Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Monday, January 15, 2018

640. QABLI

SALAT QABLIAH JUMAT
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M


      Beberapa orang bertanya,”Mohon dijelaskan tentang salat qabliah (sebelum) salat Jumat?” Ustad Abdul Somad menjelaskannya.
      Nabi Bersabda,“Setiap salat fardu diawali dengan salat sunah dua rakaat.”  (HR. Ibnu Hibban dari Abdullah bin az-Zubair)
      Abdullah bin Mughaffal berkata bahwa Nabi bersabda,“ Di antara dua seruan azan dan ikamah terdapat salat sunah.”(HR. Bukhari dan Muslim).
      Ai bin Abi Thalib berkata, “Nabi melaksanakan salat sunah 4 rakaat sebelum salat Jumat dan 4 rakaat setelah salat Jumat dan memberikan salam pada masing-masing rakaat terakhir.”
      Abdullah bin Masud memerintahkan kepada banyak orang untuk melaksanakan salat sunah 4 rakaat sebelum salat Jumat dan salat sunah 4 setelah salat Jumat.
      Ibnu Munir berkata,”Seakan-akan Imam Bukhari menyatakan pada dasarnya asal salat Zuhur dan salat Jumat itu sama, hingga ada dalil lain yang membedakannya, karena shalat Jumat itu pengganti salat Zuhur.”
      Ibnu Tin berkata, “Tidak disebutkan salat qabliah (sebelum) salat Jumat dalam hadis ini, mungkin Imam Bukhari menetapkan salat qabliah Jumat berdasarkan kias, salat Jumat dikiaskan ke salat Zuhur.

Daftar Pustaka
1. Somad, Abdul. E-book Tafaqquh 77 Tanya-Jawab Seputar Salat, 2017.
2. Somad, Abdul. E-book Tafaqquh 99 Tanya-Jawab Seputar Salat, 2017.
3. Somad, Abdul. E-book Tafaqquh 37 Tanya-Jawab Masalah Populer, 2017.
4. Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2
5. Tafsirq.com online

640. QABLI

SALAT QABLIAH JUMAT
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M


      Beberapa orang bertanya,”Mohon dijelaskan tentang salat qabliah (sebelum) salat Jumat?” Ustad Abdul Somad menjelaskannya.
      Nabi Bersabda,“Setiap salat fardu diawali dengan salat sunah dua rakaat.”  (HR. Ibnu Hibban dari Abdullah bin az-Zubair)
      Abdullah bin Mughaffal berkata bahwa Nabi bersabda,“ Di antara dua seruan azan dan ikamah terdapat salat sunah.”(HR. Bukhari dan Muslim).
      Ai bin Abi Thalib berkata, “Nabi melaksanakan salat sunah 4 rakaat sebelum salat Jumat dan 4 rakaat setelah salat Jumat dan memberikan salam pada masing-masing rakaat terakhir.”
      Abdullah bin Masud memerintahkan kepada banyak orang untuk melaksanakan salat sunah 4 rakaat sebelum salat Jumat dan salat sunah 4 setelah salat Jumat.
      Ibnu Munir berkata,”Seakan-akan Imam Bukhari menyatakan pada dasarnya asal salat Zuhur dan salat Jumat itu sama, hingga ada dalil lain yang membedakannya, karena shalat Jumat itu pengganti salat Zuhur.”
      Ibnu Tin berkata, “Tidak disebutkan salat qabliah (sebelum) salat Jumat dalam hadis ini, mungkin Imam Bukhari menetapkan salat qabliah Jumat berdasarkan kias, salat Jumat dikiaskan ke salat Zuhur.

Daftar Pustaka
1. Somad, Abdul. E-book Tafaqquh 77 Tanya-Jawab Seputar Salat, 2017.
2. Somad, Abdul. E-book Tafaqquh 99 Tanya-Jawab Seputar Salat, 2017.
3. Somad, Abdul. E-book Tafaqquh 37 Tanya-Jawab Masalah Populer, 2017.
4. Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2
5. Tafsirq.com online

