُ وَأَكْلِهِمْ أَمْوَالَ النَّاسِ بِالْبَاطِلِ ۚ وَأَعْتَدْنَا لِلْكَافِرِينَ مِنْهُمْ عَذَابًا أَلِيمًا

 

Dan sebab mereka memakan riba, padahal sesungguhnya mereka telah dilarang darinya, dan karena mereka memakan harta benda orang dengan jalan batil. Kami telah menyediakan untuk orang kafir di antara mereka itu siksa yang pedih.

 

Catatan.

1)        Bukti larangan riba.

2)        Juga pada umat sebelum Islam.

 

QS Ar-Rum (30:39)


وَمَا آتَيْتُمْ مِنْ رِبًا لِيَرْبُوَ فِي أَمْوَالِ النَّاسِ فَلَا يَرْبُو عِنْدَ اللَّهِ ۖ وَمَا آتَيْتُمْ مِنْ زَكَاةٍ تُرِيدُونَ وَجْهَ اللَّهِ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُضْعِفُونَ

 

Dan sesuatu riba (tambahan) yang kamu berikan agar dia bertambah pada harta manusia, maka riba tidak menambah pada sisi Allah. Dan apa yang kamu berikan berupa zakat yang kamu maksudkan untuk mencapai rida Allah, maka (yang berbuat demikian) itu orang-orang yang melipat gandakan (pahalanya).

 

Catatan.

1)        Secara lahiriah.

2)        Riba terlihat menambah harta.

 

3)        Tapi di sisi Allah

4)        Tak bernilai dan tak berkah.

 

Kesimpulan

 

Al-Qur’an gambarkan riba

1)        Perbuatan zalim

2)        Menghilangkan berkah

 

3)        Merusak keadilan ekonomi

4)        Dilarang dengan peringatan sangat keras

 

Sebaliknya, Islam mendorong:

1)                Jual beli yang adil

2)                Sedekah

3)                Kerja sama usaha (bagi hasil)

 

 

Sumber

1)        Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.

2)        ChatGPT.

 

3)        Copilot.

4)        Cici.

 

5)        Claude.

6)        Grok.

7)        Meta AI

 

Bottom of Form

 

 

 

 

 

 

 

Sumber

8)        Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.

9)        ChatGPT.

 

10)  Copilot.

11)  Cici.

 

12)  Claude.

13)  Grok.

14)  Meta AI

 

Bottom of Form

 

 

Bottom of Form

 

0 comments:

Post a Comment