Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Saturday, March 19, 2022

12879. ADA 2 CARA BERDOA YAITU LANGSUNG ATAU WASILAH

 





ADA 2 CARA BERDOA YAITU LANGSUNG ATAU WASILAH

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M

 

 

 

 

Ada 2 pendapat tentang berdoa kepada Allah.

 

1.      Berdoa lewat perantara (tawasul).

2.      Berdoa langsung mohon kepada Allah.

 

 

TAWASUL DAN WASILAH

 

 Tawasul (menurut KBBI V) dapat diartikan:

 

1.      Mengerjakan suatu amal.

Yang dapat mendekatkan diri kepada Allah.

 

2.      Mohon atau berdoa kepada Allah.

Dengan perantaraan nama orang.

Yang dianggap suci.

Dan dekat kepada Allah.

 

 

Wasilah artinya “ikatan”, “perhubungan”, dan “pertalian”.

 

KISAH TAWASUL

 

Abdullah bin Umar berkata.

Bahwa Rasulullah bersabda,

 

“Ada 3 orang musafir.

Bernaung masuk dalam gua.

 

Tiba-tiba terjadi longsoran.

 

Bebatuan besar berjatuhan.

Menutupi pintu gua.

Tempat mereka bersembunyi.

 

Sehingga mereka tidak bisa keluar dari gua.

 

Mereka berkata,

 

”Tidak ada yang dapat menyelamatkan kami dari batu-batu besar ini.

 

Selain berdoa kepada Allah memakai tawasul.

 

 Dengan amal kebaikan kami.

Yang selama ini kami kerjakan.

 

 Orang ke-1 berkata:

 

“Ya Allah, saya punya 2 orang tua  sudah uzur.

 

 Segala keperluan mereka.

Selalu saya dulukan daripada keperluan saya sendiri.

Dan keluarga lainnya.

 

Pada suatu hari.

Mereka minta minum segelas susu kepada saya.

 

Sebelum susu selesai saya siapkan.

Mereka sudah tertidur.

 

Maka saya menunggunya.

Sampai mereka terbangun saat  fajar.

Baru mereka meminumnya.

 

Ya Allah.

Jika yang aku lakukan itu.

Untuk mengharapkan rida-Mu.

 

Maka keluarkan kami dari dalam gua ini.

Dan dari batu besar ini.”

 

 Ternyata batu besar itu menggeser.

 

 Gua terbuka sedikit.

 

Tapi mereka belum dapat keluar dari dalam gua.

 

Orang ke-2 berkata:

 

 ”Ya Allah, saya punya sepupu wanita.

 

Dia orang yang sangat saya cintai.

 

 Pada suatu hari.

Saya memberi hadiah menarik untuknya.

 

 Agar mau berduaan dengan saya.

Dan ternyata dia bersedia.

 

Hampir terjadi kejadian perzinaan.

Antara saya dengan gadis yang sangat saya cintai.

 

Tapi segera saya pergi meninggalkannya.

 

Sehingga kami selamat dari perbuatan dosa.

 

Ya Allah, jika yang saya lakukan itu untuk mengharap rida-Mu.

 

Maka lepaskan kami dari dalam gua ini”.

 

Maka pintu gua itu pun terbuka sedikit.

 

Tapi  mereka masih belum mampu keluar.

 

Orang ke-3 berkata:

 

”Ya Allah, saya mempekerjakan banyak orang.

Dan saya menggaji mereka.

Tapi ada seorang pria pergi sebelum mengambil gajinya.

 

Maka saya mengembangkan gajinya.

Hingga menjadi harta yang banyak.

 

Beberapa tahun kemudian.

 

Dia datang lagi dan berkata,

 

“Wahai hamba Allah.

Bayarkan gaji saya”.

 

Saya katakan kepadanya:

 

“Semua yang engkau lihat di halaman adalah dari gajimu.

Yaitu unta, lembu, kambing dan hamba sahaya.

 

Pekerja itu berkata,

 

”Wahai hamba Allah.

Janganlah engkau mengejekku”.

 

Saya jawab,

 

“Saya tidak mengejekmu”.

 

Lalu pekerja itu pun mengambil semuanya.

Dan tidak meninggalkan sedikit pun.

 

“Ya Allah, jika yang saya lakukan adalah untuk mengharapkan rida-Mu.

 

Maka keluarkan kami dari gua ini”.

 

 

Maka batu besar itu pun bergeser .

Dan gua terbuka.

 

Mereka pun pergi keluar melanjutkan perjalanan.”