640. QABLI

SALAT QABLIAH JUMAT
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M


      Beberapa orang bertanya,”Mohon dijelaskan tentang salat qabliah (sebelum) salat Jumat?” Ustad Abdul Somad menjelaskannya.
      Nabi Bersabda,“Setiap salat fardu diawali dengan salat sunah dua rakaat.”  (HR. Ibnu Hibban dari Abdullah bin az-Zubair)
      Abdullah bin Mughaffal berkata bahwa Nabi bersabda,“ Di antara dua seruan azan dan ikamah terdapat salat sunah.”(HR. Bukhari dan Muslim).
      Ai bin Abi Thalib berkata, “Nabi melaksanakan salat sunah 4 rakaat sebelum salat Jumat dan 4 rakaat setelah salat Jumat dan memberikan salam pada masing-masing rakaat terakhir.”
      Abdullah bin Masud memerintahkan kepada banyak orang untuk melaksanakan salat sunah 4 rakaat sebelum salat Jumat dan salat sunah 4 setelah salat Jumat.
      Ibnu Munir berkata,”Seakan-akan Imam Bukhari menyatakan pada dasarnya asal salat Zuhur dan salat Jumat itu sama, hingga ada dalil lain yang membedakannya, karena shalat Jumat itu pengganti salat Zuhur.”
      Ibnu Tin berkata, “Tidak disebutkan salat qabliah (sebelum) salat Jumat dalam hadis ini, mungkin Imam Bukhari menetapkan salat qabliah Jumat berdasarkan kias, salat Jumat dikiaskan ke salat Zuhur.

Daftar Pustaka
1. Somad, Abdul. E-book Tafaqquh 77 Tanya-Jawab Seputar Salat, 2017.
2. Somad, Abdul. E-book Tafaqquh 99 Tanya-Jawab Seputar Salat, 2017.
3. Somad, Abdul. E-book Tafaqquh 37 Tanya-Jawab Masalah Populer, 2017.
4. Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2
5. Tafsirq.com online

640. QABLI

SALAT QABLIAH JUMAT
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M


      Beberapa orang bertanya,”Mohon dijelaskan tentang salat qabliah (sebelum) salat Jumat?” Ustad Abdul Somad menjelaskannya.
      Nabi Bersabda,“Setiap salat fardu diawali dengan salat sunah dua rakaat.”  (HR. Ibnu Hibban dari Abdullah bin az-Zubair)
      Abdullah bin Mughaffal berkata bahwa Nabi bersabda,“ Di antara dua seruan azan dan ikamah terdapat salat sunah.”(HR. Bukhari dan Muslim).
      Ai bin Abi Thalib berkata, “Nabi melaksanakan salat sunah 4 rakaat sebelum salat Jumat dan 4 rakaat setelah salat Jumat dan memberikan salam pada masing-masing rakaat terakhir.”
      Abdullah bin Masud memerintahkan kepada banyak orang untuk melaksanakan salat sunah 4 rakaat sebelum salat Jumat dan salat sunah 4 setelah salat Jumat.
      Ibnu Munir berkata,”Seakan-akan Imam Bukhari menyatakan pada dasarnya asal salat Zuhur dan salat Jumat itu sama, hingga ada dalil lain yang membedakannya, karena shalat Jumat itu pengganti salat Zuhur.”
      Ibnu Tin berkata, “Tidak disebutkan salat qabliah (sebelum) salat Jumat dalam hadis ini, mungkin Imam Bukhari menetapkan salat qabliah Jumat berdasarkan kias, salat Jumat dikiaskan ke salat Zuhur.

Daftar Pustaka
1. Somad, Abdul. E-book Tafaqquh 77 Tanya-Jawab Seputar Salat, 2017.
2. Somad, Abdul. E-book Tafaqquh 99 Tanya-Jawab Seputar Salat, 2017.
3. Somad, Abdul. E-book Tafaqquh 37 Tanya-Jawab Masalah Populer, 2017.
4. Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2
5. Tafsirq.com online

640. QABLI

SALAT QABLIAH JUMAT
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M


      Beberapa orang bertanya,”Mohon dijelaskan tentang salat qabliah (sebelum) salat Jumat?” Ustad Abdul Somad menjelaskannya.
      Nabi Bersabda,“Setiap salat fardu diawali dengan salat sunah dua rakaat.”  (HR. Ibnu Hibban dari Abdullah bin az-Zubair)
      Abdullah bin Mughaffal berkata bahwa Nabi bersabda,“ Di antara dua seruan azan dan ikamah terdapat salat sunah.”(HR. Bukhari dan Muslim).
      Ai bin Abi Thalib berkata, “Nabi melaksanakan salat sunah 4 rakaat sebelum salat Jumat dan 4 rakaat setelah salat Jumat dan memberikan salam pada masing-masing rakaat terakhir.”
      Abdullah bin Masud memerintahkan kepada banyak orang untuk melaksanakan salat sunah 4 rakaat sebelum salat Jumat dan salat sunah 4 setelah salat Jumat.
      Ibnu Munir berkata,”Seakan-akan Imam Bukhari menyatakan pada dasarnya asal salat Zuhur dan salat Jumat itu sama, hingga ada dalil lain yang membedakannya, karena shalat Jumat itu pengganti salat Zuhur.”
      Ibnu Tin berkata, “Tidak disebutkan salat qabliah (sebelum) salat Jumat dalam hadis ini, mungkin Imam Bukhari menetapkan salat qabliah Jumat berdasarkan kias, salat Jumat dikiaskan ke salat Zuhur.

