SURGA NABI ADAM DAN SURGA AKHIRAT DI
QURAN
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM
Perbedaan:
1)
Surga Nabi Adam
2)
Surga akhirat
Dalam A-Quran
A.
Surga Nabi Adam
1)
Surga tempat Nabi Adam dan Hawa.
2)
Sebelum turun ke bumi.
Ciri-cirinya dari ayat Al-Qur’an:
1)
Ada larangan mendekati satu pohon
QS Al-Baqarah (2:35)
وَقُلْنَا يَا آدَمُ اسْكُنْ أَنْتَ
وَزَوْجُكَ الْجَنَّةَ وَكُلَا مِنْهَا رَغَدًا حَيْثُ شِئْتُمَا وَلَا تَقْرَبَا
هَٰذِهِ الشَّجَرَةَ فَتَكُونَا مِنَ الظَّالِمِينَ
Dan Kami berfirman: "Hai Adam, diami oleh kamu dan istrimu
surga ini, dan makanlah makanannya yang banyak lagi baik di mana saja kamu
sukai, dan jangan kamu dekati pohon ini, yang menyebabkan kamu termasuk orang
yang zalim.
2)
Ada Iblis bisa masuk dan menggoda
QS Al-A’raf (7:20)
فَوَسْوَسَ لَهُمَا الشَّيْطَانُ لِيُبْدِيَ لَهُمَا مَا وُورِيَ عَنْهُمَا مِنْ
سَوْآتِهِمَا وَقَالَ مَا نَهَاكُمَا رَبُّكُمَا عَنْ هَٰذِهِ الشَّجَرَةِ إِلَّا
أَنْ تَكُونَا مَلَكَيْنِ أَوْ تَكُونَا مِنَ الْخَالِدِينَ
Maka setan membisikkan
pikiran jahat kepada keduanya untuk menampakkan kepada keduanya apa yang
tertutup dari mereka yaitu auratnya dan setan berkata: "Tuhan kamu tidak
melarangmu dan mendekati pohon ini, melainkan supaya kamu berdua tidak menjadi
malaikat atau tidak menjadi orang kekal (dalam surga)".
3)
Adam dan Hawa bisa dikeluarkan dari
sana
QS Al-Baqarah (2:36)
فَأَزَلَّهُمَا الشَّيْطَانُ عَنْهَا فَأَخْرَجَهُمَا مِمَّا كَانَا فِيهِ ۖ
وَقُلْنَا اهْبِطُوا بَعْضُكُمْ لِبَعْضٍ عَدُوٌّ ۖ وَلَكُمْ فِي الْأَرْضِ
مُسْتَقَرٌّ وَمَتَاعٌ إِلَىٰ حِينٍ
Lalu keduanya
digelincirkan oleh setan dari surga itu dan dikeluarkan dari keadaan semula dan
Kami berfirman: "Turunlah kamu! sebagian kamu menjadi musuh bagi yang lain,
dan bagi kamu ada tempat kediaman di bumi, dan kesenangan hidup sampai waktu
yang ditentukan".
4)
Setelah melanggar, mereka diturunkan
ke bumi
Artinya:
1)
Surga tempat ujian.
2)
Belum tempat balasan kekal.
B.
Surga Akhirat
1.
Surga akhirat adalah tempat balasan
bagi orang beriman setelah hari kiamat.
2.
Ciri-cirinya dalam Al-Qur’an:
1)
Tak ada lagi larangan yang membuat
orang berdosa
2)
Tak ada Iblis dan tak ada godaan
Setan tak lagi berkuasa
QS Ibrahim (14:22)
وَقَالَ
الشَّيْطَانُ لَمَّا قُضِيَ الْأَمْرُ إِنَّ اللَّهَ وَعَدَكُمْ وَعْدَ الْحَقِّ
وَوَعَدْتُكُمْ فَأَخْلَفْتُكُمْ ۖ وَمَا كَانَ لِيَ عَلَيْكُمْ مِنْ سُلْطَانٍ
إِلَّا أَنْ دَعَوْتُكُمْ فَاسْتَجَبْتُمْ لِي ۖ فَلَا تَلُومُونِي وَلُومُوا
أَنْفُسَكُمْ ۖ مَا أَنَا بِمُصْرِخِكُمْ وَمَا أَنْتُمْ بِمُصْرِخِيَّ ۖ إِنِّي
كَفَرْتُ بِمَا أَشْرَكْتُمُونِ مِنْ قَبْلُ ۗ إِنَّ الظَّالِمِينَ لَهُمْ عَذَابٌ
أَلِيمٌ
Dan berkata setan tatkala perkara (hisab) telah selesai:
"Sesungguhnya Allah telah menjanjikan kepadamu janji yang benar, dan
akupun telah menjanjikan kepadamu tapi aku menyalahinya. Sekali-kali tidak ada
kekuasaan bagiku terhadapmu, melainkan (sekedar) aku menyeru kamu lalu kamu
mematuhi seruanku, oleh sebab itu jangan kamu mencerca aku tapi cercalah dirimu
sendiri. Aku sekali-kali tidak dapat menolongmu dan kamupun sekali-kali tidak
dapat menolongku. Sesungguhnya aku tidak membenarkan perbuatanmu
mempersekutukan aku (dengan Allah) sejak dahulu". Sesungguhnya orang-orang
yang zalim itu mendapat siksaan pedih.