 

(HR. Bukhari dan Muslim).

 

 

BERDOA MOHON LANGSUNG KEPADA ALLAH TANPA PERANTARA

 

Kata “wasilah” diulang 2 kali dalam Al-Quran, yaitu pada surah:

 

1.      Al-Maidah (5):35.

2.      Al-lsra (17):57.

 

Al-Quran surah Al-Maidah (surah ke-5) ayat 35.

 

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَابْتَغُوا إِلَيْهِ الْوَسِيلَةَ وَجَاهِدُوا فِي سَبِيلِهِ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

 

Hai orang-orang beriman, bertakwalah kepada Allah dan carilah jalan yang mendekatkan diri kepada-Nya, dan berjihadlah pada jalan-Nya, agar kamu mendapat keberuntungan.

 

 

Al-Quran surah Al-lsra (surah ke-17) ayat 57.

 

أُولَٰئِكَ الَّذِينَ يَدْعُونَ يَبْتَغُونَ إِلَىٰ رَبِّهِمُ الْوَسِيلَةَ أَيُّهُمْ أَقْرَبُ وَيَرْجُونَ رَحْمَتَهُ وَيَخَافُونَ عَذَابَهُ ۚ إِنَّ عَذَابَ رَبِّكَ كَانَ مَحْذُورًا

 

Orang-orang yang mereka seru itu, mereka sendiri mencari jalan kepada Tuhan mereka siapa di antara mereka yang lebih dekat (kepada Allah) dan mengharapkan rahmat-Nya dan takut akan azab-Nya; sesungguhnya azab Tuhanmu adalah suatu yang (harus) ditakuti.

 

 

Al-Quran surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 186.

 

وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ ۖ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ ۖ فَلْيَسْتَجِيبُوا لِي وَلْيُؤْمِنُوا بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ

 

Dan jika hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwa Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa jika ia mohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.

 

 

Al-Quran surah Qaf (surah ke-50) ayat 16.

 

وَلَقَدْ خَلَقْنَا الْإِنْسَانَ وَنَعْلَمُ مَا تُوَسْوِسُ بِهِ نَفْسُهُ ۖ وَنَحْنُ أَقْرَبُ إِلَيْهِ مِنْ حَبْلِ الْوَرِيدِ

 

Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya.

 

Al-Quran adalah sumber rujukan utama dan pertama dalam lslam.

 

Berdasarkan ayat Al-Quran di atas.

 

Maka berdoa tak perlu memakai wasilah (perantara).

 

Tapi langsung berdoa mohon kepada Allah.

 

 

 

 

Daftar Pustaka

1.                      Agus Mustofa.  

2.              Somad, Abdul. E-book Tafaqquh 77 Tanya-Jawab Seputar Salat, 2017.

3.              Somad, Abdul. E-book Tafaqquh 99 Tanya-Jawab Seputar Salat, 2017.

4.              Somad, Abdul. E-book Tafaqquh 37 Tanya-Jawab Masalah Populer, 2017.

5.              Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2

6.              Tafsirq.com online

 

12875. DAFTAR NAMA KBIH SIDOARJO 2018

 

 



DAFTAR NAMA KBIH SIDOARJO 2018

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M

 

 

Daftar nama KBIH Sidoarjo.

Pada musim haji tahun 2018

 

1.      Shofa Marwah 98 orang (kloter 16).

2.      Al-Hikmah 30 orang (kloter 66).

 

3.      Rohmatul Umah (1) 238 orang (kloter 70).

4.      Al-Ichsan 58 orang (kloter 70).

5.      Multazam 109 orang (kloter 70).

6.      Al-Madinah 16 (kloter 70).

 

7.      Jabal Nur 139 orang (kloter 71).

8.      Al-Ikhlas 184 orang (kloter 71).

 

9.      Rohmatul Umah (2) 438 orang (kloter 72).

10.               Baitul Izzah 106 orang (kloter 73).

 

11.               Assyumais 200 orang (kloter 73).

12.               Namiro 47 orang (kloter 73).

 

13.               Al-Amanah 82 orang (kloter 73).

14.               Mabruro 322 orang (kloter 74).

 

15.               Al-Mubarokah 76 orang (kloter 74).

16.               Uswah 46 orang (kloter 74).

 

17.               Ar-Roudlah 70 orang (kloter 74).

 

 

Rekap

1.              Jumlah ikut KBIH Sidoarjo 2.368 orang.

 

2.              Jumlah mandiri (umum) 43 orang

3.              Jumlah petugas 13 orang.

 

4.              Jumlah jemaah Sidoarjo 2.424 orang

 

 

Catatan Haji Tahun 2018

 

Oleh:

HM Yusron Hadi bin HM Tauhid lsmail.