Daftar Pustaka
1. Somad, Abdul. E-book Tafaqquh 77 Tanya-Jawab Seputar Salat, 2017.
2. Somad, Abdul. E-book Tafaqquh 99 Tanya-Jawab Seputar Salat, 2017.
3. Somad, Abdul. E-book Tafaqquh 37 Tanya-Jawab Masalah Populer, 2017.
4. Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2
5. Tafsirq.com online

640. QABLI

SALAT QABLIAH JUMAT
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M


      Beberapa orang bertanya,”Mohon dijelaskan tentang salat qabliah (sebelum) salat Jumat?” Ustad Abdul Somad menjelaskannya.
      Nabi Bersabda,“Setiap salat fardu diawali dengan salat sunah dua rakaat.”  (HR. Ibnu Hibban dari Abdullah bin az-Zubair)
      Abdullah bin Mughaffal berkata bahwa Nabi bersabda,“ Di antara dua seruan azan dan ikamah terdapat salat sunah.”(HR. Bukhari dan Muslim).
      Ai bin Abi Thalib berkata, “Nabi melaksanakan salat sunah 4 rakaat sebelum salat Jumat dan 4 rakaat setelah salat Jumat dan memberikan salam pada masing-masing rakaat terakhir.”
      Abdullah bin Masud memerintahkan kepada banyak orang untuk melaksanakan salat sunah 4 rakaat sebelum salat Jumat dan salat sunah 4 setelah salat Jumat.
      Ibnu Munir berkata,”Seakan-akan Imam Bukhari menyatakan pada dasarnya asal salat Zuhur dan salat Jumat itu sama, hingga ada dalil lain yang membedakannya, karena shalat Jumat itu pengganti salat Zuhur.”
      Ibnu Tin berkata, “Tidak disebutkan salat qabliah (sebelum) salat Jumat dalam hadis ini, mungkin Imam Bukhari menetapkan salat qabliah Jumat berdasarkan kias, salat Jumat dikiaskan ke salat Zuhur.

Daftar Pustaka
1. Somad, Abdul. E-book Tafaqquh 77 Tanya-Jawab Seputar Salat, 2017.
2. Somad, Abdul. E-book Tafaqquh 99 Tanya-Jawab Seputar Salat, 2017.
3. Somad, Abdul. E-book Tafaqquh 37 Tanya-Jawab Masalah Populer, 2017.
4. Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2
5. Tafsirq.com online