3)
Penghuninya tak akan dikeluarkan
selamanya
(Al-Hijr (15:48)
لَا يَمَسُّهُمْ فِيهَا نَصَبٌ وَمَا هُمْ مِنْهَا بِمُخْرَجِينَ
Mereka tidak merasa
lelah di dalamnya dan mereka sekali-kali tidak akan dikeluarkan darinya.
4)
Tak ada derita, takut, atau sedih
(Al-Baqarah (2:62)
إِنَّ الَّذِينَ
آمَنُوا وَالَّذِينَ هَادُوا وَالنَّصَارَىٰ وَالصَّابِئِينَ مَنْ آمَنَ بِاللَّهِ
وَالْيَوْمِ الْآخِرِ وَعَمِلَ صَالِحًا فَلَهُمْ أَجْرُهُمْ عِنْدَ رَبِّهِمْ
وَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ
Sesungguhnya orang-orang mukmin, orang-orang Yahudi,
orang-orang Nasrani dan orang-orang Shabiin, siapa saja di antara mereka yang
benar beriman kepada Allah, hari kemudian dan beramal saleh, mereka akan
menerima pahala dari Tuhan mereka, tidak ada khawatir kepada mereka, dan tidak
(pula) mereka bersedih hati.
3.
Ini tempat kenikmatan abadi.
4.
Bukan tempat ujian.
Kesimpulan
Ada 2 pendapat:
1.
Mayoritas ulama:
1)
Itu surga akhirat.
2)
Adam ditempatkan di sana
3)
Sebelum ke bumi.
4)
Bagian takdir Allah.
2.
Sebagian ulama lain:
1)
Bukan surga akhirat.
2)
Tapi taman/surga khusus.
3)
Tempat ujian
4)
Sebelum hidup dunia.
3.
Keduanya sepakat:
1)
Surga dijanjikan pada orang beriman
2)
Lebih tinggi dan kekal,
3)
Tak ada ujian dosa lagi.
VERSI SISWA
1.
Surga Nabi Adam
1)
Surga tempat tinggal Nabi Adam dan
Hawa
2)
Sebelum turun ke bumi.
3)
Ciri-cirinya:
a.
Ada aturan: tak boleh dekat 1 pohon
b.
Ada godaan setan
c.
Bisa berbuat salah
d.
Akhirnya harus keluar dari surga itu
1)
Tempat latihan dan ujian.
2)
Bukan tempat hidup selamanya.
2.
Surga Akhirat
1)
Ini surga dijanjikan Allah untuk orang
beriman.
2)
Setelah hari kiamat.
3)
Ciri-cirinya:
a.
Tak ada larangan yang bikin orang
berdosa lagi
b.
Tidak ada setan
c.
Tak ada sedih, sakit, takut, atau
susah
d.
Penghuninya tinggal selamanya.
e.
Tak akan dikeluarkan
1)
Tempat bahagia selamanya.
2)
Bukan tempat ujian.
Bedanya
1)
Surga Nabi Adam
Tempat ujian sebelum hidup di bumi
2)
Surga Akhirat
Tempat balasan setelah hidup dunia
Kesimpulan
1)
Surga Nabi Adam
Seperti sekolah pertama manusia.
2)
Surga akhirat
Seperti rumah hadiah abadi
Bagi orang yang lulus ujian
Dalam hidup di dunia.
1)
Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.
2)
ChatGPT.
3)
Copilot.
4)
Cici.
5)
Claude.
6)
Grok.
7)
Meta AI
.jpeg)
0 comments:
Post a Comment