Sidoarjo Jawa Timur.

Jemaah mandiri non-KBIH.

 

Ketua regu 23.

Rombongan 6.

Kloter 71 Surabaya.

 

Friday, March 18, 2022

12874. GUNUNGAN WAYANG ADA HUTAN CAMPUR HEWAN HALAL HARAM

 




 

 

GUNUNGAN WAYANG ADA HUTAN CAMPUR HEWAN HALAL HARAM

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M

 

 

Wayang adalah salah satu warisan budaya lndonesia.

 

Wayang adalah sarana bercerita.

Yang cukup ampuh.

 

Kepada masyarakat luas.

 

Biasanya wayang menceritakan kehidupan manusia.

 

Yang hikmahnya dapat diambil penonton.

 

Sebelum mulai pertunjukan.

 

Biasanya dalang akan mengeluarkan gunungan.

Atau kayon.

 

Sebuah gunungan.

Biasanya dilengkapi beberapa gambar.

 

Yang mewakili alam semesta, yaitu:

 

1.      Rumah atau balai bertingkat 3.

 

2.      Bagian daun pintu rumah.

 

Dihiasi lukisan Kamajaya berhadapan dengan Dewi Ratih.

 

3.      Ada 2 raksasa berhadapan.

Membawa senjata pedang.

Atau gada.

Lengkap dengan tamengnya.

 

4.      Ada 2 naga bersayap.

 

5.      Hutan belantara dengan satwa-satwa.

 

6.      Harimau berhadapan dengan banteng.

 

7.      Pohon besar di tengah hutan yang dililit seekor ular.

 

8.      Kepala makara di tengah pohon.

 

9.      Ada ekor kera dan lutung di atas ranting.

 

10.               Ada 2 ekor ayam alas bertengger di atas cabang pohon.

 

 

Gunungan wayang kulit.

Berbentuk kerucut.

 

Yaitu lancip ke atas.

Melambangkan kehidupan manusia.

 

Makin tinggi ilmu dan makin tua usia.

Manusia harus makin mengkerucut (golong gilig).

 

Manunggaling Jiwa, Rasa, Cipta, Karsa, dan Karya.

Dalam kehidupan kita.

 

Artinya makin dekat dengan Sang Pencipta.

 

Gapura dan 2 penjaga.

Pada Gunungan Wayang Kulit.

 

Yaitu Cingkoro Bolo dan Bolo Upoto.

Lambang hati manusia baik dan buruk.

 

Tameng dan godho yang dipegang raksasa.

Diterjemahkan sebagai penjaga alam dan terang.

 

Pohon besar yang tumbuh.

Menjalar ke seluruh badan dan puncak gunungan.

 

Melambangkan segala budi-daya dan perilaku manusia.

Harus tumbuh dan bergerak maju (dinamis).

 

Sehingga bermanfaat,  mewarnai dunia, dan alam semesta.

 

Pohon besar pada gunungan.

Juga melambangkan.

 

Bahwa Tuhan memberi pengayoman.

 

Dan perlindungan bagi manusia.

Yang hidup di dunia ini.

 

Burung melambangkan.

Bahwa manusia harus membuat dunia.

 

Dan alam semesta menjadi indah.

Dalam spiritual dan material.

 

Benteng pada gunungan.

Melambangkan manusia harus kuat, lincah, ulet, dan tangguh.

 

Kera melambangkan sifat manusia harus seperti kera.

 

Mampu memilih dan memilah.

Yang  baik dan buruk.

Yang manis dan pahit.

 

Karena kera mampu memilih buah.

Yang baik, matang dan manis.

 

Harapannya.

Agar manusia dapat memilih perbuatan baik dan buruk.

 

Harimau di alam liar.

Digambarkan sebagai raja hutan.

 

Tapi pada gunungan.

Harimau dilambangkan bahwa manusia harus menjadi pemimpin.

 

Bagi dirinya sendiri (punya jati diri).

Harus mampu bertindak bijaksana.

 

Mampu mengendalikan nafsu dan hati nurani.

 

Untuk menjadi manusia lebih baik.

 

Yang bermanfaat bagi dirinya,  orang lain, dan lingkungan.

 

Rumah joglo (gapuran).

Melambangkan rumah atau Negara.

Yang aman, tenteram, dan bahagia.

 

(Sumber Pemkab Kebumen)