Sunday, January 14, 2018

639. QUNUT

DOA QUNUT SALAT SUBUH
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M


      Beberapa orang bertanya,”Mohon dijelaskan tentang doa qunut salat Subuh?” Ustad Abdul Somad menjelaskannya.
     Anas berkata,“Nabi membaca doa qunut selama satu bulan, beliau melaknat mereka, kemudian meninggalkannya. Adapun doa qunut salat Subuh, Nabi terus membaca doa qunut pada salat Subuh hingga beliau wafat.”
      Awwam bin Hamzah berkata, “Saya bertanya kepada Abu Utsman tentang doa qunut pada salat Subuh. Ia menjawab, “Setelah rukuk.” Saya bertanya, “Dari siapa?” Ia menjawab, “Dari Abu Bakar, Umar bin Khattab dan Usman bin Affaf.” (HR. Baihaqi).
     Abdullah bin Ma’qil berkata, “Ali bin Abi Thalib  membaca  doa qunut  pada  salat Suhub.” (HR. Baihaqi).
      Anas bin Malik, “Sesungguhnya Nabi membaca doa qunut selama satu bulan, berdoa terhadap daerah-daerah Arab, kemudian meninggalkannya.” (HR. Muslim).
      Anas bin Malik berkata, “Nabi membaca doa qunut selama satu bulan beliau melaknat (Bani) Riklan, Dzakwan dan ‘Ushayyah yang telah berbuat maksiat kepada Allah dan Rasul-Nya.”. (HR. Bukhari dan Muslim).
     Abu Malik AsyjaI berkata, “Saya bertanya kepada Bapak saya, ‘Wahai bapakku, sesungguhnya engkau salat di belakang Nabi, Abu Bakar, Umar bin Khattab, Usman bin Affan, dan Ali bin bi Thalib, apakah mereka membaca doa qunut?”. Bapaknya menjawab, “Wahai anakku, itu perbuatan yang dibuat-buat.” (HR. Tirmidzi).
      Abdullah bin Mas’ud berkata, “Rasulullah tidak pernah membaca doa qunut dalam
salat-salatnya.”
      Abu Qatadah berkata, “Saya salat bersama Ibnu Umar pada salat Subuh, ia tidak membaca doa qunut. Saya katakan kepada Ibnu Umar, ‘Saya tidak melihat engkau membaca doa Qunut’. Ibnu Umar menjawab, ‘Saya tidak menghafalnya dari seorang pun dari para sahabat kami’.”
      Ibnu Abbas berkata, “Sesunguhnya doa qunut pada salat Subuh adalah bid’ah.”
      Imam Syafii berpendapat bahwa tidak ada doa qunut  dalam  salat yang lain, selain salat  Subuh. Kecuali  jika  terjadi bencana, maka membaca doa qunut dalam semua salat, jika imam berkehendak.
      Menurut Imam Syafii bahwa doa qunut subuh itu bagian dari amal salat Subuh, jika terlupa, maka mesti sujud sahwi. Membaca doa qunut pada salat Subuh setelah rakaat kedua, karena Nabi tidak pernah meninggalkan qunut Subuh.”
Daftar Pustaka
1. Somad, Abdul. E-book Tafaqquh 77 Tanya-Jawab Seputar Salat, 2017.
2. Somad, Abdul. E-book Tafaqquh 99 Tanya-Jawab Seputar Salat, 2017.
3. Somad, Abdul. E-book Tafaqquh 37 Tanya-Jawab Masalah Populer, 2017.
4. Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2
5. Tafsirq.com online

639. QUNUT

DOA QUNUT SALAT SUBUH
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M


      Beberapa orang bertanya,”Mohon dijelaskan tentang doa qunut salat Subuh?” Ustad Abdul Somad menjelaskannya.
     Anas berkata,“Nabi membaca doa qunut selama satu bulan, beliau melaknat mereka, kemudian meninggalkannya. Adapun doa qunut salat Subuh, Nabi terus membaca doa qunut pada salat Subuh hingga beliau wafat.”
      Awwam bin Hamzah berkata, “Saya bertanya kepada Abu Utsman tentang doa qunut pada salat Subuh. Ia menjawab, “Setelah rukuk.” Saya bertanya, “Dari siapa?” Ia menjawab, “Dari Abu Bakar, Umar bin Khattab dan Usman bin Affaf.” (HR. Baihaqi).
     Abdullah bin Ma’qil berkata, “Ali bin Abi Thalib  membaca  doa qunut  pada  salat Suhub.” (HR. Baihaqi).
      Anas bin Malik, “Sesungguhnya Nabi membaca doa qunut selama satu bulan, berdoa terhadap daerah-daerah Arab, kemudian meninggalkannya.” (HR. Muslim).
      Anas bin Malik berkata, “Nabi membaca doa qunut selama satu bulan beliau melaknat (Bani) Riklan, Dzakwan dan ‘Ushayyah yang telah berbuat maksiat kepada Allah dan Rasul-Nya.”. (HR. Bukhari dan Muslim).
     Abu Malik AsyjaI berkata, “Saya bertanya kepada Bapak saya, ‘Wahai bapakku, sesungguhnya engkau salat di belakang Nabi, Abu Bakar, Umar bin Khattab, Usman bin Affan, dan Ali bin bi Thalib, apakah mereka membaca doa qunut?”. Bapaknya menjawab, “Wahai anakku, itu perbuatan yang dibuat-buat.” (HR. Tirmidzi).
      Abdullah bin Mas’ud berkata, “Rasulullah tidak pernah membaca doa qunut dalam
salat-salatnya.”
      Abu Qatadah berkata, “Saya salat bersama Ibnu Umar pada salat Subuh, ia tidak membaca doa qunut. Saya katakan kepada Ibnu Umar, ‘Saya tidak melihat engkau membaca doa Qunut’. Ibnu Umar menjawab, ‘Saya tidak menghafalnya dari seorang pun dari para sahabat kami’.”
      Ibnu Abbas berkata, “Sesunguhnya doa qunut pada salat Subuh adalah bid’ah.”
      Imam Syafii berpendapat bahwa tidak ada doa qunut  dalam  salat yang lain, selain salat  Subuh. Kecuali  jika  terjadi bencana, maka membaca doa qunut dalam semua salat, jika imam berkehendak.
      Menurut Imam Syafii bahwa doa qunut subuh itu bagian dari amal salat Subuh, jika terlupa, maka mesti sujud sahwi. Membaca doa qunut pada salat Subuh setelah rakaat kedua, karena Nabi tidak pernah meninggalkan qunut Subuh.”
Daftar Pustaka
1. Somad, Abdul. E-book Tafaqquh 77 Tanya-Jawab Seputar Salat, 2017.
2. Somad, Abdul. E-book Tafaqquh 99 Tanya-Jawab Seputar Salat, 2017.
3. Somad, Abdul. E-book Tafaqquh 37 Tanya-Jawab Masalah Populer, 2017.
4. Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2
5. Tafsirq.com online

639. QUNUT

DOA QUNUT SALAT SUBUH
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M


      Beberapa orang bertanya,”Mohon dijelaskan tentang doa qunut salat Subuh?” Ustad Abdul Somad menjelaskannya.
     Anas berkata,“Nabi membaca doa qunut selama satu bulan, beliau melaknat mereka, kemudian meninggalkannya. Adapun doa qunut salat Subuh, Nabi terus membaca doa qunut pada salat Subuh hingga beliau wafat.”
      Awwam bin Hamzah berkata, “Saya bertanya kepada Abu Utsman tentang doa qunut pada salat Subuh. Ia menjawab, “Setelah rukuk.” Saya bertanya, “Dari siapa?” Ia menjawab, “Dari Abu Bakar, Umar bin Khattab dan Usman bin Affaf.” (HR. Baihaqi).
     Abdullah bin Ma’qil berkata, “Ali bin Abi Thalib  membaca  doa qunut  pada  salat Suhub.” (HR. Baihaqi).
      Anas bin Malik, “Sesungguhnya Nabi membaca doa qunut selama satu bulan, berdoa terhadap daerah-daerah Arab, kemudian meninggalkannya.” (HR. Muslim).
      Anas bin Malik berkata, “Nabi membaca doa qunut selama satu bulan beliau melaknat (Bani) Riklan, Dzakwan dan ‘Ushayyah yang telah berbuat maksiat kepada Allah dan Rasul-Nya.”. (HR. Bukhari dan Muslim).
     Abu Malik AsyjaI berkata, “Saya bertanya kepada Bapak saya, ‘Wahai bapakku, sesungguhnya engkau salat di belakang Nabi, Abu Bakar, Umar bin Khattab, Usman bin Affan, dan Ali bin bi Thalib, apakah mereka membaca doa qunut?”. Bapaknya menjawab, “Wahai anakku, itu perbuatan yang dibuat-buat.” (HR. Tirmidzi).
      Abdullah bin Mas’ud berkata, “Rasulullah tidak pernah membaca doa qunut dalam
salat-salatnya.”
      Abu Qatadah berkata, “Saya salat bersama Ibnu Umar pada salat Subuh, ia tidak membaca doa qunut. Saya katakan kepada Ibnu Umar, ‘Saya tidak melihat engkau membaca doa Qunut’. Ibnu Umar menjawab, ‘Saya tidak menghafalnya dari seorang pun dari para sahabat kami’.”
      Ibnu Abbas berkata, “Sesunguhnya doa qunut pada salat Subuh adalah bid’ah.”
      Imam Syafii berpendapat bahwa tidak ada doa qunut  dalam  salat yang lain, selain salat  Subuh. Kecuali  jika  terjadi bencana, maka membaca doa qunut dalam semua salat, jika imam berkehendak.
      Menurut Imam Syafii bahwa doa qunut subuh itu bagian dari amal salat Subuh, jika terlupa, maka mesti sujud sahwi. Membaca doa qunut pada salat Subuh setelah rakaat kedua, karena Nabi tidak pernah meninggalkan qunut Subuh.”
Daftar Pustaka
1. Somad, Abdul. E-book Tafaqquh 77 Tanya-Jawab Seputar Salat, 2017.
2. Somad, Abdul. E-book Tafaqquh 99 Tanya-Jawab Seputar Salat, 2017.
3. Somad, Abdul. E-book Tafaqquh 37 Tanya-Jawab Masalah Populer, 2017.
4. Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2
5. Tafsirq.com online

639. QUNUT

DOA QUNUT SALAT SUBUH
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M


      Beberapa orang bertanya,”Mohon dijelaskan tentang doa qunut salat Subuh?” Ustad Abdul Somad menjelaskannya.
     Anas berkata,“Nabi membaca doa qunut selama satu bulan, beliau melaknat mereka, kemudian meninggalkannya. Adapun doa qunut salat Subuh, Nabi terus membaca doa qunut pada salat Subuh hingga beliau wafat.”
      Awwam bin Hamzah berkata, “Saya bertanya kepada Abu Utsman tentang doa qunut pada salat Subuh. Ia menjawab, “Setelah rukuk.” Saya bertanya, “Dari siapa?” Ia menjawab, “Dari Abu Bakar, Umar bin Khattab dan Usman bin Affaf.” (HR. Baihaqi).
     Abdullah bin Ma’qil berkata, “Ali bin Abi Thalib  membaca  doa qunut  pada  salat Suhub.” (HR. Baihaqi).
      Anas bin Malik, “Sesungguhnya Nabi membaca doa qunut selama satu bulan, berdoa terhadap daerah-daerah Arab, kemudian meninggalkannya.” (HR. Muslim).
      Anas bin Malik berkata, “Nabi membaca doa qunut selama satu bulan beliau melaknat (Bani) Riklan, Dzakwan dan ‘Ushayyah yang telah berbuat maksiat kepada Allah dan Rasul-Nya.”. (HR. Bukhari dan Muslim).
     Abu Malik AsyjaI berkata, “Saya bertanya kepada Bapak saya, ‘Wahai bapakku, sesungguhnya engkau salat di belakang Nabi, Abu Bakar, Umar bin Khattab, Usman bin Affan, dan Ali bin bi Thalib, apakah mereka membaca doa qunut?”. Bapaknya menjawab, “Wahai anakku, itu perbuatan yang dibuat-buat.” (HR. Tirmidzi).
      Abdullah bin Mas’ud berkata, “Rasulullah tidak pernah membaca doa qunut dalam
salat-salatnya.”
      Abu Qatadah berkata, “Saya salat bersama Ibnu Umar pada salat Subuh, ia tidak membaca doa qunut. Saya katakan kepada Ibnu Umar, ‘Saya tidak melihat engkau membaca doa Qunut’. Ibnu Umar menjawab, ‘Saya tidak menghafalnya dari seorang pun dari para sahabat kami’.”
      Ibnu Abbas berkata, “Sesunguhnya doa qunut pada salat Subuh adalah bid’ah.”
      Imam Syafii berpendapat bahwa tidak ada doa qunut  dalam  salat yang lain, selain salat  Subuh. Kecuali  jika  terjadi bencana, maka membaca doa qunut dalam semua salat, jika imam berkehendak.
      Menurut Imam Syafii bahwa doa qunut subuh itu bagian dari amal salat Subuh, jika terlupa, maka mesti sujud sahwi. Membaca doa qunut pada salat Subuh setelah rakaat kedua, karena Nabi tidak pernah meninggalkan qunut Subuh.”
Daftar Pustaka
1. Somad, Abdul. E-book Tafaqquh 77 Tanya-Jawab Seputar Salat, 2017.
2. Somad, Abdul. E-book Tafaqquh 99 Tanya-Jawab Seputar Salat, 2017.
3. Somad, Abdul. E-book Tafaqquh 37 Tanya-Jawab Masalah Populer, 2017.
4. Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2
5. Tafsirq.com online

639. QUNUT

DOA QUNUT SALAT SUBUH
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M


      Beberapa orang bertanya,”Mohon dijelaskan tentang doa qunut salat Subuh?” Ustad Abdul Somad menjelaskannya.
     Anas berkata,“Nabi membaca doa qunut selama satu bulan, beliau melaknat mereka, kemudian meninggalkannya. Adapun doa qunut salat Subuh, Nabi terus membaca doa qunut pada salat Subuh hingga beliau wafat.”
      Awwam bin Hamzah berkata, “Saya bertanya kepada Abu Utsman tentang doa qunut pada salat Subuh. Ia menjawab, “Setelah rukuk.” Saya bertanya, “Dari siapa?” Ia menjawab, “Dari Abu Bakar, Umar bin Khattab dan Usman bin Affaf.” (HR. Baihaqi).
     Abdullah bin Ma’qil berkata, “Ali bin Abi Thalib  membaca  doa qunut  pada  salat Suhub.” (HR. Baihaqi).
      Anas bin Malik, “Sesungguhnya Nabi membaca doa qunut selama satu bulan, berdoa terhadap daerah-daerah Arab, kemudian meninggalkannya.” (HR. Muslim).
      Anas bin Malik berkata, “Nabi membaca doa qunut selama satu bulan beliau melaknat (Bani) Riklan, Dzakwan dan ‘Ushayyah yang telah berbuat maksiat kepada Allah dan Rasul-Nya.”. (HR. Bukhari dan Muslim).
     Abu Malik AsyjaI berkata, “Saya bertanya kepada Bapak saya, ‘Wahai bapakku, sesungguhnya engkau salat di belakang Nabi, Abu Bakar, Umar bin Khattab, Usman bin Affan, dan Ali bin bi Thalib, apakah mereka membaca doa qunut?”. Bapaknya menjawab, “Wahai anakku, itu perbuatan yang dibuat-buat.” (HR. Tirmidzi).
      Abdullah bin Mas’ud berkata, “Rasulullah tidak pernah membaca doa qunut dalam
salat-salatnya.”
      Abu Qatadah berkata, “Saya salat bersama Ibnu Umar pada salat Subuh, ia tidak membaca doa qunut. Saya katakan kepada Ibnu Umar, ‘Saya tidak melihat engkau membaca doa Qunut’. Ibnu Umar menjawab, ‘Saya tidak menghafalnya dari seorang pun dari para sahabat kami’.”
      Ibnu Abbas berkata, “Sesunguhnya doa qunut pada salat Subuh adalah bid’ah.”
      Imam Syafii berpendapat bahwa tidak ada doa qunut  dalam  salat yang lain, selain salat  Subuh. Kecuali  jika  terjadi bencana, maka membaca doa qunut dalam semua salat, jika imam berkehendak.
      Menurut Imam Syafii bahwa doa qunut subuh itu bagian dari amal salat Subuh, jika terlupa, maka mesti sujud sahwi. Membaca doa qunut pada salat Subuh setelah rakaat kedua, karena Nabi tidak pernah meninggalkan qunut Subuh.”
Daftar Pustaka
1. Somad, Abdul. E-book Tafaqquh 77 Tanya-Jawab Seputar Salat, 2017.
2. Somad, Abdul. E-book Tafaqquh 99 Tanya-Jawab Seputar Salat, 2017.
3. Somad, Abdul. E-book Tafaqquh 37 Tanya-Jawab Masalah Populer, 2017.
4. Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2
5. Tafsirq.com online

639. QUNUT

DOA QUNUT SALAT SUBUH
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M


      Beberapa orang bertanya,”Mohon dijelaskan tentang doa qunut salat Subuh?” Ustad Abdul Somad menjelaskannya.
     Anas berkata,“Nabi membaca doa qunut selama satu bulan, beliau melaknat mereka, kemudian meninggalkannya. Adapun doa qunut salat Subuh, Nabi terus membaca doa qunut pada salat Subuh hingga beliau wafat.”
      Awwam bin Hamzah berkata, “Saya bertanya kepada Abu Utsman tentang doa qunut pada salat Subuh. Ia menjawab, “Setelah rukuk.” Saya bertanya, “Dari siapa?” Ia menjawab, “Dari Abu Bakar, Umar bin Khattab dan Usman bin Affaf.” (HR. Baihaqi).
     Abdullah bin Ma’qil berkata, “Ali bin Abi Thalib  membaca  doa qunut  pada  salat Suhub.” (HR. Baihaqi).
      Anas bin Malik, “Sesungguhnya Nabi membaca doa qunut selama satu bulan, berdoa terhadap daerah-daerah Arab, kemudian meninggalkannya.” (HR. Muslim).
      Anas bin Malik berkata, “Nabi membaca doa qunut selama satu bulan beliau melaknat (Bani) Riklan, Dzakwan dan ‘Ushayyah yang telah berbuat maksiat kepada Allah dan Rasul-Nya.”. (HR. Bukhari dan Muslim).
     Abu Malik AsyjaI berkata, “Saya bertanya kepada Bapak saya, ‘Wahai bapakku, sesungguhnya engkau salat di belakang Nabi, Abu Bakar, Umar bin Khattab, Usman bin Affan, dan Ali bin bi Thalib, apakah mereka membaca doa qunut?”. Bapaknya menjawab, “Wahai anakku, itu perbuatan yang dibuat-buat.” (HR. Tirmidzi).
      Abdullah bin Mas’ud berkata, “Rasulullah tidak pernah membaca doa qunut dalam
salat-salatnya.”
      Abu Qatadah berkata, “Saya salat bersama Ibnu Umar pada salat Subuh, ia tidak membaca doa qunut. Saya katakan kepada Ibnu Umar, ‘Saya tidak melihat engkau membaca doa Qunut’. Ibnu Umar menjawab, ‘Saya tidak menghafalnya dari seorang pun dari para sahabat kami’.”
      Ibnu Abbas berkata, “Sesunguhnya doa qunut pada salat Subuh adalah bid’ah.”
      Imam Syafii berpendapat bahwa tidak ada doa qunut  dalam  salat yang lain, selain salat  Subuh. Kecuali  jika  terjadi bencana, maka membaca doa qunut dalam semua salat, jika imam berkehendak.
      Menurut Imam Syafii bahwa doa qunut subuh itu bagian dari amal salat Subuh, jika terlupa, maka mesti sujud sahwi. Membaca doa qunut pada salat Subuh setelah rakaat kedua, karena Nabi tidak pernah meninggalkan qunut Subuh.”
Daftar Pustaka
1. Somad, Abdul. E-book Tafaqquh 77 Tanya-Jawab Seputar Salat, 2017.
2. Somad, Abdul. E-book Tafaqquh 99 Tanya-Jawab Seputar Salat, 2017.
3. Somad, Abdul. E-book Tafaqquh 37 Tanya-Jawab Masalah Populer, 2017.
4. Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2
5. Tafsirq.com online

639. QUNUT

DOA QUNUT SALAT SUBUH
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M


      Beberapa orang bertanya,”Mohon dijelaskan tentang doa qunut salat Subuh?” Ustad Abdul Somad menjelaskannya.
     Anas berkata,“Nabi membaca doa qunut selama satu bulan, beliau melaknat mereka, kemudian meninggalkannya. Adapun doa qunut salat Subuh, Nabi terus membaca doa qunut pada salat Subuh hingga beliau wafat.”
      Awwam bin Hamzah berkata, “Saya bertanya kepada Abu Utsman tentang doa qunut pada salat Subuh. Ia menjawab, “Setelah rukuk.” Saya bertanya, “Dari siapa?” Ia menjawab, “Dari Abu Bakar, Umar bin Khattab dan Usman bin Affaf.” (HR. Baihaqi).
     Abdullah bin Ma’qil berkata, “Ali bin Abi Thalib  membaca  doa qunut  pada  salat Suhub.” (HR. Baihaqi).
      Anas bin Malik, “Sesungguhnya Nabi membaca doa qunut selama satu bulan, berdoa terhadap daerah-daerah Arab, kemudian meninggalkannya.” (HR. Muslim).
      Anas bin Malik berkata, “Nabi membaca doa qunut selama satu bulan beliau melaknat (Bani) Riklan, Dzakwan dan ‘Ushayyah yang telah berbuat maksiat kepada Allah dan Rasul-Nya.”. (HR. Bukhari dan Muslim).
     Abu Malik AsyjaI berkata, “Saya bertanya kepada Bapak saya, ‘Wahai bapakku, sesungguhnya engkau salat di belakang Nabi, Abu Bakar, Umar bin Khattab, Usman bin Affan, dan Ali bin bi Thalib, apakah mereka membaca doa qunut?”. Bapaknya menjawab, “Wahai anakku, itu perbuatan yang dibuat-buat.” (HR. Tirmidzi).
      Abdullah bin Mas’ud berkata, “Rasulullah tidak pernah membaca doa qunut dalam
salat-salatnya.”
      Abu Qatadah berkata, “Saya salat bersama Ibnu Umar pada salat Subuh, ia tidak membaca doa qunut. Saya katakan kepada Ibnu Umar, ‘Saya tidak melihat engkau membaca doa Qunut’. Ibnu Umar menjawab, ‘Saya tidak menghafalnya dari seorang pun dari para sahabat kami’.”
      Ibnu Abbas berkata, “Sesunguhnya doa qunut pada salat Subuh adalah bid’ah.”
      Imam Syafii berpendapat bahwa tidak ada doa qunut  dalam  salat yang lain, selain salat  Subuh. Kecuali  jika  terjadi bencana, maka membaca doa qunut dalam semua salat, jika imam berkehendak.
      Menurut Imam Syafii bahwa doa qunut subuh itu bagian dari amal salat Subuh, jika terlupa, maka mesti sujud sahwi. Membaca doa qunut pada salat Subuh setelah rakaat kedua, karena Nabi tidak pernah meninggalkan qunut Subuh.”
Daftar Pustaka
1. Somad, Abdul. E-book Tafaqquh 77 Tanya-Jawab Seputar Salat, 2017.
2. Somad, Abdul. E-book Tafaqquh 99 Tanya-Jawab Seputar Salat, 2017.
3. Somad, Abdul. E-book Tafaqquh 37 Tanya-Jawab Masalah Populer, 2017.
4. Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2
5. Tafsirq.com online